05 Oktober 2015

Only Sense Online Jilid 1 Bab 7 Bahasa Indonesia

Only Sense Online Jilid 1 Bab 7
The Black Maiden's Longbow dan Magic Gem


Kebutuhan untuk mengumpulkan uang sudah menghilang. Tapi lupakan mengenai 50kG, aku tidak bisa sembarangan membawa uang 2 juta ini.

Meskipun sejumlah besar uang turun dari langit untukku, aku hanyalah seorang rakyat biasa. Aku tidak ingin membawa-bawa harta sebanyak itu ke mana-mana.


Aku benar-benar ketakutan dengan hal-hal seperti PK. Aku mungkin sama seperti seorang pemenang lotere saat ini.

Aku memiliki Taku dari friend list dan mengontaknya.

“Hei, kau di situ? Taku.”

”Ada apa? Kalau kau mau undangan untuk perburuan, maka itu mustahil. Saat ini kami sedang berburu di sekitar Kota Kedua.”

“Bukan begitu, hanya konsultasi singkat. Tidak akan makan waktu lama.”

”Baiklah. Semuanyaa, istirahat sebentar! Aku sedang berbicara sekarang.”

Hm, bukankah berhenti di tengah jalan itu bahaya?

”Jadi? Tidak biasanya Yun berkonsultasi denganku?”

“Tidak, aku baru saja mendapatkan sejumlah besar uang, tapi aku takut untuk membawa-bawanya denganku. Bisakah ini disimpan di suatu tempat? Apakah dalam game ada bank atau semacamnya?”

”Aah, aku tidak pernah melihatnya. Tapi guild dan home dapat berfungsi sebagai gudang untuk item dan gold.”

“Aku tidak punya home.”

”Yah, belum ada guild juga saat ini. Aku akan membuatnya dalam waktu dekat, kalau aku menemukan orang-orangnya, sih…”

Aku mengerti, sebuah guild. Yah, aku berburu secara solo, jadi itu tidak masalah untukku.

”Jadi, berapa banyak yang kau punya?”

“Tidak, itu mengerikan jadi aku tidak akan mengatakannya. Selain itu, aku juga ingin menyimpannya supaya tidak boros. Aku akan menggunakannya dengan segera setelah itu.”

”Kau benar, kau sebaiknya membeli sesuatu seperti sebuah ladang.”

“Ahahaha… setelah membeli ladang kelima, harganya meningkat sepuluh kali lipat. Selain itu juga ada biaya tambahan.”

”Tidak mungkin, jangan bilang kau membelinya lebih banyak lagi.”

“…Aku membeli enam ladang. Aku membayar 100k untuk ladang-ladang tersebut hingga saat ini.”

Meskipun aku sudah menghasilkan uang dengan cukup baik, entah bagaimana uang tersebut terus menghilang untuk saat aku membeli bahan-bahan atau peralatan. Misterius sekali.

”Kau ini, kau seharusnya membangun sebuah toko saja di sana.”

“Eh, aku bisa?”

”Tidak, aku tidak tahu…apa bisa? Mungkin.”

“…Aku akan bertanya pada NPC.”

”Te-tentu, kalau begitu aku akan pergi juga.”

Entah bagaimana percakapan itu berhenti. Tidak, itu tidak mungkin, ini adalah lahan pertanian, di distrik selatan. Mungkin saja semua orang membeli ladang, ‘kan. Dan itu tidak benar bukan, NPC-san.

“Hm? Kau ingin sebuah toko? Kalau kau membeli cukup lahan untuk menjadi tuan tanah, maka kau bisa membuatnya.”

Hei, itu bisa dilakukan?!

“Ngomong-ngomong, berapa lahan yang kuperlukan?”

“Kalau kau membeli sepuluh, maka kau sah menjadi seorang tuan tanah. Tapi, lahan untuk toko adalah hal yang berbeda. Sebagai tambahan, pembangunan toko itu dilakukan secara terpisah.”

“Kalau begitu, empat lahan yang berdekatan.”

“200kG berarti. Apakah kau bisa mengurusi semua lahan itu sendirian? Kalau perlu, kau dapat mempekerjakan seorang putri petani, mau mencobanya?”

NPC itu mengkhawatirkanku. Tidak, dia benar. Kurasa aku tidak akan bisa mengelolanya sendiri. Sementara mengkhawatirkan hal itu, aku mendapatkan sebuah sertifikat tanah.

“Kau bilang kau mau sebuah toko? Ada banyak lahan yang bisa dipilih, jadi pilihlah dengan bebas.”

“Kalau begitu, sebuah tempat yang berdekatan dengan ladang dan jalan utama…”

“Kau mengambil pilihan yang bagus lagi. Sepetak lahan harganya 200kG.”

Eehh, baru saja aku membayar 200kG untuk 4 petak lahan, sekarang harganya 200kG untuk sepetak!

“Yah, hanya satu saja akan terlalu sempit. Kalau kau membeli tiga atau empat petak, maka akan bagus dan luas.”

“Berapa luas dari sepetak lahan?”

“Sama besarnya dengan sepetak ladang.”

Ah, jadi empat lahan akan jadi sangat luas, tapi mungkin bagus hanya dengan tiga.

“Tolong berikan aku tiga lahan kalau begitu.”

“Itu semua ——800kG.”

“Tunggu sebentar! Barusan kau bilang 200k.”

“Itu adalah harga terendah. Dalam hal ini, 800kG itu sekaligus dengan biaya untuk lahan yang berdekatan. Ini seharusnya kesepakatan yang sudah cukup bagus.”

NPC tersebut mengomeliku karena berkata begitu. Grrrr…

“Aku mengerti, baiklah kalau begitu. Berikan aku itu.”

Aku tidak mengira 2 juta akan menjadi 1 juta dalam waktu sesingkat itu. Tapi, dengan sepuluh ladang, aku dapat memproduksi dua ratus item. Itu membuatku senang. Aku bahkan mungkin akan mempekerjakan seorang NPC untuk mengelolanya. Saat aku berpikiran begitu, item kunci dan sertifikat kepemilikan tanah muncul di inventory-ku.

“Nah, kuberikan ini padamu.”

“Ini apa?”

NPC tersebut menyerahkan beberapa lembar kertas dan sebuah pena. Kelihatannya itu benda penting meskipun tidak ada apa pun yang tertera di situ.

“Gambarlah rencana pembangunan toko di situ dan tunjukkan kepada Master Carpenter di Kota Kedua. Letakkan saja perkiraannya di sana. Setelah itu, kau hanya perlu membayarku untuk membangun tokonya.”

Dengan kata lain, ini adalah quest item. Kota ini hanya menyewakan toko, bukan yang dibangun dengan hanya membeli lahan. Ini adalah quest yang dikhususkan untuk pembangunan.

Malahan, sebuah quest Store Constructionmuncul di kolom quest, tapi ——

“Hei, apa kau pernah ke Kota Kedua?”

“Oh, begitu kau pernah ke sana sekali, kau dapat berpindah antar kota dengan portal, ‘kan.”

“Tapi sebelum itu, kau perlu untuk mengalahkan boss-nya setidaknya sekali.”

NPC menyipitkan matanya dan menyilangkan lengannya. Tidak, aku sudah sepakat. Apa ada hal lain? Hei.

