14 Juni 2016

Rokka no Yuusha Jilid 1 Prolog LN Bahasa Indonesia




Menurut legenda, pada saat setan terbangun dari kedalaman kegelapan, saat dunia akan berubah menjadi neraka, dewi nasib akan memilih enam pahlawan dan memberikan mereka kekuatan untuk menyelamatkan dunia.
Kisah berikut adalah kisah pahlawan yang ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia.
Namun, dalam menceritakan kisahnya, ada satu hal penting untuk diingat: Hanya enam orang akan dipilih untuk menyelamatkan dunia. Tidak lima, bukan tujuh. Hanya enam.
#
Seorang anak laki-laki berlari menembus hutan yang diselimuti kabut tebal. Dia adalah seorang pendekar muda dengan rambut merah panjang yang mengalir di belakangnya saat dia bergerak. Di atas pakaian serat rami, dia mengenakan baju kulit ringan dan pelindung dari besi. Pedang di tangan kanannya, meskipun agak kecil, tapi dia buat pedang itu tetap tegap.
Tapi salah satu bagian dari pakaiannya yang terutama terlihat adalah empat buah sabuk kulit tebal yang melingkari pinggangnya dan semua kantong kecil yang tak terhitung jumlahnya diikat ke sabuk tersebut.
"Haa ... haa ... haa ..."
Dia sedang terluka. Seluruh pakaian yang terbuat dari serat raminya telah robek, memperlihatkan luka tajam di kulitnya. Armor kulitnya telah hangus dan di kedua tangannya terlihat sebuah bekas luka bakar. Selain itu, darahnya yang tumpah telah menodai sepatunya sehingga berwarna mewah tua. Lukanya tidak bisa disebut sebagai luka biasa.
Namanya adalah Adlet Mayer, dia berusia 18 tahun.
Dia berlari sambil sesekali melihat kebelakang. Di belakangnya hanya ada hutan yang gelap karena cahaya terhalang oleh kabut dan dedaunan yang tebal. Tapi perlahan, dia melihat siluet samar seorang manusia.
Itu adalah orang yang mengikuti Adlet. Jaraknya hanya tersisa tiga puluh meter darinya.
(Ini buruk.) Saat dia berpikir, terdengar suara yang menggema ke seluruh hutan.
“Aku menemukannya!” teriakan tersebut berasal dari seorang wanita, suaranya lembut namun bernada tinggi seperti anak burung.
"Sial!"
Pada saat yang sama dengan ketika dia berbicara, pisau bermunculan keluar tepat di bawah kaki Adlet. Pisau itu terbuat dari baja putih berukuran tiga meter tiba-tiba keluar dari tanah. Hal itu bertujuan untuk menyerangnya.
Adlet mengayunkan pedang yang dia pegang dengan peganggan yang terbali dan kurasa dia berhasil membelokan pisau-pisau yang menyerangnya. Tubuh Adlet terlempar ke belakang dan pedang yang sebelumnya menyerangnya tiba-tiba hancur berkeping-keping.
Jatuh ke belakang, dia mendorong pedangnya ke tanah, hanya dengan menggunakan kekuatan lengannya, mengangkat tubuhnya kemudian melompat. Tiba-tiba tiga buah pisau muncul dari tanah untuk menyerangnya. Pisau itu hanya mampu menyerempetnya.
“Apakah aku berhasil menangkapmu?” tanya wanita yang mengejarnya.
“Jangan terlalu optimis. Kau harus bertahan dari itu jika kau ingin menyelesaikannya.” jawab Adlet setelah dia mendarat di tanah kemudian melarikan diri dengan segera. Orang yang mengejarnya menghilang ke dalam kabut dan tidak bisa dia lihat lagi.
“Berusahalah lebih keras lagi! Apakah kau berpikir bisa menangkap orang terkuat di bumi hanya dengan itu?”
"Kau begitu keras kepala," gadis itu berteriak sambil terus mengejarnya.
Saat dia berlari, Adlet memegang lengan kananya. Sejujurnya, dia tidak dapat sepenuhnya menghalau serangan sebelumnya. Dan sekarang, lengan atasnya terluka sehingga darah menetes ke bawah. Jadi, menggertak adalah cara terbaik tang dia punya untuk menyembunyikan cederanya.
