01 November 2015

Overlord Jilid 1 Prolog LN Bahasa Indonesia



OVERLORD
JILID 1
PROLOGUE

Menghadap kearah seorang gadis yang muda dan adik perempuanya, ksatria berbaju zirah mengangkat pedangnya.
Mengambil nyawa dengan satu serangan merupakan caranya memberi belas kasihan. Terkena sinar matahari, pedangnya berkilau tinggi diatas udara.
Gadis itu menutup matanya dan menggigit bibir bagian bawahnya. Ekspresinya menunjukan bahwa dia tidak pernah menginginkan situasi seperti ini. Dia hanya menerima keadaanya karena tidak ada lagi yang dia bisa lakukan. Jika saja dia mempunyai sesuatu kekuatan, dia pasti menggunakanya untuk pria yang berada didepan matanya dan lari.
Tetapi gadis itu tidak mempunyai kekuatan.
Lalu munculah satu hasil.
Gadis ini akan mati disini.
Pedang itu pun menyerang kebawah—
—tapi gadis itu tidak merasakan sakit.
Gadis itu membuka matanya yang tertutup.
Hal pertama yang dia lihat pada dunianya adalah pedang yang berhenti pada arahnya kebawah.
Hal berikutnya yang dia lihat adalah penggunanya.
Dia berhenti bergerak bagaikan dia dilapisi oleh es. Perhatian ksatria itu sudah tidak pada gadis itu lagi. Keadaan ksatria yang tidak berdaya menunjukan kaget yang menyelimuti didalam dirinya.
Bagaikan dituntun oleh tatapan ksatria, gadis itu juga menghadapkan mukanya kearah yang sama.
Yang dia lihat——— putus asa….
Disana hanya ada kegelapan…
Kegelapan murni yang setipis kertas, tapi dengan dalam yang tidak bisa dihitung. Kegelapan itu muncul dari permukaan dengan bentuk oval dengan bagian bawah yang terpotong. Scenario yang muncul dangan misteri dan tampilan yang tidak dapat dideskripsikan.
Sebuah pintu?
Itu lah yang gadis itu pikirkan ketika melihat itu…
Ketika jantungnya berdetak sekali lagi, pikiranya terbukti benar.
Dripppppp
Sesuatu jatuh dari kegelapan.
Dan seketika dia sadar apa itu…..
“HIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!”
Gadis itu mengeluarkan suara melengking.
Sebuah wujud yang tidak bisa ditaklukan makhluk fana.
Bola merah tebal bagai api, berada di bagian bola mata yang kosong dalam tengkorak. Ketika wujud itu melihat kedua gadis, mereka merasa bagai itu melihat mangsanya dengan tatapan yang dingin. Tanganya, tidak terdapat kulit maupun daging, dan terdapat tongkat yang mistik dan indah yang juga menakutkan.
Bagaikan kematian itu sendiri, penuh dengan hiasan, jubah yang hitam, dilahirkan kedunia ini dari kegelapan dunia lain.
Udara pun membeku dalam sekejap mata.
Bagai waktu itu sendiri yang membeku dihadapan makhluk absolut yang datang.
Gadis itu lupa bernapas bagaikan nyawanya yang tercuri.
Dalam situasi ini, dimana rasa akan waktu seperti menghilang, gadis itu mulai hiperventilasi (tl note: napas yg cepat) dan bernapas bagaikan mencari udara.
‘—Sang pencabut nyawa telah datang dari dunia lain untuk mengambil diriku’
Itu lah yang dipikirkan oleh seorang gadis itu, tapi gadis itu pun merasakan sesuatu yang janggal. Ksatria yang mengejar mereka juga ikut berhenti bergerak.
“Urghhhh…”
Suara sakit yang pelan mulai terdengar.
Darimana asalnya? Dia merasa bahwa itu dapat datang dari dirinya, dan juga adik kecilnya yang gemetar, dan ksatria yang mengangkat pedangya didepan matanya.
Dengan perlahan, jarinya, yang tidak mempunyai daging hanya tulang, mengangkat dan menunjuk—tidak kepada kedua gadis, tetapi kepada ksatria, seakan memegang sesuatu.
Dia ingin berhenti melihat, tapi dia terlalu takut untuk melakukanya. Dia meraka akan menyaksikan sesuatu yang lebih mengerikan jika dia sampai berpaling.
[[Grasp Heart]]
Sang kematian melakukan gerakan menggenggam, dan suara besi berbunyi dengan keras tepat disebelah sang gadis.
Dia takut untuk mengalihkan matanya dari sang kematian, tapi didorong oleh sedikit penasaran dari dalam hatinya dia pun mengalihkan matanya dan melihat sang ksatria tergeletak ditanah. Dia sama sekali tidak bergerak.
Dia mati.
Ya, mati.
Krisis mengancam nyawa yang mendekat ke gadis itu menghilang bagaikan gurauan. Namun, dia tidak dapat bergembira karena sang kematian telah berubah bentuk dan bermanifestasi dalam bentuk yang lebih nyata.
Menerima tatapan gadis yang ketakutan, sang kematian bergerak menuju dia.
Kegelapan yang berkumpul ditengah pandangan sang gadis mulai meninggi.
‘—kegelapan itu akan menyelimuti aku’
Hanya berdoa yang dapat dia lakukan.
Adik kecilnya memeluk pinggangnya, gemetar dalam terror. Dia ingin menyelamatkanya, tapi ia tidak bisa. Dia hanya bisa meminta maaf akan ketidak berdayaanya. Dia hanya berdoa agar adiknya tidak merasa kesepian, karena dia akan pergi bersamanya.

Lalu—.

Overlord Jilid 1 Prolog LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MEsato Dev

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.