23 Agustus 2015

Only Sense Online Jilid 1 Bab 3 Bahasa Indonesia

Only Sense Online Jilid 1 Bab 3
Pohon Kristal and Myu


Setelah aku mengingat betapa senangnya berburu dengan party Taku, aku memikirkan tentang berburu dengan party yang berbeda——tapi tidak ada yang ikut.

Sayangnya, aku tidak punya keberanian untuk mengundang siapapun.


Taku dan Myu berkata”Pertama-tama, cobalah membuat hubungan dengan orang lain”. Untuk Onii-chan dinasehati begitu oleh adik perempuannya, ini mengejutkan.

Tidak membentuk party dengan orang lain, aku dengan rajin melanjutkan mengumpulkan item seakan-akan itu adalah pekerjaanku.

Omong-ngomong tentang pemain lain, di antara sejumlah besar pemain yang tidak puas dengan kurangnya potion, ada beberapa yang berpikir untuk merebut kesempatan bisnis ini.

Untuk lebih tepatnya, mereka mengumpulkan uang dan setiap dari mereka mengambil Sense Mixing dan Synthesis, dan dengan berbagi tugas mereka membuat potion.

Pembagian kerja diperlukan untuk produksi massal, itulah yang kupikirkan ketika mendengarnya.

Dipikirkan dengan baik-baik semalaman, aku membeli semua herb yang dimiliki NPC. Untuk potion, satu herb seharga 2G, dua herb 4G. Dan ketika aku membuat potion dari bahan itu, Magi-san membelinya seharga 35G.

Dengan kata lain——keuntungan mudah. Meskipun karena aku hanya punya 130G, aku hanya dapat membeli herb sejumlah itu. Berpikir begitu, aku ingin siang segera datang.

Aku harus mulai dari pagi. Tidak, mustahil. Bagaimana pun akulah yang mendukung keluarga kami dengan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Aku perlu membeli bahan-bahan dapur, juga karena cuacanya memburuk, aku perlu mengeringkan ruangan. Dan aku juga khawatir dengan hujan musim panas, jadi aku menghubungkan informasi cuaca lokal dengan setting OSO dan mengaturnya memberi peringatan suara dalam game. Meskipun Aku tidak terlalu cakap dengan mesin.

Aku bergegas ke kota dari safety area barat yang menjadi basis pusatku. Bila dipikir-pikir, semenjak aku mempunyai SP, aku bisa mendapatkan Sense Speed Increase untuk berlari cepat.

Juga Sense yang kupunya saat ini, yang digunakan untuk pertempuran telah berkembang ketika perburuan Big Boar kemarin.


Possessed SP5
Bow Lv13 Hawk Eyes Lv18 Speed Increase Lv1 Magic Talent Lv15
Magic Power Lv18】【Alchemy Lv5 Enchant Lv16 Synthesis Lv11
Mixing Lv11 Crafting Knowledge Lv7

Unequipped:
Taming Lv1 Craftsmanship Lv5



Cepat, sangat cepat. Sense yang meningkatkan status seperti Myu dan Sei-nee gunakan. Ketika aku mengalaminya, ini benar-benar berguna, itulah kesan yang menyelimutiku. Seakan aku memakai Enchant setiap waktu. Terlebih lagi, Sense ini semakin berkembang jika seseorang bergerak sesuai dengan statusnya.

Untuk dapat meningkatkan levelnya, untuk attack type, kau harus mengumpulkan serangan  yang dilancarkan, untuk defence type kau perlu mengumpulkan serangan yang diterima. Kelihatannya untuk kecepatan, kau perlu mengumpulkan jauhnya jarak yang ditempuh dengan berlari.

Kupikir metode pertumbuhannya sama dengan Sense Armor. Kurasa peningkatan kekuatan defence adalah Sense yang keliru untukku. Sejak awal, aku tidak diserang karena posisi yang kuperkirakan. Di sisi lain, pemain dengan armor menerima serangan bersamaan dengan peningkatan kekuatan Armor dan meningkatkan levelnya untuk mengurangi dampak lebih jauh yang diterimanya.

Hmm. Sense build sangat rumit. Aku melihat polanya, tapi tugas fisik seperti Smith sebagai contoh, memiliki Attack Power Increase. Kelihatannya jumlah berapa banyak pukulan pada metal ditentukan pada jumlah serangan dan semacamnya.

Aku meneruskan berlari sambil sibuk berpikir, sebelum aku menyadari aku sudah ada di alun-alun pusat. Di sini, aku harus memeriksanya pada NPC di meja kasir.

“Permisi, apa kau ada Herbs?”

“Maaf. Herbs-nya habis terjual. Semuanya dibeli untuk membuat potion.”

Pria tersebut membungkuk sedikit dan membuat eskpresi meminta maaf. Tidak, akhir-akhir ini NPC menjadi sangat nyata di dalam game. Tunggu, bukan itu!

“Apa maksudmu!”

“Tadi banyak orang membelinya untuk membuat potion. Kebetulan, Beginner Potion sedang kehabisan stok juga.”