Sambil berlari, dia melihat punggung tangan kanannya. Di sana terukir sebuah tanda aneh. Itu berukuran sebesar telapak tangan bayi, di pusatnya terdapat sebuah lingkaran runit dan dihiasi oleh enam kelopak bunga. Tanda itu berwarna merah tua dan memancarkan sebuah cahaya yang samar.
Melihat tandanya, Adlet bergumam, “Bagaimana bisa salah satu dari Enam Pahlawan Bunga dibunuh di tempat seperti ini?”
Tanda yang dimiliki Adlet di tangan kananya biasa disebut dengan tanda Enam Bunga. Itu adalah sebuah bukti bahwa dia adalah salah satu pahlawan yang terpilih untuk menyelamatkan dunia.
#
Legenda mengatakan, setan yang mengerikan tertidur di ujung barat benua. Dalam cerita menceritakan kalau tubuhnya sangat menjijikan dan kekuatannya melebihi imajinasi manusia. membunuh manusia adalah satu-satunya tujuan dari keberadaannya. Jika dia dibangunkan dari tidurnya walaupun sekali, maka akan diperintahkan puluhan ribu bawahan yang disebut Kyouma, sejenis setan yang jahat untuk mengepung benua dan dengan demikian mengubah dunia menjadi neraka.
Setan itu tidak memiliki sebuah nama, mereka hanya dikenal sebagai Raja Iblis.
Menurut legenda, ketika raja iblis terbangun dari tidur panjangnya, dewi nasib akan memilih enam pahlawan. Dan pada bagian tubuh orag yang terpilih akan muncul sebuah tanda berbentuk kelopak bunga.
Hanya keenam orang pahlawan ini adalah orang-orang terpilih yang mampu mengalahkan raja iblis, tidak ada orang lain.
Adlet Mayer adalah salah satu pahlawan yang terpilih, dan dia akan memulai perjalanan untuk mengalahkan iblis jahat. Dia akan bertemu dengan teman-temannya yang juga dipilih oleh dewi nasib kemudian mereka semua akan menjelajah ke tempat peristirahatan raja iblis ini.
Tapi ...
#
 “Kau masih belum menyerah juga?” Teriak suara pemburu yang masih mengejarnya dari belakang.
Adlet yang sedang putus asa berlari darinya kemudian pedang-pedang melesat ke atas dalam sebuah serangan tepat di bawah kakinya. Karena kehilangan banyak darah membuat pengelihatannya sedikit kabur. Ujung jarinya sudah kaku dan dia sesekali tersandung. Namun itu tidak berarti dia akan berhenti berlari. Jika dia tertangkap maka dia akan dibunuh.
(Kenapa hal ini bisa sampai terjadi?) pikir Adlet.
Sebenarnya, saat ini dia seharusnya menyerang tempat di mana raja iblis tertidur. Karena itu adalah tugas mereka, dia dan para sahabat lainnya yang dipilih oleh dewi nasib seharusnya memerangi para Kyouma bersama-sama. Tapi sekarang, Adlet sedang dikejar oleh seorang gadis yang berniat membunuhnya.
“Sekarang!” teriak perempuan itu kemudian melanjutkan serangannya pada Adlet dalam tempo yang cepat, pisau-pisau itu hanya mampu memotong rambutnya sedikit dan merobek baju kulitnya.
Pedang mendekat dari arah depan menyebabkannya harus membukuk untuk menghindari pedang tersebut. Kemudian sesaat setelah dia berdiri dan melanjutkan larinya, pedang lain menyerang dari arah bawah. Dia berguling ke samping untuk menghindarinya.
Meskipun serangan tersebut tidak mengarah padanya, namun serangan tersebut sangatlah gila. Dan dari puluhan pedang yang menyerangnya, sesekali satu atau dua yang berhasil mengenai Adlet. Setiap kali dia menghindari serangan tersebut, jarak antara pisau dengan tubuhnya secara perlahan mulai menjauh.
Tiba-tiba dua bilah pedang menuju ke arahnya dari arah yang berlawanan, satu datang dari kirinya sedangkan yang satunya dari kanannya. Salah satunya berhasil mengenai dirinya, karena itu tulang rusuknya hancur kemudian tubuhnya terlempar ke samping dan menyebabkannya jatuh di tanah.
