31 Desember 2016

Fate/Apocrypha Jilid 2 Bab 2 Part 6 LN Bahasa Indonesia


FATE/APOCRYPHA JILID 2
BAB 2
(PART 6)

Ahli Necromancy memulai latihan mereka dengan meratapi kematian mereka sendiri. Mereka harus menghipnotis diri mereka sendiri dan melihat daging miliknya membusuk, berkali-kali. Bayangan mereka yang membusuk dan menjijikan di depan mata terpantul dari cermin. Mereka menatap ke kematian, membawa kematian, dan mempelajari bahwa kehidupan selalu ditemani dengan kematian.
Dan ilmu Necromancy adalah ilmu yang mengontrol kematian.
Shishigou Kairi menunggu kedatangan seorang gadis sambil menghisap cerutu. Dia tidak mempersiapkan (sihir) deteksi ruang atau Kekkai , membiarkan dirinya sendiri terlihat tidak berdaya.
Tapi kemudian, Shishigou sangat tahu semuanya tidak akan berguna ketika yang akan dia lawan adalah gadis itu. Kekkai yang dia buat sekarang  hanya akan membuang-buang Mana dan peralatan (alat-alat sihir)nya saja.
Shishigou menyadari arah angin berubah sedikit, dan membuang cerutunya yang masih menyala.
Dia melihat ke arah atas dan menyapa gadis yang melayang di udara sana.
“Nah, kalau tidak keberatan jika kita melewatkan perkenalan kita?”
Laki-laki itu menyeringai, dan gadis itu membalas dengan senyuman.
Di dalam sebuah gang sempit, yang diapit oleh dua bangunan, Fiore Forvedge Yggdmillenia menusuk (lengan-lengan) yang keluar dari punggungnya ke dalam tembok-tembok bangunan. Lengan-lenganya memberikan kesan lembut namun keras, yang mirip dengan kaki-kaki serangga—itulah yang sedang Shishigou pikirkan.
“…baiklah. Tidak mungkin bagi kita untuk tidak mengetahiu nama masing-masing. Namun, bolehkah saya memperingatkan satu hal?”
 “katakan.”
“—mundur sekarang juga, Necromancer. Tanah yang luas dan lebar ini adalah milk keluarga Yggdmillenia. Saya akan mengabaika perbuatanmu yang menyusup daerah kami. Jika anda mengabaikan peringatan ini, maka hukumanya setara dengan kematianmu.”
“Heh…., jadi menurutmu aku akan menurutimu?”
Menjawab perkataan dari Shishigou, Fiore berbicara dengan senyum puas.
“Tidak. Tetapi jika saya memperingatkan itu dulu, saya mungkin belum memantapkan dalam diri saya.”
Begitu ya, piker Shishigou dengan senyum kecut. Lebih jelasnya, sejak fiore memperingatkan dirnya—dia tidak segan-segan untuk membunuhnya.
Dan tentu saja, Shishigou tidak berniat mematuhi peringatan semacam itu. Jawabanya sudah mencapai tanganya yang sedang memegang Shotgun. Dengan cepat daerah sekitar menjadi pekat karena tekanan tinggi Mana.
Sudah tidak ada rauanganuntuk mereka basa-basi. Fiore sudah tahu bahwa Shishigou Kairi adalah seorang penyihir sewaan dan juga dia lebih berpengalaman dalam pertarungan daripada Fiore.  Shishigou juga tahu bahwa Fiore Forvedge Yggdmillenia adalah gadis jenius yang akan menanggung era masa depan klan Yggdmillenia.
Sihir orang ini menggunakan Necromancy. Namun, ilmu sihirnya tidak segampang itu mengubah mayat menjadi ghoul dan menjadikanya sebagai budak. Contohnya, seperti senjata api yang sedang di pegangnya saat ini…
—Sihir yang di gunakan gadis muda ini adalah Euryphis dan Human engineering….kalau tidak salah, Mystic Code miliknya di sebut dengan Bronze-Link Manipulator.
(TN: saya membiarkan nama jurus, skill, gelar, pangkat, tempat, benda yang berhubungan ama sihir dan sebagainya tidak di translate karena kalau di translate ke indo jadinya aneh kalopun pas nanti saya akan kasi alternative translatenya kok)
Atmosfir yang membeku diantara keduanya meledak karena tempat sampah yang terbuat dari seng. Mungkin tempat sampah itu di terbangkan oleh angin, dan jatuh menimbulkan suara yang berisik, membuat tekanan diantara mereka meledak seketika. Shishigou menarik keluar senapanya dengan satu gerakan yang sangat lembut, dan Fiore berputar turun dari langit dengan sangat cepat dan keras.
Dia menarik pelatuk­—dan peluru yang terbuat dari pemrosesan  jari seorang penyihiryang di potong, penyihir itu menyelinap tanpa di ketahui dan bergegas keluar untuk menembak tepat di kepala.
