03 April 2016

Only Sense Online Jilid 2 Epilog LN Bahasa Indonesia



ONLY SENSE ONLINE
JILID 2 BAB EPILOGUE
HADIAH DAN PEMBELI

"——Hasil akhir penghitungan dilakukan. Tidak ada poin yang akan ditambahkan untuk tindakan ke depannya. Setelah penghitungan, hasilnya akan diumumkan. Kuulangi——"
Aku terbangun saat sekelilingku terdengar gaduh. Aku ingat bahwa aku merasa sedikit lapar ketika aku tidur, jadi aku memeriksa statusku. Level satiety telah menurun. Saat aku memastikan waktu, tadinya jam enam pagi kemarin. Sepertinya aku telah tertidur selama hampir 24 jam.
Aku melihat diriku sendiri. Ada sesuatu yang seperti kain tipis di atasku. Ryui yang sedang membawa Zakuro di punggungnya telah bangun. Dia sepertinya menungguku bangun.
"Selamat pagi, Ryui, Zakuro."
"Kau bangun, Yun."
"Cloude, ya. Ini hari terakhir, ya 'kan. Ini semua lebih singkat daripada yang diperkirakan."
"Benar. Masih ada waktu sebelum hasilnya diumumkan. Magi dan Lyly sedang menunggu."
"Baiklah."
"Juga, ini——kompensasi atas cedera yang kau terima kemarin, atau begitulah yang mereka katakan."
Sambil berkata begitu, Cloude meyerahkan item padaku yang dipercayakan padanya. Item-item ini sepertinya adalah kompensasiku. Karena aku menjadi umpannya, mempertimbangkan kenyataan bahwa aku pingsan sepertinya termasuk di dalamnya.
Beberapa equipment langka dan benda-benda unik, begitu juga beragam cursed equipment. Serta, buku yang diam-diam kuinginkan.
"Dengan ini, aku mendapat semua buku."
"Sepertinya kau menginginkan mereka, jadi kami memburu para monster supaya mendapatkan itu untukmu."
Itu … kenyataan yang sangat berat.
"…apakah kau membacanya saat aku tidur?"
"Aku tidak ada niat merampas kesenangan orang lain. Selain itu, aku juga sudah mendapatkan koleksi yang lengkap."
Aku membayangkan dia menukar equipment untuk buku-buku itu. Dia melakukannya dengan lebih baik untuk mengoleksinya, pikirku.
"Heei, Yun-kun. Sini, sini."
Magi-san dan yang lainnya sedang menunggu di sekitar api unggun. Saat aku melihat ke sekitar, semua orang terlihat senang.
"Selamat pagi."
"Pagi. Syukurlah, jangan kembali ke tempat tidur, kau telah tidur sepanjang waktu. Kami merasa khawatir karena kau tidak bangun tidak peduli bagaimana pun caranya kami memanggilmu, Yuncchi."
"Maaf."
Sepertinya aku membuat mereka khawatir tanpa alasan. Saat aku memikirkannya dalam hati, aku masih tersenyum simpul.
"Walau begitu, semua orang terlihat gugup. Apa ada sesuatu yang terjadi?"
"Hmm. Ada sebuah pesta untuk merayakan penaklukan bos, setelah itu semua orang berpikir bahwa akan sayang sekali menyia-nyiakan waktu yang tersisa dan mereka pergi berburu di tengah malam."
Magi-san berkata demikian. Dia menuangkan teh herbal ke dalam sebuah cangkir kayu dan menyerahkannya padaku.
Aroma pekat teh herbal itu menyegarkan pikiranku. Aku menyeruput sedikit dan menghela nafas setelah mencicipinya.
"——Mengirimkan hasil."
Saat informasi tersebut disampaikan, reaksi atas hasil tersebut yang dikirim dengan surat adalah: semangat, frustrasi, pasrah, tawa pahit. Meskipun ada banyak kekecewaan, pada akhirnya semua orang melihat rekannya dengan ekspresi lega.
"Sekarang, hasilku adalah——"
Hasilku sendiri yang dikirim padaku memiliki huruf-huruf besar yang tercantum di atasnya.

