22 Agustus 2016

Only Sense Online Jilid 3 Bab 4 LN Bahasa Indonesia



SINTESIS DAN TREN MONSTER

Setelah aku meletakkan bola tak berwarna di konter Atelier, Zakuro mulai menggelindingkannya dengan tapaknya yang kecil.
Itu adalah adalah sebuah harta yang disebut sebagai "harta untuk mengetahui". Lebih rincinya, ini adalah sebuah item konsumsi yang disebut Search Orb yang dapat menampilkan informasi dasar tentang musuh untuk sekali pakai. Seperti itulah. Taku pergi ke ruang bawah tanah perpustakaan setiap malam, dan kembali dengan beberapa sampel sebagai hadiah.
Hal lain yang kami temukan adalah bahwa hadiahnya tetap berupa tiga bola. Terlebih lagi, hadiah lainnya disebut 'harta pengetahuan' yang merupakan item konsumsi disebut Oracle Orb. Efek item ini adalah untuk menjawab pertanyaan tips yang diajukan seseorang. Secara pribadi, kurasa item tersebut lebih menarik, tapi aku telah mendengar bahwa jika kau mengajukan pertanyaan yang sangat tidak berhubungan dengan game, itu hanya akan menghabiskan itemnya saja. Seorang player yang menemani Taku dan mendapatkan Oracle Orb menanyakan tiga ukuran seorang player tertentu. Aku terheran-heran dengan hal tersebut.
"Hei, kurasa ini tidak ada gunanya untuk seorang pengrajin … , aku akan menjualnya."
Meskipun aku membuat keputusan semacam itu tanpa keraguan sedikit pun, aku mungkin akan dimarahi Myu. Pada saat ini, aku lebih menginginkan uang meskipun hanya sedikit, sehingga aku dapat membantu membiayai guild pengrajin. Daripada menyimpan benda yang tidak terpakai, aku lebih baik menjualnya untuk meningkatkan pendapatan.
Akan tetapi, ada kemungkinan itu akan terjual dengan harga murah.
"Mungkin aku akan menyerahkan item ini pada Magi-san dan yang lainnya, dan mereka dapat menggunakan uang hasil penjualan untuk membantu membiayai guild."
Jika ada seseorang yang tahu berapa harga suatu benda, mereka mungkin dapat menjualnya dengan harga tinggi.
Aku mengangkat Search Orb yang tidak berguna untukku dan sedang dimainkan Zakuro, dan menyimpannya di dalam inventory. Aku mengalihkan pandanganku dari Zakuro yang memiringkan kepalanya melihat bolanya menghilang, dan melihat orang yang sedang mengintip dari pintu masuk Atelier.
Akhir-akhir ini, jumlah orang-orang yang diam-diam mengintip ke dalam dari pintu masuk telah meningkat, tapi orang-orang itu tidak pernah datang sebagai pembeli. Karena ini adalah toko yang kecil, dengan berdiri di pintu masuk mereka seharusnya menghalangi jalan, tapi sejujurnya, karena jumlah kepadatannya tidak besar, itu tidak menjadi masalah.
"Haa, ya ampun. Bagaimana bisa jadi seperti ini?"
Aku menanyai diriku sendiri, tapi jawabannya sudah jelas. Pandangan mereka terarah pada Zakuro yang sedang mengeluarkan suara pekikan kecil dan memuntir lehernya, dan ke arah tempat cerah di mana si unicorn, Ryui sedang mengibaskan ekornya dengan suasana hati yang bagus.
"Itulah yang mereka sebut dengan tren, ya."
Ryui dan Zakuro adalah young beast langka yang menjadi rekanku di musim panas. Selain dari itu, ada Rickle milik Magi-san dan Socks milik Cloude, juga Neshias millik Lyly.Young beast imut menjadi pusat perhatian orang-orang yang menginginkan mereka sebagai peliharaan atau rekan.
Pada saat yang sama, orang-orang yang menginginkan monster peliharaan bukan untuk bertarung, tapi hanya karena keimutannya yang menyembuhkan telah muncul. Ada sebuah tren Sense Taming yang sempat mati sampai sekarang dan monster-monster yang dijinakkan.
Jika yang nyaman untuk disentuh, maka itu adalah Herbivore kecil dan lembut juga Mill Bird yang populer. Terlebih lagi, jika ada yang menginginkan peliharaan yang sopan dan setia, maka Wild Dog yang merupakan monster level rendah juga populer.
Orang-orang yang tidak terseret dalam tren monster peliharaan ataupun hewan peliharaan, selalu diam-diam mengamati monster-monster yang player lain miliki. Meskipun mereka mencari interaksi dengan young beast yang mereka temui di kota ….
"Yeah, itu tidak bagus ternyata."
Menyadari bahwa satu pengamat telah mengambil satu langkah masuk ke dalam toko, Zakuro bersembunyi di belakang konter dengan terburu-buru. Juga, akhir-akhir ini Ryui bertingkah sama, mungkin lelah dengan tatapan orang-orang, tubuhnya berkilauan saat menyembunyikan tubuhnya dengan ilusi.
Ryuiku tidak membiarkan orang asing untuk menyentuhnya, Zakuro memiliki anthrophobia karena kejadian dengan cursed equipment dan melarikan diri setiap kali seseorang yang tidak dia kenali mendekat. Kurasa itulah yang memberikan kesan langkanya. Meskipun, sekalipun dia tidak menghindari kontak dengan player, dia sudah amat sangat langka.
Player lainnya seperti Letia yang memiliki hewan muda, tidak keberatan dengan sedikit kontak. Kriteria apa yang mereka gunakan? Aku penasaran.
"Selamat datang. Apa kau perlu sesuatu?"
"Ti-tidak, aku hanya melihat-lihat. A-aku akan pergi."
Untuk sesaat orang tersebut memperlihatkan ekspresi menyesal, tapi tindakan mengintipnya sudah diketahui jelas olehku.
Yah, kurasa mereka sangat bertekad, mempertimbangkan mereka menggunakan Sense Concealment untuk mengintip sambil bersembunyi, tapi karena level mereka rendah, aku dapat menemukan mereka dengan Sense Discovery.

Possessed SP21
Bow Lv28】【Hawk Eyes Lv39 Speed Increase Lv22 Discovery Lv27 Magic Talent Lv42】【Magic Power Lv44 Enchant Arts Lv16 Dosing Lv23Taming Lv6 Linguistics Lv15
Unequipped:
Alchemy Lv30 Synthesis Lv26 Earth Element Talent Lv13 Engraving Lv1 Swimming Lv13 Crafting Knowledge Lv30
Cooking Lv22

Mari tidak mempelajari lebih dalam mengapa level Hawk Eyes dan Discovery meningkat meskipun aku hanya duduk tenang, mengawasi bengkel kerjaku.
