20 September 2015

Only Sense Online Jilid 1 Bab 4 Bahasa Indonesia

Only Sense Online Jilid 1 Bab 4
Golem dan Kota Ketiga


Hari ketiga log in ke OSO, tinggal 1 jam sebelum pukul 10 malam.

Ada sesuatu yang harus kulakukan sebelum aku bisa pergi ke mana pun. Sejujurnya, pikiranku sama sekali disita oleh game.

Di rumah, orang tua kami sangat sibuk saat liburan musim panas untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Terlebih lagi, sekarang sedang libur sekolah, jadi Miu berada di rumah sepanjang hari. Aku harus menyiapkan makanan tiga kali, bersih-bersih, dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang dimulai dengan mencuci baju.

Tugasnya tidak hanya seputar pekerjaan rumah tangga. Di sekolah yang kami datangi, yang merupakan SMP dan SMA terpadu, murid-murid SMA datang pada hari-hari yang telah ditetapkan. Itu adalah hari yang membosankan di mana siswa-siswi SMA diminta untuk membersihkan sekolah yang tidak dibersihkan selama libur musim panas, dan kami tidak punya pilihan selain mengikutinya… Sebagai tambahan, aku bernasib buruk ditemukan oleh seorang guru dan ”Kau menarik, kuserahkah pekerjaan ini padamu.”. Aku telah diminta untuk melakukan tugas-tugas dan, dengan begitu berada di sekolah lebih lama daripada yang lainnya. Bayaranku adalah minuman, sebotol jus, dalam kenyataan itu bisa dianggap sebagai masalah tenaga kerja yang serius.

Pada saat itu, kelihatannya Miu dan Takumi memiliki ‘indera’ yang membuat mereka untuk mengendus hal bermasalah semacam itu dan menghindarinya. Mereka menghindari untuk berada di tempat yang sama denganku yang sepertinya dikelilingi masalah.

Ketika aku pulang dari sekolah dengan berjalan kaki di bawah terik matahari hingga sangat berkeringat, Miu menyambutku dengan es loli di tangannya. Aku ingat rasa kesalnya. Tapi perasaan itu tidak membantuku untuk mendapatkan kembali banyaknya waktuku yang hilang saat siang hari. Selama waktu yang singkat, aku log in untuk mengirimkan potion yang kubuat, meskipun jumlahnya sedikit. Kurasa aku akan membeli lahan yang lain.

Dan karena pindah ke lahan yang jauh akan merepotkan, aku meminta lahan yang berdekatan——

“Kalau begitu, kau perlu membayar 2.000G untuk biaya tambahan; totalnya jadi 5.000G.”

Meskipun itulah yang dikatakan si NPC, yang sampai membuatku marah karenanya, aku dengan enggan membelinya.

Jumlah gold yang kupunyai sekarang adalah 30G. Aku bangkrut lagi, terlebih lagi aku tidak punya waktu yang sesuai untuk menyiapkan ladang, jadi tempat itu tidak akan menjadi sumber pemasukan untuk saat ini.

Pada akhirnya, aku mengirimkan Potion ke tempatnya Magi-san. Karena Magi-san tidak selalu berada di sana; NPC pelayan tokonya membelinya dariku, tapi alih-alih membelinya dengan harga NPC, barang tersebut dibeli dariku dengan harga Magi-san.

Suplai Potion mulai menjadi mulus, dan para pengecer juga mulai menurunkan harga mereka, karena itu aku bisa memperoleh sejumlah kecil Herbs.

Walau begitu, aku ingin uang. Aku ingin seperangkat senjata dan armor baru, begitu juga waktu untuk menilai fosil yang sebelumnya.

Selain itu, aku ingin membuat aksesoris dan batangan logam, aku ingin menanam Antidote Grass dan Paralysis Grass. Aku merasa sepertinya Sense-ku tersebar terlalu luas, dan mereka semua di luar kendaliku. Hal yang terburuk adalah, aku tidak bisa terus-menerus mengelola ladang, dan perlu untuk mempekerjakan seorang NPC. Tapi, itu kalau aku mempunyai uang untuk melakukannya.

Dan hari ini, di bawah terik sinar matahari, aku berdiri di depan rumah Takumi

“Heeei, Takumi? Cepat buka. Aku bisa mati kepanasan.”

“Masuklah, masuklah.”

“Maaf mengganggu. Nih, Takumi. Es krim.”

Thanks.”

Sambil kami makan es krim yang kubawa sebagai oleh-oleh, kami duduk berhadapan satu sama lain.

“Bagaimana PR-nya?”

“Aku menyalinnya tanpa kesulitan. Thanks.”

“Tidak masalah, ini terjadi setiap tahun. Jadi, ada urusan apa?”

Alasan aku berada di sini hari ini, adalah karena Takumi menelponku kemari. Yah, kalau aku ditelponnya datang, maka sembilan dari sepuluh kemungkinan hal itu berkaitan dengan game. Dan meskipun bukan tentang hal tersebut, maka itu akan menjadi obrolan mengenai game pada akhirnya.

“Seminggu setelah service dimulai, Potion mulai disuplai secara stabil, dan aku sudah sampai di Kota Kedua.”

“Hee~.”

“Ada apa dengan responmu yang biasa-biasa saja itu?”

“Tidak ada apa-apa. Apa kau memanggilku karena itu?”

“Tidak, ada yang lain. Orang-orang yang memasuki Kota Kedua dapat berpindah tempat dari kota ke kota lewat portal. Karena itulah kami berpikir untuk menaklukkan Kota Ketiga di barat untuk selanjutnya, dan kami berharap kau akan ikut serta dengan kami.”

“Kenapa? Aku seorang pengrajin.”

Membalas tatapanku yang penasaran, Takumi menjawab santai.

“Karena kau mempunyai Sense Mixing dan Synthesis, kau dapat menyiapkan recovery item lebih dulu untuk mengambil peran penyembuh, juga di pertarungan sebelumnya kami mempelajari bahwa Enchant itu berguna. Jadi kau bisa bergantian dengan Minute menjadi penyembuh dan penyerang, selain itu kau tidak perlu kuatir tentang rahasia dari Enchant jadi ketahuan karena anggotanya sama dengan yang lalu.”

“Tapi, tetap saja…”

“Ada masalah?”

“Ada sangat banyak, itu merepotkan. Aku bangkrut dan masih memakai equipment pemula, tidak ada material untuk Potion, begitu pula ladangnya.”

“Ladang…kau, kenapa kau menghabiskan uang pada hal semacam itu!”

“Ada masalah dengan itu?”

“Yah, setiap β tester tahu cerita mengenai agrikultur.”

Ini adalah penjelasan sederhana Takumi.

Di versi β, distrik selatan awalnya tidak ada, dan kota berbentuk semi silinder. Tempat itu ditambahkan ketika update tambahan dua minggu sebelum βtest berakhir. Seed item yang ditambahkan bersamaan dengan update tersebut sepertinya sulit untuk didapatkan.

“Karena itulah tidak ada seorang pun yang memiliki ladang. Meskipun kau cukup beruntung untuk menemukan sebuah Seed, efisiensinya terlalu buruk karena ada dua puluh slot di setiap ladang.”