Score (Peringkat 4 / 2396) Selamat atas hadiahmu

Kalimat tersebut tertulis dengan huruf-huruf besar. Aku tidak mengira bisa menang dan gerakanku terhenti karena terkejut. Melihat Cloude tersenyum senang, tatapan-tatapan penuh kebencian terfokus padanya. Dia berbicara dengan cukup acuh tak acuh.
"Ada detail hasilnya juga. Ini sepertinya dipersiapkan dengan cukup adil."
Aku juga melihat isinya. Tentunya, ini dipersiapkan untuk menilai setiap orang secara adil. Tidak mendapat Sense apapun 4000p, ketidak-ikutsertaan dalam party 40000p, terlebih lagi ada membuat senjata 24500p, membuat armor 17500p, membuat item penyembuh 18200p, ada banyak poin yang ditambahkan untuk crafting. Selain itu, ada poin untuk mengalahkan monster dan bos monster unik.
"Bonus untuk kotak harta 3000p… selain mendapatkan item, kita mendapatkan poin juga?"
"Itu pasti karena tingkat kesulitannya. Penyelamanmu itu sendiri hanya 500p yang berarti tidak banyak. Sepertinya bukan karena kau menyelam tapi hasil dari penyelaman itu yang terhitung?"
"Hmm. Selain itu … memasak 21000p?! Bukankah penilaiannya aneh?!"
"Tidak, itu karena jumlah yang kau buat. Tingkat untuk individual itu lebih rendah dari membuat senjata atau armor, tapi berlipat dengan jumlah yang dibuat."
Sementara berkata begitu, aku melihat catatan itu lebih lanjut ke bawah. Negoisasi tim, kerjasama tim dan pertukaran dengan player lain, kerjasama saat penaklukan bos, menghancurkan titik kelemahan dan seterusnya.
Dan berikutnya adalah skor dengan tingkat yang belum pernah terjadi.
"Berteman dengan young beast 100000p?! Hei, bukankah ini terlalu banyak satu digit?"
"Itu adalah jumlah dari young beast yang berpasangan dengan kita. 20000 untuk satu hewan. Yah, tingkatannya pasti bagus karena begitu baiknya hubungan kita dengan mereka."
Aku tidak ingin memahami lebih jauh keadaan di balik hal tersebut.
"Yah, ini adalah hasil kerja keras semuanya. Selamat atas usaha bagus selama seminggu ini."
"Yup, yup. Kita berhasil karena anggota-anggota yang kita kumpulkan! Kita membuat rumah, berburu, memasak … itu menyenangkan!"
Magi-san dan Lyly berbicara, jadi mereka sendiri menikmatinya? Dan setelah mendengar itu, aku merasa ekspresiku mengendur.
"Tapi, Yun-kun, kau tidak lupa 'kan?"
"Tentang apa?"
Tiba-tiba, Magi-san mengeluarkan tawa renyah. Aku bertanya padanya apa itu, apakah aku melupakan sesuatu?
"Para pemenang mendapatkan limited edition item. Aku penasaran, kira-kira seperti apa, ya?"
"Item yang hampir menghancurkan keseimbangan game?"
Hanya itu yang bisa kujawab. Sebenarnya, hanya para top player yang bisa mendapatkan item luar biasa penghancur keseimbangan game. Isi dari bonus peti harta adalah item yang dimodifikasi dengan material sihir. Kurasa benda-benda itu tidak akan menghancurkan keseimbangan.
"Sebagai contoh, rumah yang dikhususkan? Kurasa itu akan berguna."
"Umm, gudang dan bangunan guild yang bisa digunakan sebagai rumah … jadi itu tidak diperlukan lagi."
"Uuu …."
Aku tergagap mendengar pendapat Lyly yang masuk akal.
Karena itu, aku penasaran kira-kira apakah itu. Dan saat aku berpikir demikian, surat lain datang. Ya ampun, surat lain dari manajemen. Mereka seharusnya mengirimkannya secara sekaligus. Mereka terlalu bersikap bisnis saat melakukan hal-hal ini.

——Selamat atas kemenangannya mendapatkan hadiah. Silakah pilih hadiahmu dari item yang tertera di bawah. Item yang terpilih akan segera muncul inventorymu.

