22 April 2018

Date A Live Jilid 13 Bab 3 Part 7 LN Bahasa Indonesia


BAIKLAH KALAU BEGITU, MAKA 2D-LAH YANG KAU BUTUHKAN
(Part 7)
(Translater : Eri; Editor : Hikari)
 “----------Baiklah, ruangan ini. Masuklah.”
Setelah mengatakan itu, Kotori membuka pintu mengunakan sebuah kunci dan mendorong Shidou dan yang lainnya masuk ke dalam.
Ini adalah sebuah ruangan di lantai pertama mansion di samping kediaman Itsuka dimana para Roh tinggal. Shidou melihat kembali semua roh yang ada di belakangnya, lalu dia memegang gagang pintu dan membukanya.
Lalu mereka melepaskan sepatunya saat memasuki ruangan, mereka terkejut saat melihat penampilan ruangannya.
"Ini adalah …………."
Beberapa meja kerja berukuran besar berbaris di dalam ruangan seluas 20 tatami. Di atasnya, ada berbagai alat melukis sudah dipersiapkan
Ruangan ini terlihat seperti versi ruang kerja Nia yang lebih besar. Tapi pada saat bersamaan, kamarnya memiliki beberapa perbedaan dengan Nia. Semua peralatan meja dan lukisan semuanya merek baru, sepertinya belum pernah digunakan sebelumnya.
Pertemuan sebelumnya terjadi sekitar satu jam yang lalu. Saat itu, telah mempersiapkan ruang kerja.............. Seperti biasa, mereka adalah organisasi yang menakjubkan.
"Ooh~! Ini .............Luar biasa~"
"Terlihat seperti seorang Pro .........."
"Kaka! Hou, bukankah ini tempat yang tepat untuk kami Yamai untuk memamerkan keahlian kami?"
Roh-roh itu masuk ke dalam kamar setelah Shidou. Mereka berseru kagum terhadap ruang interior dan peralatannya.
Setelah melihat reaksi semua orang, Shidou mengalihkan pandangannya ke arah Kotori.
"...............Kau bahkan membuat ruangan seperti ini......... Jadi kamu benar-benar serius."
"Benar-benar sangat serius. ----- Atau terus terang saja, tidak ada jalan lain, bukan? "
"Yah, itu mungkin benar, tapi ........"
Shidou menggaruk pipinya sambil mengatakan ini. Kotori melipat lengannya sambil berjalan menuju tengah ruangan. Dia membalikkan tubuhnya ke arah semua orang.
Lalu, dia berseru dengan suara keras.
"Baiklah, semuanya. Targetnya adalah dua hari dari sekarang. Pada tanggal 31 Desember, saat hari terakhir Comic's Colosseum, Nia akan berpartisipasi pada hari itu."
Kotori membentangkan kedua tangannya, lalu dia bersuara dengan nada yang serupa dengan pertunjukan opera
"------- Pada hari itu, kita akan membuat stan di sebelah stan Nia. Kita akan menciptakan Doujin dengan jumlah salinan yang sama dengan Nia, dan kemudian kita akan menjualnya lebih cepat dari pada Nia. "
Setelah mendengar kata-kata Kotori, semua roh bersuara nyaring "Ooh .........!"
Benar. Inilah yang Kotori katakan tadi saat dia mengatakan "Berpikir". Dari Informasi yang didapatkan Shidou, Kotori tahu bahwa Nia akan berpartisipasi dengan doujinnya di akhir bulan. Jika mereka fokus pada titik itu bersama-sama, maka rencananya adalah mengalahkan Nia dengan satu pukulan dengan bantuan semua orang
"Masalahnya adalah kita tidak punya banyak waktu. Meskipun background dan finshingnya akan ditangani dengan dukungan kami dari , selebihnya adalah milik tanggung jawab kita. [Buku yang kita buat] tidak akan berbohong saat itu. Cerita dan karakter utama harus diselesaikan oleh kita. Aku sudah menyiapkan peralatan percetakan; kasus terburuknya adalah kita harus menyelesaikan manuskrip pada tanggal 31 di 3:00 pagi."
"Tapi ..........apakah kamu yakin ini akan berhasil? Lawan kita adalah seorang seniman Manga profesional, kau tau?”
