14 Februari 2016

Only Sense Online Short Story 2 LN Bahasa Indonesia


ONLY SENSE ONLINE
SHORT STORY 2



Myu : "Musim panas! Sudah berakhir! Tapi, ini adalah lauuuut‼"
Toutobi : "…M-Myu-chan. Itu agak sedikit…"
Magi : "Tidak masalah, 'kan? Sekarang musim gugur, tapi musim di dunia game OSO tidak berubah di fields-nya. Karena berbeda dengan dunia nyata, matahari benar-benar menyilaukan, ya."
Lucato : "Aku akan mempersiapkan payungnya sekarang, oke. Setelah itu kita dapat berenang di laut dan melakukan voli pantai juga."
Magi : "Trims. Sekalipun sinar mataharinya sangat terik, tapi keuntungan dari game adalah kau tidak perlu khawatir terbakar matahari."
Myu : "Kau benar. Juga, berapa lama lagi kau akan diam di situ! Kenapa tidak kemari! Onee-chan!
Yun : "M-Myu. Jangan… (Jangan panggil aku 'Onee-chan. Aku ini laki-laki.)"
Myu : "Ada apa? Onee-chan?"
Yun : "(Kenapa——dari semua waktu yang ada, kenapa dia tidak memahaminya sekaraanggg!)"
Toutobi : "…Yun-san, kau baik-baik saja?"
Yun : "Y-Ya, baik, baik."
Magi : "Walau begitu, kalian semua ternyata memiliki pakaian renang yang bagus. Perlu waktu untuk memilih dari yang Cloude persiapkan."
Lucato : "Tetap saja, kita memakai pakaian renang yang biasanya tidak kita kenakan. Bisa dikatakan, itu adalah satu keuntungan dari VR."
Yun : "Aku tidak memakainya… Aku bisa masuk ke dalam air dengan equipmentku yang biasa dan berenang cukup baik tanpa ada rasa tidak nyaman."
Magi : "Ayolah, Yun-kun, masa' mengatakan hal semacam itu lagi. Jangan sembunyikan, gantilah baju. Kau menyembunyikannya di bawah jaket itu, 'kan? Di sini semuanya perempuan, jadi kau tidak perlu menahan diri di sini."
Yun : "To-tolong jangan suruh aku lakukan ituuuu."
Toutobi : "…Yun-san, kalau kau menatap kami dengan mata yang memelas begitu, itu akan sangat menyusahkan."
Myu : "Entah kenapa, aku sangat tergoda untuk menjahili Onee-chan."
Lucato : "Tapi, kenapa Yun-san sangat enggan?"
Yun : "Tidak, itu… (Aku memilih sesuatu yang senormal mungkin, tapi aku tidak ingin dilihat dalam pakaian renang!)"
Magi : "Itu karena Yun-kun pemalu. Tapi, aku bisa lumayan mengerti alasannya."
Yun : "Ehh?‼"
Magi : "Yun-kun biasanya tidak menghiraukannya, tapi bagaimanapun dia itu seorang gadis. Kau kepikiran 'kan——dengan ukuran dadamu."
Lucato & Toutobi : ""Ahh, aku mengerti.""
Yun : "A-ada apa!? Jangan melihatku, jangan lihat!"
Myu : "Hari ini Hino-chan, Kohaku dan Rirei tidak datang, jadi Onee-chan berada di bagian terbawah hierarki, ya."
Yun : "(Sekalipun karakter game-ku adalah perempuan, itu didasarkan pada tubuh laki-laki. Jadi tentu saja aku tidak punya dada! Sejak awal!)"
Magi : "Yah, ukuran dada seorang gadis adalah bagian dari ciri khasnya, jadi ayo tidak menyentuh topik tersebut. Karena dia mengenakan pakaian renang, ayo bermain!"
Yun : "Haah, aku merasa akan aku terbawa suasana kalau begini."
Myu : "Oke kalau begitu, ayo main voli pantai sebentar pertama-tama! Walau begitu, tidak ada plastik di sini, jadi bolanya terbuat dari kulit!"
Yun : "Sebuah bola pantai coklat-kehitaman… dan kelihatannya juga keras."
Myu : "Ayo kalau begitu! Aturannya adalah 'apa saja boleh'! Siapa yang akan jadi wasit?"
Lucato : "Aku akan jadi wasit kalau begitu."
Myu : "Ayo buat gambar garis pembatas di pasir. ——«Sol Ray»!"
Yun : "Hebat. Sihir cahaya mengumpulkan sinar yang membakar tanah menjadi kecoklatan…"
Magi : "Untuk timnya, kita buat aku dan Yun melawan tim Myu-chan dan Toutobi-chan, apa tidak masalah?"