“Oh, iya. Aku lupa.”

Kelihatannya seperti sebuah percakapan baru. Apakah sesuatu yang menguntungkanku?

“Kalau kau mau mempekerjakan putri petani, biayanya 100kG sebulan.”

“Kau baru mengatakannya sekarang?”

“Apa yang akan kau lakukan?”

“…3 bulan kontrak.”

Ya sudahlah, aku mempekerjakan dia. Gadis itu bisa mengolah lahan dengan cangkul, memberi pupuk dan aku hanya perlu memberinya Seed dan menjelaskan secara spesifik pembagiannya dan semuanya akan dikerjakan olehnya.

Dan ketika sudah waktunya, kelihatannya dia akan memanennya.

NPC-san yang melakukan pekerjaan kasar, selamat atas kerja kerasnya. Kelihatannya dia tetap bekerja bahkan setelah aku log out.

Masalah ladang telah selesai, mulai besok aku harus mulai menuju ke Kota Kedua untuk mendapatkannya.

Toko yang kuimpikan! Aku harus ke Kota Kedua untuk menemukan Master Carpenter dan mendapatkan rancangan toko. Untuk melakukan itu, aku harus menghadapi bos monster, Blade Lizard.

Sejujurnya, ini merepotkan. Akan tetapi, aku punya sebuah ide yang dapat membantuku untuk melewatinya.



“…Miu, sebenarnya, aku perlu untuk pergi ke Kota Kedua. Bisakah kau membantuku untuk melewatinya?”

Itulah yang kukatakan saat kami sedang duduk bersama untuk makan malam. Makan malam hari ini dibuat untuk menyenangkan hatinya, karena itu aku memasakkan meat spaghetti kesukaan Miu. Yah, mudah membuat makanan jenis mie. Tapi itu adalah rahasia untuknya.

“Onii-chan mulai tertarik untuk bergerak maju! Tentu saja aku akan membantu! Ayo lakukan summer aventure!”

“Tidak juga. Daripada itu Miu, apa kau tahu artinya ‘aventure’?”

Aventure berarti adventure (petualangan) dalam bahasa Perancis. Meskipun ini tidak sepenuhnya salah, kata tersebut berarti petualangan cinta dan bermain dengan api.

“Aku ada permintaan yang membuatku benar-benar harus pergi ke Kota Kedua.”

“Tidak biasanya Onii-chan menerima quest. Kalau itu Kota Kedua, maka di sana ada Collection of Fairy Glow atau Investigation of Milldandy’s Road, juga ada sebuah quest yang berkaitan dengan pembentukan guild Subjugate Mastil Dane?”

“Bukan, ini quest Store Construction.”

“Aku belum pernah mendengarnya. Apa yang kau dapat dari quest itu?”

“Ah, itu…”

Tidak masalah untuk mengatakannya. Sejujurnya, ini adalah bisnis Seed, aku ingin merahasiakannya karena aku ingin terus membeli ladang secara diam-diam. Baiklah, mari mengatakannya secara rancu. Selama aku tidak menjelaskannya secara spesifik, tidak ada masalah.

“…Aku sudah menjadi seorang tuan tanah.”

“Bagaimana caranya kau menjadi seorang tuan tanah.”

Yup, tidak berhasil. Adik perempuanku menelengkan kepalanya dengan imut, klasik. Kalau seorang gadis cantik tipe natural melakukannya, itu sepertinya akan membuat semua orang kemungkinan besar ambruk saat itu juga. Sial, gadis ini adalah seorang maniak game, kemungkinan menjadi seorang tuan tanah telah mengendapkan diri di dalam kepalanya.

Dia adalah orang yang akan mulai mengivestigasi bagaimana caranya menjadi seorang tuan tanah.

“Um… aku membeli lahan.”

“Lahan, di mana? Aku belum pernah mendengarnya.”

“Tidak, kurasa kau tahu. Aku mendengarnya darimu.”

Dariku… dia memikirkannya diam-diam dengan sebuah garpu di tangannya. Dengan pertanyaan tersebut, aku diam dan mengawasinya.

“Tidak mungkiii…nnn

“Oh, kau menyadarinya.”

“Lahan di distrik selatan! Kau membelinya meskipun tidak ada seed ?! Aku bahkan belum pernah menemukannya!”

“Tidak, aku membelinya karena aku mempunyai seed.”

“Eh… Onii-chan punya seed. Bagaimana kau mendapatkannya?”

“Normalnya, seperti ini, eiii…”

Tepat——ini bercahaya dan selesai. Aku menggunakan skill, mengerti.

Yah, kalau dia mengerti, itu akan sangat hebat.

“…apakah kau menemukan sebuah Sense yang membuat seed ?”

Dia mengerti. Apa-apaan ini, sebuah percakapan tanpa kata antar saudara?

“Jangan memberi tahu siapa-siapa, jangan informasikan di forum.”

“Aku tidak akan mengatakannya pada siapa pun. Tidak akan!”

“Kalau begitu aku akan memberitahukanmu.”

“Terima kasih, Onii-chan.”

Dasar adik perempuan yang serakah. Ya ampun.

“Aku membuatnya dengan Sense Alchemy.”

“Eh… apakah kau mempelajarinya skill tersebut dengan menaikkan level Alchemy?”

“Tidak, aku menggunakan Lower Matter Conversion. Kalau kau menggunakannya pada item tipe tumbuhan, seed dari item level terendah tipe itu muncul dan mereka tumbuh menjadi sumber tanaman itu.”

“Dengan kata lain… kau membuatnya dari Herb. Itu berarti…”

“Aku membeli bahan-bahan mentah untuk Highpot dan MP Potion, dan membudidayakannya. Dengan menggunakan Sense Alchemy, aku meningkatkan jumlah seed-nya, menanamnya di seluruh ladang. Aku membuat potion dengan menggunakan Mixing dan menjualnya.”

“O-OOOOnii-chan! Kau bisa membuat Highpot dan MP Potion?!”

“Apa, begitu mengejutkankah?”

“Mustahil untuk tidak terkejut! Item yang player buat pada umumnya memiliki efek yang tinggi. Saat memikirkan efisiensi perburuan, potion-potiontersebut sangat berguna daripada yang dibuat oleh NPC!”

Tapi aku bermain solo, dan aku mengalahkan makhluk-makhluk tersebut sebelum mereka menyerangku. Aku akan mati kalau mereka mendekat. Selain perburuan dengan Taku dan yang lainnya, aku belum merasakan perburuan sebenarnya yang lain.

“Saat ini aku sedang menanam bahan-bahan untuk Highpot dan MP Potion. Sementara itu, aku mendapatkan uang dengan menjual Bluepot.”

“Karena kau membuat Bluepot, kau meningkatkan Mixing-mu sangat tinggi. Akhir-akhir ini, sudah beredar premium BluepotItem tersebut sempurna untuk penyerang garis belakang yang memiliki lebih sedikit HP.”

Premium Bluepot? Setelah Mysterious Bluepot, sekarang berubah menjadi premium.

“Aku tidak tahu soal Premium Bluepot, tapi aku membeli dan membuatnya dengan bahan-bahan murah. Aku sudah mengubah ladang untuk ditanami bahan-bahan Highpot.”