"Yah, aku juga tidak berpikir itu akan mudah. Tapi, kalau kita tidak bisa menyamainya secara komersial, maka kita tidak akan bisa menang, 'kan? Karena ini doujin, jumlah buku yang bisa kita bawa ke tempat pertemuan acara itu terbatas. Itulah satu-satunya cara kita bisa melawan dia ------ Selain itu, karena ini doujin, tidak apa-apa bahkan jika nomor halamannya tidak sebanyak itu. "
"Itu benar ......... Kalau begitu, katakanlah kita bisa menjual buku lebih cepat dari Nia, tapi bagaimana kita bisa membuat dia mengakui kekalahannya ...............? "
"Itu, mungkin tergantung bagaimana kita bernegosiasi dengannya selama prosesnya dan harga dirinya sendiri. Tapi, karena tujuan kita adalah untuk [Membuat dia membaca buku yang kita buat], maka kupikir kita masih punya banyak harapan. "
".............Kalau begitu, masalahnya adalah-"
Shidou bertanya dengan ekspresi wajah yang serius, dan Kotori membalasnya mengangguk.
"Iya. Bagaimana kita bisa membuat doujin yang bisa menyerang hati Nia? ------ Juga, bagaimana caranya kita bisa menjual lebih cepat dari dia? "
Setelah Kotori mengatakan itu, dia mulai berjalan ke papan putih di dalam ruangan, sementara mengepakkan jaket yang tergantung di bahunya. Dia berdiri di depan papan.
"---------- Kalau begitu, pertama mari kita putuskan perannya. Cerita akan dibuat bersama oleh semua orang ...... Masalahnya adalah gambarnya. Aku ingin mengajukan pertanyaan. Apa ada seseorang di sini siapa yang pernah menggambar manga atau ilustrasi di antara kita?"
Kotori bertanya sambil melihat semua Roh, lalu beberapa orang mengangkat tangan mereka. Mereka adalah Kaguya, Yuzuru, dan eks-manusia Origami dan Miku.
"Baiklah, sudah kukira.......... Nah, untuk awalnya, mari kita lihat keterampilan menggambar semua orang, silakan duduk di meja manapun yang kalian suka. Mari kita mulai dengan menggambar gambar Shidou. “
"Ooh ~! Menggambar Shido. Serahkan padaku!"
"Fufun, baiklah. Kau sebaiknya lihat keterampilan seniku! "
"Setuju. Shidou, silakan duduk di sana. "
"Sayang, tolong lihat ke sini, lihat ke sini ~!"
".............."
Setelah semua roh duduk di kursi pilihan mereka, mereka mulai memindahkan pensil mereka di atas kertas yang tersedia di meja. Kemudian, Kotori mengangkat alisnya seolah-olah dia teringat sesuatu
"Ah, benar. Shidou, tolong gambarkan sesuatu juga. "
"Aku juga!?"
"Ya. Saat itu, kau menggambar berbagai karakter di buku catatanmu, ya kan? Kalau aku tidak salah ingat——"
"A ---- h!Aaaaaaaaaaaaaaaah!"
Shidou berteriak seakan berusaha menutupi suara Kotori. Semua Roh terkejut dan menoleh untuk melihat Shidou.
"A-Ada apa, Shidou? Tiba-tiba berteriak seperti itu? "
"Aku-Aku sangat ......... Terkejut."
"............ Nah, yah begitu, biarkan saja dia."
Entah bagaimana Natsumi tampaknya terlihat mengerti dan meletakkan tangannya di bahu Yoshino. Yoshino menatapnya sambil bertanya-tanya sedikit.
"Kalau begitu, ayo cepat; ayo cepat, karena aku akan menggambar juga. "
"Ku............."
Kotori mengerakan batang chupa-chups untuk mendesaknya bergegas. Jika dia terus menentangnya, mungkin dia akan menyebutkan terlalu banyak hal yang tidak perlu. Shidou menelan penyesalannya; Dia mengambil buku catatan yang mirip dengan Tohka dan yang lainnya dan mulai menggambar gambar di atas kertas.