"Entah kenapa … adalah fomula pilihan untuk hadiahnya."
"Yah, ini lebih baik daripada membiarkan manajemen memutuskan secar sepihak. Akan jadi merepotkan kalau crafter seperti kita diberikan senjata."
Meksipun Cloude berkata begitu, ekspresinya menjadi serius tiba-tiba setelahnya.
Saat aku membaca secara cepat yang kulihat Sebuah sejata legendary-class dengan batasan jumlah penggunaan, Sebuah senjata legendary-class dengan satu set longevity, Sebuah senjata yang telah diperkuat dengan material sihir, dan armor yang memiliki pilihan yang sama seperti senjata.
Hak untuk rumah spesial, Kepemilikan lahan pribadi, Hak untuk membuat dungeonmu sendiri, inilah item yang berkaitan dengan lahan.
Dan——
"——Tipe Crafting Making Box."
Itulah yang menangkap minatku.
Deskripsinya adalah 'menghasilkan satu material secara acak dari crafting-type tertentu per hari'. Dan sebuah kemungkinan untuk mengaturnya menjadi 'kotak yang dapat membuat ulang material yang disimpan di dalam sekali sehari'.
Dengan kata lain, kalau aku mengaturnya menjadi item tipe herb, aku akan mendapatkan material tipe herb secara acak, kalau aku mengaturnya menjadi tipe logam, maka akan memberiku ore secara acak.
Tingkat tampilannya bervariasi tergantung dari tingkatan item dan fungsi penirunya juga tidak sempurna. Item aslinya tidak menghilang, tapi peniruannya mungkin gagal kalau tingkat item tersebut tinggi. Sementara itu mungkin untuk mengubah pengaturan pengirimannya, tidak seperti pembuatan item tunggal seperti senjata dan armor, potion adalah barang yang diproduksi secara massal. Material untuk potion tidak terbatas pada herb. Bagian tubuh monster juga diperlukan. Tidak ada pendapatan langsung dari benda tersebut. Ini tidak praktis digunakan.
"Ini tidak terlalu praktis, tapi … aku benar-benar tertarik dengan ini."
"Itu bagus. Mungkin aku sebaiknya mencobanya juga?"
Kotak sihir itu sepertinya mendapatkan perhatian Magi-san juga. Aku merasa sedikit senang melihat kita cocok.
"Lyly, apa yang kau ambil?"
"Aku? Aku memilih Kepemilikan lahan pribadi."
"Eh? Bukannya kau bilang kau tidak perlu rumah tadi?"
"Bukan begitu. Kalau ini adalah lahan, maka itu akan menjadi area yang luas yang bisa kugunakan sesukanya. Ada banyak hal yang membutuhkan tempat yang luas untuk membuat sesuatu dengan kerajinan kayu … apa yang harus kubuat saat aku kembali? Sebelum itu, aku harus mengumpulkan bahan-bahannya~. Shiacchi akan membantuku juga, 'kan?"
Lyly berbicara dengan senyum yang manis, itu terlihat menyilaukan. Kebalikannya, Cloude——
"Aku mengerti. Kalau begitu Cloude, bagaimana denganmu?"
"Hmm. Hak untuk membuat dungeonmu sendiri, periodenya tiga bulan."
"Cloude sebagai pemilik dungeon? Itu memberiku kesan jahat…"
Saat Magi-san menatapinya, Cloude mendengus dan tertawa.
"Sekalipun untuk waktu yang terbatas, aku bisa dengan bebas menjalankan sebuah dungeon. Itu berarti aku dapat menentukan apa yang ada di dalam dungeon. Aku bisa mengaturnya supaya berkaitan dengan bahan-bahan menjahit dan mengumpulkannya secara luas …."
"AHH?! Cloude, tidak adil! Atur materialnya supaya seimbang!"
Wajah tampan Cloude menjadi terlihat jahat. Sekalipun yang kami pilih memiliki sisi baik dan buruknya, penampilan Lyly dengan senyum polosnya menyembuhkan hatiku.
Kami mengirimkan permintaan kami, dan aku memastikan telah mendapat Making Box.