“Onii-chan! Aku akan membuat susunan anggota yang terbaik! Besok aku akan berbicara dengan semuanya, jadi lusa! Ayo pergi dan taklukkan Blade Lizard dalam dua hari!”

“Te-tentu. Aku juga sedang mempersiapkan equipment, jadi kalau kau bisa melakukan hal tersebut, itu akan membantu.”

Aku berhasil membuatnya memihakku. Itu bagus, tapi aku merasa khawatir karena begitu mudahnya Miu termotivasi.

“Besok aku juga akan bersiap-siap, jadi lusa ya. Aku tidak masalah dengan waktunya, jadi kau yang atur saja.”

“Baiklah! Kami akan mempersiapkan jalannya, memastikan kau selamat dan baik-baik saja!”

Aku ingin menaikkan level dari bow-ku, jadi biarkan aku membantu. Saat aku berkata begitu, Miu mulai mempertimbangkannya.

“Hmm. Aku mengerti!”

Aku jadi benar-benar gelisah. Kelihatannya aku akan menjadi halangan besar untuk anggota party-nya. Daripada hanya menyediakan persediaan untukparty, bagaimana kalau aku menyiapkan hadiah permintaan maaf untuk mereka? Ini akan menjadi hadiah karena telah mengantarku melewati boss ini, juga sekaligus untuk mempromosikan toko.



Setelah makan malam, aku mulai bersiap-siap untuk lusa. Aku membeli bahan-bahan dan membuat potion. Musuh yang dihadapi adalah Blade Lizard.

Saat kami menghadapi Golem, kebanyakan dari Bluepot yang kupunya tidak terpakai. Setelah berbicara dengan Miu, kelihatannya item pemulih yang saat ini digunakan adalah Highpot dan Bluepot dengan efektivitas tinggi.

Untuk player seperti Miu dan yang lainnya, level Highpot tidak akan seberapa, tapi aku tidak mengatakan ini akan benar-benar aman. Meskipun aku tidak meningkatkan tingkat suksesnya hingga ke titik ekstrim, aku ingin menghapus elemen yang membuatku gelisah sebisa mungkin. Terus terang, aku merasakan akan ada sesuatu yang terjadi karena begitu bersemangatnya Myu. Dan karena itu, meskipun tahu ini berlebihan, aku membuat sekitar seratus Bluepot.

Kalau ada sebanyak ini yang dipersiapkan, aku bisa merasa aman tentang segala hal. Dan anggota party yang belum pernah kulihat dan juga Myu dapat menggunakannya untuk kesempatan lain.

Dan, karena tidak ada waktu untuk saat ini, daripada menyiapkannya secara manual, aku menggunakan skill.

Saat menggunakan Mixing dan Synthesis untuk membuat item satu demi satu, tingkat kesuksesannya tinggi, tapi jumlah experience yang didapat rendah. Kebalikannya, kalau kau membuat sejumlah besar item pada satu waktu, sebagian dari item yang dibuat akan gagal, tapi jumlah experience yang didapat lebih besar.

Akhir-akhir ini, jumlah Bluepot yang bisa kubuat dalam satu waktu dengan skill telah meningkat. Tidak ada lagi kehilangan banyak bahan-bahan karena kegagalan.

“Hmm. Hanya memberikan Bluepot pada mereka sepertinya tidak begitu menarik. Perlu menemukan sesuatu yang lebih menarik.”

Kalau mungkin, aku ingin memberi mereka beberapa item yang dapat meningkatkan promosi tokoku.

Aku mencari item yang kelihatannya bagus di inventory-ku.

Memikirkan kegunaan yang praktis, bermacam-macam Highpot dan MP Potion akan memberi dampak. Sesuatu yang seperti hadiah festival obon.

“Tunggu, itu untuk hadiah perkenalan. Sebuah enchanted ring…mustahil. Aku tidak bisa tiba-tiba memberi mereka hal semacam itu.”

Kalau dipikir-pikr, «Skill Enchant» dapat digunakan pada material item. Kalau aku tidak punya item untuk diberikan, ayo membuatnya. Ayo melakukan sedikit percobaan.

“Umm, kata kunci «Enchant» seharusnya tidak masalah. «Skill Enchant» ——Enchant Attack.”

Aku memberikan enchant peningkatan attack power pada sebuah batu.

Material tersebut mendapat cahaya merah enchant dan tanpa menghancurkannya, benda tersebut tergeletak di tanganku.

“Untuk menamainya, bagaimana kalau Enchant Stone? Kata pemicunya «Enchant» juga.”

Enchant stone di tanganku merasakan kata kunci yang kupikirkan dan memulai skill yang ada di dalamnya. Item tersebut menyelesaikan perannya dan menjadi pasir.

“Tidak hanya dengan sebuah bisikan, tapi juga meskipun tidak berniat untuk mengaktifkannya. Ada banyak hal yang harus dipastikan.”

Memeriksa perbedaan antara batu yang normal dengan Enchant Stone yang kubuat, aku berpikir.

“Kalau seperti ini, akan sulit untuk membedakannya dari batu biasa. Tidak ada perbedaannya dengan batu besar yang kupegang.”

Semuanya adalah batu seukuran kepalan tanganku. Kelihatannya akan sulit untuk membawa-bawanya.

“Yah, aku membuat benda ini, tapi memberikan mereka sesuatu yang aneh seperti ini, yah, memalukan. Itu benar, aku punya skill yang tepat untuk memproses bahan.”

Aku mengeluarkan batu baru, dan melakukan Polishing pada benda tersebut dari skill window.

Batu yang telah digosok tersebut telah berubah menjadi seukuran yang mudah dipegang dan memiliki permukaan yang mengilap.

“Ini, ini dia. ukuran segini mudah untuk digenggam. Tapi warnanya tetap seperti itu. Karena setiap enchant punya warnanya sendiri, diwarnai saja supaya cocok dengan tipe enchant-nya.”

Merah untuk meningkatkan attack power, biru untuk defence, kuning untuk speed, juga jingga untuk magic attack dan hijau untuk magic defence. Setelah mencocokkan warnanya, aku memoles batu-batu tersebut dan mewarnainya masing-masing dengan warna yang berhubungan sebelum melakukanenchantment pada mereka.

“Ada item seperti di game bukan? Yang menaikkan statusmu untuk sementara.”

Yah, dalam game ini, kalau kau punya Sense Mixing kemudian berikutnya Dosing, kau bisa membuat potion semacam itu dari daging monster, itulah yang Taku katakan sebelumnya.

Dan tanpa alasan yang jelas, level Enchant Arts meningkat… mungkin untuk meng-enchant magic attack, aku seharusnya menaikkan level sebuah Sense yang berhubungan dengan serangan sihir? Dan bukankah menaruh magic attack akan mengagumkan? Sebagai contoh, scroll dengan sihir di dalamnya yang memungkinkanmu untuk melakukan sihir sekali pakai.

Harusnya ada item semacam itu. Yang memungkinkanmu untuk melakukan sihir tanpa menggunakan MP dan rapalan mantera yang tak perlu.

Sebuah Gatling Gun yang memiliki ratusan sihir, benar-benar, romansa.

Aku penasaran tentang hal itu sampai aku mau tidak mau mencobanya.