Myu : "Aku yang akan memulainya kalau begitu! Ini, Onee-chan."
Yun : "Baik. Pass ke Magi-san."
Magi : "Oh, kau bisa juga. Huup, lempar."
Yun : "Apapun boleh, kalau begitu. «Enchant» ——Attack!"
Toutobi : "…jadi begitu. ——«Side Step»!"
Myu : "Tob-chan, kau terlalu cepat! ——«Light Shield»!"
Toutobi : "…Maaf. Serang!"
Yun : "Myu, menggunakan sihir pertahanan untuk melemparkannya itu tidak adil! Magi-san, «Enchant» ——Speed!"
Magi : "Uups, aku berhasil tepat waktu."
Lucato : "Yun-san dan Magi-san, kalian menanganinya dengan seksama, ya. Tim Myu-san bisa dikatakan mengandalkan semuanya pada status dan art. Yun-san dan Magi-san membuat gerakan tipuan sebelum menyerang Myu-san yang dengan mudahnya tertipu. Aah, dia menerima bolanya lagi dengan menggunakan semacam gerak akrobatik."
Myu : "Ah, tipuan lainnya! Aku tidak akan berhasil! ——«Light Shield»! Tobi-chan, naik!"
Toutobi : "…ya‼ Toss!"
Myu : "Dan, bahkan tanpa menggunakan pedang, aku dapat menebas dengan sebuah tangan! ——«Shock Impact»!"
Yun : "Hiee?!"
Myu : "Ayolah Onee-chan, jangan menghindarinya."
Yun : "Aku tidak bisa menahan serangan semacam itu!"
Toutobi : "…serangan dengan sebuah bola yang menyala saat menyerbu."
Magi : "Kupikir pemandangan sebuah bola yang berhenti dan memutar di atas tanah adalah sesuatu yang hanya dapat dilihat di anime. Juga, pasinya menjadi merah dan meleleh…"
Lucato : "Myu-san, walaupun memang 'apapun boleh', itu berbahaya, jadi berhati-hatilah."
Myu : "Maafkan aku, Onee-chan. Yang kupikirkan hanya menang. Apa kau baik-baik saja?"
Yun : "…Kakiku lemas."
Magi : "Yah, dengan sebuah bola cepat yang menghampirimu dari depan sudah jelas menyeramkan. …hei, Yun-kun?!"
Yun : "Kenapa… waaa?! Asin!"
Toutobi : "…kau tidak apa-apa? Sepertinya kau diliputi gelombang di situ."
Yun : "Yah, aku tidak apa-apa. Aku memakai pakaian renang tersembunyi untuk berjaga-jaga kalau ada sesuatu yang terjadi. Lagipula, ini akan mengering dengan sendirinya."
Lucato : "Tapi itu akan mengering dengan lambat kalau kau terus mengenakan jaket. Bukankah lebih baik melepaskannya?"
Yun : "Tidak, ini tidak masalah! Ma-malahan, kenapa Myu mendekatiku sambil menggerakkan tangan seperti itu?!"
Myu : "Jangan hiraukan aku, jangan hiraukan."
Yun : "Tapi kau super menakutkan!"
Myu : "Ada kesempatan sekarang mumpung kaki Onee-chan lemas dan tidak bisa melarikan diri. Menyerahlah dan perlihatkan pakaian renangmu!"
Yun : "Uwahh?!"
Magi : "Aku mengerti, pilihan semacam ini. Seperti yang diperkirakan dari selera fashion Cloude. Alih-alih menekankan pada dada, membuat orang lain terpesona dengan garis lekuk tubuhnya! Penampilan pakaian renang tersembunyi adalah pemandangan yang harus dilihat."
Toutobi : "…Yun-san, sangat manis."
Yun : "Jangan sebut aku manis! Aku sama sekali tidak senang dengan hal itu!"
Lucato : "Pakaian renang olahraga dengan rok dan hot pants, ya. Itu tipe sederhana yang tidak terlalu terbuka dan pola yang sedikit, tapi detail sulamannya yang kecil sangat bagus."
Yun : "Jangan menganalisanya, Lucato! Bukan begitu! Ini, aku hanya memilihnya karena seperti tanktop ketat pas tubuh, tidak ada alasan apapun saat memilih ini!"
Myu : "Diberitahu seperti itu oleh Onee-chan yang sedang tersipu malu, aku merasa kalah sebagai seorang gadis."
Semuanya : """Aku setuju."""

Yun : "Jangan setuju!"

Only Sense Online Short Story 2 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MEsato Dev

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.