Saat aku mengulas status Sense, aku menerima undangan friend chat dan memastikan siapakah yang melakukannya.
"Itu tidak biasa, ini dari Minute."
"Haiii. Halo, Yun-chan."
"Oh, tidak biasanya. Apa yang terjadi? Bagaimana dengan Taku?"
"Taku-kun sedang beraksi sendirian sekarang. Aku ada sedikit permintaan pribadi, bisakah aku datang ke tokomu sekarang?"
"Yah, aku tidak keberatan."
"Baiklah. Sampai nanti kalau begitu."
Dia berkata demikian dan mengakhiri chatSebuah permintaan dari tamu yang tidak biasanya.
Minute adalah salah satu anggota party Taku, seorang player berambut pirang tipe clericKarena aku selalu melibatkan diriku dengannya karena Taku, aku penasaran jenis bantuan apakah yang dia inginkan. Aku menelengkan kepalaku dengan kebingungan, kemudian mempersiapkan cemilan dan teh untuk menjamunya.
"Maaf karena tiba-tiba datang dengan sebuah permintaan, Yun-chan."
"Yah, aku adalah seorang pengrajin. Aku menerima semua permintaan yang berkaitan dengan crafting."
"Hmm. Ini tidak benar-benar permintaan tentang crafting, apa tidak masalah? Ayolah Mami, jangan bersembunyi di situ dan masuklah!"
"Benar-benar tidak apa-apa? Tidak masalah?"
Minute mendorong Mami yang sedang bersembunyi di sebelah pintu masuk. Penampilannya yang dengan lembut menegur Mami, terlihat seperti seorang kakak perempuan yang penuh perhatian. Juga, sepertinya klien yang sebenarnya dari permintaan kali ini adalah Mami.
"Jangan berdiri di pintu masuk, bagaimana kalau kau duduk? Aku akan menyiapkan tehnya sekarang."
"Y-ya, maaf mengganggu."
Meskipun dia pernah berkunjung beberapa kali untuk membeli potion, melihat si penyihir kecil itu bertingkah seperti seekor hewan kecil, membuatku menyunggingkan senyum miris.
"Ini, tehnya."
"Terima kasih banyak."
"Biskuit ini enak, Yun-chan. Buatan sendiri?"
"Benar. Yah, karena tidak ada tanggal kadaluarsanya dan bisa disimpan dalam jumlah banyak tanpa menjadi tidak enak, aku membuatnya banyak sebelumnya. Kalau kau mau, aku akan memberimu beberapa."
Melihat mereka menikmati biskuit dan tehnya, ekpresiku jadi mengendur.
Saat aku mempersiapkan teh dan duduk menghadapi mereka berdua, Zakuro naik ke atas lututku dan dengan diam memasuki ruang renggang antara perutku dan konter.
"Nafsu rakus untuk biskuit telah muncul. Mau bagaimana lagi, ya ampun."
Aku membawa satu biskuit di tanganku dan mendekatkannya ke hidungnya. Zakuro membuka mulutnya dan menghisapnya. Penampilannya yang sedang memegangi biskuit dengan tapaknya dan memakannya sedikit demi sedikit, telah menyebabkan suasananya menjadi sangat damai.
Tapi, daripada itu——
"Hei, Minute. Mungkinkah permintaan Mami berkaitan dengan tren akhir-akhir ini?"
"Tepat. Bagaimana kau bisa mengetahuinya?"
"Itu karena ada banyak orang yang datang ke Atelier untuk melihat."
Orang yang dibicarakan sedang menatap penuh nafsu pada Zakuro dan tidak menyadari percakapan kami sama sekali.
"Jadi, apa yang kau ingin aku lakukan? Sekalipun kau mengatakan padaku untuk mengajarimu bagaimana mendapatkan seorang partner dengan Sense Taming, itu mustahil untukku."
"Kurasa bukan begitu? Aku tidak merasa bahwa dia dapat pergi keluar menghabiskan SP untuk Sense yang tidak akan dia gunakan."
"Kalau begitu, ini tentang apa?"
"Akhir-akhir ini, Mami banyak melamun. Mungkin keinginannya telah mengaburkan pikirannya. Dan karena itu, kupikir dia mungkin akan jadi lebih baik jika keinginannya itu terpenuhi."
"Yah, bukannya aku tidak mengerti."
Saat kami berdua sedang berbicara, Mami tidak dapat menahan keinginan untuk mengulurkan tangan ke arah Zakuro. Saat Zakuro menyadarinya, dia menjadi kaku untuk sesaat dan bersembunyi di belakangku.
Ditinggal dengan tangan yang masih terjulur, membeku sepenuhnya, Mami jelas jadi berkecil hati.
"…, Yun-san, aku juga ingin seekor peliharaan."
Dia bergumam tanpa sadar, dengan suara rendah. Jika mungkin, aku ingin membantunya tapi—tidak, ada caranya.
"Apakah itu peliharaan yang digunakan untuk bertempur?"
Menjawab pertanyaanku, Mami menggelengkan kepala begitu keras sampai kelihatannya sakit. Yah, menyesuaikan mereka untuk bertempur sepertinya sulit, tapi jika yang dia inginkan dari peliharaan hanyalah keimutannya, maka tidak ada masalah.
"Ini akan menjadi monster yang bisa dibuang, tapi kalau kau tidak merasa ada masalah, maka itu mungkin dibuat."
"Benarkah? Yun-chan, bagaimana caranya?"
"Itu sama dengan barang crafting. Ada sebuah resep Synthesis yang bisa digunakan untuk menciptakan seekor monster slime. Makhluk itu tidak memiliki banyak kekuatan tempur, tapi apakah itu cukup untuk menjadi seekor peliharaan?"
Jadi, apa yang harus dilakukanSaat aku menanyai Mami, ekspresi berkecil hatinya menjadi sedikit kemerahan dan dia mengangguk senang.
"Tapi kalau begitu, ini akan menjadi sebuah permintaan crafting., 'kan? Berapa perkiraan harganya?"
"Hmm. Itu mustahil dilakukan dengan peralatan crafting yang kupunya sekarang. Karena aku harus menyiapkan yang baru, sekitar 600kG? Karena harga materialnya berfluktuasi, aku tidak bisa mengatakan harga akhirnya."