Possessed SP12
Hawk Eyes Lv28 Magic Talent Lv28 Magic Power Lv26 Alchemy Lv18
Enchant Arts Lv3】【Mixing Lv29 Synthesis Lv20 Craftsmanship Lv21
Crafting Knowledge Lv19 Earth Element Talent Lv1

Unequipped:
Bow Lv18】【Taming Lv1 Speed Increase Lv11 Discovery Lv8


Karena aku tidak dalam pertempuran, aku melepaskan Sense Bow dan mendapatkan sebuah elemental talent. Alasan mengapa aku memiliki Earth Element adalah karena itu tidak populer dan tidak seorang pun dari kenalanku yang mempunyai elemen ini. Bukan, bukannya sama sekali tidak populer, hanya saja orang-orang lebih menjadikan penampilan sebagai prioritas.

Tentu saja, sekalipun aku mengambil sihir bukan berarti aku akan menjadi seorang mage. Jangan mengharapkanku untuk menaikkan level Sense sepertiStaff atau Magic Book. Sejak awal, aku akan fokus pada membuat item dengan menggunakan earth magic.

“Sihir Earth Element. Untuk permulaan, hanya ada ini, ya.”

Satu-satunya skill Earth Element adalah «Bomb». Saat aku mencobanya, ada sebuah ledakan yang bercahaya kuning tua. Sejujurnya, ledakan itu hanya sebuah cahaya terang atau lidah api.

“Sederhana sekali, tapi sepertinya ini bukanlah satu-satunya elemen lemah dari antara keenam elemen. Bisa tidak ini di-enchant ke dalam batu?”

Meskipun aku mencobanya pada batu tersebut, benda itu retak. Aku mencoba meng-enchant-nya dua, tiga kali dan selalu hancur.

Dengan kata lain, bebatuan tingkatnya tidak cukup tinggi sebagai bahan. Aku mencoba menggunakan Iron Ingot juga, tapi tetap tidak bagus hasilnya. Kalau begini, satu-satunya item yang bisa kugunakan adalah permata.

Aku mencoba menggunakan permata berukuran kecil, tapi tidak berhasil. Permata buatan berukuran sedang tidak cukup kuat dan hancur juga. Yang tersisa hanyalah Peridot berukuran sedang.

“Sudah kukira, mustahil untuk meng-enchant ke yang berukuran kecil. Kalau ukuran berikutnya tidak berhasil, aku akan menyerah untuk hari ini. Kata kuncinya Bomb sudah diatur. «Skill Enchant» ——Bomb.”

Setelah memancarkan cahaya kuning tua, permata Peridot itu tetap berada di tanganku tanpa hancur.

“Hmm. Itu berarti sihir elemental memerlukan material yang tingkatnya cukup tinggi, kalau tidak hasilnya tidak bagus, ya. Setidaknya permata berukuran sedang…”

Meskipun ini belum dipastikan, tapi sepertinya diisi dengan sihir level tinggi akan sulit atau mustahil.

Memikirkan tentang keseimbangan game, serangan mematikan yang bisa dipicu hanya dengan sebuah kata kunci tanpa menyerap MP sedikit pun, tapi hanya menyiapkan sihirnya terlebih dulu, mau tidak mau akan menjadi sebuah cheat. Untuk menghindari hal itu, tingkat dari material yang dibutuhkan untuk serangan sihir mungkin sudah diatur supaya lebih tinggi.

“Ahahaha… benar-benar, deh. Aku jug merasa ini sangat masuk akal.”

Juga, satu hal lagi. Paramater MP-ku. Hanya dengan memasangkan sihir terlemah, 30% dari MP­ku dikonsumsi. 1% MP dipakai saat merapalkan mantera itu adalah hal yang biasa, tapi…

Alasan konsumsi MP tidak mengangguku saat aku membuat Enchant Stone adalah entah karena tingkat rendah sihir Enchant atau kenyataan karena itu pada dasarnya berasal dari Enchant itu sendiri.

Dan, tergantung dari seberapa banyak MP yang diperlukan untuk meng-enchant sebuah serangan sihir tingkat tinggi, aku bisa menyimpulkan bahwa kalau tidak ada cukup MP untuk melakukan enchant, maka akan gagal. Enchanting dengan mantera level tinggi akan sulit.

“Materialnya, dan jumlah MP yang kumiliki, begitu pula sihir yang kupunya adalah faktor penentunya, ya.”

Kalau aku menamainya sama dengan caraku menamai Enchant Stone, maka itu akan menjadi Magic Gem, kurasa.

“Aku tidak bisa membuat Magic Gem dalam jumlah banyak. Yah, pikirkan saja ini sebagai senjata rahasia.”

Aku duduk untuk memulihkan MP-ku dan menaruh bomb enchant ke permata yang tersisa. Setelah akhirnya membuat kira-kira dua lusin, Earth Element-ku naik ke level 2.

Entah kenapa, ini cukup memakan waktu. Mungkin seharusnya aku mengambil Sense Magic Recovery? Pikirku. Tapi sudah terlalu terlambat untuk bereksperimen dengan hal itu.




Hari berikutnya, begitu aku log in, aku dipanggil oleh NPC yang kutinggalkan untuk mengelola ladang.

“Ah, Yun-san?”

“Ya? Ada apa?”

Ada sebuah pembicaraan mengenai ladang, NPC tersebut berbicara sendiri padaku. Namun, sekalipun aku berbicara dengan AI sepanjang hari, aku tidak akan menjadi bosan karena kemampuan percakapakan yang dimilikinya. Hebat.

Aku penasaran apakah ada orang yang berlatih kemampuan berbicaranya dengan menggunakan NPC.

Vitality Tree akhirnya siap.”

“Terima kasih. Aku akan melihatnya kalau begitu.”

Setelah menjawabnya, dia kembali dengan senyuman menawan. Uh, rinci sekali. Apakah mungkin ada seseorang di dalamnya? Aku bertanya-tanya.

Dan aku diantarkan ke Vitality Tree, yang sudah cukup tinggi setinggi dadaku dan menghasilkan tiga buah.

Bentuk buahnya, hebat, ini bawang putih. Bawang putih muncul di pohon, aneh sekali.

“Hei, bisa digunakan untuk apa Vitality Tree?”

“Apa, ya? Malahan, aku ingin bertanya pada Yun-san, kenapa kau menanam ini?”

“Aku punya seed, makanya kutanam.”

“……”

Akan lebih baik kalau tidak ada suasana kikuk yang senyata ini. Kalau aku diberi tahu bahwa ada orang yang menjalankan NPC, aku percaya aku akan langsung percaya pada mereka.

Karena suasananya begitu kikuk, aku mulai bicara.

“A-Aku akan pergi keluar sebentar, jadi kuserahkan urusan panenan padamu.”

“Ya, hat-hati di jalan.”

Aku sedang melarikan diri, meskipun aku memang harus melakukan pengiriman. Aku menghubungi Magi-san dan yang lainnya terlebih dulu dan pergi untuk mengambil senjata dan armor.

Aku pergi ke kota dan menuju ke toko di distrik timur. Mungkin karena hari ini dibuka, ada orang-orang yang masuk dan keluar dari toko Cloude. Yang mengejutkan, aku merasa sepertinya ada banyak pelanggan wanita.