----------- Dan kemudian, 30 menit telah berlalu. Semua orang sudah selesai menggambar gambar.
"Baiklah, mari kita lihat gambar semua orang satu per satu."
"Ooh! Silahkan lihat!"
"Aku ...... sudah selesai juga."
Menanggapi kata-kata Kotori, Tohka dan Yoshino menunjukkan foto mereka semua orang.
Gambar mereka semua sangat lucu ............ Namun, ini terlihat seperti anak SD
"Aku mengerti........ Uh, ini imut."
"Benarkah?"
"Iya. Tapi, kita tidak bisa menggunakannya untuk doujin kali ini. "
"A-Aku minta maaf ............"
Yoshino mengangkat bahunya dengan sikap menyesal. Shidou tersenyum kecut menepuk kepalanya dengan lembut.
"Nah, selanjutnya. Omong-omong, ini milikku. "
"Ah ~, maka aku akan menunjukkan milikku juga ~! Ini!"
Kotori dan Miku menunjukkan gambar mereka.
Tingkat gambar mereka di atas Tohka dan Yoshino dalam hal jangkauan umur. Namun, daripada terlihat sebagai gambar manga, gambar-gambar itu terlihat lebih mirip gambar yang digambar oleh gadis SMP atau SMA di buku catatan mereka Namun, tampilan karakter tetap terlihat cukup indah
Namun, ada satu hal yang menarik perhatian Shidou. Setiap orang harus menggambar gambar Shidou, lalu mengapa ilustrasi Miku menunjukkan Shidou dengan rambut panjang dan memakai rok.
"...................... Eh, Miku?"
"Ya ~, ada apa, Sayang?"
"..................... Tidak, bukan apa-apa. Lagi pula, ayo kita ke yang berikutnya. "
Saat Miku berpaling kepadanya dengan mata berkilauan, Shidou bisa merasakan sesuatu yang berbahaya dalam pikirannya dan mengalihkan pandangannya menjauh darinya. Jika dia terus mengomentari Ini, dia merasa bahwa orang tersebut pada kenyataannya akan dipaksa untuk mencocokkan dengan ilustrasinya.
"Kukuku ............ lalu yang berikutnya giliran kami!"
"Presentasi. Tolong lihat."
Yamai bersaudara mengatakan bahwa dengan nada penuh percaya diri saat mereka menunjukkan foto mereka.
"Ooh !?"
Saat Shidou melihat foto mereka, dia melebarkan matanya. Seperti yang diharapkan dari mereka berdua yang pernah mengikuti kontes ilustrasi. Kualitas gambar Kaguya dan Yuzuru berbeda level dari 4 orang sebelumnya.
Tentu saja, ada beberapa poin yang masih kurang digambar, tapi gambar-gambar ini masih bisa digunakan untuk manga
Ngomong-ngomong, gambar Kaguya tentang Shidou adalah Shidou berdarah panas dalam gaya manga Shōnen, sementara Yuzuru menggambar Shidou adalah Shidou tampan dalam gaya manga Shōjo.
"Kalian berdua,  bukankah ini luar biasa?"
"Kakaka! Jelaslah!"
"Setuju.  Tidak ada yang kami, Yamai bersaudara tidak bisa lakukan. "
Mereka berdua mengangkat dagunya dengan percaya diri. Kotori melihat-lihat gambarnya mengatakan "Fumu" dan meletakkan tangannya di dagunya. Dia kemudian berbalik ke arah Shidou dan Origami.
"Untuk saat ini calon artist utamanya adalah Yamai bersaudara. ----- Nah, baiklah, mari kita lihat yang selanjutnya."
"Y-Ya ............."
"Mengerti."
Menanggapi Kotori, Shidou dan Origami menunjukkan gambar mereka. Semua orang melihat mereka.
"Fumu-fumu, meski masih tidak sebanding dengan gambar Kaguya danYuzuru, gambar Shidou tidak terlalu buruk juga Lalu Origami ............ Eh? Hyaa !? "
(Ilustrasi)
Kotori menjerit melihat gambar Origami. Namun, itu wajar saja. Gambar Origami digambar secara realistis dan sangat teliti, namun ............ Sosok Shidou terlihat benar-benar telanjang dan ada Origami yang juga telanjang, sambil menjerat dia penuh gairah
"Apa ............?
