21 Juni 2018

New Hell In Another World Prolog Ori LN


PROLOG
(Author : Fathansy)



Pernah mendengar pepatah. jangan menilai buku dari sampulnya? Siapa yang tidak tahu pepatah pasaran itu. Walaupun pepatah itu sudah menempel di kepala banyak orang, tidak ada satupun yang benar-benar menerapkannya di kehidupan nyata.

Aku adalah siswa SMA biasa-biasa saja, yang memiliki wajah burik dan penyakit obesitas. Sikap santun yang kuterapkan sehari-hari di sekolah tidak mengubah pandangan orang terhadapku.

Contohnya seperti sekarang ini, aku sedang duduk di bangku kelasku sambil melihati temanku, Firman, anak terkeren di sekolah, yang sedang meminta maaf pada gadis teman sekelasku. Gadis itu membalas pemintaan maaf Firman dengan senyum yang lebar. Seperti di iklan pasta gigi saja.

Sikapnya berbeda jauh saat aku  meminta maaf padanya kemarin. Hanya karena aku tidak sengaja menyenggol mejanya disaat dia sedang menulis, dia memarahiku dengan kecepatan biacara layaknya rapper sekelas Eminem.

Kenapa fisik bisa menjadi penentu sikap banyak orang kepada orang terntentu, walaupun orang itu memiliki pribadi yang baik? Meski begitu untuk sekarang aku masih menghargai hidupku, sampai beberap jam kemudian.

Bel pulang sekolah sudah berlalu beberapa menit dari saat ini. Dan sekarang aku sedang berada di gedung belakang sekolah bersama tiga orang teman sekelasku. Beberapa dari mereka melakukan peregangan kepala ke kanan dan ke kiri, ada yang meregangkan kedua otot jari tangannya hingga berbunyi.

Dengan suasana yang tidak nyaman ini aku mulai membuka mulutku untuk bertanya. “Ada apa, yah? Membawaku ke tempat ini segala.”

Salah satu dari mereka, lebih tepatnya pemimpin di antara mereka bertiga, Giro. Mendorongku hingga punggungku membentur tembok. Kami sudah berteman sejak SMP. Berteman? Sepertinya aku menggunakan kata yang salah. Kami berdua sudah saling kenal sejak SMP. Sejak saat itu pula hidupku selalui dihantui ketakukan.

Giro membalas pertanyaanku dengan gaya bicara layaknya orang mabuk. “Kau harusnya tau alasan kenapa kau kami bawa kemari!”

Aku hanya menggeleng-geleng kepalaku, balas tidak tahu alasan apa yang dia maksud. Giro menunjukan kertas ulangan Matematikanya dengan nilai 98. Dia mulai berbicara lagi dengan suara yang pelan layaknya berbisik. “Contekan yang kemarin kau berikan padaku salah satu soal!”



Aku tertawa kecil sambil membalas, “Cuma gara-gara itu—”

“—Bukan cuma gara-gara itu. Nilai mu seratus tapi kenapa jawaban ku salah satu?” potong Giro.

Keringat mulai keluar dari tubuhku, aku membalas dengan yakin, “Aku kasih semua jawaban yang benar. I-itu salahmu saja yang tidak benar menyonteknya!”

Tangan Giro mulai menghantam pipiku dengan keras. “Jadi sekarang kau malah menyalahkanku...? Padahal aku cuma berharap permintaan maaf dengan uang saku mu saja. Kalau begini lebih baik aku menghajarmu dulu sebelum mengambil uang saku mu.”

Kedua teman Giro di belakang berjalan mendekatiku. Aku hanya bisa pasrah sambil menelan ludahku, dengan jantung yang berdegup kencang.

****

New Hell In Another World Prolog Ori LN Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Alei Darkhan

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.