27 November 2016

My Dearest Jilid 2 Chapter XXXI


AWAL PERTARUNGAN TAKHIR


Bagian Pertama: 
“Hei Putri, bukankah ini benar-benar berbahaya? Mereka berdua benar-benar muncul!” khawatir Rina melirik Putri yang masih menatap tajam Serraph dan Keina. 
“Tenanglah, aku sudah menduga hal ini. Mau tidak mau mereka harus berubah untuk menghadapi Anggela dan Kakaknya.” 
“Anggela?! Dimana Anggela?! Dimana?!” tanya Almeera terkejut bahagia sambil mencari seseorang di sekitarnya. Setelah dia berhasil menemukannya, dia lekas membuat gerbang dimensi biru untuk mendekati Anggela, tapi.  
Almeera tidak bisa bergerak, pergerakannya terhenti oleh seorang gadis yang sedang melihat Keina dan Serraph. 
Putri terlihat memegang kepala Almeera yang mungil. Nadanya terdengar cukup kesal sambil melirik Almeera. 
“Mau kemana kamu ….!?” 
“……..” Almeera hanya tertunduk sedih, setelah itu dia mengangkat kepalanya melihat Anggela yang terlihat khawatir. 
“Hey Putri, tidak perlu sekasar itu kan? Dia hanya ingin bertemu dengannya,” khawatir Rina melirik Almeera yang sedih. 
“Tidak, dia tidak boleh bertemu dengannya,” kesal Putri. 
“……..” Rina hanya terdiam sedih melihat Almeera. 
“Kamu juga, jangan berani membantah perintah Kakak. Kamu sendiri tau akibatnya, kan?!” lanjut Putri. 
“……” Almeera hanya menganggukkan kepala, setelah itu ia berjalan mundur hingga sejajar dengan gadis yang dipanggil Rina. 
“Putri Almeera, jangan bersedih. Suatu saat nanti kamu pasti bertemu dengannya, tenang saja. Sebagai ganti karena tidak bisa bertemu dengannya sekarang, kamu bisa dapat permen dariku,” senyum Rina menghibur Almeera, dia memberikan lima permen yang berada di telapak tangan kanannya. 
“Em …..,” Almeera kembali menganggukkan kepala sambil mengambil permen yang diberikan Rina. 
Rina mulai berjalan menghampiri Putri sambil menatap tajam Serraph dan Keina. 
“Mungkin aku salah dengar, tapi beberapa orang jaman dahulu mengatakan Lucifer merupakan satu-satunya pemimpin dunia bawah yang tidak pernah melakukan invasi pada dunia atas. Mereka mengatakan Lucifer merupakan Raja Iblis yang tidak berambisi untuk membuat kekacauan, bahkan beberapa dari mereka juga mengatakan kalau dia Raja Iblis yang paling baik diantara empat raja iblis lainnya.” 
“Mereka tidak salah jika mengatakan tentang dia tidak pernah melakukan penyerangan pada dunia atas. Tapi mengatakan dia adalah Raja Iblis yang paling baik benar-benar menggelikan. Diantara empat Raja Iblis yang ada, dialah yang paling biadab dan mengerikan. Jika ketiga Raja Iblis lainnya berniat menaklukan dunia, dia memiliki tujuan mengerikan …., yakni untuk menyeret manusia dalam penyiksaan abadi.” 
“…….!” 
“Ja-jadi sekarang bagaimana?” lanjut Rina khawatir. 
“Bukankah sudah jelas? Kita pergi dari sini sekarang juga,” Putri berbalik dan berjalan menghampiri adik kecil perempuannya. 
Setelah itu dia mengusap pelan kepala Almeera sambil bergumam sedih dalam hati. 
Maaf Natasha, tapi Kakak melakukan ini untukmu. Kamu hanya akan tersiksa jika bertemu dengan Anggela.” 
“Kak …..?” Almeera mengangkat kepalanya, suara penasarannya terdengar sangat lembut dan enak didengar. 