Sedikit darah menyebur dari tenggorokannya, dia menekan luka di tubuhnya dan berhasil menggerakan tubuhnya pada posisi merunduk. Sekarang, dia bahkan tidak bisa berdiri lagi.
Pemburunya sudah mendekati titik di mana dia bisa melihatnya dengan jelas.
“... Akhirnya, aku menangkapmu.”
Sosok seorang gadis muncul dari balik kabut. Dia sangat cantik. Tubuhnya dibalut oleh baju besi putih dan gagang pisaunya yang sangat ramping di tangannya itu bertatahkan permata. Di kepalanya dia mengenakan helm kuno dalam bentuk kelinci.
Dia memiliki rambut berwarna kuning muda terang, mata merah besar, dan bibir tebal. Dia adalah seorang gadis cantik dengan aura yang berbeda. Dia bisa merasakan aura dari seorang bangsawan hanya dengan melihantnya berdiri dihadapannya. Segala sesuatu tentangnya, dari penampilan sampai pakaian, dia adalah gadis yang cantik.
"Nashetania ..." Adlet menyebut nama gadis itu.
Adlet mengetahui identitasnya. Di dadanya terdapat sebuah tanda yang sama seperti yang berada di tangan kanannya, tanda Pahlawan Enam Bunga. Nashetania juga merupakan salah satu orang yang terpilih untuk mengalahkan raja iblis.
Dan sekarang Adlet akan dibunuh oleh rekannya sendiri yang seharusnya berjuang bersama-sama dengannya.
"Nashetania, tolong dengarkan ..."
"Apa?"
"Aku rekanmu. Aku adalah salah satu Pahlawan Enam Bunga sama sepertimu."
Nashetania menyeringai, kemudian dia arahkan pisau tipisnya itu pada Adlet. Pisau itu kemudian memanjang dan menembus telinga Adlet.
“Kebohongan apa lagi yang kau katakan sekarang?” Nashetania tertawa, tapi matanya seakan dia sedang melihat beberapa jenis hama. “Bodoh. Jika kau menyerah dan mengakui semuanya maka aku akan memberikan kematian dengan cepat padamu.”
“Aku tidak akan mengaku. Aku tidak melakukan sesuatu yang salah.”
“Percuma saja. Aku tidak akan tertipu olehmu lagi.” Nashetania menghela nafas.
“Kau menangkap kami dalam perangkap yang telah kausiapkan. Kau menipu kita, kemudian perlahan membunuh kita. Tapi sekatang aku mengerti kalau kau adalah seorang penipu.”
“Aku tidak berbohong. Kau sudah ditipu. Musuhlah yang menggunakanmu untuk membunuhku,” kata Adlet, namun kata-katanya tidak mampu mencapai Nashetania. “Aku tidak berniat untuk membunuh temanku. Dan aku tidak membuat jebakan untuk semuanya.”
“Aku yakin kau berbohong. Aku tidak akan membiarkanmu menipuku lebih jauh.”
“Aku tidak menipumu sama sekali. Dengar, Nashetania! Saya bukanlah yang ketujuh.”
Pisau tipis Nashetania tiba-tiba berubah menjadi panjang, ujungnya menusuk organ hati Adlet.
“Salah. Kaulah yang ketujuh.”
#
Legenda mengatakan katika raja iblis terbangun dari tidur panjang dan melemparkan seluruh dunia dalam kekacauan, dewi nasib akan memilih enam pahlawan. Sebuah tanda dalam bentuk enam kelopak bunga akan muncul si suatu tempat pada masing-masing tubuh mereka. Hanya mereka yang bisa mengalahkan raja iblis dan melindungi dunia. Tidak ada yang lain.
Namun ...
Ada tujuh orang yang memiliki tanda enam bunga yang muncul.
Masing-masing dari mereka tentu berusaha untuk membuktikan kalau dialah yang asli. Tapi Adlet tahu mengapa ada satu orang lagi yang muncul. Diantara tujuh orang tersebut, salah seorangnya pasti adalah musuh. Mereka menyelinap ke dalam kelompok pahlawan dengan tujuan menjebak dan membunuh mereka. Namun, siapakah musuh yang sebenarnya diantara ketujuh orang itu? Untuk menjawab pertanyaan itu, Adlet masih belum memiliki jawabannya.


Rokka no Yuusha Jilid 1 Prolog LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hikari Yuki

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.