“—Jupiter: Tin Arm of Protection, halau.”
 (TN:(Jupiter: perlindungan tangan besi) nah kan aneh kan)
Sihir yang mematikan yang menargetkan kepala musuh tanpa kesalahan dan tidak akan bisa di hindari. Peluru itu, tidak akan berhenti sampai menembus dan menanamkan dirinya di kepala target, telah di halau oleh tangan-tangan yang keluar dari punggung Fiore.
Shishigou terkejut hanya sekejap. Bergerak dengat cepat untuk mundur, dia menyembunyikan dirinya pada sisi mobil yang di parkir sepanjang jalan. Dua lengan yang keluar dari punggung Fiore, dan tiap lenganya membelah menjadi dua bagian. Dengan total empat lengan sekarang, dua di antaranya berperan sebagai kakinya menusuk di atas paving batu. Dan dua sisanya membuka rahangnya untuk menyerang dan mengancam Shishigou seperti serangga.

—Mars: Iron Arm of War, tembak!.”
Dengan suara seperti sebuah tembakan, [Bullet of Light] melesat dari celah-celah, yang mempunyai kekeuatan setara denga lesatan peluru asli, menghancurkan paving batu dimana Shishigou berdiri)
“Ah, Brengsek. Jadi tangan-tangan itu bisa melakukan apa saja, huh,….!”
Sementara dia bersembunyi, Shishigou menggunakan mobil untuk pertahananya dan bertahan dari serangan  tembakan peluru kutukan beruntun yang mirip dengan senapan mesin. Dia membuang selongsong peluru yang kosong dan mengisinya kembali dengan yang baru dari dalam tas pinggangnya.
Menurut profil yang dia dapatkan sebelumnya, gadis itu seharusnya di persulit oleh kedua kakinya yang tidak bisa bergerak karena cacat sirkuit sihir dan membuat fisiknya terlihat cacat.
Namun dengan Mystic Code itu, hal itu bukan masalah. Bagi dirinya, Mystic Code telah sangat baik menggantikan kaki-kakinya. Dari saat bisa menghalau peluru yang di tembakan, meski secepat gelombang supersonik, lengan itu sudah melampaui Mystic Code lainya dalam hal gerakan yang rumit.
—Reaksi dan juga kecepata dari pertahanan otomatis sangat mendekati sempurna. Sepertinya, tangan-tangan itu setara dengan Volume Hydrargyrum: Cerebrospinal Fluid of the moon spirit, tipe  otomaton pelayan golem yang menemani “nona muda” Melloi
Namun, karena perbedaan dalam komposisi antara merkuri dan tangan besi, tangan-tangan itu mungkin akan kesulitan ketika berurusan dengan ranjau Claymore yang menyerang dari berbagai arah daripada menyerang dari satu titik.
“…. Dengan kata lain. Aku harus menggunakan ini.”
Shishigou mengeluarkan jantung dari penyihir dari dalam saku jaket miliknya. Organ dalam yang di dalamnya sudah di isi dengan gigi, kuku dari penyihir, sangat cocok untuk digunakan sebagai senjata anti-penyihir. Gigi dan kuku menyebar setelah di picu dengan mengisi dan di rendam menggunakan  mana dan dendam, efeknya akan seperti [Gandr] ketika mengenai tubuh seseorang. Namun efeknya lebih kuat daripada kutukan yang biasa, mungkin karena terbuat dari bagian tubuh orang mati.
Lebih sederhananya, ketika gigi dan kuku menembus kulit seseorang, kulit mereka akan melepuh dan mencair.
Dia menarik otot fiber dari sebuah jantung seperti pin (granat), dan jantung yang berhenti berdetak mulai bedegup. Dia memastikan keberadaan gadis itu dengan menggunakan mata burung hantu. Saat masih bersembunyi  di belakang mobil, Shishigou menggunakan sedikit manipulasi aliran angin dan melempar granat jantung pada tempat yang sempurnya.
“Kuh ——!!!”
Jika Shishigou membuat satu kesalahan, itu saat dia menggunakan granatnya pada saat bertarung melawan Homonculus sebelumnya, dengan demikian memperlihatkan informasi itu pada Fiore dan lainya. Setelah mengumpulkan dan memeriksa mayat-mayat Homonculus itu dan menyimpulkan dan efek granat dari keadaan mereka membusuk, dia tahu serangan itu akan berakibat fatal.
“—Saturn: Lead Arm of Roaring,Hancurkan!”
Tangan-tangan logam yang berperan sebagai kaki kananya terlihat menipis seperti spatula dan melindas jantung yang menggelinding dari atas. Gigi dan kuku seharusnya menyebar ke sana-sini dengan ledakan yang dahsyat telah di dorong kedalam tanah, dan tidak bisa melukai tubuh Fiore.