"..................... !?"
Menyusul reaksi Kotori, semua roh juga tercengang. Namun hanya Yuzuru dan Miku melonggarkan pipi mereka dan menatap gambar itu dengan mata yang bersinar.
"A-Apa yang kamu gambar, Origami !?"
"Shidou menjadi satu denganku."
"Hal tidak berguna macam apa yang kau tambahkan!?"
Kotori menjerit dan menolak gambar Origami.
"Astaga ........... Karena gambarmu terlihat sangat bagus, aku akan memasukkanmu ke kandidat artist utama juga, tapi tolong jangan lakukan hal seperti itu lagi, mengerti ...............? "
"Aku tidak mengerti. Jika kau ingin menjual doujin dengan sangat baik, maka menambahkan elemen 18+ adalah hal yang tidak terelakkan."
"Stan kita hanya akan ditampilkan di bagian [Untuk semua umur]."
Setelah berteriak, Kotori menghela nafas karena kelelahan.
"Baiklah .......... aku rasa sudah semua? Lalu-"
"I-itu .............."
Kemudian, sebelum Kotori menyelesaikan kata-katanya, Yoshino mengangkat suaranya dengan gugup.
"Kita masih belum melihat gambar Natsumi-san ............."
"............! Ah, tidak, aku ............. "
Atas kata-kata Yoshino, Natsumi mengangkat bahunya dan menyembunyikan kertas di belakang punggungnya.
"Aah, itu benar. Maafkan aku, Natsumi. Bisakah kau menunjukkannya? "
"............... T-tidak apa-apa Ini bukan gambar yang bagus. Bukankah lebih baik lanjutkan dengan Kaguya, Yuzuru, Shidou atau Origami? "
"Karena kau sudah menggambarnya, kami ingin melihat juga, ayo."
"............ U-Uu. Bagaimanapun, sebenarnya, karena tidak begitu bagus, jangan mengharapkan apapun, ya?"
"Tidak apa-apa. Gambarku tidak begitu bagus juga."
"Padahal, kondisi tubuhku memang buruk karena aku kurang tidur hari ini. Ini juga karena sudah lama sekali sejak aku terakhir kali memegang pena ............. "
"Aku mengerti."
"Sebenarnya, aku perlu sepuluh menit untuk menggambar karena aku ragu dengan pose. Selain itu, sudah lama sekali sejak terakhir aku menggambar, dan terakhir aku dalam Kondisi buruk karena kurang tidur-"
"Aah, aku sudah mengerti, jadi cepatlah dan tunjukkan!"
Kotori mengangkat suaranya untuk mendesak Natsumi, dan dia menyambar kertas itu dari tangan Natsumi.
Saat Kotori melihat kertasnya --------- Dia melebarkan matanya karena terkejut.
"Eh ............ ini-"
"Lu-Luar biasa ............"
"Apa……… katamu?"
Para Roh mengungkapkan kekaguman mereka satu per satu.
Namun, itu wajar saja. Tingkat gambar Natsumi lebih rendah jika dibandingkan dengan gambar seorang seniman Manga Pro.
"Bukankah ini luar biasa, Natsumi? Jadi kamu memiliki keahlian khusus seperti ini? "
"......... Tidak, bukan keahlian khusus ........ Aku dulu sangat tertarik......Aku pernah [Mimicked] seorang seniman manga ....... "
"Ah----"
Setelah mendengar kata-kata Natsumi, Shidou teringat.
Benar. Natsumi memiliki malaikatnya . Pertama, dia adalah seorang pemalsu. Dia bisa berubah menjadi apapun dan mengubah penampilannya sendiri menjadi bentuk apapun yang dia suka.
Dan dia juga bisa menyamarkan dirinya menjadi orang lain sampai ke tingkat bahkan teman dekat mereka tidak akan bisa mengetahuinya dengan mudah. Dia juga melacak sasarannya kelakuan sasarannya. Dia jenius dalam mengamati dan meniru.
"---------- Nah, sudah diputuskan."
Setelah mengatakan itu, Kotori mengeluarkan suaranya.