“Hee. Kalau begitu aku perlu membelinya lebih banyak lagi dan menjadi jutawan Potion. Ahahahahaha.”

Bahkan saat βAlchemy diperlakukan sebagai Sense gagal dan saat Seed ditambahkan ke dalam game, orang-orang tidak mencoba Lower Matter Conversion pada Herb, dan karena tidak ada yang mencobanya di versi resmi, tidak ada infomasi mengenai pertanian. Menurut yang dikatakan Takumi, jelas lebih dari setengah pemain menganggapnya sebagai <”Agrikultur Payah”>.

“Sementara itu, mungkin ada beberapa modifikasi di update pertanian. Jadi? Maukah kau membantu?”

“Hmm. Akhir-akhir ini yang kulakukan hanyalah bekerja dan belum menaikkan Sense pertarunganku. Walau begitu, drop dari Sandman dan Golem kedengarannya menarik.”

“Baiklah, tapi apa kau tidak masalah hanya dengan itu saja?”

“Aku ingin drop dari lawan. Aku tidak tahu apakah bisa membantu, tapi aku lebih suka drop dari tipe tanaman, meskipun hanya satu.”

“Lagi-lagi, hal yang rinci. Baik, baik, aku mengerti. Kalau begitu, aku akan menyampaikannya pada yang lain. Pesanan kami adalah ini, dua puluh lima Potiondan lima puluh Pill.”

“Haa?! Mustahil. Aku tidak punya cukup drop Gallstone dari herbivore untuk membuatnya.”

“Tidak apa-apa. Aku punya materialnya. Sejak awal, drop selain equipment hanya membuat berantakan inventory-ku.”

“Tidak masalah kalau begitu, jadi kapan perburuannya?”

“Besok, dan lusa. Aku akan menghubungimu untuk memberitahukan waktunya. Besok adalah pemanasan dengan Sandman, kita akan menghadapi Golemlusanya. Jika sepertinya kelihatan mustahil karena levelmu, kau hanya perlu berusaha lebih baik lagi di kali berikutnya.”

“Ya, ya, karena bagaimana pun juga aku penuh dengan Sense sampah.”

“Jangan cemberut begitu. Kami mempercayaimu.”

Takumi mengatakannya dengan begitu ringan, tapi yah, aku mengatakannya dengan setengah bercanda lagipula.

Juga, aku bisa membuat item dengan sebuah Recipe. Ah, tapi mungkin tidak ada cukup material, jadi aku melakukan perjalan ke hutan di barat untuk mengumpulkan beberapa.

“Baiklah. Aku akan pulang untuk membuat persiapannya kalau begitu. Aku akan mencoba membuat beberapa aksesoris, Defence Power­-ku setipis kertas, tapi itu lebih baik daripada tidak ada sama sekali.”

“Tentu, kalau begitu kuserahkan padamu.”

Pergi dengan party Taku untuk mengalahkan bos monster, heh…Aku sedikit menantikannya.



Setelah log in, aku membuat aksesoris dari batangan logam yang kupunya saat ini.

Aku meletakkan Bronze Ingot yang kusintesiskan dari tembaga dan timah pada tungku mobile, dan menatapnya ketika benda tersebut memanas.

Ketika sebuah batangan logam dibentuk, tidak masalah untuk memukulnya dengan seluruh kekuatanku. Untuk aksesoris, sepertinya itu percuma. Setiap saat aku menjalani prosedurnya selangkah demi selangkah di kepalaku, supaya setiap prosedurnya yang menggagalkan kualitas aksesoris itu menurun.

Ada penghafalan dan reaksi seketika yang diperlukan sama seperti permainan yang disebut rhythm-game[1],  terlebih lagi yang diperlukan adalah mampu untuk mengulang-ulang gerakan yang sama.

Sejujurnya, aku menghancurkan sebuah batangan perunggu dalam sekejap mata.

“Hmm. Kalau aku memakai sebuah enchant, itu akan sama dengan membentuk sebuah batangan logam, ya ‘kan. Setelah itu, aku hanya perlu benda yang kuinginkan dengan memilihnya dari layar——“

Sejak saat itu, proses pekerjaan yang mirip dengan rhythm game dimulai. *klang*, *klang*. Aku memukulnya keras-keras dengan sebuah palu beberapa kali, kemudian mengembalikannya ke tungku. Kemudian sekali lagi aku memukulnya dengan *klang* *klang*, dan mengembalikannya ke dalam tungku. Terkadang, aku membengkokkannya untuk membuatnya melingkar dan kemudian memasukkannya kembali ke tungku.

Tanpa beristirahat, aku melanjutkan pekerjaan di tengah panasnya tungku. Bahkan untuk membuat aksesoris paling sederhana membutuhkan waktu. Aku harus fokus pada pekerjaan yang tidak biasa, ini sangat melelahkan.

Sebagai hasilnya, meskipun kualitasnya menurun karena aku salah beberapa kali, tapi itu bukanlah kegagalan total. Aku dapat membubat sebuah aksesoris untuk pertama kalinya.


Bronze Ring Equipment Item DEF+1


Aku dapat membuat equipment level terendah.

Benda ini memiliki makna besar bagiku, tapi bisakah aku menjual sesuatu yang selevel ini?

Hal ini cukup memakan waktu, dan aku tidak lagi mempunyai Bronze Ingot. Yang tersisa hanyalah yang jenis IronCraftmanship-ku naik hingga level 11, tapi kurasa aku masih belum bisa membuat yang dari Iron.

“Yah, tidak masalah kalaupun gagal.”

Tidak ada gunanya merasa terlalu khawatir, aku meletakkan Iron Ingot ke dalam tungku.

Pukul dengan palu, masukkan kembali, bengkokkan, sambungkan, dan panaskan…

Sekalipun aku berada dalam game, aku menyeka keringat dari dahiku. Hawa panas yang meningkat adalah sebuah mimpi buruk dan menurunkan kemampuan berpikirku, walau begitu aku tetap memukulnya tanpa henti. Sama seperti kegiatan menggosok yang pernah kulakukan, ini gagal. Aku memasukkan kembali batangan logam lainnya tanpa istirahat. MP yang dibutuhkan enchant dan jumlah MP yang pulih tidak seimbang, jadi banyaknya MP-ku yang tersisa terus berkurang, tapi pikiranku fokus hanya pada batangan logam di depanku.

Bebas dari pikiran yang tidak diperlukan. Tanpa sadar, pekerjaan tersebut terus mengalir. Meskipun kerongkonganku kering, aku terus mengayunkannya tanpa henti, membentuknya. Setelah itu, aku lanjut untuk mengamati aksesori buatanku selama beberapa menit.

Dan akhirnya aku dapat menghela nafas.


Ring Equipment Item DEF+2


Terdapat jalan panjang untuk kujalani. Ada perbedaan besar; seperti langit dan bumi antara apa yang kubuat, dan aksesoris yang Magi-san buat di waktu senggangnya. Cincinku kasar tanpa pola atau ukiran apapun. Milik Magi-san dibuat dengan sempurna, dan di permukaannya dipasangkan permata-permata yang dipotong dengan indah.

“Ya ampun, selain ini ada aksesoris seperti gelang, kalung, anting dan sebagainya. Aku tidak bisa terus-terusan tersandung di titik ini.”