Tapi sebenarnya Shishigou telah mendapatkan bahkan sedikit waktu sangat penting. Masuk ke dalam mobil yang sebelumnya di gunakan sebagai tameng, dia menarik kunci cadangan dari Sun Visor di depan kursi pengemudi dan dengan cepat menyalakan mesinya.
Dengan cepat Fiore berbalik ke arah suara berisik mesin — Shishigou mendorong pedal gas dan dengan cepat mobil itu berlari secara kasar dan menabrak  dirinya dengan kecepatan tinggi.
—Ya ampun! Orang ini sangat nekst dan tidak masuk akal!
Meski kap mobil tersangkut di sekitar tubuhnya, Fiore hampir tidak terluka sama sekali. Empat  tangan buatanya seketika melindungi dirinya.
Namun, dalam situasi ini terus berlanjut, dia mungkin akan hancur oleh dinding atau benda lainya. Dia menambatkan lengan buatanya kedalam kap mobil dan menarik tubuhnya ke atas. Mata mereka saling bertemu satu- sama lain, lalu Shishigou membanting kemudinya kea rah kiri untuk membuat gadis itu terjatuh.
Tapi, dua lengan buatan Fiore telah menembus ke dalam kap mobil dan membuat dirinya benar-benar menempel menjadi satu dengan mobil itu.  Selanjutnya, dia menggunakan dua lengan buatan yang tersisa untuk merobek kaca depan bersamaan dengan atap mobil tersebut.
Shishigou sekaran tidak terlindungi sama sekali. Akan tetapi, dia sudah mempersiapkan Shotgun di tanganya tanpa di ketahui. Dia tersenyum dengan puas dan menginjak pedal rem. Setelah dia terkena kap mobil, kali ini fiore terlempar karena dampak pengereman mendadak.
Empat tangan buatan milik Fiore mendeteksi dia berada dalam bahaya dan menikam paving batu dan berperan sebagai bantalan. Seketika itu, dia menyadarinya. Dalam situasi seperti ini, dia tidak akan bisa mengahalau serangan Shishigou lagi dengan keempat tangan buatanya.
Di dalam kursi pengemudi, Shishigou menarik Shotgun miliknya. Fiore merinding seakan dia dapat merasakan kematian—dan dia menarik pelatuk dan menembakkan sebuah peluru sihir dengan kecepatan setara dengan gelombang sonik. Fiore suddah tidak bisa memikirkan cara apapun untuk mencegahnya lagi.
Oh ti….!?
Dan selanjutnya, sebuah bayangan seekor binatang melintas memotong di depan Fiore.
“Apa!?”
Peluru sihir mengenai dan menembus otak binatang itu, dan mengakhiri tugasnya. Saat Fiore membeku keheranan, seseorang yang bersembunyi di belakang bangunan memanggil.
Nee-san, jangan hanya berdiri terkejut saja!”
(TN: ane biarin kata “Nee-san” ga di terjemahin biar enak bacanya apa lagi buat agan-agan dan agan wati yang uda terbiasa baca/nonto manga/anime”)
“Ah, B-Benar juga!”
Fiore berdiri saja dengan terkejut. Lengan buatanya sudah kembali ke postur siap sempurna mereka untuk melindungi dirinya. Dia memerintahkan lengan buatanya untuk mulai menembakkan peluru api secara bersamaan untuk menghempaskan mobil yang mengancam dirinya.
Mendecitkan lidahnya, Shishigou kembali bersembunyi di belakang mobil. Dia mencoba menebak identitas orang yang berteriak barusan.
Nee-san, Nee-san, Nee-san… apakah kamu Caules Forvedge Yggdmillenia!?”
“Itu benar!”
Caules menjawab dengan berteriak dari balik bangunan. Hal ini semakin merepotkan, piker Shishigou. Penyihir harus menciptakansituasi yang menguntungkan sebisa mungkin, jika sebuah pertarungan bertambah melebih dari satu-lawan satu antara mereka. Mencoba bertarung sendiri melawan dua orang penyihir adalah murni tindakan yang konyol.
Menurut profil yang di terima Shishigou sebelum perang di mulai. Jika di bandingkan dengan Fiore, adiknya sangat payah jika berkaitan dengan sihir, tapi jika melawan mereka berdua apa adanya hanyalah tindakan yang lebih bodoh. Menjadi yang payah dalam sihir, tidak berarti dia sangat lemah ketika saat bertarung juga.
Sebaliknya, Shishigou sangat paham apabila tipe penyihir yang akan [melakukan apapun] untuk mengimbangi  sihirnya yang payah adalah musuh yang sangat menakutkan. Pada awalnya, hal ini bukanlah sebuah perkelahian antar sihir, tapi sebuah perang—pertarungan untuk membunuh satu-sama lainya. Tidak perduli seberapa kau mahir dalam sihir, jika kau mati, kau kalah.
