21 Agustus 2017

Only Sense Online Jilid 4 Bab Epilog LN Bahasa Indonesia


ANTUSIASME DAN PVP
(Translater : Hikari)

Setelah mengalahkan boss dan berhadapan dengan PK Flein yang adalah seorang pembantai, rasa gugup dengan cepat meninggalkan semua orang dan kami bertujuan untuk meloloskan diri dari dungeon.
Dengan demikian, menggunakan rute terpendek, kami tiba di permukaan dalam waktu yang singkat dan membenamkan diri kami dalam rasa kebebasan.
"Haa~, capeknya~."
Lyly dan aku duduk di tempat, kelelahan. Juga, Magi-san tersenyum simpul dan terlihat sama letihnya. Cloude sedang berbicara tentang sesuatu dengan Mikadzuchi dan Sei-nee mendekatiku.
"Maaf. Entah mengapa, ini berubah menjadi sangat aneh."
"Mau bagaimana lagi. Tapi, terlalu banyak hal yang terjadi…"
Sebagai tambahan, kami lupa untuk mengecek item drop kami. Tanpa banyak berpikir tentang hal itu, aku membuka menu untuk memeriksa apa yang kudapatkan dan menghela napas.
"Tidak mungkin aku mendapatkan item drop langka terus-menerus, ya 'kan."
"Ngomong-ngomong, kita mengalahkan Twin-Headed Shark. Aku sama sekali lupa soal itu dengan begitu banyaknya perkembangan yang terjadi. Kalau Yun-chan tidak mendapatkannya, apalagi aku."
Sei-nee duduk di sebelahku dan dengan sedikit harapan, dia memeriksa item drop boss.
"………!"
"Sei-nee, ada apa?"
"…Aku berhasil, Yun-chan! Ini item drop langka! Material penguat yang kuinginkan ada di sini!"
Berkata demikian, Sei-nee melempat lengannya ke sekitar leherku untuk memelukku. Aku merasa malu dengan arah tatapan di sekitar kami, tapi karena dia merasa begitu bahagia, kurasa mengingatkan soal itu akan sangat tidak pantas.
"Oh iya. Lyly-kun, bisakah kau memperkuat tongkat ini dengan material ini?"
Aku menghela napas melihat kepergian Sei-nee yang menjauh dengan tidak biasanya begitu bersemangat. Cloude mendekatiku menggantikan dia.
"Kalau bukan karena kau, party ini tidak akan ada. Maksudnya, bisa kita anggap bahwa kau secara tidak langsung membawa keberuntungan."
"Yang seperti itu tidak sopan, Cloude."
"Hmph, aku mengerti. Tetap saja, tak disangka usulan semacam itu akan datang."
Dia berkata demikian, tersenyum, kemudian melihat Sei-nee yang sedang menuju ke arah Magi-san dan Lyly untuk berkonsultasi mengenai penguatan senjatanya.
"Apa? Kupikir kalian berdua sedang merencanakan sesuatu. Apa kalian memang sedang melakukan sesuatu?"
"Itu rahasia."
Aku menanggapi Mikadzuchi yang mendengar pembicaraan kami seperti itu. Lagipula bukan aku yang memanipulasi item drop.
Saat aku memanggil para monster cilik sebelum menghadapi boss untuk menghibur Sei-nee, Cloude mempunyai Socks si Kucing Keberuntungan untuk meningkatkan keberuntungan Sei-nee. Aku tidak tahu apakah itu berpengaruh pada tingkat jatuhnya item drop. Itu mungkin saja hanya takhayul, tapi aku memintanya untuk melakukannya.
Meskipun aku tidak tahu apakah itu ada efeknya, Sei-nee mendapatkan item drop boss, jadi aku merasa puas dengan hasilnya.
"Baiklah kalau begitu, kita akan membubarkan diri, ya 'kan. Sekarang mulai larut, jadi aku akan log out."
Setelah itu, aku akan kembali melanjutkan persembunyianku dan mungkin membuat campuran obat pembangkit. Saat aku berpikir demikian, Magi-san memanggilku sebagai perwakilan dari para pengrajin.
"Yun-kun. Sebelum eventnya tiba, kami akan menuntaskan dan membersihkan semua masalah perekrutan paksa guild dan semacamnya, jadi tunggu saja."
"Aku mengerti. Aku akan menantikan hal itu."
Kemudian, kali ini Sei-nee memanggil, menahanku.
"Kalau kau akan log out, bisakah kau menyisihkan waktu untukku? Tidak akan terlalu merepotkan."
"Tentu? Ada apa?"
"Hanya mengobrol sedikit."
Setelah berpisah dengan Mikadzuchi, Magi-san dan yang lainnya, bersama dengan Sei-nee, kami datang ke portal Kota Pertama.
Saat kami berjalan dengan cepat menyusuri jalan utama, Sei-nee memulai percakapan.
"Yun-chan, apakah kau mengkhawatirkan Myu-chan?"
"Apakah kau mendengarnya dari Taku?"
"Yup. 'Sepertinya dia sedang merasa sedih', katanya. Jadi, kupikir 'maka, bukankah Yun-chan akan merasa khawatir kalau begitu?'. Tapi, Myu-chan baik-baik saja. Dia adalah gadis yang kuat bagaimanapun juga."
Kalau begitu, bukankah akan lebih baik kalau dia berbicara dengan Myu daripada denganku? Saat aku berpikir demikian, aku dibawa oleh Sei-nee melewati gerbang barat, di luar dinding kota.
Di sana, ada sebuah tempat berlatih PVP yang sering dilakukan saat malam hari.
Di tengah-tengahnya, ada Myu.
Di pertengahan battle royal di mana banyak player bertarung sekaligus, dia dengan bersungguh-sungguh bertarung menggunakan pedang dan sihir.
"Lebih lagi! Ini belum cukup! Ini sama sekali tidak menyerupai boss itu! Berikutnya!"
"Kalau begitu, aku akan menjadi lawanmu. Ayo naikkan level dan kemampuan kita!"
"Ya! Kalau aku bisa menang melawan Taku-san di PVP, aku akan menang melawan boss itu di kali berikutnya!"
Myu yang terakhir berdiri di sistem battle royal, memulai pertarungan PVP lainnya bahkan tanpa beristirahat. Lawannya adalah Taku, mereka berdua tertawa keras yang sepertinya adalah sebuah sinyal untuk memulai dan senjata mereka berdua berbenturan, tersenyum.
Saat aku terus menyaksikan pemandangan yang tersingkap dengan tingkat serangan dan pertahanan mereka yang tinggi, Sei-nee berbicara padaku.
"Yun-chan, apa kau masih merasa khawatir setelah melihat ini?"
"Aku merasa rugi telah khawatir. Ya ampun, hanya rasa takut bayanganku saja."
Saat aku berpikir dia begitu terteka, dia sudah begitu positif untuk menaikkan level dan meningkatkan kemampuannya dalam pertarungan dengan player lain. Adik perempuanku ini benar-benar orang yang sibuk.
Kemudian, setelah mereka berdua menyelesaikan urusannya, mereka jatuh dan bergelimpangan di padang rumput malam hari. Saat itulah aku bertemu mata dengan Myu setelah dia terjatuh. Dia menaikkan suaranya yang melengking dan bangkit dengan penuh semangat.
"Yun-oneechan dan Sei-oneechan?!"
"K-kau kelihatan sangat bersemangat. Baiklah kalau begitu, sudah waktunya aku log out dan bersiap untuk besok…"
"Sei-oneechan, tangkap Yun-oneechan!"
"Lepaskan! Sei-nee!"
Sei-nee yang berdiri di sebelahku, menyambar lengan untuk mencegahku melarikan diri. Aku merasakan firasat buruk begitu aku ditemukan oleh Myu dan mencoba untuk meloloskan diri dengan segera tapi itu tidak berhasil.
Taku bergabung dan aku dikepung oleh tiga orang.
"Yun-oneechan juga datang untuk menghadapi anak anjing besar itu! Jangan lari dan jadilah kuat!"
"Tidak, itu bukan seekor anak anjing besar, 'kan. Ya ampun, kau seharusnya menghapusku dari daftar anggota party dan mengajak seseorang yang lebih kuat."
Aku perlahan bergerak mundur, tapi punggungku ditekan oleh Sei-nee dan tanganku dicengkeram oleh Myu saat aku membungkuk ke depan.
"Nah sekarang, ayo lakukan sedikit latihan PVP!"

