26 Februari 2018

Fate/Apocrypha Jilid 2 Bab 3 Part 6 LN Bahasa Indonesia


FATE/APOCRYPHA JILID 2 BAB 3
(PART 6)
(Translater : Dan)

Benteng Millenia. Para master di sana melihat keadaan medan perang melalui hewan panggilan dan Menorah mereka, adapun memberi petunjuk kepada Servant mereka atau diam tidak mengatakan apa-apa lagi dan hanya menyaksikan pertempuran sambil menahan napas.
Di antara mereka, Darnic tiba-tiba angkat bicara.
"Aku akan pergi keluar. Fiore, kuserahkan komando para Master untukmu. Untuk itu, kalian  semua harus mematuhi perintahnya. "
"…Kakek?"
Darnic tidak menghiraukan Fiore dan langsung melompat keluar dari jendela. Terbang bukanlah sihir yang sangat sulit bagi seorang penyihir. Dia berjalan naik ke langit seolah terlihat sedang menaiki tangga.
Sudah kuduga, kurasa aku harus mengaktifkannya.
Sambil memandangi sihir komando miliknya, dia dengan hati-hati memeriksa situasi Servant miliknya saat ini ... Lancer of Black. Dia menganggap Lancer of Red, yang telah bertarung imbang melawan Saber of Black, sang pahlawan Siegfried, dan juga Rider of Red, Achilles, yang sudah Archer of Black simpulkan bahwa Achilles tidak dapat dibunuh kecuali dengan Roh Pahlawan dengan darah para dewa.
Selain keduanya, Saber of Red juga merupakan musuh yang sangat tangguh. Bahkan sekarang, dia sedang berduel melawan Rider dari kubu mereka. Dalam keadaan seperti ini, Rider of Black akan dikalahkan.
Tapi Darnic masih mempunyai senjata terakhir. Noble Phantasm milik Lancer of Black lainya.
Noble phantasm yang mematikan, dan ketika diaktifkan, sangat memungkinkan dia dengan mudah mencabik-cabik Lancer of Red, dan bahkan dapat membunuh Heroic Spirit dengan darah para dewa.
Tentu saja, bayaran untuk mengaktifkanya sangat tinggi. Namun sebaliknya, itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak ingin dia gunakan.
"Legends of Dracula: Tradition of Blood ...”
Setelah digunakan, Lancer of Black akan berubah menjadi vampir pengisap darah yang hanya diceritakan dalam cerita rakyat. Alih-alih Heroic Spirit, dia akan menjadi monster yang sesungguhnya.
Harga yang harus dibayar untuk mengaktivasikan Noble Phantasm miliknya adalah 'kehidupan' milik Darnic. Karena Lancer of Black telah membentuk sebuah kontrak sebagai Servantdengan Darnic untuk menghapus legenda yang memalukan Vlad III-yaitu Dracula vampir-dari sejarah.
"Dengan kata lain. Membuatku menggunakan Noble Phantasmku sama dengan meludahiku. Bahkan jika aku hampir mati sekalipun, aku tidak akan pernah menggunakannya. Dan jika kau memaksaku untuk memakainya dengan Mantra Komando, aku tidak perlu memberi tahumu apa yang akan terjadi padamu setelah itu, bukan? "
Itulah peringatannya, bukan, lebih tepatnya perintah yang diberikan Lancer of Black segera setelah dia dipanggil di dunia ini. Dengan kata lain, jika Darnik membuatnya menggunakan Noble Phantasm ini, dia akan membayarnya dengan kematian.
"... Tapi jika kita kalah, aku akan mati juga."
Hal itu memang kenyataanya. Jika dia melarikan diri, setidaknya dia bisa memperpanjang hidupnya, tapi penyihir Darnic Prestone Yggdmillennia akan mati. Itu saja adalah pilihan yang tidak akan dia pilih.
Jika demi meraih kemenangan, Darnic akan mengizinkan semua pengorbanan. Tapi masalahnya di sini adalah bahwa Master dari Lancer of Black adalah dirinya sendiri.
Dia bisa memaksa Lancer untuk menggunakan Legend of Dracula dengan satu mantra sihir komando miliknya, dan kemudian membuat Lancer bunuh diri dengan yang kedua. Ini akan menghilangkan semua masalah. Tapi jika dia melakukan itu, Darnik akan kehilangan Servant miliknya.
Bahkan jika Lancer memusnahkan semua para Servant Merah selama waktu itu, yang terjadi selanjutnya adalah pertempuran antara Master klan Yggdmillennia. Meskipun Darnic adalah kepala klan Yggdmillennia, ini adalah perang yang mengelilingi Cawan Suci yang bisa mengabulkan semua jenis keinginan.
Bahkan anggota klan yang paling masuk akal seperti Fiore dan Caules tidak akan mendengarkan perintahnya saat itu.
Lalu, apakah dia harus mengambil alih Servant dari orang lain?