Dan, ada satu pengumuman hasil yang terakhir.
——Para young beast akan membuat kontrak dengan player sebentar lagi.
Event terakhir dimulai dengan tenang.
Kontrak dengan Young Beast. Dengan pengumuman tersebut sebagai pemicunya, para Young Beast menemui manusia yang paling mereka percayai satu persatu.
Semua orang yang ditemui para young beast, tidak dapat mengatakan apapun. Kontrak adalah langkah yang penting, tapi semua orang kehilangan kata-kata karena mereka tidak mendengar apapun tentang itu. Akan tetapi, menginformasikan siapapun adalah hal yang tidak diperlukan karena situasinya akan berjalan secara otomatis.
Para Young Beast mulai memancarkan cahaya satu demi satu. Waktu untuk kontrak sepertinya tiba.
"…Ryui? Zakuro?"
Aku entah bagaimana menggumamkan itu saat menghadapi Young Beast yang dibungkus dalam cahaya. Ryui diselimuti cahaya putih sementara Zakuro dalam cahaya merah gelap. Sedangkan yang lainnya, Rickle terbungkus dalam cahaya biru muda dan Socks dalam paduan cahaya hitam dan putih yang terlihat seperti marmer. Neshias ditutupi campuran cahaya keemasan dan merah terang. Aku bisa melihat beragam cahaya bersinar di sekeliling.
Sekitar tiga puluh detik berlalu dan saat cahayanya memudar, terdapat Ryui dan yang lainnya. Akan tetapi, ada sedikit perbedaan pada penampilan mereka.
"…Ryui sekarang memiliki tanduk yang lebih panjang dan jumlah ekor Zakuro bertambah menjadi dua."
Dari dahi Ryui, sebuat tanduk spiral memanjang mencuat keluar dari balik surainya yang pendek. Dan Zakuro memiliki dua ekor berwarna hitam yang lebat dan tebal sekarang.
Mengenai Ryui, aku tahu dia adalah seekor hewan mitologi legendaris, seekor Unicorn. Tapi aku tidak tahu tentang Zakuro, apakah dia seekor rubah berekor banyak?
Selain itu, saat aku melihat ke sekitar, Rickle dan Socks yang sedang digendong tidak berubah banyak. Di sisi lain, penampilan Neshias yang mirip sebuah bola bulu tidak lagi terlihat. Dia mengalami sebuah transformasi menjadi seekor burung berwarna jingga kemerahan dengan ekor yang indah.
"Perubahan penampilan sebelum dan sesudah yang drastis."
Entah kenapa, rasanya sesuatu yang langka.
"Aahh … Rickle yang lucu itu …."
"Ada apa, Magi-san?!"
"Cakar dan gigi-giginya telah memanjang! Entah kenapa, dia sekarang terlihat imut dan keren sekaligus!"
Rickle yang dia pegangi menoleh kemari, sambil bernafas berat dengan bunyi 'haah, haah, haah' dan menjulurkan lidahnya keluar, kami jelas dapat melihat bahwa taringnya telah bertumbuh sedikit.
Saat semua orang menatapnya, Rickle mengeluarkan lolongan pendek dan berubah menjadi butiran cahaya pucat. Apa yang muncul di tangan Magi-san adalah sebuah batu berwarna biru muda.
"Ohh? Apakah kontraknya sudah selesai?"
"Kalau begitu, sekarang giliranku. Namamu adalah Socks. Jadilah keluargaku karena aku adalah orang yang akan menyambutmu."
Socks mulai dengan terampil menggaruk-garuk lehernya dengan kaki belakangnya. Cloude menyelesaikan pidatonya yang memalukan. Aku menatapnya dengan mata setengah tertutup. Lyly tersenyum miris dan Magi-san menutup mulutnya, mencoba untuk tidak tertawa.
"Fuu~. Datanglah, Socks."
Socks yang sedang merapikan rambutnya dipanggil oleh Cloude, dan segera melompat dangan cara yang tidak terbayangkan untuk tubuhnya yang kecil. Penampilannya berubah menjadi sebuah batu dengan campuran warna hitam dan putih.