"Ayo lihat seberapa baik Yun dapat bertarung. Sebenarnya, aku tidak begitu mengetahuinya. Kami akan membuatmu menunjukkan kemampuanmu."
"Ngomong-ngomong, Yun-chan. Bukankah kau menggunakan sebuah skill Enchant yang kami tidak tahu sebelumnya? Katakan pada kami tentang itu sambil kita melakukan PVP."
Aku merasa aku telah dipancing ke sebuah tempat yang tidak seharusnya.
Selama PVP, Myu menyeka keringatnya dengan puas, Taku dengan senang mengejarku ke sana ke sini dan Sei-nee membuatku kewalahan dengan mudahnya meskipun meninggalkan tongkat utamanya pada Lyly dan menggunakan senjata cadangan. Kali ini, akulah yang terjatuh dan terkapar di padang rumput.
Aku bahkan kesulitan untuk bergerak, tapi berkat itu semua, daripada Sense-ku yang berkaitan dengan serangan, Sense yang berhubungan dengan kemampuan menghindarku yang meningkat tajam.
 Dapat menyadari dengan jelas bahwa aku telah menjadi lebih kuat, kurasa itu tidak terlalu buruk.
"Baiklah, ayo lakukan lagi lain waktu!"
Tapi, aku tidak ingin melakukannya lagi. Aku log out dengan suasana hati yang seperti itu.
Event para perajin sudah mendekat. Juga, dengan persiapan untuk raid quest, kami menemukan ada banyak hal untuk dilakukan. Kedengarannya menyenangkan.



—STATUS—
Nama : Yun
Senjata : Black Maiden's Longbow
Senjata Kedua : Magi-san's Kitchen Knife
Armour : CS No.6 Ochre Creator (Pakaian Luar, Pakaian Dalam, Torso, Pinggang).

Batas Perlengkapan Aksesoris 2/10
● Rugged Iron Ring (1)
● Substitute Gem's Ring (1)

Possessed SP23
Bow Lv36 Longbow Lv8 Hawk Eyes Lv47 Speed Increase Lv28 See-Through Lv12 Magic Talent Lv44 Magic Power Lv48 Enchant Arts Lv22 Dosing Lv28 Earth Element Talent Lv19
Unequipped:
Alchemy Lv32 Synthesis Lv33 Engraving Lv2 Swimming Lv13 Crafting Knowledge Lv34Taming Lv8 Linguistics Lv18 Cooking Lv26

Kondisi Saat Ini:
● Menemukan raid quest
● Event Guild Perajin mendekat
● Menarik perhatian Flein, seorang PK



Only Sense Online Jilid 4 Bab Epilog LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.