“Keluarlah dan tunjukan wajahmu!, bagaimana kalu kau memperkenalkan dirimu jujur dan adil seperti seorang penyihir!?”
Dalam menjawab provoasi dari Shishigou, Caules menjawab dengan jujur.
“Aku menolak! Lakukan perkenalan dirimu di tempat lain, dasar kepala otot Daruma!”
(TN: Daruma: boneka yang terbuat dari kayu berbentuk bulat dan tembem, berwarna merah dan berkumis. Di percaya juga sebagai benda keberuntungan di jepang)
Apa-apaan dengan penolakan sepihak ini? —piker Shishigou. Pada penolakn total beberapa saat lalu, dia telah terpojok. Sejujurnya, dia tidak percaya diri kalau bisa mengalahkan gadis itu pada pertarungan jarak dekat. Tidak perduli seberapa banyak dia melatih dirinya sebagai manusia, dia tidak bisa berbuat apa-apa melawan tangan-tangan buatan itu—sihir  The Bronze-Link manipulator. Dan lagi, Caules adalah halangan terbesarnya. Shishigou tidak bisa berkonsentrasi pada pertarungan satu-lawan satu. Bisakah dia memperhatikan Caules ketika sedang melawan Fiore? Ditolak: hal itu sangat mustahil.
….. dengan kata lain, dia membutuhkan hal yang cukup untuk membunuh Fiore dengan satu serangan saja.
“Tidak mungkin aku akan mati sambil menyimpan hartaku tak terpakai.”
Dia sangat berhati-hati mengambil Itu dari dalam sakunya. Itu adalah sebuah pisau dengan bilah tipis yang sulit di jelaskan dalah hal bentuk dan desainya. Senjata ini tidak bisa dengan otomatis membidik dirinya sendiri kearah kepala targetnya sama seperti peluru jari-jari penyihir yang di gunakanya dari tadi. Tapi, benda ini dapat membunuh lawanya jika terkena. Tidakbenda ini akan membunuh jika hanyadengan   menyetuh seseorang saja.
Ketika Shishigou menerima permintaan untuk mengikuti perang ini, dia meminta bayi Hydra yang di awetkan dalam formalin sebagai biaya di muka. Dia telah menggunakan Sembilan kepalaHydra untuk senjata atau alat pendukung lainya. Benda ini merupakan racun pemikat Mystic Code yang seharusnya selalu di simpan sebagai cadangan untuk ketika dia masih bertarung sebagai penyihir.
tapi—dia sedang terjebak di jalan buntu, tidak perduli apa yang dia lakukan. Di saat dia akan memantapkan dirinya dan mempertaruhkan dirinya untuk betaruh pada serangan ini—tembakan beruntun dari Fiore tiba-tiba berhenti.
“….?”
Menyadari bahwa hal ini sangat aneh, dia diam-diam mengintip Fiore untuk melihat keadaanya. Dengan ekspresi  tenang yang  tidak akan kau harapkanya di dalam sebuah pertarungan, dia terlihat sedikit mengangguk. Dan setelahnya, dia berbicara kea rah Shishigou.
“sepertinya harus kita akhiri di sini.”
“aku masih bisa bertarung!”
Shishigou berteriak saat dia sedang menggenggam  erat pisaunya.tapi Fiore menggelengkan kepalanya dan menolak, itu tadi adalah gerakan yang sangat lembut. Ketika dia melihat dia melakukan itu, Shishigou sudah kehilangan kesempatan untuk mengeluarkan kartu andalan miliknya.
“Saya akan menunggu anda di kastil kami di Triffas untuk pertemuak kita selanjutnya. Shishigou-sama, saya akan meneruskan pertarungan denganmu lain waktu.”
Fiore mengatakan hal itu dan secepatnya mundur dari pertarungan. Perilakunya sangaat anggun, bahkan tidak ada kepingan nafsu membunuh Shishigou yang tertinggal.
Shishigou segera menyerah untuk mengejar dirinya. Hal ini jelas akan lebih menguntungkan untuk seorang yang mengejar, tapi tidak merubah keuntungan dalam hal jumlah. Tidak perlu menimbang pilihan mana yang seharusnya dia ambil.
“….apakah terjadi sesuatu pada Servantnya?”
Dalam hal ini, pertarungan mereka tidak dapat di katakana dengan seimbang. Mendesah, Shishigou mengambil cerutu dari dalam sakunnya sambil menunggu Saber kembali.
Sebatang cerutu setelah pertarungan normalnya sangat terasa enak, tapi—
Gak enak, rasanya sangat buruk.”
Sambil tersenyum, Shishigou merasakan fananya dunia dengan pau-parunya.

Fate/Apocrypha Jilid 2 Bab 2 Part 6 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.