Setelah menggelinding-gelindingkan cincin yang kubuat di tanganku, aku memakaikannya pada jariku. Yang dari besi kubuat di jari tengah tangan kiriku, yang Bronze Ring pada jari manis di tangan yang sama.

Aku melihat santai tangan kiriku. Ini cukup berbeda dari Mixing dan Synthesis, aku membuat sebuah equipment. Sebuah perasaan mendalam muncul di dalam diriku, dan hanya jari-jemari rampingku yang seputih ikan[2] yang memberikan kesan feminim yang membuatku resah.

“Haaa, yah, cukup bagus untuk yang pertama kali. Makan lebih banyak waktu dari yang kukira.”

Aku tidak punya cukup waktu untuk membuat batangan logam, ataupun berburu lagi.

Saat itulah sebuah chat datang dari Taku.

“Ada apa?”

”Soal besok, kita akan berkumpul pada siang hari pukul dua belas, dan kita akan latihan dengan Sandman. Apa kau sendiri sudah siap?”

“Aku telah membuat dua cincin. Total defence-nya sama dengan sebuah armor pemula.”

”Itu bagus. Defence-mu meningkat dua kali lipat, bukankah itu sebuah kecurangan?”

“”Memangnya membuatnya menjadi dua kali lipat dari equipment pemula itu sebuah kecurangan? Daripada itu, apakah kau tahu sesuatu tentang harga aksesoris.?”

”Dari yang terburuk hingga yang terbaik. Yang bagus seperti Bracelet+8 DEF sebagai contohnya berharga lebih dari 10kG.”

“Uwaa, kalau begitu bagaimana dengan cincing bertatahkan permata?”

”Cincin, ya. Permatanya akan meningkatkan kegunaan aksesorisnya, dan juga cukup populer untuk wanita.”

“Kenapa?”

”Yah, karena itu adalah benda yang berkilauan. Dan ada laki-laki yang mau memberikannya pada perempuan sebagai hadiah.”

“Ahh, benda yang berkilauan, ya. Entah kenapa, hal itu membuatku  jadi ingin makan seafood[3].”

”Aku tidak membicarakan tentang makanan. Kau selalu melakukan segala sesuatu sesuai pikiranmu sendiri, ya.”

Aku hanya berpikir bahwa tidak ada gunanya terburu-buru.

“Yah, ok. Baiklah kalau begitu, besok jangan terlambat.”

”Kau juga.”

Setelah itu, aku mengobrol dengan Taku tentang hal-hal konyol dan waktu berjalan tanpa terasa. Ngomong-ngomong, hal ini selalu terjadi seperti ini di sekolah, tapi kebiasaan semacam ini menjadi semakin berkembang sejak liburan dimulai, pikirku.




Hari berikutnya. Untuk pergi berburu Sandman dengan Taku dan yang lainnya, aku datang ke tempat janjian di gerbang barat lebih awal.

Kalau aku tidak datang sepuluh menit lebih awal, aku akan cemas.

“Taku, aku di sini.”

“Cepat seperti biasanya. Kau yang ketiga.”

Taku menyahut begitu; menyambutku.

Di tempat janjian, ada dua orang, Taku dan Kei. Kelihatannya mereka sedang memiliki obrolan antar laki-laki, mereka terlihat sangat bersemangat.

“Lama tak bertemu, Yun.”

“Yo, lama tak bertemu juga. Apa yang sedang kau obrolkan dengan Taku?”

“Hmm? Tentang penggunaan Sense yang efektif dan efeknya.”

“Hee. Kedengarannya menarik. Taku, berikan aku materialnya. Aku akan memuat Potion dan Pill sekarang.”

Sambil melirik ke samping pada item-nya. Taku meletakkannya pada trade window, aku mendengarkan percakapan mereka.

“Berbagi informasi itu penting. Yun, kau tahu kalau kau bisa mengganti pola warna equipment kalau kau punya Craftmanship?”

“Armor ini dibuat dari Iron, tapi aku meminta seorang crafter untuk menggunakan Ex-Skill Colouring untuk mengubah pola warnanya. Ini adalah skill yang kebanyakan para crafter miliki, skill ini diperlukan untuk mewarnai item.”

“Serius? Tunggu sebentar.”

Aku memeriksa untuk memastikannya. Di kolom skill Craftmanship , ada Ring Crafting dan Colouring ditambahkan. Dengan kata lain, mereka muncul ketika aku membuat cincin.

Juga Craftmanship ini mempunyai skill yang memungkinkan untuk mengubah bentuk dan pola aksesoris dari default [4]. Jadi, cincinku itu default?Aku malu telah membuat item default meskipun menyebut diriku sendiri seorang crafter.

“Oh, kalau begitu bagaimana kalau kau mencobanya sekarang? Selain itu, Sense weapon-type apa yang ada?”

“Hmm. Bow-nya Yun adalah Sense pertempuran, tapi ada banyak lagi yang lain. Aku dan Taku menggunakan Sword, tapi juga ada Wand dan Bookuntuk magevanguard menggunakan SpearKatana, Dagger, Shield, dan Mace. Ada juga Sense senjata yang menempel ke bagian-bagian tubuh seperti punya Gantz. Apakah kau tidak menyelidikinya sebelumnya?”

“Yah. Meskipun aku hanya membacanya secara sekilas, aku tidak pernah melihatnya sebelumnya. Itu karena aku mengambil informasinya dari bagian bawah website panduan.”

“Bodoh sekali gadis ini! Yah, tidak masalah karena kau menunjukkan padaku sesuatu yang menarik. Sense menarik lainnya ada Cooking danFishing, mereka disebut Sense hobi.”

“Kedengarannya asyik. Di dalam game makanan tidak akan basi. Aku akan coba mengingatnya.”

“Dasar bodoh! Hentikan itu. Yang ini disebut Sense sampah juga. Taku juga, jangan mengajarinya setengah-setengah!”

Aku tidak begitu mengerti, tapi Kei sepertinya marah demi diriku. Yah, sementara itu aku menggunakan Mixing dan dengan kilauan Potion-nya siap, hal ini terlihat tidak nyata.

“Kurasa dengan jangkauan dan Enchant-nya, style yang seharusnya Yun gunakan adalah stealth [5].

Stealth, itu sepertinya sebuah slang.

Dari Kei, aku mendengar tentang Concealment yang membuat orang lain tidak dapat menggunakan cahaya yang dihasilkan lewat skillmu, danDiscovery yang memampukanmu untuk menemukan hal-hal tersembunyi.

Membuat seseorang untuk meningkatkan tingkat serangan kritikal dengan menyerang titik-titik vital musuh Vital Point Knowledge, mendapatkan bonus serangan dengan melakukan serangan lebih dulu pada lawan Pre-emptive Knowledge, tapi aku tidak berani karena mereka semua pada dasarnya adalah Sense pertarungan.

Ngomong-ngomong, karena Sense ini semua saling mendukung, mereka sangat cocok dengan Sense pertarungan seperti Throw yang dapat melemparkan belati dan Dagger serta Twin Sword.

“Kei. Jangan rekomendasikan Sense tingkat tinggi seperti itu ke Yun. Itu adalah build dengan pertimbangan PVP[6] ‘kan?”