"Uh, seperti yang kuduga, 600kG bukanlah jumlah yang bisa dibayar dengan mudah."
"Karena equipment, perbaikan dan memperkuatnya mahal, kami tidak punya budget sebesar itu."
"Aku akan membayar yang 600kG, karena pada akhirnya itu adalah sebuah investasi untuk menciptakan monster sintetis. Tetapi, materialnya akan dibayar olehmu. Dan biaya untuk pekerjaan itu sekitar … bilang saja, 100kG?"
"Kalau seperti itu, ya. Aku akan membayarnya. Tolong buatkan satu slime yang imut."
Mami menurunkan kepalanya dalam-dalam.
"Untuk materialnya, apapun yang kau punya, tidak masalah. Boleh saja mendapatkan item dari lapak jalanan juga. Aku akan menuliskan material yang dibutuhkan."
Mensintesis seekor slime membutuhkan lima jenis itemAtau lebih tepatnya, item dari alam yang berbeda.
Salah satu dari item tersebut adalah item drop monster yang menentukan tipe monsternya. Selain dari itu, ada item yang dapat diklasifikasikan berdasarkan elemennya, api, air, angin, dan tanah.
Dan jika itu adalah elemen tanah, bisa menggunakan ore, atau item drop dari monster yang berhubungan dengan elemen tanah. Dan seperti itulah, kekuatan monster yang diciptakan ditentukan berdasarkan keseimbangan empat elemen.
Aku membuat sebuah daftar dari material sederhana, tapi jika aku memiliki material tingkat tinggi, aku bisa membuat seekor monster kuat. Meskipun, terbatas untuk slime.
"…, baiklah. Karena kita kekurangan material, bisakah kau memberikan kami waktu sehari untuk mengumpulkan dan membawanya padamu?"
"Kalau begitu, aku akan melakukan persiapan sendiri sampai saat itu."
Diskusi antara aku dan Mami telah berakhir, meskipun itu tidak perlu dikatakan, mereka menyerahkan setengah pembayarannya terlebih dahulu. Kurasa aku harus melakukan yang terbaik.
Simpanan uang yang telah kukumpulkan berkat peningkatan jumlah pelanggan telah terkuras saat aku membeli crafting equipment, sebuah alat sintesis. Aku perlu menghasilkan lebih banyak uang. Aku mulai berpikir demikian.
·
"Ini dia, sebuah alat sintesis untuk lima item."
Alat sintesis untuk tiga item hanyalah secarik kain dengan lingkaran sihir tecetak di permukaannya, alat untuk empat item tipenya llitograf. Dan alat sintesis untuk 5 item adalah alat tulis litograf untuk membuat sebuah lingkaran sihir. Benda itu hanya dapat ditempatkan di ruang yang luas.
Lingkaran sihir terdiri dari lima garis litograf vertikal dan horizontal, material dasarnya ditempatkan di tengah dan material yang tersisa ditempatkan di keempat sisi sekitarnya.
Saat aku selesai menempatkan litograf, aku melihat bengkel kerja yang sempit ini. Aku akan harus memperluasnya atau memiliki ruang terpisah untuk sintesis, pikirku. Saat ini, setelah membeli alat sintesis, aku tidak ada uang yang tersisa. Setelah menaruh litograf yang memakan waktu sejam, aku menghela nafas.
"Sekalipun aku berdiri di sini, tidak ada apapun yang akan terjadi. Sebaiknya aku setidaknya membuat sebuah contoh sampel sebelum Mami dan Minute datang."
Tiba-tiba, aku sadar bahwa daripada membuang-buang material dengan gagal membuat monster sintetis, lebih baik berlatih beberapa kali dan mempelajari beberapa hal.
Di dalam lingkaran sihir sintesis, aku menaruh setetes blue slimeblue jellyDi keempat sisinya aku menaruh arang, air sumur, bulu gagak, dan sebuah batu. Ini adalah material murah yang kubeli di kota.
"Sekarang, ayo lakukan. —— Synthesis!"
Aku berdiri di sebelah lingkaran sihir dan memicu skillnya. Konsumsi MP-nya lebih tinggi daripada sintesis dua atau tiga item yang biasanya kulakukan. Lingkaran sihir yang diukir pada sebuah tablet batu menyerap MP, dan kemudian mulai bersinar dengan cahaya pucat dan berpacu melewati lingkaran. Material dari setiap sisi terurai menjadi partikel-partikel yang berhubungan dengan setiap elemen dan dihisap ke material dasar di tengah-tengah lingkaran. Cahayanya menghilang beberapa saat kemudian.
"…, berhasil, untuk sementara ini."
Setelah cahaya pucat yang menyinari bengkel kerja telah lenyap, di tengah lingkaran sihir tergeletak sebuah batu pipih berwarna.
Benda itu cukup mirip dengan summoning stone Ryui dan young beast lainnya, sebuah Nucleus Stone yang memungkinkan untuk memanggil keluar seekor monster sintetis. Kali ini, Slime's Nucleus Stone Lv1 telah tercipta.
"Instruksi untuk memanggilnya sama dengan monster yang didapat dengan Taming, 'kan. Itu seharusnya Summon dan Dismissal."
Aku menaruh Slime's Nucleus Stone di telapak tanganku, dan memanggilnya keluar.
"Slime —— Summon!"
Untuk sesaat, batu itu memancarkan cahaya putih dan menyilaukan membutakanku. Sebelum cahayanya menghilang, *plop*, sesuatu yang lembek, organisme slime membelit tanganku.
"Uwaaa?! Menjijikkan!"
Slime yang kukebas dengan mengibaskan tanganku menghantam lantai berbatu bulat bengkel kerja dan berhamburan ke mana-mana. Lendir yang menyebar menyeret dirinya sendiri ke arah nukleus kecil sebesar biji di pusat tubuhnya, dan menyatu kembali.
"Uuu, ini sedikit berbeda dengan slime yang kubayangkan. Tidak, blue slime seperti ini."
Apa yang kubayangkan adalah slime yang sedikit kenyal dan kaku. Yang ini memiliki lendir yang terus bersirkulasi di sekitar nukleus, membuatnya lebih seperti amuba daripada slime.
Berbicara tentang ukurannya, makhluk ini lebih kecil daripada blue slime. Kurasa menggunakan makhluk ini sebagai peliharaan membutuhkan cukup pengetahuan. Kurasa bukan inilah yang Mami harapkan.