"Jadi, kontraknya sudah selesai dengan begini."
"Tapi Cloude, apa-apaan kalimat barusan. Apa kau mau aku tertawa sampai mati?"
Saat Magi-san menyinggung hal tersebut, wajahnya mengerut pahit. Dia tetap diam dan tidak menyangkalnya. Dia sepertinya sadar betapa memalukannya tindakannya barusan.
Sementara itu, Lyly——
"Apakah kita akan membuat kontrak juga? Shiacchi."
Neshias yang berubah menjadi seekor burung yang cantik, tidak melakukan tindakan tertentu. Sosoknya menghilang dan berubah menjadi sebuah batu berwarna jingga hangat.
"Itu berarti——sekarang giliran kita. Baiklah, ayo berhubungan baik di masa yang akan datang juga?"
Aku menekukkan lututku dan memberi isyarat pada kedua hewan tersebut supaya mereka lebih mudah mendekat. Ryui terang-terangan mulai menjilati wajahku, dan Zakuro menaiki lenganku dan mulai menjilati pipiku dari sisi yang satunya lagi dengan lidahnya yang kecil.
"Uppowah? Tu-tunggu sebentar, itu geli!"
"…Yun-kun sedang dijilati. Uups, itu benar-benar merangsang. Aku merasa aku akan mimisan."
"Mmm?! Sebuah inspirasi untuk armor baru!"
"Asyiknya~. Shiacchi hanya memberiku gigitan manis. Biarkan aku ikut juga."
Tidak, malahan tolong bantu aku! pikirku, tapi situasinya tidak berlangsung lama. Ah, aku mengeluarkan sebuah suara pendek dan kedua hewan tersebut berubah menjadi partikel-partikel. Di tanganku, aku memiliki sebuah batu berwarna putih seperti salju, dan sebuah batu berwarna merah dengan garis-garis hitam.
"Kau berhasil menyelesaikannya dengan aman, Yun-kun."
"Yah, kelihatannya begitu."
"Aku penasaran monster jenis apakah yang berpartner dengan kalian."
"Kalau begitu, Shiacchi-ku adalah— seekor Phoenix. Ini jelas adalah nama makhluk mistis legendaris. Yah, dia seorang young beast saat ini, jadi tidak masalah."
Lyly, tidak gunanya melarikan diri dari kenyataan sekarang. Di masa yang akan datang, dia akan berubah menjadi keberadaan yang menakutkan.
"Seekor Phoenix, ya. Dia bisa menggantikan item pembangkit, jadi semua orang pasti akan ingin memilikinya."
"Ba-ba-bagaimana ini? Shiacchi akan dihancurkan dan digunakan!"
Kata-kata Cloude mengacaukan Lyly yang mulai merasa khawatir, terlihat seakan-akan dia ingin mengusir jauh orang-orang jahat.
"Jangan khawatir. Pada saat itu, kami akan melindungi kalian berdua dengan nyawa kami sebagai taruhannya."
"Benar. Aku akan membantumu juga saat kau berada dalam masalah."
"Yah, begitulah. Kau hanya perlu merasa senang untuk saat ini."
Pertama Cloude, lalu Magi-san dan aku berbicara pada Lyly.
"Sekarang, daripada mengkhawatirkan apa yang akan terjadi, ayo beritahukan dari ras apakah partner kita. Berikutnya Cloude. Yun-kun setelah itu."
"Baik. Namanya adalah—— seekor Kucing Keberuntungan dari jenis tertentu. Dia sepertinya adalah makhluk demonic yang mengatur keberuntungan."
"Seekor kucing yang membawa baik keberuntungan dan kesialan … dia sepertinya adalah young beast tipe support."
"Fufufufu, menarik. Di beberapa tempat, kucing hitam dikatakan adalah keberadaan yang membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Dengan kata lain, sebuah keberadaan yang merampas keberuntungan orang lain dan memberikannya pada pemiliknya. Itu aneh tapi menarik. Aku menyukainya."
Cloude yang menyunggingkan seulas senyum berani terlihat sedikit menyeramkan. Magi-san menyemangatiku selanjutnya.