“Ughh…Aku sepertinya terlalu terburu-buru. Maaf, lupakan itu.”

“Tidak, itu membantu. Yah, Discovery sepertinya menarik.”

“”Ehh…?!””

“Selain itu, aku sudah membuat recovery item-nya.”

Aku menyorongkan item-nya pada Taku dan mencari Sense yang baru.

Oh, Discovery. Yup, ketemu. Sekarang, ambil.



Possessed SP10
Bow Lv16 Hawk Eyes Lv22 Speed Increase Lv5 Discovery Lv1
Magic Talent Lv22】【Magic Power Lv21 Alchemy Lv9 Enchant Lv20
Craftsmanship Lv13 Crafting Knowledge Lv11

Unequipped:
Taming Lv1】【Mixing Lv15】【Synthesis Lv15



Oooh?! Titik-titik pengumpulan yang tadinya tidak muncul sekarang terlihat! Aku bisa mengambil item yang kulewatkan sebelumnya. Sebagai collection-type player (?), ini adalah penemuan yang membuatku bahagia.

“Taku! Aku bisa melihat sebuah item!”

“Yah, memang seperti itulah Sense tersebut. Ternyata kau mengambilnya.”

“Ini memungkinkan untuk menemukan orang, sesuatu yang pengintai dan mata-mata biasanya punya, meskipun aku tidak berpikir ini akan berguna untuk penyerang jarak jauh.”

Apa maksudmu! Bisa melihat adalah sesuatu yang hebat! Ahh, fantastis bisa mengambil item yang tidak bisa kudapatkan sebelumnya.

“Hei, Sense seperti apa setelah Discovery ini?”

“Oh, kurasa itu akan menjadi See-Through, sebuah Sense combat-support typeSee-Through membuatmu bisa untuk merasakan apa yang musuh akan lakukan. Ada juga cara lain untuk melakukan hal serupa dengan membuat Sensing menjadi Sixth Sense dan semacamnya.”

“Lalu, kenapa ada yang berbeda?”

“Itu karena asal mula Sense. Yang paling terkenal adalah Attack Power Increase dan Defence Power Increase berubah menjadi Physical Increase setelah meningkatkan level keduanya sampai 30. Hal tersebut berguna karena dua Sense hanya menempati satu slot.”

Jadi karena itulah Miu mengambil kedua Sense itu. Dengan kata lain, ada cara untuk membuat tempat menggunakan Sense lain. Hanya karena dia adalahβ tester, dia jadi paham dengan asal mula Sense.

“Akan tetapi, kekurangannya adalah Sense-nya menghilang sebelum bisa diturunkan dan dikategorikan ke pohon yang lain.”

Ughh, ‘Pohon Sense’ atau ‘kategori’? Mendengar istilah yang tidak biasa, aku ingin bertanya dan segera membuatnya jelas, tapi tidak dapat.

“Heei, aku datang!”

“Lama tak bertemu Yun-chan!”

Ketika aku tiba-tiba dipeluk, aku menjerit pelan. Hei, hei, adalah suara yang muncul dari mulutku. Melihat reaksi ini Minute berkata aku imut, dan mulai menggesekkan pipinya dengan pipiku. Sebelum aku menyadarinya, Mami-san berada tepat di sebelah Kei. Entah kenapa, kedua orang yang berdampingan itu, terlihat seperti dilukis bersama.

Seorang warrior pendiam dan seorang witch lemah lembut.

Yuriyuri, eh. Ayo mulai secepat mungkin, tapi tidak disangka kita akan melihat semacam yuri[7].”

Itu adalah Gantz, wajahnya terlihat senang, tapi——jangan lihat kemari.

Walau begitu, armor Gantz berevolusi dari Leather Armor yang normal menjadi Scale Mail. Aku penasaran apakah itu juga class lain dari armor. Dia punya beberapa equipment bagus.

Saat aku terus menerus merajuk sendirian, aku menyadari bahwa Mami-san menatap dalam diam pada tanganku.

“Wah, wah, Yun-san. Tangan itu, fufufu.”

“A-ada apa, Mami-san. Apa?”

Entah kenapa, Mami-san mengatakan ‘tangan’. Tanganku normal. Ketika aku mengangkat dan menatapnya, aku mendengar sebuah suara keras di telingaku dan bergema keras di dalam kepalaku.

“Yun-chan! Cincin apa itu!”

“Terlalu keras, telingaku sakit!”

“Ma-maaf. Tapi, fufufu, kau benar-benar seorang gadis~. Dari siapa kau mendapatkannya?”

“…haa?”

“Maksudku, itu adalah jari di mana kau seharusnya meletakkan cincin pertunangan. Dari siapa? Katakan!”

Apa. Ada apa ini? Saat aku melihat ke arah Taku dan Kei, Taku membalas dengan tawa, dan Kei terlihat seakan dia menyadari sesuatu. Hei, kalau kalian mengerti sebanyak itu, setidaknya jelaskan padaku.

“Apa?! Kenapa kau melihat ke arah Taku-kun?”

“Yun-chan telah digoda oleh seorang laki-laki?!”

Tiba-tiba, Gantz berseru lantang. Tidak, aku ini laki-laki! Aku ingin mengatakan pada mereka bahwa aku adalah seorang laki-laki dan tidak seperti yang mereka pikirkan, tapi apa yang harus kukatakan?! Dan Mami-san dengan tenang menunjukkan padaku tangan kirinya sendiri. Di sana terdapat cincin yang dibuat dengan rumit pada jari manisnya.

“…tidak, tidak, tidak, bukan seperti itu, dengarkan aku!”

“Tidak apa, tidak perlu menjelaskannya pada Onee-san.”

Aku mati-matian mencoba menyelesaikan kesalahpahaman ini, dan karena aku malu, aku terus jatuh semakin dalam dan dalam.

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi kalau Taku tidak menghentikanku sepuluh menit kemudian. Tidak, seharusnya, selamatkan aku dari tadi.

“SUDAH KUBILANG. Bukan seperti itu.”

“Maaf, aku terlalu cepat menyimpulkan.”

“Baguslah. Jika ada seorang laki-laki yang menempelkan dirinya pada gadis semanis ini, aku akan mengamuk dan leher orang tersebut akan *kraak* lalu akan kucabut kepalanya.”

Setelah membuat Gantz dan Minute yang membuat keributan terbesar melakukan seiza[8] di gerbang barat, aku melipat tanganku dalam pose ragu di depan mereka. Cincin yang kukenakan di jariku kulepas dan kupakai kembali di tangan kanan supaya tidak ada kesalahpahaman lagi.

“Ya ampun. Aku sudah bilang sebelumnya bahwa aku ini seorang crafter. Ini adalah cincin yang kubuat sendiri.”

“Wah, wah, sayang sekali.”

Saat Minute bersimpuh di hadapanku, Mami-san meletakkan jemarinya pada pipinya dan berkata dengan riang.

“Hei, waktu berlalu dengan cepat. Pertama-tama, pastikan pembagian Potion dan posisinya.”

Taku membagikan Potion yang kubuat sebelumnya pada semua orang. Kebanyakan pada penyerang depan. Malah, walaupun dengan Sandman bukan pertarungan yang sulit seperti saat menghadapi Big Boar, tapi kami tidak bisa mengendurkan kewaspadaan.