“Kita pergi dari sini,” jelas Putri sambil berjalan melewati Almeera. 
“Em ….” Almeera menganggukan kepalanya, setelah itu dia berjalan cepat yang lucu karena kakinya yang masih pendek. 
Rina hanya tersenyum melihat Putri dan Almeera yang berjalan menjauhinya, setelah itu dia mulai berjalan sambil melirik kembali Serraph dan Keina. 
Kembali ke pertarungan utama, Serraph dan Keina masih tersenyum melihat Anggela dan Keisha. Semua orang yang tidak merasakan aura hebat dari Keina dan Serraph hanya terdiam kebingungan. 
“Si-siapa mereka? Aku tau saat ini tubuh mereka sedang digunakan oleh mahluk lain, tapi siapa –“ Halsy terlihat melayang menghampiri El. 
“Halsy, kita benar-benar dalam bahaya jika harus melawan mereka,” khawatir El bukan main, dia benar-benar menatap tajam Serraph dan Keina. 
“Apa semengerikan itu mereka? Memangnya siapa mereka –“ 
“Kamu tau Elenka termasuk iblis tingkat atas?” 
“Ya …, dia iblis kelas A, sekelas dengan Iblis yang merasuki Anggela saat ini. Iblis yang bisa dengan mudah menghancurkan bumi ini,” 
“Apa kamu pikir kelas A lah yang paling tinggi dari ras iblis terdahulu?” 
“Hah apa maksudmu …..–“ 
“Ja-jangan katakan?!”  lanjut tanya Halsy terkejut bukan main. 
“Ya, iblis yang sedang merasuki Keina saat ini adalah Lilith, ratu dan ibu dari para iblis. Iblis yang setara dengan jajaran pangeran neraka.“ 
“Iblis kelas S?” Halsy dengan tatapan kosong. 
“Ya.” 
“Dan satu lagi yang mengerikan, sepertinya aku tidak perlu menjelaskannya. Jika disana ada Lilith berarti di sana juga ada …..” 
Raja Iblis Kedua, Lucifer ……!?” Halsy tubuhnya mulai bergemetar melihat Serraph. 
“Lilith, Lucifer?” Haikal terkejut menatap tajam Jeremy. 
“Ya, sebaiknya kita diam dan berharap mereka berada di pihak kita.” 
Semua orang terkejut ketakutan melihat sosok raja iblis yang pernah mebawa malapetakan pada bumi ini. Awan hitam yang mengerikan seketika muncul ketika Raja Iblis kedua itu menginjakkan kaki di bumi. 
Baiklah, dengan kekuatanku yang saat ini …., aku cukup kesulitan untuk menghentikan kalian. Kekuatanku dibatasi oleh anak ini. Jika kalian ingin menghancurkanku ….., sekaranglah waktunya,” Serraph terlihat menunjuk dirinya sendiri. Dia terlihat menguji Anggela dan Keisha yang bergemetar ketakutan. 
“…………”Anggela dan Keisha hanya terdiam menundukkan kepalanya kembali. Tubuhnya benar-benar bergemetar ketakutan. 
Kenapa kalian malah diam. Jika kalian tidak mau datang padaku, maka aku yang akan datang pada kalian,” senyum Serraph. 
“…….!” Keisha dan Anggela lekas berjalan menghampiri Serraph dan Keina, wajahnya benar-benar terlihat khawatir. 
Setelah itu tanpa disangka semua orang, mereka mulai jongkok dan tunduk dihadapan mereka berdua. 
Jika kalian tunduk dihadapanku, berarti kalian iblis yang berasal dari blok kami. Aku sempat melihat kalian bertarung satu sama lain tadi. Sebutkan nama dan anak buah siapa kalian ini, agar kami tau dari pasukan mana kalian hingga bisa melakukan perbuatan yang menjijikan itu!” 
“Celine G. Strangyourdas, pemimpin pasukan kelima …., Putri Bephemoth.” Jelas Keisha sambil terus menundukkan kepala. 
Celine? Strangyourdas ….?” Keina terlihat berpikir. 
