21 November 2016

Fate/Apocrypha Jilid 2 Bab 2 - Part 2 LN Bahasa Indonesia


FATE/APOCRYPHA JILID 2
BAB II
(PART 2)

“Tidak ada yang keluar sama sekali”
Rikudou Reika menghela nafas sambil menatap jalanan yang sepi tanpa ada tanda-tanda kehadiran orang dari jendela lantai tiga. Sama pada saat sebelumnya. Ketika hari mulai gelap, dan kota menjadi mati.
“Ibu1bukankah sudah saatnya kita segera pindah ke kota selanjutnya?”
Servant Raika—Assassin Fraksi Hitam menarik lengan bajunya.
“Seharusnya memang begitu. Kota selanjutnya adalah Trifas, kan?”
Assassin menganggukkan kepalanya. Tapi ekspresinya tiba-tiba menjadi murung.
“Tapi, itu mungkin sedikit berbahaya. Karena semuanya masih bertahan hidup.”
Lainya?”
“Servant lainya seperti kita
“…iya, seperti yang kamu katakan, ada orang lain selain Jack. Itu agak sedikit menakutkan untuk pergi ke tempat mereka berada”
Reika berkomentar dengan nada sayang, dan Assassin juga setuju
“Benar juga, kita adalah Assassin. Serangan mendadak adalah keahlian kita, tapi, itu mustahil untuk kita berhadapan dengan banyak musuh sekaligus. Tidak diragukan lagi, kita akan mati pertama kali.”
Assassin dengan wajah gadis mudanya, berbicara fakta yang dingin itu dengan santai.
“Tapi, mereka sedang bertarung satu-sama lainya, kan?”
“Benar, Para penyihir dan Servant milik mereka telah di bagi menjadi fraksi Merah dan Hitam, dan seharusnya mereka sedang bertarung satu-sama lainya.”
“Jadi, untuk saat ini kenapa kita tidak pergi ketempat mereka pada saat yang bersamaan saat kita melakukan pendekatan Tunggu dan amati? Ketika ada kesempatan, kamu bisa makan, dan jika dalam bahaya, kita bisa kabur.”
Assassin fraksi Hitam memikirkan sebentar sugesti dari Reika. Meskipun Assassin dan Reika terhubung dengan kontrak, Reika adalah seorang amatir jika mengenai sihir, jadi, dia hampir tidak dapat menyediakan cukup mana. Oleh karena itu, Assassin sendiri yang mensuplai mananya dengan memakan jiwa-jiwa manusia.”
Secara alami, cara ini sangat banyak kerugianya untuk para Servant, tetapi, juga ada sedikit keuntunganya. Reika tidak memancarkan hawa keberadaan penyihir sama sekali, jadi, kesempatan untuk di deteksi oleh Master lainya sangat kecil sekali. Jika Assassin menggunakan [Presence Concealment] juga, Rikudou Rika hanya terlihat sebagai manusia biasa.
Kebanyakan, Assassin ingin mengkonfirmasi sendiri berapa banyak Servant yang tersisa yang bisa dia bunuh.
“Baiklah, kita bisa pergi sekarang. —Tapi, kelihatannya ada penyihir lainya yang datang ke kota ini.”
Setelah memutuskan untuk pergi ke Trifas, mereka berdua kembali ke saat mengambil keputusan beberapa waktu lalu.
“Ya ampun, benarkah itu? kalau begitu buat mereka menjadi santapan terakhirmu di Sighisoara?”
“….. Baiklah, tapi Bu, Ibu jangan datang untuk melihat hari ini. Mungkin ini akan lebih berbahaya dari yang biasanya.”
“Baiklah, Jadi Ibu akan menunggu di sini. Berhati-hatilah.”
“Iya, Kami berangkat dulu. Ibu, jika Kami kembali nanti, buatkan Hamburger lagi…. Boleh kan?”
“Tentu saja, Ibu telah membeli bahan-bahannya, jadi sekarang ibu akan meminjam dapur untuk membuatnya.”
Assasin sangat senang dengan kata-kata tadi, dan dia melompat dari jendela lantai tiga, dan Reika melambaikan tangannya dengan tersenyum dan melihat kepergiannya.
Untuk sekarang. Reika tidak tahu kapan Assasin akan kembali, dan pokoknya, Reika harus menyiapkan sebuah hidangan yang enak untuk gadis kesayangannya—

TN:    - Assassin memanggil Reika “Ibu” (kata translator aslinya sih kata “ibu” dan “master” di gabung, kalau belum liat tulisan jepun nya jadi bingung juga sih)
-Assassin memanggil dirinya sendiri dengan kata “kami”/”kita”(plural) daripada “saya” atau “aku” (penjelasan lebih lanjut di bagian 8)

Fate/Apocrypha Jilid 2 Bab 2 - Part 2 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.