"Sepertinya tidak ada cara lain selain menemukan resep sintesisnya."
Sekali lagi, aku menetapkan material dan menciptakan seekor monster sintetik. Dan kemudian, aku meneruskan mensintesis Slime's Nucleus Stone yang diciptakan tadi dengan item tipe ore.
"…, ini tidak bagus. Hanya volumenya yang meningkat. Material apa yang kira-kira bagus digunakan?"
Item tipe kayu, herba, item drop monster, potion, aku terus mensintesis dengan berbagai benda.
Lendir dasar terus meningkat volumenya saat aku mengulangi sintesis, dan warna dasar dari slime berubah tergantung dari atribut elemental materialnya. Saat aku mensintetis Nucleus Stone dengan item atribut air, benda tersebut berubah warnanya menjadi biru, setelah mengubahnya menjadi blue slimeKemudian, setelah aku menambahkan elemen tanah, benda itu berubah menjadi mud slime.
Ada banyak pola perubahan setelahnya, dan itu hal yang sulit untuk dipahami bahkan setelah aku mencatatnya.
"Mmm …, Aku tidak tahu. Bagaimana cara membuatnya menjadi slime yang imut."
Di depan mataku, sesosok slime multi warna terus-terusan menggeliat. Jika aku menirukan suara untuk menggambarkannya, itu akan seperti 'glsch' dan 'blshsh', pikirku memberengut.
"Yun-chan, maaf mengganggu."
"Halo, maaf mengganggu."
Kyouko-san si NPC sudah berbicara dengan Minute dan Mami, kemudian dengan lancar memandu mereka ke bengkel kerja. Saat mereka berdua masuk setelah mengumpulkan material, mereka masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.
Saat Minute melihat kumpulan slime beragam warna di depan matanya, ekpresinya menjadi kaku sedikit dan Mami melihat mereka dengan sedikit rasa kagum. Tak disangka, mungkin seharusnya bertaruh terhadap mereka?
"Untuk sekarang, aku mencoba membuat beberapa sampel. Bagaimana?"
Tidak dapat tahan secara psikologi, Minute menjauh sampai mencapai dinding. Mami dengan ragu-ragu mengulurkan tangan menyentuh salah satu slime, dan setelah menepuk benda lembek itu dengan telapak tangannya, dia melihat ke atas sambil masih berjongkok.
"Tidak bagus, ini tidak cukup elastis."
"Jadi memang benar begitu ya."
"Tidak, tidak, tidak, apa-apaan dengan pemandangan menjijikkan ini?"
Menghadap Minute yang wajahnya membiru, aku berkata,"Mereka hanya slime biasa, bukan?". Aku melakukan kontak mata dengan Mami yang berkata, "Itu benar, mereka sama dengan slime yang bisa kau temukan di dataran," seakan tidak ada yang salah dengan itu. Yup, tidak ada masalah sama sekali.
"Yah, sepertinya Minute jadi tidak berdaya, jadi aku menyimpan mereka semua. —— Dismissal."
Tidak seperti monster yang dijinakkan, bahkan sejumlah besar monster sintetis bukanlah beban karena mereka tidak menghabiskan MP sedikit pun. Saat aku mengambilNucleus Stone yang berguling di lantai, Minute mulai bergerak.
"Jadi, bisakah kau membuat slime yang elastis?"
"Hmm. Ini sulit bagiku dengan keadaanku yang sekarang. meskipun aku mencoba berbagai kombinasi, aku masih belum terlalu banyak tahu. Ada kemungkinan bahwa iniakan menjadi lebih mahal daripada anggaran yang kita putuskan. Jadi, apa itu tidak masalah?"
"Ya, sama sekali tidak masalah."
Mami mengangguk kuat-kuat, apakah tidak apa-apa menggunakan material ini seperti itu? Yah, aku akan mengakui tekadnya.
"Kalau begitu, bagaimana kalau kita membuatnya bersama?"
"Membuat, katamu? Tapi baik aku maupun Mami tidak memiliki Sense Synthesis."
"Aku akan menjadi orang yang mengaktifasinya, yang perlu kalian lakukan adalah memikirkan kombinasi dan mengatakannya."
"Kedengarannya menyenangkan."
Akhirnya, Minute tersenyum untuk pertama kalinya setelah datang kemari. Pertama-tama, aku menunjukkan pada mereka berdua dasar dari prosedus sintesis, dan mendemonstrasikan bagaimana caranya membuat slime sintetis.
Setelah memahami secara kasar bagaimana cara kerjanya, kami melanjutkan dengan menciptakan seekor slime baru dari material yang mereka bawa.
"Jadi, apa yang kau punya adalah taring Fire Rat, sisik Gun Fish, kulit Aero Snake, dan tanduk HobgoblinItu semua material tingkat tinggi."
Semua material itu tingkatnya lebih tinggi daripada yang kugunakan.
"Kalau begini, slime yang lebih baik mungkin muncul. Ayo segera mencobanya."
Aku menaruh item-item itu pada lingkaran sihir, dan melancarkan skill Synthesis.
Dan dari Slime Nucleus Stone Lv3 yang diciptakan, seekor slime yang lebih besar telah muncul.
"Hmm. Levelnya lebih tinggi, tapi masih dengan jenis yang sama."
"Hei, Yun-chan. Apakah item untuk sintesis itu diperlukan untuk menjadi materialnya? Sebagai contoh, mensintesis sejumlah Nucleus Stone satu sama lain?"
"Menggabungkan slime untuk membuat sesuatu seperti raja slime?"
Minute dan Mami berkata. Aku tidak pernah memikirkan hal tersebut sebelumnya. Dan aku menaruh sejumlah besar Lv1 Nucleus Stone slime di lingkaran sintesis.
Apa yang diciptakan dengan mengkombinasikan lima Lv1 Nucleus Stone, adalah Lv2 Nucleus Stone.
Meskipun Lv1 Nucleus Stone menjadi Lv2, volumenya meningkat. Aku penasaran apakah levelnya meningkat karena nilai EXP mereka dijumlahkan menjadi satu.
"Hmm. Itu menjadi lebih besar, tapi bukan begitu. Juga, membuat monster yang berbeda masih dalam status tunda karena tidak ada resepnya, 'kan?"
"Berikutnya, bagaimana kalau kita mencoba mensintesisnya dengan barang-barang dengan elemen yang spesifik? Karena sudah ada satu Mud Slime, kita bisa mencoba meleburkan Mud Slime dengan yang lainnya, atau mensintesis mereka dengan item tipe oreKurasa sebaiknya kita melakukan pendekatan itu kalau kita ingin membuatnya menjadi lebih elastis."