Itu juga merupakan masalah yang sulit. Apakah ada orang yang benar-benar mematuhi perintah untuk menyerahkan Servant mereka? Juga, tidak ada Heroic Spirit selain Saber yang sudah lenyap di antara mereka yang bisa menentang Servant milik Fiore, Chiron.
Tidak peduli apa yang dia lakukan, itu adalah situasi yang penuh dengan risiko besar.
"—Ya ampun.”
Dia sedang terpojok. Darnic mengerti hal itu dengan sangat baik. Tapi dia pernah mengalami hal itu berkali-kali dalam seratus tahun terakhir ini.
Di antara pengalaman tersebut, Perang Cawan Suci Ketiga enam puluh tahun yang lalu telah menjadi pertempuran yang sangat mengerikan, begitu banyak sehingga, bahkan sekarang, dia bersyukur karena masih bisa hidup seperti ini.
Saat itu, dia memiliki keberuntungan yang tak terduga menemukan jalan yang menuju ke Cawan Agung dari sebuah lubang yang kebetulan dia lewati. Dia kemudian menarik Nazi Jerman dengan keterampilanya berbicara, menyuruh mereka untuk dikirim, di bawah perintah langsung F├╝hrer, sebuah kekuatan militer besar yang tidak akan diharapkan dikirim ke negara sekutu seperti Jepang, dan membuat mereka mencuri caawan agung
Kemudian, dia sengaja mengatur agar transportasi membawa Cawan Agung melewati Trifas dalam perjalanan ke Jerman, dan kemudian membunuh semua penyihir dan tentara yang telah berjuang di sampingnya. Setelah itu berhari-hari penelitian dan politik. Dari luar ke arah Asosiasi, dia pura-pura memiliki klan Yggdmillennia yang isinya sendiri dengan tugas menjadi wadah bagi orang tua drop-out.
Dia mengubah Cawan Agung sedikit demi sedikit untuk menyesuaikannya dengan Trifas. Prestasinya untuk memungkinan pememanggilan selain roh para pahlawan murni, tapi juga 'mereka yang hanya memiliki aspek sebagai roh pahlawan' dapat disebut produk sampingan tak terduga hasil dari proses perubahan yang disengaja.
Bagaimanapun, waktu adalah satu-satunya hal yang dia punyai. Sepuluh tahun, dua puluh tahun, tiga puluh tahun, empat puluh tahun, lima puluh tahun, enam puluh tahun-
Apa asal mula kegigihannya ini?
Mendorong kekuatan semua penyihir, untuk mencapai pada sebuah akar dari pohon ilmu? Tentu saja, alasan itu memainkan peran besar dalam salah satu alasanya. Selama seseorang hidup sebagai penyihir, tujuan itu sangatlah wajar. Tapi apakah dia benar-benar berjuang hingga saat ini hanya untuk sebuah keinginan yang murni?
... Memori pahit dari lebih dari delapan puluh tahun yang lalu muncul dalam pikirannya.
Pada saat itu, dia telah dihiasi dengan debut cemerlang sebagai penyihir muda yang berbakat, dan tiba-tiba mendapatkan sebuah lamaran pernikahan. Pasangan yang cocok sekali untuk menikah. Darnic akan mengikatkan dirinya pada klan dengan garis silsilah panjang yang berdiri di antara para bangsawan aristokrat pada Clock Tower.
Tapi kemudian semuanya terhenti di sana. Darah Yggdmillennia tercemar dan tidak murni lagi, dan tidak dapat mempertahankan dirinya melewati generasi kelima. 'Yang tersisa hanyalah kehancuran untuk klanmu,' seorang penyihir tertentu telah memperingati dirinya.
-Konyol sekali. Selama klan kita terus melewati generasi kelima, tindakan apapun dapat dilakukan setelahnya.
Tapi sepertinya satu-satunya yang berpikir seperti itu adalah Darnic. Klan yang akan dinikahinya tidak menyukai risiko yang akan menimpa mereka, lalu, dia langsung menjadi orang luar yang harus dikecualikan.
Bahkan calon kakak iparnya, yang telah bersumpah menjadi sahabat menepuk punggungnya dengan senyuman, dan wanita yang akan menjadi pasangannya, yang dengan malu-malu membisikkan cintanya kepadanya, telah berpaling darinya.
-Tidak apa-apa. Hal seperti itu sering terjadi.
Tapi saat itu juga, Yggdmillennia terputus dari mimpinya untuk naik ke jajaran para penguasa. Bahkan jika mereka bisa mengatasi kehancuran generasi kelima, label yang pernah ditampar pada mereka tidak akan pernah terlepas.
Dia bisa hidup dengan apa yang terjadi pada dirinya sendiri, tapi para penyihir yang telah mengikutinya juga ikut terenggut masa depanya. Pada saat itu, Darnic meninggalkan gagasan untuk mencapai ‘akar’ melalui pendekatan normal - dengan kata lain, dengan rajin mengumpulkan penelitian sebagai penyihir dan secara bertahap menaiki tangga politik di dalam Asosiasi - sebagai sebuah harapan yang tidak akan pernah terkabulkan.