“Tidak, ini hanya sebuah kebetulan. Ya, kebetulan. Itu karena ada banyak wanita yang berpakaian dengan equipment dari bahan kain dan kulit.”

Sementara berkata demikian pada diriku sendiri seperti itu, aku memasuki toko Lyly di sisi seberang.

Di dalam, kelihatannya ada beberapa pelanggan. Mereka adalah pengguna sihir, dan orang yang menginginkan senjata dari bahan kayu.

Di toko, ada wand dan staff dengan permata serta bow. Ada juga jenis striking weapon seperti flail (pecut), yaitu sebuah tongkat dengan seuntai rantai menempel padanya. Semua senjata itu menghiasi toko. Senjata-senjata tersebut memiliki daya tarik yang berbeda dengan yang ada di toko Magi-san dan menyenangkan untuk dilihat.

“Hee`. Menarik…bahkan ada slingshot (ketapel).”

Ada sebuah senjata kayu berbentuk ‘Y’ dengan bahan kulit yang menjuntai di antara bagian yang bercabang.

“Selamat datang, Yuncchi. Bow-nya siap.”

Meninggalkan orang-orang yang sedang melihat-lihat senjata di tokonya sendirian, aku berhadapan dengan Lyly yang berada di balik konter.

Toko tersebut kelihatannya dijalankan dengan mulus oleh seorang NPC Penjaga Toko yang memiliki wajah lembut. Setelah Lyly membawaku ke belakang toko, NPC tersebut melihat ke arah kami dan mengangguk ringan. Ini juga, terlalu realistis.

“Aku datang, bagaimana dengan dua orang lainnya?

“Kurocchi masih di tokonya, Magicchi sedang menunggu di belakang.”

“Apakah aku bisa ke belakang juga? Ada sesuatu yang ingin kutunjukkan kepada kalian dan tidak mau orang lain melihatnya.”

“Apa, apa? Kau berbuat nakal lagi?”

“Berhenti menuduhku seperti itu. Ini bukanlah sesuatu yang membuatku merasa bersalah.”

Keluhku kesal, tapi Lyly yang ada di depanku tertawa senang. Aku menarik diri.

“Oh, Yun-kun. Halo.”

“Halo, Magi-san.”

“Hmm. Kurasa aku tidak dibutuhkan hari ini, tapi apa ada sesuatu?”

“Tentang itu, tunggu saja nanti.”

“Ahahaha, kau benar-benar iseng, Yuncchi.”

Lyly berkata demikian dan mengambil sebuah bow yang diletakkannya di tengah meja.



Bow itu dibuat seperti permintaan Yuncchi. Senjata itu besar, jadi menanganinya mungkin sulit. Coba peganglah.”

Itu adalah sebuah bow yang melengkung dan fleksibel berwarna hitam. Seratnya seperti kayu ebony hitam.

Tali busurnya sangat tegang. Secara keseluruhan, bow tersebut sangat berat. Tapi itu bukan di level yang tidak bisa ditangani. Malahan, senjata ini memberikan perasaan bagus saat aku memegangnya di tanganku.


Black Maiden’s Longbow Weapon
ATK +40 Additional Effect : ATK Bonus


Black Maiden’s, kenapa Maiden’s (gadis perawan)?

“Senjata sama saja halnya dengan armor yang meningkat, dan additional effect-nya dapat ditambahkan dengan material penguat. Juga, aku akan kadang-kadang melakukan perawatan untuk memulihkan daya tahannya. Tapi……Yunchhi, apakah kau bisa menggunakannya?”

“Ya, ini sedikit berat, tapi sangat pas. Mengunakannya mungkin akan sulit tapi aku akan bisa membidik sangat jauh dengan ini.”

Aku menarik tali busur tanpa anak panah dan melepaskannya. Sebuah suara bening seperti alat musik senar bergema di ruangan tersebut.

“…Yun-kun benar-benar hebat.”

“Begitukah?”

“Pada senjata, equipment yang tidak sesuai dengan status seseorang, statusnya akan menjadi negatif pada koreksi statusnya. Kalau sebuah armor metal dipakai tanpa memiliki cukup ATK, SPEED akan turun drastis, dan dalam hal large sword, benda tersebut tidak akan bisa diangkat. Hal tersebut juga berlaku pada bow. Dan karena itu, Yun-kun tidak ditolak oleh bow tersebut. Itu hebat.”

Kalau equipment tidak cocok dengan statusnya, maka ada koreksi secara negatif, sebuah penolakan. Itu pintar.

“Koreksi negatif untuk bow, adalah pemantulan serangan. Orang-orang yang menggunakan bow di dunia nyata, kadang-kadang melukai tangan mereka saat menggunakannya, ‘kan? Itulah fenomena yang terjadi. Kalau DEX-mu terlalu rendah, setiap kali kau menembakkan sebatang anak panah, kau akan menerima serangan. Kelihatannya itu adalah ketakutanku yang tak berdasar. ‘Mungkin dia akan entah bagaimana berhasil menggunakannya saat ini?’ pikirku, tapi sepertinya kau mempunyai cukup DEX.”

Jadi alasan kenapa Lyly tadi ragu-ragu saat menyerahkan bow-nya, adalah karena itu.

Walau begitu, memikirkan Bow ternyata memiliki keadaan tidak menguntungkan semacam itu dan aku malah tidak mengetahuinya. Juga, kelihatannnya akan mustahil untuk menggunakan equipment lain karena tidak cocok untukku.

Ngomong-ngomong, Taku sebagai contohnya tidak memakai whole body armor. Dia tidak memakai equipment metal baik di kepala maupun di lengannya. Di antara player yang kulewati di kota, hanya beberapa dari mereka yang memakai armor metal seluruh tubuh. Meskipun juga karena kurangnya biaya, tapi kelihatannya mereka tidak dapat memakainya karena alasan sedalam itu.

“Kelihatannya Kurocchi sudah datang. Masuklah.”

Lyly kelihatannya berbicara dengan Cloude lewat friend call. Tidak lama kemudian, Cloude masuk ke dalam diantar oleh NPC.

“Aku yang terakhir, ya. Maaf, aku terlambat.”

“Kami tidak benar-benar menunggumu. Juga, kau melakukan hal ‘itu’ lagi, ‘kan?”

Magi-san melambaikan tangannya dengan keheranan. Apa maksudnya ‘itu’.

“Hei, apa maksudnya dengan ‘itu’?”

“Aku sedang memasang screenshot dari para player yang memakai pakaianku di blog.”

“…tukang intip?”

“Kau benar-benar keterlaluan. Aku menjelaskan dengan baik pada orang-orang tersebut. Aku juga menyembunyikan wajah mereka. Ini adalah sebuah blog yang memperkenalkan pakaian. Dan kau juga, adalah salah satu modelku.”

“Kenapa!”

“Pakaian yang kau kenakan adalah mahakaryaku——mereka adalah pakaian yang memakai nama CS. Bagaimana mungkin aku membiarkannya tak tercatat.”

“Tidak, tidak, aku tidak mengerti maksudnya itu. Berikan saja armornya.”

Ya ampun, gadis yang sangat terburu-buru. Dia menghela nafas. Tidak, akulah yang lelah secara mental di sini.

“Ini, equipment Bagian Dalam dan Bagian Pinggang.”