"Mengerti. Ayo mencoba membuat Mud Slime dalam jumlah besar dengan berbagai macam ore. Juga, apa yang ingin kucoba adalah——"
Aku menggunakan ide memanfaatkan Synthesis pada beberapa nucleus stone, dan memikirkan ide memakai konversi tingkat tinggi Alchemy pada benda-benda tersebut. Aku bertukar pikiran dengan Mami dan mencoba banyak hal.
Hasil yang kami dapatkan, adalah Mud Slime Lv3Sand Slime Lv1 dan Huge Slime Lv1.
Saat aku lanjut mensintesis beragam material menjadi dasar untuk slime, level dan volume benda tersebut meningkat.
Hasil dari sintesis terus menerus terhadap Mud Slime dengan material dasar ore, adalah sebuah perubahan dalam keadaan tubuhnya, di mana lendirnya berubah menjadi pasir. Seekor Sand Slime yang sulit untuk disebut sebagai slime pada titik ini.
Dan 10 Slime Nucleus Stone dipadukan dengan Alchemy menjadi seekor Huge Slime.
Seperti itulah, meskipun kami berhasil menciptakan jenis slime baru, tidak ada dari mereka yang memiliki elastisitas dan tidak sesuai dengan bayangan Mami.
"Hmm. Permukaan Sand Slime ini keras, tapi bukan itu."
Setelah menyentuh permukaan berpasir, aku merasakan tekstur pasir yang bagus, tapi makhluk itu terus-terusan mengalir. Juga, Huge Slime ini cukup besar untuk menelan satu orang bulat-bulat, setelah memanggilnya, aku mengembalikannya menjadi Nucleus Stone dengan terburu-buru.
"Kalau tipe ore tidak sesuai, apa yang kita gunakan? Aaahh, otakku capek!"
Meskipun aku mencoba berbagai pola, aku tidak dapat membuat sesuatu yang cukup pantas. Mungkin aku seharusnya mencoba item tipe herba, mungkin mencampurnya dengan potion, atau sebaiknya aku mencoba mensintesisnya dengan sebuah senjata. Aku terus merenung tanpa henti.
"Hei, apa kau punya benda apapun berupa cairan yang mengeras? Sesuatu seperti jeli, atau puding."
"Jelly dan puding, ya. Yah, aku punya, tapi …."
Aku mengeluarkan Blue Jelly yang kubuat dengan tetesan Blue Slime.
"Blue Gelatin adalah bahan masakan, tapi ayo mencobanya."
Sedikit lelah, Mami sedang bermain-main dengan Mud Slime dan Sand Slime dengan menusuk-nusuknya dengan jarinya. Dia melihat kembali pada blue powder yang bekerja sebagai gelatin, tapi sepertinya tidak berharap banyak.
Aku juga, tidak lagi merasa kehilangan dan menaruh blue gelatin mengelilingi sebuah Nucleus Stone.
"—— Synthesis"
Menanggapi kata-kataku, Slime's Nucleus Stone itu menjadi kebiru-biruan. Akan tetapi, bukannya berubah menjadi Blue Slime's Nucleus Stone, benda itu berubah menjadi sesuatu yang berbeda, sebuah Gel's Nucleus Stone Lv1.
"Tidak mungkin. —— Summon"
Apa yang dipanggil adalah sebuah objek seperti jeli yang pas seukuran telapak tangan. Makhluk tersebut seperti benda berbentuk jeli yang bergetar dan bergoyang-goyang di sekitar nukleus berwarna merah gelap. Itulah yang Mami cari selama ini.

Mami, tidak merasa terganggu dengan topi berujung tiga dan kacamatanya yang salah tempat, membuka mata lebar-lebar dan mengangkat jeli itu dengan tangannya. Dia menggunakan seluruh telapak tangannya untuk memeriksa seberapa menyenangkannya itu untuk disentuh dan menikmati sensasi elastisitas di bawah ujung-ujung jarinya.
"Aku mau ini. Terima kasih, Yun-chan, Minute."
"Kau tidak merasa keberatan dengan itu kalau begitu. Bagaimana dengan ukuran dan warnanya?"
"Kalau begitu, tolong sedikit lebih besar."
"Baik."
Menanggapi perkataan Mami, aku terus mensintesis Gel's Nucleus Stone Lv1 untuk penyesuaian ukuran. Pada akhirnya, makhluk itu menjadi seukuran bantal kecil.
"Hei, aku ada ide saat melihatnya. Bagaimana kalau kita menjahili seseorang dengan ini?"
"Jahil?"
Baik Mami yang sedang memegang Gel yang telah selesai di depan dadanya, dan aku yang sedang mengelus Zakuro dan Ryui yang kupanggil, memiringkan kepala.
"Seperti ini, ——"
Setelah itu, kami mendengarkan usulan Minute, dan berpikir bahwa itu adalah hal yang menarik. Kami memutuskan untuk segera mempraktekkannya. Karena jumlah material yang kami miliki sedikit kurang cukup, mereka berdua pergi untuk berburu dan berbelanja sedikit dan aku melanjutkan dengan persiapan.
·
Detail dari keisengan itu, adalah dengan membuat slime yang mirip makanan dan membuatnya bergerak sebelum target memakannya. Targetnya adalah anggota party yang biasanya, Taku, Gantz dan Kei. Menargetkan ketiga orang itu, kami melanjutkan persiapannya.
Aku mensintesis sebuah Poison Slime dengan menggunakan racun yang diekstrak dari herba beracun dan material elemen cahaya, aku menaruhnya ke dalam sebuah panci dengan sup —— menciptakan Sweet Red Bean Soup-style slime.
Gel berwarna-warni yang dikemas dengan bagus seperti makanan penutup yang dibekukan —— satu set Water Bun-style gel.
Sand Slime dan Gel yang mirip dengan tepung kacang kedelai —— Kudzu Starch Cake-style Slime.
Gel tiga warna yang mirip dengan kue bola —— Dumpling-style Gel.
Yang terakhir, adalah slime warna kacau yang dicemplungkan ke dalam panci —— Darkness-style Slime Pot.
Kami sangat bersenang-senang membuatnya. Membuat sampel makanan yang cantik benar-benar menarik. Itu sedikit berbeda dengan crafting, tapi membuat sesuatu dalam suasana ramai juga menyenangkan. Dan untuk tambahan biaya 100kG, dibayarkan oleh Mami dan Minute, jadi jumlah uang yang kuhabiskan tetap hanya 600kG untuk alat craftingAku mengatakan pada mereka bahwa pekerjaan kali ini hanyalah bonus, tapi pada akhirnya aku menyelesaikannya dengan 100kG yang kami setujui sebelumnya.