Ah aku ingat!! Penyihir keturunan ke-13, aku sudah mendengar namamu. Kamu iblis terkuat di kelasnya. Selain itu juga, kamu ini penyihir pemberani yang pernah menantang Levi,” lanjut Keina terlihat kagum melihat Keisha. 
Le-levi? Ma-maksud anda Putri Leviathan? Salah satu jendral neraka?” Anggela sungguh terkejut melirik Keisha. 
Maaf atas kesombonganku yang pernah membuat masalah, tapi aku tidak bisa diam saja ketika beliau menyerang Jendral yang aku hormati.” 
“Kamu salah paham, mereka berdua memang terlihat sering bertarung satu sama lain, tapi mereka sebenarnya sangat akrab. Kamu juga sudah tahu itu sekarang, kan?” 
“Ya, Yang Mulia …!”
“Lalu kamu,” senyum Serraph memiringkan kepalanya melihat Anggela. 
Siapa namamu dan darimana pasukan mana?” lanjutnya. 
Viskuald T. Osdo, pemimpin pasukan pertama ….., Pangeran Asmodeus.” Jelas Anggela menunduk hormat. 
T …? Dimana aku pernah mendengar nama itu?” Serraph terlihat berpikir menatap Anggela. 
Tepes, dia dari keluarga Vampire murni. Selain itu …. Ordo, kah? Sudah tidak diragukan lagi jika dia kepala keluarga Tepes, Luci.” Senyum Keina menutup matanya. 
Hoo jadi dia yah. Keturunanmu benar-benar terkenal di umat manusia. Terus seret mereka dalam jurang nafsu yang menjijikan,” 
Ya, Yang Mulia. Dan juga suatu kehormatan bisa diingat oleh anda,” senyum Anggela terlihat senang. 
Tapi Bephemoth dan Asmodeus, kah …..? Mereka benar-benar tidak berubah, bahkan sekarang lebih buruk sampai anak buah mereka juga saling membenci satu sama lain,“keluh Serraph. 
“……….” Keina hanya terdiam memalingkan wajah, seolah-olah dia tak mendengar pernyataan Serraph sebelumnya. 
Lilith –“ Serraph mulai melirik Keina. 
Jangan terus menekanku! Apa kamu tau berapa kali aku sudah memarahi dan menasehati dua mahluk itu …..?! 981 ribu kali!!” kesal Keina menatap tajam Serraph. 
Ba-baiklah Lilith, aku tak akan menekanmu lagi, aku tak akan bertanya lagi.” 
“Hmpphh ….!” Keina terlihat kesal memalingkan wajahnya kembali. 
Kalian berdua, sebelum membahas masalah utama, aku ingin bertanya pada kalian.“ Serraph bertanya. 
“Luci, kita langsung ke masalah utamanya. Pikirkan tubuh yang kamu gunakan saat ini, tubuhnya tidak kuat menahan kekuatan sihirmu.” 
“Ta-tapi dia sudah menekan semua kekuatan sihirku, jadi tidak perlu khawatir –“ 
“Menurutmu mahluk setengah-setengah sepertinya bisa terus menahan kekuatanmu? Dia punya batasan. Paling lama hanya 10 menit, jika tidak dia hanya akan mati.” 
“Tapi Lilith, aku yang punya kehendak disini. Pendapatmu tak lebih dari sebuah masukan saja. Tapi lain ceritanya jika kamu berani menanyakan kekuasaanku –“ sinis Serraph melirik Keina.  
“Aku berani …..! Kenapa?!” kesal Lilith menatap tajam Serraph.   
“………” 
“Ehemmm, baiklah …, kita langsung ke masalah utamanya,”  Serraph terlihat serius. 
“………” Semua terkejut melihat reaksi Serraph. 
Cepatlah keluar dari tubuh kedua anak itu, dan hentikan semua kekacauan ini. Itulah permintaan dari anak ini,” Serraph kembali menunjuk tubuhnya. 