"Berikutnya, Yun-kun. Bagaimana?"
"Sekalipun kau menanyakannya, Ryui adalah seekor Unicorn seperti yang ditunjukkan oleh rupanya. Sedangkan Zakuro …."
Dan partnerku yang lain adalah ….
"——Seekor rubah langit."
Baik unicorn dan roh rubah dalam game fantasi tidak pernah menjadi karakter utama. Mereka selalu mendapatkan peran pendukung di balik layar sejauh yang bisa kuingat.
"Hmm. Dua tipe yang bertumbuh dewasa dengan lambat kurasa? Yah, mereka masih Young Beast, kita akan lihat apa yang akan terjadi nantinya."
"Kalau begitu, Magi-san, bagaimana denganmu?"
"Eh, kalau aku——"
Dia tersedak dengan suara 'bfttt'. Kenapa dia begitu terkejut? Ahh, dia menempatkan sebuah tangan di dahinya dan melihat ke langit.
"Nn. Dia adalah makhluk mistis yang disebut Fenrir. Itu adalah nama yang muncul dalam mitos dan game."
"Kalau dilatih dengan benar, dia sepertinya akan menjadi yang terkuat."
"Dan apa yang akan kita lakukan kalau mereka menjadi monster raksasa?"
"""……………"""
Kami bertiga tidak dapat merespon apapun terhadap gumaman Lyly.
Yeah. Monster-monster ini disebut Young Beast. Itu berarti, kami akan menemukan mereka di suatu tempat. Seekor Fenrir yang berdiri di depan para player, akan seberapa kuat dia bertumbuh nantinya?
Kalau begini, para monster yang dapat membuat kontrak selama event ini sepertinya memiliki potensi besar dan selama kami dapat memenuhi kondisinya, secara relatif termasuk mudah untuk membentuk kontrak dengan mereka.
Di sisi lain, tubuh mereka terbatas sebagai Young Beast. Sepertinya manajemen perlu mengawasi keseimbangan game sepanjang waktu.
"…mari tidak memikirkan sesuatu yang mengerikan. Kita semua adalah pengrajin pada dasarnya."
"Kau benar. Di depan yang akan datang, berdoa saja bagi kedamaian jiwa-jiwa orang yang mengumpulkan material."
"Tidak, tunggu, mereka belum mati. Malahan, tidak diketahui apakah mereka bahkan akan muncul."
Untuk beberapa alasan, aku begitu saja berakhir dengan menyahuti Cloude yang membentuk formasi salib di depan dadanya.
Yah, jika seseorang berniat untuk menciptakan sesuatu dari item drop langka yang muncul, dia mungkin berakhir dengan permintaan untuk penaklukan monster dari item drop tersebut. Kalau begitu, dia adalah seorang pria yang memikirkan masa depan.
Walau begitu, di safety area ini ada sejumlah Young Beast, namun hanya sekitar setengah dari mereka yang membuat kontrak sebagaimana mestinya. Sisanya dengan enggan pergi kembali ke dalam hutan.
Beberapa orang melihat ke arah punggung Young Beast yang menghilang dan memanggil mereka dengan suara sedih dan takut. Itu adalah sebuah perpisahan yang menyedihkan, tapi kenyataan bahwa ada sekelompok Young Beast yang tetap tinggal adalah sebuah obat. Ada orang-orang yang termenung di sekitarku yang memiliki rambut atau tanduk serta semacamnya yang muncul di tangan dan inventory mereka.
Yah, sebagai sebuah suvenir dan sesuatu yang dibawa ke mana-mana, itu adalah sesuatu yang bagus.
"Sepertinya tidak semua orang yang terlibat yang dapat melakukan kontrak."
"Yah, mereka adalah Young Beast yang berkumpul di safety area untuk berlindung."
Saat Magi-san bergumam, aku berbalik dan menatapi punggung mereka dengan perasaan melankolis. Aku mungkin termasuk sebagai salah satu orang yang memiliki keberuntungan besar, pikirku.

