08 Januari 2016

Rakudai Kishi no Eiyuu-tan Jilid 1 Bab 4 Bagian 1

Keterangan Penerjemah :
Kalau kalian sedang membaca ini, mungin anime-nya telah selesai season 1. Bagi yang penasaran anime-nya meng-cover 3 jilid dari LN. Menurut para senior penerjemah biasanya tukang tagih mulai muncul setelah anime-nya tamat. *Tidaaaakkk…. jangan bully saya*

Lalu, masih melanjutkan kata penerjemah bab 3 mengenai kekaisaran dan kerajaan ternyata setelah dilihat versi asli jepangnya, tulisannya "koukoku" artinya kekaisaran
untuk kanjinya:
皇国-> koukoku (dipimpin kaisar)
王国-> oukoku (dipimpin raja)

sekalin ada gambar dari raw yang dikotak merah dibaca "Shokoku vaamirion koukoku no daini koujo" (credit for Editor-sama) (Call me qwerentz-sama, aho!!)

kalo ada pembaca lain yang masih bingung bisa cek di sini (baca dari atas sampai bawah)
http://english.stackexchange.com/questions/63039/what-is-the-difference-between-an-emperor-and-a-king (sementara ini tidak menerima jasa menerjemahkan Bahasa Inggris-Indonesia untuk link tersebut.)



Quote khusus:
Actually, the title of Emperor does fit with Japanese history. Prior to the 11th century, Japan was a collection of feudal states basically ruled by the landowners. The Emperor was appointed by these aristocrats to resolve disputes and provide a "unified voice" over these many feudal lands. In the early 11th century, the Kamakura shogunate was formed in the aftermath of the Genpei War, which took governmental power from the aristocrats and Emperor and placed it with the military akin to a junta. During this time, and the following Ashikaga and Tokugawa shogunates, the feudal states on the islands of Japan became unified into what we now know as a single country, and the Emperor's position evolved into more of a spiritual leader akin to the Pope. The importance of bloodline was always central (which does indicate a king), but as the Emperor became the head of the Shinto faith the bloodline came to signify the Emperor's status as a descendant of Amaterasu, and thus having divine legacy but not necessarily the mandate to govern.

Intinya di Jepang disebut kaisar karena menyatukan area feudal di Jepang (kurang lebih begitu)
Kalau dibahas lebih jauh bisa membahas kebudayaan dan sejarah Jepang yang bisa lebih panjang dari novelnya, jadi cukup begitu saja ya. Intinya mulai sekarang saya akan memakai “Kekaisaran Vermillion” dan “Kaisar Vermillion”
Ok, cukup masalah terjemahannya. Membahas terjemahan di sini agak tabu sebenarnya. Lalu baru ingat, ada pesan dari Editor-sama  bagi yang membaca bab 3 sebelum ini, “Anak baik jangan tiru kata-kata prajurit Rebellion ya” (contoh: b*ngs*t, s**lan, dll).
Lalu terima kasih bagi Editor-sensei yang mau membantu terjemahan LN ini dan memberi penjelasan mengenai huruf kanji di atas.
Terakhir… mari berdoa Rakudai Kishi no Eiyuutan tidak dituntut DMCA