Tapi Yang Mulia, jika kita terus melakukan bencana ini, kita bisa mendapatkan dominasi dunia! Kita bisa menguasai dunia ini.“ Anggela terlihat yakin menatap Serraph. 
Benar Yang mulia, dengan kedatangan kalian berdua. Membuat dunia menjadi milik kita menjadi sangat mudah!” lanjut Keisha tersenyum melihat Serraph dan Keina. 
Dominasi ….,” senyum Keina. 
“Dunia?” senyum Serraph melanjutkan pernyataan Keina. 
Dengarkan kami, kami tidak membutuhkan dunia ini. Yang kami butuhkan hanya kesengsaraan dan penderitaan tiada akhir,” senyum mengerikan Keina. 
Aku sudah berjanji denganNya, aku bisa membuktikan jika aku bisa menyeret manusia dalam jurang neraka terdalam! Yang aku inginkan adalah teriakan penyesalan manusia hina yang mendapatkan penyiksaan tak berakhir dariNya. Yang aku inginkan adalah teman lebih banyak yang menghuni neraka bersama kami.” Serraph tersenyum mengerikan seperti Keina. 
“………” Anggela dan Keisha hanya terdiam terkejut mendengar pernyataan dari Serraph dan Keina. 
Maka dari itu, cepatlah keluar dari tubuh itu.” 
“Tapi –“ 
“Bekerja samalah dengan pemilik asli tubuh itu, suatu saat nanti kalian akan dapat kembali ke dunia ini ketika mereka membutuhkan kekuatan kalian. Itu juga yang kami lakukan saat ini,” senyum Keina memejamkan mata. 
Baiklah jika itu keinginan –“ jawab Anggela dan Keina, tapi langsung terdiam ketika Keina berteriak kembali. 
“Eh tunggu!!” 
“Ya, ada apa?” jawab hormat mereka bedua. 
Luci, sudah kutahan daritadi, tapi aku ingin tetap terbang. Sayapku sungguh kaku!!” Keina terlihat memelas sambil memegang sayapnya yang amat besar. 
Baiklah Lilith, tapi jangan terlalu lama,” 
Yeah ….., Cara!”  
“Berhenti memanggilku seperti itu,” kesal Serraph memejamkan mata. 
Kalian berdua, buat perisai terkuat kalian. Lindungi beberapa orang yang berada disekitar sini,” lanjut Serraph melirik Herliana, Salsha, dan Halsy. 
Keisha dan Anggela pun membuat perlindung gabungan mereka, pelindung dengan area yang amat luas yang mencangkup semua orang di daerah tersebut. 
Pelindung itu terdiri dari dua lapis, lapis pertama yakni pelindung gravitasi, nuklir, dan listrik yang digabungkan milik Keisha. Dan pelindung kedua merupakan pelindung listrik tingkat tinggi yang dihasilkan oleh Dhrone milik Anggela. 
Keina secara perlahan mulai mengepakkan sayapnya, saat kepakan pertama untuk melayang di udara, tiba-tiba muncul angin topan yang amat dahsyat dari sayapnya, topan yang langsung menghancurkan perisai terkuat Anggela dan Keisha. 
WUASHHHHHH!!!! CRANK! CRANK!!! 
WUASS WUAASS WUASSH!! 
Keina mulai melayang keatas dengan ekspresi yang nyaman diwajahnya. Tapi pada kepakan ke lima ketika Keina masih berada di udara, Serraph mulai berteriak. 
Lilith cukup!!” 
Keina yang sebelumnya memasang senyuman merasa nyaman mulai berubah jadi wajah yang kesal sambil turun ke bawah. 
Hah kenapa? Itu belum sampai 60 detik!” kesal Keina berjalan cepat menghampiri Serraph. 
Lihat sekitarmu,” Serraph menutup matanya menahan kesal. 
Seperti yang dikatakan sebelumnya, perisai terkuat Anggela dan Keisha dihancurkan oleh kepakan sayap pertama Keina. Lalu beberapa kepakan selanjutnya ditahan oleh perisai tak terlihat yang secara mendadak muncul. 