"Artis utamanya adalah Natsumi, dan dukungannya adalah Yamai Bersaudara, Shidou, dan Origami."
Semua Roh mengangguk setuju.
"Umu, aku setuju!"
"Natsumi-san ........... Luar biasa."
 "Tidak ada yang keberatan."
"Fufufu ... baiklah. Kali ini aku akan membiarkanmu memimpin. "
"Setuju. Aku akan membiarkanmu berada di pusat perhatian. "
"Kya ~! Natsumi-san, tolong tolong buat kisah cinta antara aku dan darling sehabis ini ~? "
"E ..............Eh?"
Natsumi terkejut dengan keputusan semua.
Lalu Shidou memegang tangan Natsumi.
"Tolong, Natsumi. Tolong pinjam kekuatanmu untuk menyelamatkan Nia! "
"Ehh ............ ..!?"
Shidou mengatakan bahwa dengan tatapan serius, Natsumi terdiam beberapa saat.
"................. J-Jangan mengeluh nantinya, oke?"
Natsumi mengatakan itu karena malu.
Seakan merayakannya, suara tepuk tangan semua orang bergema di dalam ruangan. Setelah itu, wajah Natsumi mulai memerah.
Saat itu, Tohka menyadari sesuatu.
"Omong-omong, Kotori, apa yang harus kami lakukan?"
"Sekarang kamu menyebutkannya ~. Ah! Apakah kita akan memijat semua orang saat mereka lelah, dan menyanyikan lagu pengantar tidur saat tidur bersama~ !? "
Miku memutar tubuhnya dan matanya mulai berkilau. Natsumi menggigil dan membuat suara "Hii" sebelum bersembunyi di belakang Shidou.
"Bukan begitu. Aku punya tugas lain untuk semua orang. ---- Mungkin misi ini lebih penting daripada membuat manga. "
Kotori berkata "Ya ampun" dan mengangkat bahu saat membalas Tohka. Setelah Itu, Miku, Tohka dan Yoshino saling bertukar pandang, sambil menunduk kepala heran.
"Misi penting ......... Apa itu?"
"Aku ingin tahu apa yang akan kita lakukan ~?"
"Itu sesuatu yang dinantikan. ----- Lebih penting lagi, semuanya, mari kita mulai memikirkan sebuah cerita untuk doujin. "
"Nu? Bukankah kita akan menggambar Shido? "
"Itu benar, tapi sekarang ada batasan nomor halaman yang harus kita kerjakan. Meskipun kita bisa mendapatkan beberapa dukungan dari , paling banyak, ada total 64 halaman minus 4 halaman untuk sampul depan dan jejak 1 halaman. Jadi total, kita butuh sekitar 59 halaman Kita harus sesuaikan cerita di dalam batas itu agar Nia menjadi suka Karakter [Shidou].
"Muu .............. aku mengerti. Ini sangat sulit. "
Tohka melipat tangannya dengan wajah rumit. Kotori berjalan ke papan putih di tengah ruangan dan berdiri di depannya.
"Karena itulah, mari kita bahas dulu. Kita akan membuat name hari ini, dan selesaikan gambarnya besok. "
".............Kalau dipikir lagi, itu jadwal yang benar-benar campur aduk ......... Menurutmu, kita akan benar-benar bisa menyelesaikannya? "
"Tidak ada pilihan lain selain menyelesaikannya."
Kotori kemudian mengeluarkan suara *Plop*, saat bunyi tutup spidolnya bergema. Dia menulis [Proyek Doujin Shidou] di papan tulis.
Kemudian, Kotori berbalik ke arah semua orang dan dengan keras mengumumkannya.
"----- Nah, ayo kita mulai manuskrip [Date] kita."

Terjemahan dan Referensi (Bab 3)
1.    Ren'ai (恋愛, jepang untuk jatuh cinta) mengacu pada novel visual simulator
2.    Ashura adalah dewa perang yang hidup hanya untuk bertarung.
3.    Tatami () adalah sejenis tikar yang digunakan sebagai bahan lantai bergaya ruangan  tradisional Jepang. Secara tradisional dibuat menggunakan jerami untuk membentuk inti.

Date A Live Jilid 13 Bab 3 Part 7 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.