Aku mulai menggertakkan gigiku di tengah jalan. Bagian dalamnya masih bagus. Ada sebuah sulaman yang sama dengan yang ada di mantel hitamku. Aku tidak tahu sulaman apa itu, tapi kelihatannya sebuah lambang yang keren. Tapi, aku tidak bisa terima bagian pinggangnya.

“Hei, ini bukan celana.”

“Ini adalah pakaian renang. Ini bukan celana renang, jadi kau tidak perlu merasa malu!”

“Kubilang jangan rok, jadi kau membuat pakaian renang?! Ini ekstra memalukan!”

“Jangan khawatir, kalau kau mengikatkan sehelai kain pinggang di sekitar perutmu, itu akan menjadi ro… tidak, maaf. Aku bercanda.”

Magi-san menaikkan tinjunya yang ditujukan ke Cloude dengan seulas senyum di wajahnya. Di antara cincin yang dia pakai di jemarinya, ada Trion Ring.

Ini adalah cincin-cincin yang meningkatkan ATK, itu jelas.

“Yang sebenarnya, adalah yang ini.”

Menggantikan pakaian renang yang sebelumnya, yang dia keluarkan adalah hot pants. Ini dibuat dari kain berwarna hijau gelap. Rasanya mirip seperti jeans saat menyentuh kulit. Pasti mudah bergerak memakai ini. Aku sedikit cemas dengan bagian belakangku, tapi keliman mantelku didesain dengan bagusnya untuk menutupi bokongku.

“CS No.6 Ochre Creator. Begitulah seharusnya kau menyebutnya.”

“Nama seri dan nomornya terasa sedikit memalukan, sayangnya.”

“Untuk yang itu aku tidak akan menyerah. Juga, lihat performa equipment-nya.”


CS No.6 Ochre Creator Underwear
DEF+10 MIND+10 Additional Effect : DEX Bonus

CS No.6 Ochre Creator Waist
DEF+10 SPEED+10 Additional Effect : DEX Bonus


“Tambahkan +16 Physical Defense dari Pakaian Luar, ada Magic Defence 10 dan Speed 10. Itulah yang kau dapat dari tiga potong armor. Performanya seharusnya lebih baik daripada beberapa full body metal armor payah.”

Tidak, aku tidak mengerti. Tidak ada yang bisa kubandingkan dengan itu, jadi serahkan saja pada spesialisnya.

“Begitukah, Magi-san?”

“Itu benar. Malahan, ada peningkatan speed, jadi kau bisa bergerak lebih cekatan daripada saat kau memakai armor metal.”

Kau serius. Yah, tentu saja menjadi cepat adalah hal yang bagus.

“Aku sudah menyiapkan desain untuk tiga potong lainnya. Cepatlah siapkan gold-nya untuk itu. Aku ingin orang-orang memuja setelah Ochre Creator yang lengkap.”

“Tapi, bukannya mereka akan melihatnya meskipun dipajang di display?”

“Pakaian itu untuk dipakai model terbaik! Aku tidak tertarik dengan pakaian yang tidak dipakai!”

Pernyataannya itu keren, tapi dia ingin mendandaniku. Bahaya. Aku merasa merinding mendengarnya.

“Lyly, apakah ada tempat untukku berganti baju?”

“Kalau begitu, ada sebuah kamar pribadi di sana. Silakan lewat sini.”

Aku diantarkan ke ruangan tersebut dan mengganti equipment-ku dengan Ochre Creator.

Ini nyaman dipakai, jauh lebih baik daripada equipment pemula yang kukenakan hingga saat ini. Tubuhku terasa ringan. Aku bisa merasakan keuntungan dari Speed Increase.

“Aku selesai ganti pakaian.”

Hmm. Semuanya menatapiku. Tunggu sebentar, tabung panahnya bergantung di bahuku, rambutku baik-baik saja. Meskipun terasa aneh mengkhawatirkan tentang dandanan di dunia Virtual Reality, aku merapikannya sedikit.

“Itu cocok untukmu. Yun-kun kelihatan sangat ringan.”

“Oh, Yuncchi kelihatan seperti seorang model.”

“Hmm, kelihatannya penilaianku tidak salah.”

Mendapatkan sambutan yang sebagus itu dari mereka bertiga membuatku senang, tapi juga sedikit malu.

Mungkin bersimpati dengan perasaanku, Lyly mendekatiku dan menarik tanganku.

“Nah, sambil memakai equipment itu, ayo coba bow-nya.”

Lyly membawa kami semua ke belakang tokonya.

Di sana, ada sebuah tempat memanjang  selebar 10 meter dan panjang 15 meter yang mengingatkan pada arena panahan.

“Aku membuatnya untuk percobaan menembak dengan sihir dan panah. Yuncchi, coba panah orang-orangan sawah itu.”

“Baiklah, ayo mencobanya sedikit.”

Aku menatap dengan Hawk Eyes pada orang-orangan sawah yang mengenakan plate armor tersebut.

Aku menempatkan sebatang anak panah pada longbow baru itu dan menarik talinya. Mungkin karena peningkatan DEX pada amor baruku, rasanya lebih mudah untuk menariknya dibanding beberapa saat yang lalu.

Aku melepaskan yang pertama. Anak panah tersebut terbang melesat dan mengenai bagian tengah orang-orangan sawah itu, tapi dipantulkan oleh metal plate-nya. Tapi, di tempat di mana anak panah mengenainya, ada sebuah penyok kecil.

Berikutnya aku bergerak, berjalan ke kanan. Menembakkan sebatang anak panah, dan meskipun aku berpindah ke tempat yang berbeda, aku memanah tempat yang sama dengan yang sebelumnya. Yang ketiga, aku menembakkannya dari kiri dan itu juga mengenai tempat yang sama. Kali ini, penyok disteel plate itu bertambah.

Keempat, kelima… Aku menembakkannya dari kiri dan kanan dengan cara yang sama. Keenam, ketujuh, kedelapan, kesembilan, kesepuluh. Meskipun itu adalah langkah kecil, aku terus berjalan menyamping ke kanan maupun ke kiri sambil menembakkan anak panah. Postur tubuhku tidak berubah.

Setelah menembakkan delapan belas anak panah, aku dapat menembus metal plate tersebut. Aku menurunkan bow itu dan menghela nafas besar. Aku berkata pada diriku sendiri tentang kesanku.

“Kurasa ini bagus. Tadinya, aku tidak bisa menembus besi.”

“Kau menembus besi hanya dengan sebatang anak panah. Memanah sambil bergerak adalah teknik tingkat tinggi untuk mereka yang menyerang dari jarak jauh, Yun-kun.”

“Terlebih lagi, dia menembakkan anak-anak panah tersebut di tempat sama. DEX Yuncchi sangat tinggi.”

Dikatakan seperti itu oleh Magi-san dan Lyly membuatku malu.

Dan sambil menyilangkan lengannya, Cloude bergumam. “REC selesai, Screenshot dibuat. Nama folder : Black War Goddess. Selesai, simpan dan sembunyikan.”

Aku mendengar sesuatu yang menakutkan. Ketidaktahuan adalah anugerah. Ayo lanjutkan dengan percakapan.

“Terima kasih karena membuatkanku senjata dan armor yan keren, Lyly, Cloude.”