Herliana dan Halsy terlihat bergemetar mengangkat kedua tangannya keatas, wajahnya benar-benar terlihat terkejut menatap kosong seakan tak mempercayai apa yang sudah terjadi sebelumnya. Wajah mereka juga terlihat sangat kelelahan ketika menahan topan mengerikan yang dibuat tidak sengaja oleh Keina. 
Kepakan selanjutnya ……,” Halsy bergumam dalam hati, wajahnya sungguh terlihat khawatir. 
“Perisai sihir kami dipastikan hancur,” lanjut Herliana melanjutkan isi hati Halsy. 
Waah, ma-maaf …., aku tidak sengaja,” senyum sedih Keina.  
“Sudah kuduga kalau mereka berdua tidak bisa menahan angin topanmu.” Serraph terlihat melirik Anggela dan Keisha yang tersungkur jatuh. 
“Tapi untung saja ada mereka, sungguh aku benar-benar terkejut,” lanjut tersenyum Serraph melihat Halsy dan Herliana yang terlihat khawatir kelelahan. 
Meski hanya sedikit, mereka memiliki kekuatan yang sama seperti Saint itu,” senyum Keina yang ikut melihat Halsy dan Herliana. 
Itu tadi Peroctativilians, kan? Sihir tingkat 3 milik Saint?” lanjutnya bertanya. 
“Meski belum sempurna, itu memang Peroctativilians.” 
“Belum sempurna kah? Pantas saja,” senyum Keina memejamkan mata.  
Baiklah waktunya bertukar ….., kalian juga,” Serraph melirik Anggela dan Keisha. 
Ya!” jawab serentak Anggela dan Keisha, mengikuti kemauan tuan mereka. 
***

Bagian Kedua: 
Beberapa jam setelah kejadian itu, terlihat sebuah dataran hijau dengan beberapa bagunan yang sudah hancur, langit terlihat gelap dengan sinar bulan sabit berwarna merah muda menjadi sumber cahaya dalam ruangan itu. 
Semua orang terlihat duduk beristirahat, mengambil nafas kelelahan karena pertarungan habis-habisan untuk melawan Anggela dan Kakaknya. Hanya satu orang saja yang tidak terlihat kelelahan dalam kelompok tersebut. Halsy Aeldra, dirinya terlihat segar bugar kembali melayang menatap bulan sabit berwarna merah muda. 
El yang terluka terlihat bersandar pada bangunan tua yang dibeberapa bagiannya sudah terlihat hancur. Dia masih memasang wajah khawatir melihat Halsy. Disampingnya terlihat adik perempuannya yang sedang mengobati dirinya. 
Anggela dan Kakaknya terlihat terlentang tak sadarkan diri di atas dataran hijau. Disekitarnya juga terlihat Herliana, Haikal, Heliasha dan yang lainnya. Mereka memasang wajah kelelahan seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya. 
Beberapa meter dari sana terlihat Serraph dan Keina yang saling bersandar satu sama lain. Keduanya terlihat kembali normal sambil mengambil nafas kelelahan. 
“Baiklah Serraph, sekarang jelaskan padaku …., alasanmu membunuh Corona …?” 
“Sudah kubilang, bukan aku yang melakukannya. Selain itu kamulah yang harus menjelaskan, kenapa kamu membunuh Serena?” 
“Sudah kuduga akan seperti ini ….,” Keina mulai berdiri bergemetar, wajahnya terlihat marah ingin bertarung. 
“Itu perkataanku, seharusnya aku tidak mempercayaimu sejak awal,” Serraph ikut berdiri menatap tajam Keina. 
“Hentikan kalian berdua,” Halsy dan El tiba-tiba datang menghampiri mereka berdua, keduanya memasang wajah sedih melihat Keina dan Serraph. 
“Jangan ikut campur! Ini masalah kami –“ kesal Serraph. 
“Duduklah …., aku akan menceritakan kejadian yang sebenarnya,” El mulai duduk, Evelyn juga terlihat berjalan pelan menghampiri El. 