Karakteristik dari Sandman adalah gerakan yang lambat, dan kekuatan serangannya tidak lebih besar dari seekor Big Boar. Di sisi lain, pertahanan fisiknya tinggi. Kalau kau menghadapinya tanpa perencanaan, kau sudah pasti akan berakhir dengan pertarungan daya tahan, dan karena serangan yang kuhasilkan dengan busur tidak terlalu besar, sepertinya bukanlah peranku untuk memancingnya kali ini.

“——Dengan kata lain, strateginya mudah saja. Para prianya akan menahannya, yang wanita akan melancarkan sihirnya. Yun akan menggunakan enchant-nya pada kita.”

“Apakah tidak masalah tanpa bagian pertahanan?”

“Sampai 50% HP adalah zona aman. Sama seperti Big Boar, selama garis depan tidak dikalahkan, bagian belakang tidak akan diserang. Ayo selesaikan pertempuran ini secepatnya dengan meningkatkan kekuatan serangan.”

Kalau Taku berkata begitu, baiklah kalau begitu. Tapi kalau kekuatan serangan sihir tidak bisa ditingkatkan, ini akan menjadi kekuatan pemusnah.

“Sekarang, bagaimana kalau kita mencobanya?”

“Ya, ya, tenang saja.”

“Minute, jangan menganggapnya terlalu mudah. Sihir recovery-mu tidak akan bertumbuh kecuali kau melakukannya sendiri.”

“Walau begitu, aku punya Light level 10, jadi tidak ada masalah.”

Itulah percakapan antara Minute dan Kei, dan apa yang kulakukan sementara itu? Tentu saja aku sedang lari berkeliling sambil menggunakan speed enchant. Hutan tersebut penuh dengan item, ada banyak Iron Ore dan Gemstone. Selain itu juga ada Tree Branch dan Herb. Aku mengumpulkan Mulchkarena dibutuhkan untuk ladang. Juga, Stone. Meskipun aku sudah naik tingkat ke Iron Arrow dan benda ini tidak lagi diperlukan, aku tetap mengambilnya untuk saat ini.

Dan kemudian kami masuk lebih dalam lagi daripada tempatku sebelumnya, ini adalah area di balik hutan barat. Tempat ini adalah daerah gundul terbuka yang seperti sebuah penambangan.

Ada beberapa jenis batu yang kelihatannya pas untuk diduduki.

Juga ada monster-monster. Mereka disebut Armadillo dan Rock CrabDefence mereka tinggi dan gerakannya lambat. Para warrior kelihatannya tidak begitu menyukainya, tapi sepertinya menggiurkan untuk para mage.

Kami terus maju ketika Minute dan Mami-san terus menyerang mereka dengan sihir. Para pria adalah penyerang garis depannya dan beraksi seperti sebuah dinding. Aku memasangkan enchant untuk membantu.

Enchant-ku sebagai hasil dari perkembanganku mencapai jarak lebih dari 20 meter. Aku terus mengambil jalan memutar ke titik pengumpulan dalam jarak tersebut, ini benar-benar waktu yang menyenangkan. Berkat Discovery, aku menemukan titik pengumpulan tersembunyi yang tidak muncul sampai saat ini dan memungut item-item tersebut. Di satu tempat terdapat lima Iron Ore dalam satu kelompok.

Kami maju dengan mulus menuju safety area di tengah-tengah. Meskipun aku sudah melihat beberapa party selama perjalanan, mereka kembali sebelum mencapai tempat ini.

“Ayo beristirahat dan mengatur inventory kita di sini. Setelah itu, adalah perburuan Sandman dan kemudian selesai untuk hari ini.”

Sebuah seruan. Tentu saja, aku ingat bahwa aku tidak mengorganisir isi dari inventory akhir-akhir ini karena aku sedang tidak mencari kombinasiMixing yang baru. Aku melihat ke dalamnya.

——Ada beberapa item yang tidak kuketahui.

A Goblin’s Horn, Blue Jelly, Venomous Insect’s Shell, Acid Liquid, Stone Scale dan daging Rock Crab

Mengurutkan mereka, Goblin, Slime, Centipede dan Large Centipede. Dan drop dari Armadillo serta Rock Crab yang kami bunuh hari ini.

Dan, jumlah Iron Ore ada sekitar lebih dari seratus lima puluh buah. Aku ingin cepat-cepat dan membuat mereka menjadi Ingot. Kegunaan dari daging Rock Crab tidak kuketahui. Apa ini digunakan untuk memasak?

“Hei, Taku. Apa kegunaan dari item Rock Crab’s Meat ini?”

“Haa? Kau punya Mixing dan kau tidak tahu?”

“Aku tidak tahu. Karena itulah aku bertanya…”

“Cara menggunakannya, adalah dengan Mixing dan Cooking. Sebagai material, ini adalah daging hambar, tapi biasanya ini hanya digunakan untukMixing…”

“Apa?”

“Daging hambar dalam Mixing digunakan hanya untuk menghasilkan efek negatif. Dan untuk daging yang enak ada efek positifnya. Daging yang enak adalah drop langka, dan sejak awal satu-satunya yang dapat mengolahnya adalah seseorang dengan Sense Mixing yang meningkat menjadiDosing. Saat ini, tidak ada satu pun yang fokus sebanyak itu pada hal tersebut.”

Dengan kata lain, daging yang didapat dengan mudah itu buruk, ya. Meskipun Rock Crab kelihatannya akan terasa enak, penampilannya membuatku merasa bahwa monster itu dapat menjadi Crab Stew. Penampilannya benar-benar sebuah penipuan.

Dan makanan yang enak itu adalah Big BoarBig Boar itu sedap. Aku ingin mencobanya.

“Kalau Cooking gagal, akan membuatnya menjadi abnormal dan tidak bisa digunakan lagi. Satu-satunya kegunaan dari daging adalah dengan menjualnya. Nah sekarang, kita sudah cukup lama beristirahat. Ayo mulai berburu sesuai jadwal.”

Taku menghentikan waktu istirahat, dan semuanya menuju formasi bertarung. Di sisi lain dari safety area adalah sebuah tambang yang lebih luas. Bebatuan di sisi kiri dan kanan tersebut curam, dan di kejauhan terdapat sesosok tubuh yang seperti jeli. Tubuh-tubuh dari Sandman terus menerus mengalirkan pasir dari tangannya.

Jumlah mereka tidak banyak, tapi untuk menghindari mereka kami tidak punya pilihan selain lari melewati mereka secara bersamaan. Di belakangnya terdapat bos. Ketika kami berlari dengan tidak terlatih dan berhenti di depan bos tersebut, terdapat sejumlah besar Sandman di belakang kami.

Ketika mereka mendekat, Minute dan Mami-san menyerang mereka dengan sihir. Ketika penyerang garis depan menyerang mereka dengan pedang dan tinju, aku memasangkan enchant pada ketiga orang tersebut.

Dari apa yang kulihat, serangan fisik pada Sandman itu kurang efektif, terutama tebasan, tapi saat Gantz memelintir jari Sandman ke arah berlawanan, monster itu jelas-jelas berekspresi kesakitan. Hei, ini hanyalah pasir jadi kenapa kau bisa memelintir jarinya…

Meskipun mereka memiliki enchant ATK, serangannya tidak meningkat banyak, dan penyerang jarak jauh diminta untuk mengalahkannya.