“Tidak usah dipikirkan. Tidak maukah kau menjadi modelku? Aku akan memberimu diskon untuk armor.”

“Jangan khawatir. Aku sangat suka membuat barang-barang dengan tanganku sendiri.”

“Lyly, aku menantikan saat menjadi pelanggan tetapmu. Dan Cloude. Pakaian laki-laki dan jangan gunakan namaku, itu syaratnya.”

Lyly membuat ekspresi gembira, dan Cloude menaikkan bahunya memprotes. Sedangkan Magi-san melihat kami seakan dia menyaksikan sesuatu yang menyenangkan.

“Nah sekarang, ada hal yang ingin kubicarakan dengan kalian bertiga. Dengan «Skill Enchant» dari Enchant Arts yang sebelumnya, aku sudah membuatitem dari material.”

Aku menunjukkan tiga Enchant Stone dan Magic Gem.

Fakta bahwa melakukan enchant pada serangan sihir ternyata mengkonsumsi sejumlah besar MP dan kemungkinan bahwa level skill yang lebih tinggi tidak dapat ditambahkan kecuali ada material yang sama tinggi levelnya. Aku mengatakan pendapatku tentang itu dan menjelaskan apa yang kupikirkan.

Setelah penjelasanku selesai, orang pertama yang menyuarakan keraguannya adalah Lyly.

“Hmm. Bagaimana dengan keefektifannya? Berapa besar dampaknya? Saat mengunakan wand atau staff, ada tambahan koreksi serangan. Lalu, bagaimana dengan Magic Gem?”

Lyly mengemukakan sudut pandang tersebut dalam pertanyaan cepat. Sebagai seorang carpenter, dia tahu banyak tentang pengguna sihir yang menggunakan wand dan staff, karena itulah dia bertanya. Tapi aku tidak bisa menjawabnya.

“Sebenarnya, aku belum mencobanya. Jadi, bisakah aku melakukannya di sini?”

“Tentu, coba bidik orang-orangan sawah itu.”

Aku menyimpan bow di dalam inventory, dan mengeluarkan Magic Gem sebagai gantinya. Aku memegangnya di tangan kiriku.

“—— «Bomb»!”

Aku memegang permata lain di tangan kananku, bersiap untuk melemparkannya.

Merespon pada kata kuncinya, Magic Gem mulai memancarkan cahaya. Tapi permata di tangan kananku bukan satu-satunya yang bercahaya. Kesembilan permata yang ada di tangan kiriku merespon juga.

“Sial… merunduk!”

Segera setelah pekikan Cloude terdengar, semua permata di kedua tanganku——meledak.

Setelah itu, asap ledakan menyelimuti kami, tapi entah bagaimana aku selamat.

Sekeliling dari pusat ledakan ditandai dengan tanda terbakar berwarna coklat. Sebagian dari toko rusak.

“*Uhuk*, *uhuk*… mustahil, pelepasan spontan.”

“Uuuh, aku merasa pusing.”

Karena aku berada di pusat ledakan, HP-ku hampir tidak selamat setelah terkena berlapis-lapis ledakan sihir. Kalau aku tidak mengganti equipment-ku, aku pasti tewas.

Lyly yang berada dekat denganku juga terkena dampaknya.

“Magi-san, kau tidak apa-apa?”

“Aku tidak apa-apa karena Cloude menahanku ke bawah.”

“Lebih tepatnya aku melindungimu. Tapi itu benar-benar menyolok. Omelannya nanti saja. Lihat badanmu dulu.”

He? Aku menyahut bodoh.

Aku melihat diriku sendiri. Bagian kiri dari mantel Pakaian Luar menghilang sepenuhnya. Pakaian Bagian Dalam dan hot pants yang tersobek memberinya kesan agak cabul. Panggul dan bokong kiriku terlihat total.

Karena aku memiliki tubuh seorang perempuan, memperlihatkan kulit putih ini terasa amat sangat memalukan.

Di dunia nyata aku adalah seorang laki-laki. Meskipun ini bukan tubuh asliku, terlihat seperti ini tetaplah tidak bagus.

Meskipun aku menyembunyikan tubuhku dengan kedua tanganku, bagian yang sobek sangat lebar dan percuma saja mencoba menyembunyikannya seperti itu.



Melihat reaksiku yang terus menatap, sebuah suara *klik* kamera terdengar. Apa yang baru saja dia screenshot tadi?

“Pakaian Lyly juga sobek.”

“Hmm. Ini benar. Seluruh tubuhku mendapat dampak kecil.”

Aku memeriksa equipment-ku. Seluruh armor baruku rusak, padahal masih baru…

“Sebuah armor dapat dirusak dengan sepuluh sihir pemula… mustahil.”

“Tidak juga. Ada sebuah bonus dari reaksi berantai tipe yang sama. Juga, dengan ledakan terus menerus, sebuah combo terjadi. Tingkat dari kerusakannya meningkat dengan setiap ledakan. Itu bukan fenomena yang mustahil. Terlebih lagi, hanya aku yang terkena dampaknya karena aku berada di pusat ledakan.”

Sambil menyembunyikan tubuhku, aku mengeluarkan sebotol potion dan memulihkan diri.

“Kelihatannya kau perlu pakaian untuk ganti. Kalian berdua bisa ganti dengan ini.”

Apa yang Cloude keluarkan adalah… seragam pelaut dan seragam militer angkatan laut.

“…kau, jangan-jangan kau mau aku mengenakan seragam pelaut itu?”

“Salah. Yang akan memakai seragam pelaut adalah Lyly. Kau akan memakai seragam militer ini.”

“Tentu. Serahkah padaku, aku akan berganti dengan itu.”

“Itu tidak masalah?! Kau laki-laki ‘kan!”

“Tidak apa-apa~. Karena ini game, sebaiknya ada yang bersenang-senang sedikit.”

Setelah berkata begitu, Lyly pergi ke ruang pribadi untuk mengganti bajunya dengan seragam pelaut. Setelah dia kembali, kali ini aku masuk ke ruang pribadi dan berganti baju. Seragam militer angkatan laut itumengesankan keseluruhan penampilan yang rapi. Aku spontan menerima equipmentpinggang yang merupakan celana pantalon semata kaki, merasakan perasaan yang diciptakan pakaian tersebut. Aku mencoba melipat tangan di belakang punggungku.

“Aku sudah berganti. Lyly, um… maaf aku sudah menyebabkan keributan semacam ini dengan ledakan itu.”

“Jangan khawatir, Yuncchi. Armorku hanya rusak sedikit.”

“Haa, bermain kembang api di tanah itu bahaya. Tapi itu bukanlah fenomena yang kau lihat di dalam game.”

Meskipun kedua orang itu optimistik, Cloude dalam diam menyilngkan lengannya. Sosoknya indah, tapi sayangnya dia mengintimidasi saat dia berdiri tenang. Tolong katakan sesuatu.

“Haa, sedihnya. Pakaian itu robek segera setelah aku memberikannya padamu.”

“…um, maaf.”

“Aku akan memperbaiki equipment kalian berdua dengan segera. Pakaian Bagian Luar Yun akan memperbaiki sendiri dengan otomatis. Tapi bagian lainnya harus diperbaiki, sama dengan pakaian Lyly yang terkena bersamaan. Kau akan membayar perbaikkannya karena kaulah yang bertanggung jawab.”