Oleh karena itu, pertama-tama dia harus memikirkan sebuah cara untuk menghentikan kehancuran klannya sendiri. Lalu dia harus mencari jalan menuju ‘akar’.
Ada juga pilihan untuk menarik diri dari Asosiasi para penyihir dan melanjutkan penelitian klannya sambil menyembunyikan diri tengah dunia. Namun Darnic menolak pilihan itu.
Tentu saja, yang tersisa didalam Asosiasi itu telah dipermemalukan. Tapi Darnic mengukir penghinaan itu ke dalam hatinya tanpa melupakan sedetik pun-dan menggunakannya sebagai penyemangat.
Saat itu, dia kebetulan belajar tentang Holy Grail War di Kota Fuyuki. Dia melibatkan Nazi Jerman, yang tertarik pada hal-hal yang mistis, untuk memberikan kekuatan kepada tentara mereka, dan ikut berpartisipasi dalam perang sebagai Master.
Dia beruntung karena situasinya telah berubah sangat kacau karena Einzberns, yang telah melakukan tindakan kotor yang melanggar peraturan perang.
... Perang Cawan Suci Ketiga berakhir tanpa kemenangan yang pasti, dan keluarga Einzbern, Tohsaka, dan Makiri yang kelelahan tidak bisa menghentikan Darnik dan Nazi Jerman.
Menurut rumor beredar, Einzberns rupanya masih belum menyerah pada Cawan Suci dan mencoba membuat yang baru. Tohsaka menyerah pada Cawan Suci dan mencari metode lain untuk mencapai ‘Akar’ di kota Fuyuki. Makiri adalah klan yang sudah mulai mengalami pembusukan bahkan saat itu. Tidak ada kabar tentang mereka, tapi Perang Cawan Suci Ketiga kemungkinan besar menimbulkan pukulan telak yang menentukan nasib klan mereka.
Darnic tidak lagi merasakan kebencian terhadap klan yang telah mengasingkan dirinya. Ketika dia mempertimbangkan saat ini, dia bahkan merasa berterima kasih kepada mereka. Meskipun begitu, klan mereka sudah terjatuh ke dalam kehancuran sejak lama, tanpa meninggalkan nama mereka di dalam sejarah –
Bukannya Darnik campur tangan langsung dalam proses kehancuran mereka. Mereka hanya terpojok secara politis. Mereka hanya menginvestasikan dana ke dalam eksperimen yang sia-sia, membocorkan rincian ritual tersembunyi, dan anak yang telah mewarisi lambing keluarga penyihir mereka secara kebetulan meninggal dalam kecelakaan selama percobaan berlangsung.
Mereka, yang menyanjung Darnik dan bahkan siap untuk menjual diri kepadanya sekarang mereka telah hancur. mereka adalah satu-satunya klan yang ditolak permintaannya leh Darnic untuk bergabung dengan Yggdmillennia. Setelah itu, dia tahu bahwa mereka telah pergi ke Jepang di Timur Jauh tempat Perang Suci pernah terjadi, namun keberadaan mereka tidak diketahui setelah itu. Kemungkinan besar, mereka telah menjalani hidup mereka sambil meratapi segalanya sampai kematian menjemput mereka.
Kehidupan manusia terdiri dari terus mengalahkan orang lain. Dan saat ini, yang harus dikalahkannya adalah Asosiasi para penyihir dan penyihir lainnya dari klannya sendiri.
Tentu saja, dia merasa tidak ragu sama sekali. Entah itu mengalahkan anggota klannya sendiri atau membuat Servantnya sendiri untuk menggunakan Noble Phantasm yang dia anggap tabu.
Ekspresi Darnic saat ini sudah cukup untuk menakut-nakuti siapa saja yang mengenal dirinya yang biasa. Wajahnya terlihat tidak manusiawi dan dingin, seolah membeku di tempat, bahkan tidak ada pecahan emosi yang melintasinya.
Saat ini, dia sedang memikirkan sesuatu yang sangat licik dan kejam. Jika perlu, dia tidak akan segan-segan untuk jatuh ke segala jenis skandal. Alasan dia sengaja pergi keluar adalah karena ini. Sehingga dia tidak akan membuat kekhawatiran yang tidak perlu pada yang lain.
"-Sekarang. Apa yang harus kulakukan?"
Dia memikirkannya sebentar. Dan kemudian, Darnic sampai pada satu kesimpulan. Keputusan dan tekad untuk mengotori dirinya dengan darah sangat diperlukan, tapi pastinya itu adalah sesuatu yang hampir tidak harus dia lakukan pada saat ini

Fate/Apocrypha Jilid 2 Bab 3 Part 6 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.