Minute dan Mami terus melancarkan serangan sihirnya, tapi di tengah-tengah jalan mereka kehabisan MP dan berhenti. Ada terlalu banyak lawan.

MP-nya sama sekali menghalangi. Tidak masalah untuk pertarungan jangka pendek seperti Big Boar dan Red Lizard, tapi ini adalah sebuah pertarungan panjang. Saat mage tidak bisa menyerang, aku berharap aku mempunyai bahkan level terendah Magic Power. Apakah sebaiknya kita buat Minute kembali ke posisi penyembuh dan bersiap untuk pertarungan lama?”

“Sepertinya begitu. Yah, ayo naikkan level dengan mantap. Kelihatannya mustahil. Ayo hadapi lagi nanti.”

“Hei, Taku. Bagaimana kalau mencari bantuan? Kurasa akan bagus kalau menghadapinya dengan lebih banyak orang.”

Ah, saat aku mengatakannya pada satu orang dengan lambat-lambat, tatapan-tatapan setengah hati fokus tertuju padaku. Kenapa?

“Ada batasan enam anggota pada sebuah party. Kalau kau menambahkan lebih dari itu, kau akan mendapatkan penalti ketika berburu monster.”

Katanya. Tidak seperti penalti kematian karena tewas, ini adalah penalti karena orang lain ikut serta dalam pertempuran. Dan penalti tersebut adalah semakin banyak partisipannya maka semakin rendah tingkat peningkatan level Sense-nya dan penurunan tingkat item drop, penolakan status dan peningkatan status monster, status buruk secara acak…kejadian tersebut disebutkan secara berurutan. Benar-benar keras.

Dengan mengumpulkan monster dan mendorong mereka ke orang lain untuk mem-MPK[10] mereka, meskipun orang yang melakukan PK10 itu terkena penalti, orang-orang yang terlibat tidak mendapat pertimbangan apapun. AI Akhir-akhir ini mengagumkan.

“Tidak ada untungnya untuk menarik mereka, jadi ayo cepat dan melangkah maju secara bertahap.”

“Apa-apaan kau ini. Itu…kau selalu seperti ini. Kau membiarkan hal yang terpenting untuk nanti. Kali pertama aku mendengar tentang OSO adalah saat kau memberitahuku tentang hal tersebut, itulah saat kau memberikan VR padaku setelah obrolan singkat…Hei, kau dengar? Taku!”

“Aku mengerti! Jadi jangan terlalu mendekatkan wajahmu ke wajahku.”

“Kau tidak mengerti!”

Aku harus tegas di saat seperti ini, pikirku. Dan kemudian aku merasakan sebuah tatapan di punggungku.

Bagi teman main…masa kecil, di siniiii ada tsundere. Meskipun itulah yang kudengar, aku tidak membalasnya.

“Ayo lanjutkan memburu Sandman! Karena aku tidak bisa menyerang, aku akan terus melakukan enchant.”

Melihatku panik, Minute dan Gantz menggoda lebih jauh, tapi saat kami memasuki pertempuran, mereka membuat konsentrasi mereka siap sedia, benar-benar pemain game.

Aku berkontribusi pada pertempuran tersebut dengan rajin melakukan enchant.

Pada umumnya, untuk menaikkan level semuanya dan belajar bagaimana memburu Sandman secara efisien dengan enchant, kami terus memperbaikinya hingga kami mulai kehabisan MP dan dikalahkan.

Kami memutuskan koneksi di saat yang bagus, untuk bersiap-siap demi pertempuran dengan Golem besok. Kami dijadwalkan untuk mengalahkan bos monster, dan membuka jalan menuju Kota Ketiga. Yah, untukku ini akan menjadi kota kedua sayangnya——


Inilah harinya. Sang bos monster——Golem untuk ditundukkan.

Saat Taku dan yang lainnya menuju Golem tersebut, aku merasa tidak tenang mengetahui aku tidak bisa mengirimkan persediaan recovery item. Aku mengatakan pada Magi-san bahwa aku tidak mengantarkannya hari ini.

”Tidak apa-apa, jangan khawatir. Yun-kun juga mulai keluar berburu, eh. Bawakan saja beberapa saat kau ada waktu senggang. Saat ini penjualan Potioncukup stabil.”

Aku membalasnya dengan rasa terima kasih. Aku bersemangat ingin menyiapkan Potion setelah berburu, aku merasa bisa menyiapkan lima puluh. Yah, aku tidak akan membiarkannya sia-sia.

Dan kemudian aku melakukan penyelidikan Mixing untuk pertama kalinya setelah sekian lama—Aku mencoba mendidihkan Blue Jelly dalam sebuah wadah besi. Reaksi kimianya memisahkan bubur biru tersebut menjadi benda padat dan air. Yang padat kemudian berubah menjadi bubuk ketika airnya menghilang. Namanya adalah Blue Powder.

Dan kalau aku menambahkan air, benda tersebut kembali menjadi Blue Jelly. Apa-apaan ini.

Dan aku mencoba mencampur Herb dengan Blue Jelly. Apa yang muncul adalah sebuah Blue Potion. Apakah sama efektifnya dengan Potion sintetis? Apa kau pikir begitu? Tapi itu salah.

Keefektifan Blue Potion tersebut berbeda. Saat aku mencoba mencampur Blue Powder dengan Dried Herb, terdapat sebuah ekstrak yang terlihat seperti kopi, efeknya meningkat.

Efeknya meningkat lebih lagi dengan Fine Herb.

Jumlah pemulihannya besar, itu membuatku senang.

Aku mencampurnya, dan mengekstraknya. Tidak ada banyak dari mereka, tapi aku mencoba bereksperimen dengan Synthesis.

——Kenpa hasilnya jadi seperti ini. Apa yang muncul dari Synthesis adalah Blue Gelatin.

Terlebih lagi, deskripsinya menjelaskan bahwa ini adalah food item.

“AKU TIDAK MENGERTIIIIIIIII

Dari material yang kubuat adalah obat, dan pada akhirnya menjadi makanan, betapa kacaunya itu!

Bahuku naik dan turun saat aku menghirup napas berat, aku menenangkan pernapasanku.

“Yah. Baiklah sekarang. Taruh saja benda ini di inventory.”

Aku menyimpan kembali Blue Gelatin dan mengeluarkan Blue Jelly sekali lagi.
                                                                    
Aku mengubahnya menjadi bubuk dan mencampurnya untuk mengekstraknya. Aku menggunakan enchant untuk kestabilan karena benda tersebut tidak disangka memerlukan tenaga besar. Akhir-akhir ini, aku mulai berpikir bahwa aku tidak akan bisa selamat dalam game ini kalau bukan karena enchant.

Pagi harinya aku menyiapkan Potion seperti itu dan pergi ke barat sama seperti kemarin siang.

Aku menghindari pertempuran sebisa mungkin dan menuju ke Golem.

Semuanya banyak berbicara awalnya, tapi mereka perlahan-lahan berhenti mengobrol. Kelihatannya pertempuran bos akan menegangkan.