RAKUDAI KISHI NO EIYUU-TAN
JILID 1 BAB 4 BAGIAN 
PERTARUNGAN PERTAMA


BAGIAN 1
Babak penyisihan Hagun Academy untuk Seven Stars Sword-Art Festival dimulai hari Senin, sehari setelah peristiwa Rebellion.
Tiba saatnya! Pada jadwal untuk hari pembukaan kita, kita punya seorang Rank B dari para siswa, seorang perempuan keturunan dari pahlawan besar Ryouma Kurogane―ini pertarungan pertama untuk petarung Shizuku Kurogane!
Pengumuman dari seorang anggota klub siaran disambut dengan sorakan oleh banyak murid yang mengikuti berita tentang Shizuku, murid kedua terbaik dari kelas satu.
Lawannya adalah murid kelas tiga yang tampil dalam pertandingan antar sekolah dan menang melawan perwakilan Festival dari Donrou Academy, Yamamichiyuki Azuchi. Dia adalah ksatria Rank C yang diharapkan semua orang tampil dalam Festival tahun ini, petarung Shigenobu Suga! Ksatria muda ini harus melawan senior yang berpengalaman, pertandingan pertama yang kejam! Akankah supernova dari generasi berikutnya menunjukkan kekuatannya!? Sekarang, buzzer pembukaan sudah berbunyi… apa!? Petarung Suga sudah mulai!
Sebuah Device pedang kembar berbunyi dengan listrik di kedua tangan Suga.
"Sayang sekali, 'supernova'! Keahlianku adalah petir, salah satu keahlian yang paling efektif melawan air yang kamu gunakan! Sayang sekali kamu terpilih sebagai lawanku, tetapi jangan dendam padaku atas nasibmu! ―Hakuraijin[1]!"
Dengan ekspresi kemenangan, Suga melemparkan sebuah sabetan listrik kepada Shizuku yang tidak bergerak.
"Shouha Suiren."
Shizuku mencoba mempertahankan dirinya dengan tembok air. Bagaimana bisa air melindunginya dari petir? Tetapi Noble Art Shizuku menahan aliran listrik yang kuat itu tanpa kesulitan.
"Apa!?"
E-Entah bagaimana caranya, listrik tidak berpengaruh! Komentator Oreki-sensei, apa yang terjadi!?
*Uhuk uhuk* Mungkin itu air yang sangat murni….
Air yang sangat murni?
Ya… semua orang berpikir air kalah dari listrik, kan? Tetapi tidak, ketika air kalah dari listrik, itu karena airnya tidak murni dari ion dan mikroba yang membuat air mengalirkan listrik. Air semakin tidak mengalirkan listrik seiring dengan kemurniannya, sampai benar-benar murni dan membentuk isolator hingga listrik tidak akan lewat.
Begitu… oh? Kalau begitu mengapa tidak ada pengguna air lain menggunakan taktik ini?
Bukannya mereka tidak mau, mereka tidak bisa. Menyingkirkan ketidak murnian sampai tingkat ion sama seperti menyaring pasir emas dari pasir gurun. Hanya level pengendalian sihir Shizuku-san yang membuat dia mampu melakukan teknik seperti itu. Kalau ksatria biasa mencoba mengikuti gerakan ini, bukankah otak mereka hangus duluan? *Uhuk* Seperti yang kamu harapkan dari juara dua kelas satu…*guh*!
Wah! Ini ketiga kalinya Anda muntah darah hari ini! A-Apakah anda baik-baik saja, Oreki-sensei!?
Yaa, A-Aku baik-baik saja. Kalau aku minum obat aku akan membaik. …Aah, lebi’ baik….
Oreki-sensei! Oreki-sensei! Obatnya membuat kata-kata anda melantur! Apa Anda benar-benar baik-baik saja!?
Aku baaaik-baaaik saajaaaaa…. Ini untuk menangani penyakit ini, 'ke.
Sensei! Anda tidak baik-baik saja!
Pembicaraan yang kacau. Bagaimanapun, Shizuku tampak kebal dari serangan listrik. Apa reaksi Suga setelah dia memahami ini?
"Sial, kalau itu benar, aku harus mengambil jarak."
Tetapi Shizuku membalas dengan tenang.
"Dan bagaimana kamu mau mundur?"
Ah! Mengejutkan! Kaki petarung Suga membeku ke tanah! Dengan ini dia tidak bisa kabur!!
"Suiroudan[2]."
Shizuku menembakan bola air dengan diameter tiga puluh sentimeter dari Yoishigure, dan bola air tersebut mengenai Suga tepat di wajah, dan berhenti di tengah udara menutupi kepalanya. Suga mencoba menarik atau membuka bola yang menahannya, tetapi air tidak padat, jadi dia tidak bisa memegang atau menyingkirkannya. Dia mati-matian mencari udara dan mencengkram cairan itu, tetapi hanya membuat percikan dan riak. Tak lama―
"…Aah…."
Paru-paru Suga sudah menggunakan seluruh udara di dalamnya, dan tangannya jatuh lemas, Shizuku akhirnya melepaskan penjara air tersebut. Dia jatuh di atas ring, dan pada waktu yang sama wasit mengumumkan.
"Shigenobu Suga tidak mampu melanjutkan pertarungan! Pemenangnya, Shizuku Kurogane!"
Pertarungan sudah selesai—! Melawan atribut elemen yang tidak menguntungkan, petarung kelas satu Kurogane merebut kemenangan dengan perbedaan teknik yang luar biasa!
Terbatuk pelan, Shizuku mengalihkan pandangannya dan membalas kecil kepada Ikki yang melambaikan tangan kepadanya dengan gembira dari bangku penonton.
"Bukan masalah besar."
Kemudia dia mengalihkan perhatiannya ke papan nilai di arena.
…Waktu yang tepat untuk menyelesaikan masalah akan segera tiba.


  1. Jump up↑ Hakuraijin, 白雷刃: "White Lightning Blade" = “Pedang Petir Putih”
  2. Jump up↑ Suiroudan, 水牢弾: "Water Prison Orb" = “Penjara Bola Air”

Rakudai Kishi no Eiyuu-tan Jilid 1 Bab 4 Bagian 1 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: [ Yuu ]

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.