“El, jadi tugasmu sudah selesai?” tanya Keina mulai duduk kembali. 
“Ya, terima kasih Keina. Aku sungguh berhutang budi padamu,” senyum El memejamkan mata. 
“Tunggu, tugas apa?! Kenapa kau berterima kasih pada Kein –“ Serraph terlihat kebingungan tapi langsung terdiam ketika Evelyn datang menyanggahnya. Wajahnya terlihat kesal menatap tajam Kakaknya. 
“Katakan sekarang, kenapa kamu membantai keluarga kita sendiri, kak ….?” 
“EH ….!?” Serraph terkejut bukan main melihat El crystal. 
“Duduklah, aku akan menceritakan semuanya. Ini tidak apa kan, Empress?” senyum El melihat Halsy. 
“…….” Halsy hanya memejamkan mata sambil menganggukan pelan kepalanya. 
“Baiklah, seperti yang dikatakan adikku. Keina bukanlah orang yang membantai keluarga Skyline, tapi akulah pelakunya.” 
“Kenapa kau lakukan itu?!” teriak kesal Evelyn dan Serraph, mereka terlihat sangat marah. 
“Akan kuceritakan langsung ke intinya. Kita tidak punya banyak waktu.” 
“Tidak punya banyak waktu?” tanya Keina penasaran. 
“Ya, tidak punya banyak waktu.” 
“…….” 
“Baiklah akan kuceritakan …… Sejak dulu, keluarga Skyline berencana untuk menginvasi bumi, mereka berniat menguasai bumi untuk keluarga mereka sendiri.” 
“Eh?” Serraph dan Evelyn terkejut mendengar pernyataan El. 
“Ka-kamu sudah tahu akan hal ini ….?” sedih Serraph melirik Keina yang menatap tajam dirinya. 
“Hanya tiga orang dari keluarga kami yang menentang rencana ini. Aku dan adikmu termasuk dalam tiga orang itu.” 
“Ji-jika dia menentang rencana itu, kenapa kamu membunuh Seren –“ kesal Serraph. 
“Bukan aku yang membunuhnya, tapi ibu kami. Dia yang membunuh Serena karena menolak rencana mereka secara terang-terangan.” 
“Tu-tunggu Kak, aku belum pernah mendengar rencana itu?!” cemas Evelyn. 
“Tentu saja, umurmu saat itu masih sangat belia. Kamu putri termuda dan satu-satunya yang tidak mengetahui rencana itu.” 
“Lalu bagaima …?” 
“Saat aku mulai membunuh semua keluarga Skyline, disana datanglah Keina. Wajahnya terlihat sangat khawatir dan terus bertanya, ‘Dimana Serena? Dia tidak terlibat dalam rencana mengerikan itu, jangan bunuh dia!’.” Senyum El melirik Keina. 
“Eh ….?” Serraph sungguh terkejut melihat Keina. 
“Ji-jika bukan kamu yang membunuhnya, lalu kenapa kamu berpura-pura membunuhnya? Kenapa kamu berpura-pura membantai keluarga Skyline!?” lanjut Serraph bertanya khawatir pada Keina. 
“……..” Keina hanya terdiam memalingkan wajah. 
“Aku yang memintanya untuk memainkan peran itu, aku ingin dia berpura-pura membunuh keluarga Skyline termasuk aku.” 
“Agar kamu dianggap mati dan bisa leluasa membantu dirinya?” lirik sinis Evelyn pada Halsy. 
“Ya.” 
“Lalu siapa orang ketiga yang menolak rencana itu? Apa dia masih hidup?” 
“Entahlah, aku tidak tau dia masih hidup atau sudah mati. Aku bahkan dirinya tidak bisa mencari jejaknya,” senyum El melihat Halsy. 
“Siapa dia, Kak!?” tanya Evelyn penasaran. 
“Kamu sudah bertemu dengannya sekali, Eve. Tanpa kamu sadari, waktu itu kamu bermain dengannya.” 