"Baiklah, persiapannya sudah selesai. Ayo bawa ke toko."
"Kita sudah mempraktekkannya instruksinya dengan baik. Ayo lihat wajah terkejut mereka."
Begitu aku membayangkan ekpresi terpaku seperti apa yang Taku perlihatkan, kurasa itu akan menyenangkan. Yah, karena terlalu berlebihan melakukannya juga bisa menjadi masalah, aku membuat persiapan untuk memamerkan monster-monster sintetis itu dengan baik, Slime dan Gel.
Saat aku memasukkan makanan tiruan yang sudah disiapkan ke dalam kotak kayu dan membawanya ke konter, persiapannya pun akhirnya selesai.
"Oke, kami akan memanggil mereka sekarang."
"Ya, silakan. Juga, kurasa aku perlu mempersiapkan beberapa minuman juga."
Dalam dua tipe wadah, aku telah menaruh Paralysis Slime dan Lemon Squash asli, menyelesaikan persiapannya, pikirku. Tapi karena aku lupa sesuatu yang penting, aku kembali pergi ke bengkel kerja.
Tidak ada sendok, garpu dan sumpit yang diperlukan untuk makan. Karena itu hanyalah makanan tiruan, aku lupa soal itu, tapi benda tersebut tidak dapat dimakan tanpa peralatan makan.
Dan saat aku kembali dari bengkel kerja ke bagian toko dengan barang-barang yang dibutuhkan——
"Ohh, Yun-chan, aku akan memilihnya duluan."
…, apa?
Aku menatap objek yang Gantz ambil dengan ujung-ujung jarinya.
Dia mengambil salah satu Gel yang berpura-pura sedang menjadi Water Bun, tanpa memikirkan peralatan makanan dan menelannya.
Monster sintetis adalah makhluk buatan dan dapat dipakai sekali pakai. Karena itulah mereka dengan sangat setia mematuhi perintah dan instruksi, di sisi lain mereka tidak mengambil tindakan sendiri. Dengan demikian, makhluk itu tidak dapat melarikan diri, tidak dapat mengambil tindakan——
"Di-dimakan?!"
"Ohh, ini tidak begitu enak. Kudengar kalian para gadis bertiga dengan Yun-chan membuat makanan manis, tapi selain penampilannya, rasanya tidak begitu enak. Dengan begitu, rasa yang tidak enak ini pastilah hasil buatan Minute."
Terkejut, itulah yang wajahku ekspresikan. Kena kau, aku merasa ingin mengatakan itu pada Gantz, tapi aku tidak dapat mengatakannya. Makhluk-makhluk itu seharusnya bergerak secara serempak saat Taku, Gantz, dan Kei hampir akan memakannya pada saat yang bersamaan. Walau begitu, Gantz melakukannya duluan dan memakannya tanpa menyadari apapun.
"Hmm. Red Bean Soup ini, saat aku menjilatnya barusan, sepertinya ini beracun, jadi ini adalah hasil kegagalan Minute yang menyebabkan status abnormal, ya. Ya ampun …."
"H-hei, Gantz? Di-di mana Taku dan Kei? Bukannya Minute dan Mami seharusnya memanggil mereka?"
Dengan suara yang gemetar, aku akhirnya dapat bertanya kenapa Gantz hanya sendirian.
"Ah, karena Kei menemukan sebuah item yang dia inginkan di lapak, mereka sedang bernegoisasi meminta potongan harga. Karena aku benci menghabiskan waktu saat belanja, aku pergi duluan. Mereka harusnya tidak lama lagi sampai."
Segera setelah dia berkata begitu, sebuah friend chat dari Minute muncul.
"Maaf. Gantz pergi ke toko sendirian. Coba alihkan perhatiannya sebentar."
"Ahahaha, maaf. Begitu aku lengah, dia memakan sesuatu dari masakan itu."
Bahkan sekarang, dia sedang minum Lemon Squash bohongan yang sebenarnya adalah Paralysis Slime.
Gila! Meskipun benda itu memiliki tingkat kekentalan yang tinggi, orang ini masih tidak menyadarinya.
"Buhhaa! Rasa soda dari minuman bersoda ini membuat seakan-akan tenggorokan dan perutku jadi mati rasa!"
Tidak, itu memang benar-benar mati rasa! Apakah orang ini benar-benar tidak menyadarinya?! Mungkin ini malah sebenarnya kejahilan untuk mengejutkanku?! Apa yang harus kulakukan? Saat jantungku berdentum keras sambil berpikir begitu, Minute dan Mami datang kembali, menarik Taku dan Kei. Aku hanya perlu melakukan apa yang harus dilakukan, pikirku.
"—— Jump!"
Dengan satu kata olehku, para slime yang berada di perabotan makan dan panci, melompat secara serempak. Meskipun aku ingin mengikutsertakan Taku dan Kei juga, tapi aku tidak bisa membiarkan Gantz untuk memakan lebih banyak lagi makanan tipuan, dan mengaktifkan tipu muslihat dengan hanya Gantz sebagai korbannya.
Malahan, Gel yang melompat mengenai dahi Gantz dan meninggalkan sebuah bekas tanda kecil. Sejumlah besar lendir telah jatuh di sekelilingnya. Tidak hanya Gantz yang menjadi korban dari peristiwa ini, tapi juga Taku dan Kei yang membuka mulut dari posisi mereka di pintu masuk.
Saat aku mengaktifkannya, aku bertanya-tanya apakah slime yang Gantz telan akan mencekiknya sampai mati atau merangkak keluar, tapi sepertinya makhluk itu telah menghilang di dalam perutnya.
Kemudian, Minute meledak tertawa dan Mami mengintip keluar dari belakang Kei.
Setelah kejahilan ini diketahui, Taku dan Kei meletakkan tangan di dada mereka, merasa lega bahwa mereka tidak menjadi korbannya.
"Woah, bahaya. Tidak mungkin, aku tidak pernah berpikir bahwa Yun akan mempersiapkan keisengan ini."
"Tidak. Ini adalah usulan Minute. Yah, kurasa aku ingin untuk membalas untuk yang sebelumnya juga."
Aku menanggapi Taku dan sekali lagi memanggil Slime dan Gel.