“Apa semuanya siap?”

Saat Taku berseru, semuanya menangguk. Di depan kami adalah Golem. Batu rapuh berbadan besar setinggi 3 meter. Gerakannya lambat, tapi aku bisa membayangkan bahwa terdapat banyak tenaga dalam tubuh besar tersebut.

“Kalau begitu, untuk memulainya «Enchant» ——Attack!”

Aku meng-enchant ketiga penyerang jarak dekat, setelah itu defence enchant pada Taku dan Kei, sedangkan untuk Gantz aku memberikan speed enchantganda.

Ini adalah cara paling efektif untuk memburu Sandman. Taku dan Kei bertindak sebagai penghalang, Gantz diputuskan untuk bergulat dengannya, kapan pun gerakan kami berhenti, sihir penyerang jarak jauh akan menyapunya dengan api. Taktik yang sama dengan yang kemarin.

“Baiklah, ayo ke sini!”

“Kami akan menjadi lawanmu!”

Pedang Satu-Tangan Taku dan Pedang Dua-Tangan Kei diangkat tinggi dan mereka berteriak menghadapinya dari depan.

Mereka menggunakan pedang untuk menerima serangan dan menangkisnya. Kapan pun Golem tersebut kehilangan keseimbangannya, Gantz meraih lengan monster tersebut dan melemparnya dengan jurus yang seperti Aikido dan melakukan kuncian lutut padanya. Gerakannya begitu mengalir, seakan dia sudah terbiasa dengan hal itu. Ohh, petarung Golem sepertinya kesakitan, tunggu, memangnya ini gulat profesional atau semacamnya?!

Senjata mematikan yang seorang martial artist banggakan, adalah seluruh tubuhnya. Tendangan dan tinjunya, meskipun dia mulai melakukan lemparan, sangat dahsyat. Dapat melemparkan raksasa seperti itu, adalah sesuatu yang hanya bisa terjadi di dalam game, walaupun mungkin ada beberapa ahli beladiri yang bisa melakukannya di dunia nyata. Oh, Golem benar-benar ditundukkan.



Mage! Sekarang!”

Sebuah aliran sihir dilepaskan bersamaan dengan seruan Taku dan mengenai Golem tersebut. Gantz segera mundur. Sebagai seseorang di posisi jarak jauh, aku memiliki gambaran bagus pada keseluruhan pertempuran.

“Yun-chan, tolong recovery.”

“Ya, ini. Sementara itu, aku akan memberikan ulang enchant-nya.”

Gaya bertarung pemain tipe martial arts pertarungan jarak dekat. Dan karena itu, karena tubuhnya sendiri adalah senjatanya, mereka mendapat sejumlah kecil serangan ketika mereka diserang. Karena itu adalah pelindung tinju, sarung tangan, juga pelindung kaki, sepatu bot dan sandal. Banyak cara yang disarankan, namun tidak semua dampak serangan bisa ditiadakan. Karena itulah aku mengambil peran yang bertanggung jawab dengan penyembuhan.

“Gantz berangkat.”

Orang yang lucu, pikirku saat aku menatap punggungnya.

Saat Gant pergi, dia meninggalkan pendaran cahaya merah dan kuning di belakangnya.

Ketika Golem bangkit, dia dengan cepat bergerak mengarah ke Gantz, tapi ditahan oleh Taku dan Kei, dia mengubah targetnya. Dan saat posturnya melemah, dia dihantam oleh sihir.

Tiap kali monster itu diserang dengan sihir, HP-nya dengan jelas berkurang dengan suara *thud*.

Berjalan dengan baik, bukan? Aku berpikir begitu, tapi lawan adalah bos monster. Dia tidak akan semudah itu untuk ditaklukkan.

“Kami kehabisan MP di sini! Barisan depan, tahan!”

Mage penyerang jarak jauh kehabisan MP saat HP Golem sekitar 40%. MP-ku sendiri juga terkuras karena aku telah terus menerus melakukan enchantganda.

Dari sini, kami para laki-laki menahan garis depan hingga para mage memulihkan MP-nya.

Walau aku berkata begitu, aku sendiri kehabisan MP juga dan merasa tidak tenang. Aku berjuang untuk mempertahankan jumlah minimal.

Aku mengubah enchant ketiga penyerang jarak dekat menjadi defence.

Alih-alih menekankan pada serangan, ini adalah perubahan tujuan menjadi selamat di garis depan.

Sekalipun terkadang kritis, semua penyerang garis depan berhasil mempertahankan posisi mereka.

Dan untuk mempertahankannya, mereka menghabiskan semua potion.

“Ayo! Tumbanglah lagi!”

“Hentikan, Gantz. Ini berbeda dengan yang sebelumnya.”

Bersamaan dengan terdengarnya suara Kei, Gantz melompat ke depan Golem.

Dia meraih lengan monster tersebut, merunduk rendah dan mengakhirinya dengan menekukkan sendinya. Dia berusah keras untuk merubuhkannya, tapi gagal.

Enchant dalam jumlah minimal masih terdapat pada dirinya, walaupun dia dapat dengan segera mundur jika ada speed enchant, namun saat ini dia hanya memiliki defence. Dia tidak punya banyak kecepatan untuk menghindar.

Tinju Golem mengenai perut Gantz, memperlambat pelariannya.

Dia dilambungkan ke udara, dibuat terbang melayang seperti bentuk parabola dengan suara benturan keras. Ini adalah serangan kritikal, tapi kelihatannya dia masih memiliki cukup HP tersisa. Akan tetapi——

“Menghindar!”

Sura Minute terdengar dari posisinya yang melihat semuanya itu. Golem itu bangkit berdiri, mencengkeram kakinya saat dia masih berada di udara dan mengayunkannya dari atas ke bawah. HP Gantz yang dibanting keras ke tanah memasuki zona merah.

Taku dan Kei berdiri di antara Gantz dan Golem secepatnya agar monster tersebut mengubah targetnya.

“Cepat mundur dan memulihkan diri!”

“Hei bergerak, sial Fainted! Waktu yang salah!”

Gantz tidak bergerak. HP-nya tetap berada di zona merah.

Meskipun ini berbahaya karena dia tidak bergerak, tidak, dia tidak bisa bergerak. Status buruk Fainted adalah penyebabnya.

Status Fainted muncul saat sekian persen serangan didapat saat itu juga, ini adalah kondisi abnormal yang terjadi dengan tingkat kemungkinan rendah. Tidak disangka malah muncul di saat seperti ini.

Kedua penyerang depan tidak dapat melindungdi Gantz dan mustahil bagi kedua mage, mereka tidak mungkin pergi maju ke depan. Yang seharusnya bergerak saat ini, adalah aku.

Sebagai seseorang dengan peran penyembuh, aku mengeluarkan sebotol Blue Potion dengan jumlah pemulihan terbesar dan bergegas lari. Aku mempercepat diri dengan speed enchant dan mendekat dengan satu lompatan.

Aku memercikkan potion tersebut padanya dan benar-benar menampar pipinya untuk membangunkan.

“Um, sakit!”

“Cepat bangun! Ini, satu lagi.”

Aku mengeluarkan Blue Potion yang lain dan memercikkannya. Setelah menggunakan dua botol, seluruh HP-nya pulih.