“Siapa?” Keina terlihat ikut penasaran. 
“Putri Mira, leluhur dari ras kita, Half-elf. Dia juga salah satu mahluk yang menghentikan kalian berdua ketika mengamuk,” senyum El memejamkan mata. 
Putri Miraculum? Keturunan ras Elf terakhir dari jaman terdahulu?” Keina sungguh terkejut. 
“Di-dia masih hidup?” Serraph memasang wajah yang sama seperti Keina. 
“Saat itu dia masih hidup, tapi aku tidak tau sekarang. Pada dasarnya dia termasuk keluarga kerajaan Elf yang disegani dan langka, dengan kata lain umurnya bisa dikatakan hampir abadi.” 
“Ketika mencapai usia tertentu, tubuhnya akan kembali lagi menjadi usia 5 tahun,” pelan Halsy. 
“Jadi dimana dia sekarang?” tanya Evelyn penasaran. 
“Entahlah, Kakak juga tidak tau,” senyum EL. 
“El, dia semakin mendekat ….” Halsy mulai memasang ekspresi khawatir. 
“Be-benarkah?!” 
“Ya ……, dia sudah dekat, dia sudah sangat dekat dengan kita!” Halsy semakin khawatir memperhatikan sekitar.
“Apa ini juga alasanmu memanggil kita ke dalam ruangan khususmu?” tanya Serraph. 
“Ya, aku tidak ingin melibatkan  pertarunganku dengan dunia luar lagi.” 
“Lalu kenapa kalian memanggil kami juga?! Kalian pasti tau kalau beberapa orang disini sudah tidak sanggup berdiri?!” kesal Keina menatap Heliasha dan yang lainnya.
“…….” Halsy hanya terdiam sambil terus mengamati sekitar. 
“Ah terserahlah. Tapi sekarang sudah jelas kalau aku tidak bersalah, jadi katakan Serraph …., kenapa kamu membunuh adikku?!” kesal Keina melihat Serraph. 
“……”Serraph hanya terdiam khawatir. 
“Dengarkan aku Keina, kamu juga salah paham tentang kematian Kaysha Corona. Dia mati bukan karena Serraph. Dia membunuh dirinya sendiri –“ 
“EL!!” teriak Halsy sangat khawatir, dia terlihat bersiaga untuk bertempur. 
“Sial, untuk saat ini kita harus menjauh dari tempat ini!! Tenang saja Keina, aku akan menceritakan kebenaran tentang kematian adikmu,” El terlihat sangat khawatir melirik Keina, dia berniat berteriak memperingatkan semua orang, tapi. 
Seluruh tubuhnya terdiam, mulutnya menganga dengan tatapan ketakutan melihat sosok mengerikan yang muncul dihadapannya. Sosok mengerikan itu terlihat menempelkan telunjuk tangan kanannya pada mulut El yang berniat berteriak. 
Sssstttt ….., jangan berisik.” 
BWWWUUAAAASSHHHHH!!! 
Kabut hitam yang cukup tebal lekas menyebar dari sosok mengerikan itu. Hampir semua orang langsung terdiam ketakutan menatap sosok mengerikan itu, sosok gadis berambut merah darah, mata hitam dengan pupil merah menyala bagaikan iblis yang dipenuhi oleh dendam. Kulitnya yang gelap semakin membuat dia terlihat seperti mengerikan. 
Beberapa orang yang memiliki mental tidak cukup kuat seperti Asha dan Alysha terlihat menangis frustasi. Mereka terlihat sangat menyedihkan ketika mendapatkan tekanan aura negatif dari mahluk mengerikan itu. 
“Akhirnya kamu muncul juga Guardian Of The Cursed Souls, Elenka …..,” Halsy terlihat khawatir menatap tajam Elenka. Tubuhnya terlihat bercahaya menolak aura negatif yang dikeluarkan Elenka. 
Sudah kuduga itu kamu lagi, Empress Of the Holy Souls ….,” sinis Elenka pada Halsy. 
***

My Dearest Jilid 2 Chapter XXXI Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.