"Ya ampun, tidak menyadari bahwa itu tipuan dan memakannya. Gantz benar-benar bodoh."
"Apa yang kau katakan, Minute? Tidak mungkin aku menyadarinya saat mereka disajikan dengan begitu rapinya."
"Tidak, aku sebenarnya curiga kau menyadari dan memakannya walaupun tahu."
Pada dasarnya, karena reaksi tubuhnya yang konyol.
"Mana mungkin aku berbuat begitu!"
Dan si korban nomor satu ternyata berkata, "Dalam artian tertentu, baguslah aku kena dalam kejahilan ini", tidak merasa tersinggung. Pada dasarnya, itu seharusnya adalah kejahilan yang lebih ringan, tapi orangnya sendiri telah mendalaminya. Aku lega bahwa dia tidak merasa keberatan.
"Walau begitu, ini dibuat dengan baik, Yun."
"Yah, karena makhluk-makhluk itu sekali pakai, aku ingin membuat mereka sebagai peliharaan, tapi mensintesis berbagai hal ternyata sangat menyenangkan."
Saat Taku berbicara, aku merespon dengan sedikit malu-malu karena melakukan sesuatu yang sangat kenanak-kanakan.
Mami merasa lelah dengan percakapan kami, dan menaruh Gel di lututnya, menikmati rasa elastisnya. Sampai sekarang, makhluk itu berada di dalam topi segitiganya. Saat dipanggil, makhluk itu menyeret dirinya keluar dari dalam. Tidak hanya aku yang terkejut, tapi begitu juga Kei dan Minute. Pada akhirnya, rasanya seperti Mami yang menjahili semua orang. Saat si Gel tersembunyi itu bergerak keluar sedikit dari topi, "Heii", Mami menggunan ventriloquism (seni bicara dengan perut). Kemudian, Kei mengerut ke lututnya (Tl: berlutut atau merunduk, ya?) dan menutupi wajahnya, bahunya bergetar seakan mencoba menahan sesuatu.
"Hei, hei, bisakah aku menyentuhnya? Aku ingin menyentuh seekor Slime."
"Ini bukan Slime, tapi Gel. Ini berbeda dengan Slime."
"Jangan terlalu pusingkan detailnya. Ini mengingatkanku pada slime yang kubuat saat masih anak-anak."
Gantz mengulurkan jarinya pada slime seakan tidak ada yang salah. Rentetan benturan, sebuah rentetan benturan mengirimkan beberapa hal terbang, saat aku mengingatnya sambil melihat dengan senang, untuk sesaat sebuah fenomena yang tidak asing terjadi.
HP Gel Mami berkurang sedikit, dan Gantz terus menusukkan jarinya pada makhluk itu tanpa menyadarinya.
"——‼ Gantz! Berhenti menyentuhnya!"
"Apa? Yun-chan, apa kau cemburu?"
"Aahh——"
Gumaman rendah, terdengar dari Mami. Gel yang ditusuki itu kehilangan kekentalannya dan berubah menjadi partikel-partikel.
"Dasar bodoh! Kau itu seorang ahli bela diri, 'kan."
Konfigurasi Sense Gantz adalah jenis yang memungkinkan dia untuk bertarung dalam jarak dekat terutama dengan tangan kosong. Salah satu karakteristiknya adalah menambahkan penilaian serangan pada serangan tangan kosongnya. Tindakan menusuki Gel adalah sebuah aksi serangan, dan bahkan meskipun dia menahan diri saat menyentuhnya, tindakan itu berlipat ganda. Serangan berantainya menumpuk dan HP Gel Mami menghilang karena serangan tersebut.
"Yun-chan, bisakah kau membantuku menghukum Gantz sedikit?"
"Tentu. Dasar, apa yang sudah dia lakukan."
Melihat Mami tertegun, ekspresinya terluka, aku mengerutkan dahi. Taku dan Kei juga, menatap tajam menuduh pada Gantz.
"Eeehh?! A-aku salah! Maaf!"
"Enchant —— Attack, Speed."
"Ayo kita coba perbaiki otakmu yang rusak itu dengan shock therapy."
Aku memasangkan enchant untuk meningkatkan status serangan dan kecepatan Minute. Meskipun Minute adalah seorang mage, dia mengayunkan senjatanya — sebuah gada pada Gantz dengan segenap kekuatannya.
Ayunannya diarahkan supaya dia akan terkena pukulan dan terlempar keluar lewat pintu masuk toko, tepat ke jalan. Meksipun Gantz dapat dengan mudah menghindarinya, dia mengerti bahwa melakukan hal yang tak dibutuhkan seperti itu hanya akan membuat situasinya memburuk. Pada saat hampir mengenai serangan, dia melompat mundur sedikit untuk mengurangi dampaknya secara pasif.
"Cih! Aku berniat untuk membunuhnya."
"Kubilang maaf! Tolong maafkan a——"
Gantz berdiri, menundukkan kepalanya dan mencoba meminta maaf, tapi sebuah suara berat sesuatu yang pecah muncul dari kepalanya dan dia berhenti bergerak.
"Bantuan yang bagus, Yun-chan."
"Aku juga marah, karena sesuatu yang kubuat rusak."
Aku menyerahkan Mami peliharaan tersebut, itu sama saja dengan item sekali pakai. Akan tetapi,  karena menginat perjuangan kami dalam proses menciptakannya, dan kehancuran sia-sia makhluk itu hanya dalam sekejap, aku juga merasa marah. Barusan, aku melemparkan sebuah obatParalysis 4. Tidak dapat bergerak, Gantz berpikir bahwa Minute akan menghajarnya, tapi Mami yang tadinya tertegun kini bergerak dan menghentikan kami.
"Tu-tunggu."
"Mami, kau ingin ini berhenti? Hukuman si bodoh ini?"
"Tidak. Aku akan melakukannya sendiri."
Kata-kata itu diucapkan dengan nada yang jelas dan dingin. Yup, sepertinya bantuan tidak diperlukan di sini.
"Tu-tunggu seben …."
"Enchant ——Intelligence. Juga ini, INT-mu akan meningkat lebih jauh."
Sebagai tambahan enchant peningkat kekuatan serangan, aku menyerahkan sebutir Boost Tablet peningkat INT pada Mami. Dia menelannya, dan dengan tenang menutup matanya.
"Ohh, dia akan melancarkan mantera dengan kekuatan serangan tertinggi."
"Kekuatan serangan tertinggi?"