——Semua prosedur event telah selesai. Setelah ini, dalam 10 menit, kalian akan dikirim kembali ke server normal. Beragam fungsi yang digunakan selama event ini akan dihentikan dan spesifikasi normal akan kembali berjalan. ——Kuulangi——

Pengumuman terakhir, ya. Setelah mendengar mereka menang, para pemenang berkumpul bersama pada akhirnya dan meskipun mereka merayakan dengan berisik, seperti yang diduga, tidak ada seorang pun yang melakukannya secara mencolok karena ini adalah sebuah game. Pada akhirnya, semua orang memberitahukan hasil mereka dan menampilkan item yang telah mereka terima.
Nantinya, mungkin ada beberapa informasi yang dibagikan secara rahasia juga.
"Hmm. Sudah selesai. Tapi aku tidak dapat percaya bahwa hanya berlalu beberapa jam saja di dunia nyata. Sekalipun aku diberitahu itu sekarang, sepertinya akan terdengar meragukan."
"Bagaimana kalau saat kita bangun sekarang dan menyadari bahwa malah sudah sebulan telah berlalu?"
Magi-san dan Lyly berbicara satu sama lain. Yah, kalau waktu bisa dipadatkan, pastinya juga mungkin untuk melakukan yang sebaliknya.
Berpikir begitu, sepertinya Urashima Tarou mungkin akan menjadi lelucon populer dalam game.
"Nah, sekarang, sudah waktunya. Ayo berhubungan baik di sisi lain juga."
"Magi, mungkin terlambat untuk mengatakan ini, tapi, ini menyenangkan."
"Yup, yup. Musim panas telah berakhir. Ayo berkumpul bersama lebih sering?"
"Itu mungkin bagus juga. Semuanya akan menjalani kehidupan masing-masing setelah ini. Jadi, mohon bantuannya untuk kali berikutnya."
Saat kami selesai mengatakan salam kami, aku merasakan sensasi yang kurasakan saat event dimulai.
 Setelah event, ada sebuah perubahan kecil yang terjadi pada Atelier.
"Tiga roti lapis dan beragam potion sampai batas jumlah pembelian."
"Aku ingin lima roti lapis penuh-dengan-cinta Yun dan begitu pula dengan potionnya."
"Kau … jangan mengatakan hal semacam itu tepat di depan orangnya. Juga, aku ingin yang sama di sini, di sebelah kanan."
Dimulai dengan Mikadzuchi dari Eight Million Gods, beberapa player yang kukenal juga mulai berdatangan ke tokoku sebagai pembeli.
Dan yang melayani para pembeli tersebut, adalah NPC Kyouko-san yang kubiarkan saja. Sekalipun aku duduk di sudut toko, saat ini sedang menjadi penarik perhatian pelanggan toko.
"Baiklah, aku akan datang lagi, Yun-chan."
"Terima kasih banyak atas pembeliannya. Juga, jangan panggil aku Yun-chan!"
Aku menyahuti pembeli yang sedang melambai padaku di pintu keluar toko dan menghela nafas letih.
"Yun-san, apa kau lelah?"
"Entahlah. Yah, bukankah ini semacam menyambut sebuah perubahan?"
"Kalau begitu, tolong pergi dan kumpulkanlah bahan-bahan. Dengan lebih banyak pelanggan sekarang, kita kekurangan beberapa material."
"Baiklah. Kalau begitu, ayo berusaha sebaik mungkin demi toko ini. Ayo pergi, Ryui, Zakuro."
Kedua hewan yang sedang duduk bersama denganku berdiri dengan gesit dan melihat ke arahku.
Melihat itu, aku mengangguk puas dan menggantungkan busur di bahuku.
"Sekarang, ayo pergi berburu sedikit dengan santai dan aman."
Aku mendengarkan sahutan dari kedua hewan tersebut dan meninggalkan Atelier. Setelah menetapkan lawan dengan level yang sesuai untuk mengumpulkan bahan.
Dengan santai, aku menghabiskan waktu di dunia ini dengan caraku sendiri.

—STATUS—
Nama : Yun
Senjata : Black Maiden's Longbow
Senjata Kedua : Magi-san's Kitchen Knife
Armor : CS No.6 Ochre Creator (Outerwear, Underwear, Torso, Waist).

Batas Equipment Aksesoris  2/10
 Rugged Iron Ring (1)
 Substitute Gem's Ring (1)

Possessed SP22
Bow Lv28】【Hawk Eyes Lv38 Speed Increase Lv22 Discovery Lv24 Magic Talent Lv42
Magic Power Lv43 Enchant Arts Lv16 Dosing Lv20 Taming Lv2 Cooking Lv20
Unequipped:
Alchemy Lv29 Synthesis Lv26 Earth Element Talent Lv13 Craftsmanship Lv29 Swimming Lv13】【Crafting Knowledge Lv30

Aksesoris yang didapat saat event:
Dead Soldier's Bracelet×1
Beragam aksesoris dengan pengaruh status abnormal (poison, paralysis, sleep, curse, charmed, confused, fainted, angry), satu set yang terdiri dari delapan jenis×1
Joke accessories×12
Cursed accessories×10

Only Sense Online Jilid 2 Epilog LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Marcellino Novaldo

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.