“Tidak, aku tidak begitu…”

“Tidak, tidak apa-apa. Aku yang bertanggung jawab, jadi biarkan aku membayarnya.”

Kenyataan bahwa akulah yang melibatkannya dalam hal ini tidak berubah, karena itulah aku akan membayarnya.

“Bagus, kau punya tekad yang bagus. Perbaikan toko Lyly berkisar 300k. Perbaikan pakaianmu 150k, perbaikan full body armor Lyly 350k. Totalnya 800k.”

Mustahil. Aku tidak bisa membayarnya! Tidak mungkin aku bisa membayarnya. Aku tidak punya cukup uang sekarang! Keringat dingin mulai mengalir dari kulitku.

“… Aku tidak punya sebanyak itu. Aku tidak punya cukup gold untuk memperbaiki toko.”

“…menghabiskan 2 juta hanya dalam beberapa hari, di satu sisi itu hebat. Yun-kun.”

“Mau bagaimana lagi. Kalau kau mengizinkanku untuk memasang screenshot-mu yang sedang memakai pakaian itu di blog, aku akan menutupi sisanya.”

Dengan begitu jadinya lebih murah. Yah, kalau hanya satu atau dua gambar.

“…yah, baiklah kalau begitu.”

“Lyly, ambil pose! Yun, lipat lenganmu di belakang punggung! Aku akan mengambil screenshot sampai aku puas.”

“Eh, ah, hei, tunggu…”

Situasi saat ini berkembang meluas, dan banyak foto yang diambil. Nantinya, dia mengirimiku foto kenang-kenangan. Aku tidak perlu itu!

“…fuh, sudah lama sejak aku melakukan pekerjaan sebagus ini.”

“Selamat untuk kerja kerasnya, Yun-kun. Cloude juga, kau seharusnya menahan diri sedikit.”

Magi-san dengan senang mengamati sesi foto kami. Di tengah jalan aku menyerah juga, dan terus melakukan apa yang Cloude suruh. Eh? Itu tidak ada hubungannya dengan screenshot, ya ‘kan.

Saat ini, armorku yang rusak memperbaiki dirinya sendiri dengan menyerap MP-ku. Untuk potongan lainnya, Cloude memperbaikinya untukku. Kantungku sekali lagi kosong, aku sama sekali tidak punya uang satu sen pun.

“Nah sekarang, kita sudah teralih dari topik utama. Yuncchi, apa yang ingin kau lakukan dengan Enchant Stone dan Magic Gem?”

“Aku ingin memberikannya pada kenalanku supaya membuat mereka terkesan dan kemudian menjualnya di toko. Akan tetapi, karena membuat Magic Gem itu membosankan, aku mungkin akan membiarkannya saja untuk kugunakan sendiri.”

“Kalau begitu, ayo lakukan rutinitas standar kita, waktunya untuk menentukan harga. Kita akan memasarkannya dengan rata-rata harga dari semua pendapat kita. Kalau masih terasa belum cukup baik, kita akan menyesuaikannya. Berapa harga dari Enchant Stone?”

Saat Magi-san berkata begitu, semuanya mengatakan harga mereka searah jarum jam karena kami duduk mengitari meja.

“5000 dariku.”

“10.”

“Nah, aku akan bilang 10k. bagaimana denganmu, Yun-kun?”

“Eh? Kurasa… 5000G?”

“Kalau begitu, sebuah Enchant Stone untuk sekitar 7500? Untuk barang sekali pakai yang digunakan saat pertarungan dengan bos, itu masuk akal. Kalau durasi efeknya meningkat, maka harga tersebut bisa naik.”

Aku tidak banyak tahu tentang harga, tapi seperti itukah?

“Lalu, bagaimana dengan Magic Gem?”

"""50"""

Pendapa dari mereka bertiga sangat kompak.

“…yah, aku akan memakainya untukku sendiri. Aku tidak tahu nilainya, tapi apakah itu hanya seharga sebanyak itu?”

Aku akan tetap membuatnya untukku sendiri, tapi aku tidak merasa harganya hanya segitu.

“Yah, harganya tergantung dari tipe sihirnya. Dampak dari sepulu bomb yang membuatmu hampir tewas. Kalau ada ledakan bunuh diri semacam itu dipakai pada posisi penyerang jarak jauh, kurasa itu sudah pasti akan membuatnya dilupakan.”

Ahh, 50kG untuk kembang api yang akan terbang dari tanah.

“Juga, kalau kau bisa menggunakan defence tipe sihir dengan sekali tindakan, kurasa itu mungkin akan berguna saat sebuah efek seketika diperlukan.Magic Gem sepertinya aktif lima detik sesudah kata kuncinya disebutkan. Dalam kurun waktu itu, adalah mungkin untuk dilemparkan. Dari yang kulihat, daripada menggunakan pemicu seperti sihir, kekurangannya adalah aktivasinya yang dimulai dari permata itu sendiri.”

“Hmm. Aku sama sekali tidak merasakannya sebagai kelemahannya. Mungkin bisa dipasang sebuah pemicu aktivasinya? Kau bisa membuat sesuatu seperti jebakan, ‘kan? Sesuatu seperti bom atau ranjau.”

Aku tidak bisa memikirkan 50kG tergeletak di dalam tanah. Ya ampun, dari apa yang kudengar, kelihatannya ini lebih berguna untuk melawan playerdaripada monster.

Sebenarnya, setelah memeriksanya lagi nanti, kelihatannya bisa untuk mengatur pemicunya sebelumnya.

Sepertinya kepemilikan dari Magic Gem tetap ada bahkan setelah mereka meninggalkan tanganku. Meskipun itu praktis, rasanya akan sulit untuk menangani banyak dari dari mereka. Aku perlu memanfaatkan apa yang telah kupelajari dari kecelakaan ledakan tadi dan memberi setiap dari mereka kata kuncinya masing-masing. Sejujurnya, itu akan merepotkan. Aku sudah pasti akan melupakannya.

“Haa, entah kenapa, nilai dari gold-nya tetap saja sama. Ehh, aku bangkrut, jadi aku tidak bisa membeli apa pun.”

“Tidak apa-apa. Kalau kau perlu uang, bawa saja mereka padaku. Aku akan membeli Enchant Stone sebagai titipan bersama-sama dengan potion.”

“Kalau begitu , setelah aku mendapatkan cukup kesan, aku akan membawakanmu beberapa. Maaf menyita waktumu hari ini, dan terima kasih untuk nasihatnya.”

Aku berkata demikian sebagai penutup dan meninggalkan toko Lyly.

Sebagai catatan tambahan, di malam pada hari itu——aku telah dikirimi sebuah foto diriku yang sedang melakukan cross-dressing (walaupun aku sebenarnya aku ini benar-benar seorang laki-laki) dengan memakai seragam angkatan laut dan ekspresi kebingungan dia dua foto yang diambil dengan Lyly yang memelukku dengan senyum lebar saat dia sedang berpakaian seragam pelaut.

Foto itu diambil dengan sangat bagus, dan karena sayang untuk dibuang, aku tidak menghapusnya. Yang mengejutkan, cosplay ternyata bisa jadi hal yang bagus.

Only Sense Online Jilid 1 Bab 7 Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Farhan Ariq Rahmani

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.