"Mami adalah seorang mage khusus. Yah, dia biasanya menyimpan kekuatannya. Itu tidak pas dengan kepribadiannya, jadi tidak menonjol, tapi …."
Mami dengan tenang membuka matanya, dan mengacungkan tongkatnya pada Gantz yang berdiri di depan mengantisipasi. Melihat hal itu, wajah Gantz membiru dan dia mengambil postur mempertahankan diri.
"——Aero Cannon"
Dengan kata lain, sebuah tembakan udara. Meskipun elemen udara adalah kekuatan sihir yang sangat sedang-sedang saja, kekuatan skill ini dua kali lipat dibanding biasanya, dan sebuah cangkang tak kasat mata telah mengirim Gantz terbang.
"Sense Meditation meningkatkan laju pemulihan MP dan kekuatan dari sihir berikutnya. Terlebih lagi, ada enchant Yun-chan dan item peningkat status. Itu kekuatan serangan yang mengagumkan."
Aku tidak bisa membedakannya karena tidak ada yang bisa kubandingkan, tapi angin yang muncul akibat serangan itu telah mengacak-acakkan rambut panjangku.
Mami bahkan tidak melihat hasilnya, melancarkan sihir ke arah belakang dan dan menekankan kepalanya ke dadaku.
"Apa sudah baikan sekarang?"
"Tolong buatkan aku yang lain lagi. Yang lebih imut."
"Baik."
Aku merasa sedikit gugup dengan seorang gadis di dekatku, tapi saat aku memikirkan dia sebagai adik perempuanku, aku tidak lagi merasakan apapun. Aku mengangkat topi dan menepuk-nepuk kepalanya, sedikit merasa malu.
Setelah itu, Kei dan Minute menenangkan dia dengan mengajak makan beberapa kudapan untuk memperbaiki suasana hatinya.
Gantz menurunkan bahunya sedih, Minute tertawa terbahak-bahak karena kondisinya, memukul punggungnya beberapa kali.
"Benar-benar bodoh. Tapi itu super menghibur! Oh, Yun-chan, terima kasih. Sudah cukup lama sejak aku merasa begitu senang seperti ini. Ini, hadiahmu."
Si cantik berambut pirang itu meledak tertawa. Memangnya apa yang menyenangkan tentang itu? Aku tidak tahu, tapi aku terkejut karena mendapatkan uang sebagai hadiahnya.
"Yun-san, tolong buatkan aku satu lagi yang baru. Ah, tentu saja, Gantz akan membayar peliharaan itu."
"Jadi aku harus membayarnya pada akhirnya, ya? Huhuhu … hei, Yun-chan, bisakah kau membuatkanku seekor peliharaan juga?"
"…, apa? Kau ingin menghancurkan yang lain lagi?"
Menanggapi tatapan dinginku, "Tidak!" Gantz mengeluarkan suara memprotes.
"Karena aku telah mempelajari kesalahanku pada Slime Mami, akan kupastikan untuk berhati-hati pada peliharaan itu! Aku akan membayar yang sepantasnya untuk itu!"
"Haa, baiklah. Mau bagaimana lagi kalau begitu. Aku akan membuatnya setelah menyelesaikan Gel Mami. Ada permintaan untuk peliharaanmu?"
"Hmm. Pertama, buat supaya dia tidak akan mati! Berikutnya, yang tidak akan bermasalah meskipun dilukai."
Sekalipun dia berkata begitu, saat ini yang kupunya di toko hanyalah Slime dan sebangsanya seperti Gel.
"Kalau begitu, ini. Huge Slime's Nucleus Stone Lv3Ini memiliki pengurangan serangan fisik yang diterima dan banyak HP, tapi selain dari itu tidak ada lagi fitur lainnya."
"Baiklah! Kubeli!"
Dan begitulah, aku menyerahkan benda itu pada Gantz untuk harga yang pantas sebesar 100kG.
"Datanglah! —— Summon!"
Huge Slime yang Gantz panggil adalah seekor slime berwarna hijau pucat yang sedikit lebih besar daripada pria dewasa. Gantz mendorong makhluk itu dengan kata "Kemarilah", dengan tangan yang terbuka lebar, dia memanggil slime itu dengan kebaikan di matanya.
Meskipun itu adalah sebuah respon yang mirip dengan memanggil seekor anak anjing baru, tapi AI makhluk itu benar-benar sekedar buatan. Gantz menghadapnya dan menyentuh monster slime besar itu. Hasilnya——
"Woah, wa—! Tunggu!"
"Ahahahaha! Perutku sakit! Dia berada dalam slimenya sendiri!"
Menahan perutnya, "hihihihi", bahu Minute bergetar karena tawa. Dia sepertinya bersenang-senang.
Tebakanku benar, dan aku melihatnya dengan ekpresi yang sulit. Gantz memanggil slime untuk mendatanginya. Meskipun monster normal akan berhenti setelah berjalan sampai batas tertentu, hasil kali ini adalah Slime tersebut terus datang dan menelan Gantz bulat-bulat.
"Sial! Aku pasti akan menguasai cara menggunakanmu!"
"Aku senang bahwa aku memilih Gel yang kecil."
Gantz ditelan oleh peliharaannya sendiri. Melihat penampilannya yang berjuang untuk meloloskan diri, semua orang menunjukkan reaksi yang berbeda.
Taku berkata "dasar bodoh" dan tersenyum miris. Minute meledak tertawa, dan Mami benar-benar mengingatkan dirinya bahwa dia menginginkan peliharaan sebesar ukuran tangannya.
"Aku menyerah, menyerah! Tolong!"
"…, hei, kenapa dia tidak menggunakan Dismissal? Atau mungkin log out?"
"Ah …."
Pada akhirnya, situasinya diselesaikan dengan perkataan Kei yang tenang.
Gantz pulih setelah beberapa saat dan menenangkan dirinya. Aku pasti akan mempelajari bagaimana caranya menangani Huge SlimeAku mengawasinya dengan hangat saat dia memperlihatkan tekadnya setelah menunjukkan tingkah yang tidak pantas.
Setelah itu, Taku dan yang lainnya berkumpul, mengambil sebuah quest lalu pergi melewati pintu masuk Atelier.
Kemudian, aku pergi untuk menciptakan monster sintetis yang Mami minta buatkan.

Only Sense Online Jilid 3 Bab 4 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

3 komentar:

  1. akhirnya yg ditunggu2 up jg
    thanks kak :D
    dan ditunggu kelanjutannya..

    BalasHapus
  2. makasih kaka ;)
    ditunggu update selanjutnya !

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.