“Banyak sekali jumlah pemulihannya.”

“Tidak masalah, mundur ke belakang. Kau menghalangi mereka berdua.”

Aku mencengkeram lehernya dan menariknya.

MP-nya hampir pulih! Kami bisa menyerang lagi!”

“Kalau begitu abaikan waktunya dan jangan tunggu dia roboh, tembak saja!”

“Mengerti!”

Pada saat yang bersamaan dengan mundurnya kami, sihir cahaya dan angin melesat lewat.

*krkrkrr*, suara gemuruh batu yang hancur terdengar. Aku tidak bisa membuka mataku karena kuatnya cahaya.

Begitu sihirnya berhenti, kami menunggu sebentar, tapi Golem muncul berguling keluar dari pekatnya awan pasir.

“Belum! Sial!”

“Tidak, sudah selesai.”

Saat aku melontarkan makian, Taku berbisik.

Golem itu meraung keras dan mulai tumbang.

Monster tersebut pun rubuh, suasana atmosfir dari penjaga gerbang Kota Ketiga itu cukup menyedihkan, seakan dia tidak dapat melindunginya.

Semuanya runtuh. Sekarang ketika tidak ada apa pun yang bergerak, aku akhirnya bisa menghela nafas.

“Haa~. Akhirnya selesai. Itu benar-benar mengerikan.”

“Aku selamat. Terima kasih, Yun-chan.”

Oh, dia kembali bersemangat. Gantz memamerkannya dengan melompat ringan.

“Ya ampun, mungkin akan lebih baik kalau aku tidak menyelamatkanmu, karena para mage dapat menyerang tidak lama kemudian, eh?”

“Itu terlalu kejam. Bahkan jika bos-nya kalah, kalau aku mati maka itu tidak akan terhitung bahwa aku menaklukkannya. Itu akan membuatku kesepian.”

“Selain itu, kalau Yun-chan tidak menarik Gantz menjauh, aku berniat untuk menyerangnya dengan sihir juga.”

“Mengerikan!”

Ah. Ya, korbankan hal yang kecil untuk mendapatkan yang besar. Minute mengerti tentang itu. Tapi yah, saat ini kami tidak punya item pembangkit, kalau dia mati dia akan diteleport pulang.

“Aku bercanda, aku bercanda. Kau sudah melakukan yang terbaik, Gantz.”

“Semuanya, kerja bagus. Kita bisa pergi ke Kota Ketiga dengan begini. Yun juga, kerja bagus.”

“Ayo periksa drop item sebelum itu. Seseorang mungkin saja mendapatkan drop langka.”

Oh, itu. Yah, kesampingkan tentang drop langka, kalau aku tidak salah monster itu mungkin saja menjatuhkan Fine Iron Ore. Kalau aku menggunakanAlchemy pada benda itu, aku akan mendapatkan beberapa Iron Ore dan membuat batangan level untuk menaikkan level, ‘kan?

Aku membuka inventory sambil memikirkan hal itu. Tidak ada Fine Iron Ore, tapi item yang berbeda.

“Sesuatu yang disebut Stone of the Earth Spirits jatuh.”

Aku bergumam santai.

"""Drop langka munculllllllll"""

Karena suara keras tubuhku bergetar. Aku ketakutan dengan teriakan mendadak itu.

“Maaf soal itu. Ada dua jenis item drop dari bos. Normal dan langka, tapi bisa tiba-tiba muncul seperti itu, Yun mungkin sangat beruntung.”

Stone of the Earth Spirits bisa digunakan para crafter untuk memperkuat senjata dan armor, ini langka dan dapat memberikan item efek tambahan. Armor Gantz juga diperkuat dengan Blade Lizard’s Stone BladescalesItem tersebut memiliki efek tambahan untuk memantulkan serangan ketika menerima serangan.”

Hmm. Jadi, apa yang kita lakukan dengan ini?


Stone of the Earth Spirits Material
Sebongkah batu yang memiliki kekuatan dari Roh Bumi di dalamnya.

Itukah penjelasan seluruhnya? Aku tidak tahu apa efek tambahannya. Yah, baiklah.

“Hmm. Aku tidak tahu seberapa berharganya. Ayo coba tanya seseorang nanti.”

“Sebaiknya jangan. Aturan utama dari OSO adalah jangan memamerkan build Sense-mu, dan tidak memberi petunjuk bahwa kau memiliki itemlangka. Alasan pertama adalah mencegah PVP, dan yang lain untuk menghindari penipuan dalam pertukaran.”

Hoo. Jadi ada hal semacam itu, tapi aku percaya pada Miu dan Magi-san, bagaimana kalau bertanya pada mereka? Tapi aku masih memakai armor pemula dan karena aku tidak punya banyak uang, aku mungkin tidak ada cara untuk menggunakannya.

“Yah, aku hanya akan membiarkannya tergeletak begitu saja di inventory-ku.”

“Sayang sekali. Yah, memang begitulah dirimu, dan caramu. Kita sudah pulih, ayo menuju kota.”

Kami semua menuju ke kota. Kami tiba——di Kota Tambang.

Bangunannya memiliki dua lantai kayu dan tidak mempunyai banyak pepohonan di dalamnya. Warna kulit NPC-nya sedikit gelap, dan mereka sedikit kotor.

“Aku di sini. Di kota yang berbeda.”

Sama denganku yang sedikit gemetar karena senang, begitu pun yang lainnya.

“Selamat atas kerja kerasnya. Nah sekarang, sampai bertemu lagi.”

“Sampai nanti. Kali berikutnya naikkan level Bow-mu dan ayo cari beberapa lawan untuk diburu.”

“Kalau begitu, Yun. Sampai bertemu lagi.”

Mereka menyentuh sebuah bola biru pucat dan menghilang. Aku ditinggalkan sendirian, terbengong-bengong.

Begitu mengejutkannya karena hanya seperti itu saja dari semuanya. Hei, jangan tinggalkan aku sendirian.





Catatan Kaki
1.       Rhythm-game : Mungkin bisa lebih mudah memahaminya dengan membayangkan istilah ini sebagai game seperti Dance Dance RevolutionAyo Dance Online, dll ;)
2.     Seputih ikan : Di bahasa Inggrisnya diterjemahkan “whitebait”, yaitu ikan teri :D
3.     Seafood : Dalam bahasa aslinya ditulis 光り物 (Hikarimono), yang secara literal berarti benda yang berkilauan. Tapi orang Jepang menyebut ikan berkulit terang dengan istilah tersebut, terutama membicarakan tentang seafood.
4.      Default : Rancangan dasar / awal yang diatur dari pengembang game.
5.     Stealth : Kamuflase, tipuan mata
6.     PVP Player Versus Player. Duel antar sesama gamer
7.      Yuri : Istilah bahasa Jepang untuk percintaan antara wanita/gadis.
8.     Seiza : Duduk bersimpuh dalam tradisi Jepang
9.     MPK : Monster Player Kill, membunuh player dengan memancing monster untuk menyerang diri sendiri untuk kemudian dialihkan ke player lain.
10.   PK : Player Kill. Membunuh player lain

Only Sense Online Jilid 1 Bab 4 Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MEsato Dev

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.