Tidak muuungkin. Kemarin, aku sudah mengantisipasi pasangan crafter tersebut, tapi toko eceran sudah membelinya. Terlebih lagi, di berbagai tempat pada stan yang berbaris di sisi seberang dari alun-alun, aku telah mendengar kata ‘Herb’.

Aku menjauh dari NPC tersebut dan menuju stan-stan.

Herb 5G. Beginner Potion satunya 20G!”

Apa?! Itu, Herbs hanya item material saja! Terlebih lagi, harganya adalah harga asli dari Beginner Potion. Untuk dapat mensintesis sebuah Beginner Potion, kau membutuhkan setidaknya 40G kalau begini.

Menjualnya seperti ini, adalah sebuah pemerasan mengingat mereka semua memiliki stan.

Walau begitu, ada orang-orang yang dengan senangnya membeli Beginner Potion dan Herb. Kenapa kalian semua begitu senang? Tidak masuk akal. Itulah yang kulihat di beberapa tempat.

Entah bagaimana, suasana hatiku menjadi sangat buruk. Aku bergegas menuju Magi-san untuk mengirimkan barang. Sambil menggerutu, aku meninggalkan tempat ini.

Setelah janjian dengan Magi-san sebelumnya lewat ­chat, aku datang ke tempat biasanya.

“——Magi-san coba dengar ini~.”

“Aku tahu. Masalah yang berkaitan dengan herb, ‘kan? Eh, Onee-san juga kaget.”

Magi-san menyapaku dengan akrab ketika aku marah-marah.

“Itu pemerasan, ini adalah deklarasi perang terhadap diriku yang kekurangan uang?!”

“Jangan terlalu marah, ayolah. Wajahmu yang manis jadi berantakan.”

Aku sangat frustrasi. Bagi Magi-san, aku hanya terlihat seperti gadis manis yang sedang marah-marah, sepertinya ini menyenangkan baginya, dilihat dari ekspresinya.

Lalu, pengiriman berakhir ketika aku mengeluh.

Item yang kujual ke Magi-san adalah Potion x 30 dan Pill x 15 untuk 70% harga akhir. Semuanya 2100G.

Hmm. Mungkin aku sebaiknya membeli perangkat crafting, tapi sepertinya tidak ada cukup uang.

“Hmm. Aku ingin uang.”

“Lalu, bagaimana kalau menjual potion-mu sendiri? Kalau sekarang, maka kau bisa menjualnya dengan harga tiga kali lipat dari harga yang kuberikan padamu.”

Sudah jelas dia benar. Itu akan menjadi 6000G. Potion buatan sendiri ditambah pembuatannya yang melewati proses pengeringan, efeknya akan sedikit lebih tinggi. Meskipun aku yakin akan terjual, tapi…

“Aku akan menahan diri dari itu. Kalau aku melakukannya, maka akan sama saja dengan toko pengecer. Daripada itu, bagaimana kalau kau melihat item yang kukumpulkan selama ini? Mungkin ada item yang bisa dijual.”

“Sebenarnya kurang bagus membeli item material.”

Sambil Magi-san tersenyum miris, aku meletakkan item yang tidak kugunakan di layar transaksi.

Membran yang didapat dari Bats, Furs dari Wild Dog, dan Fang. Juga, Fur yang didapat dari herbivore dan big fur yang kubuat dengan Alchemy. Ada banyak material yang tidak kugunakan sendiri.

“Hmm. Semuanya barang biasa. Mereka cukup murah kurasa? Tapi bisa kutanyakan sesuatu? Apa kau membuat Big Fur sendiri?”

Entah kenapa, Magi-san nyengir melihat Big Fur.

“Ya. Baiklah, aku mau merahasiakannya.”

“Tentu, tentu. Aku mengerti. Kalau begitu, lakukanlah dengan item yang lainnya juga, sama seperti yang kau lakukan dengan yang ini. Maka aku akan membelinya saat mereka mendapatkan warna.”

“Tapi kenapa hanya ini?”

“Aah, bisa dikatakan karena kenalanku? Fur dan film (selaput) digunakan dalam Sewing untuk membuat Leather Armor dan Coat. Yah, mengingat hanya monster yang ditaklukkan di awal game yang ada dalam batasan itu, sehingga tidak ada cukup fur. Dengan cara yang sama kau membuat batangan logam, kau juga dapat membuat sehelai fur dari 5 potongan dasar. Dia ingin membuatnya dengan Sewing meskipun hanya satu helai, ada sebuah desain yang ingin dia kembangkan… Aku tidak begitu mengerti, tapi daya tahan yang dapat dia buat dengan material itu terlalu rendah.”

Jadi Sewing dapat menyatukan film dan fur dengan cara sama batangan logam dibuat.

“Begitulah, penjahit kenalanku punya beberapa pakaian yang dia buat sendiri, tapi dia tidak punya cukup barang kualitas bagus, kurasa? Karena itulah dia akan senang jika aku menyampaikan ini padanya.”

“Kalau begitu, aku akan membuatnya dengan materialku yang tersisa.”

Ada banyak orang di sekitar, tapi karena semuanya sedang membuat potion dan ada cahaya di sana-sini, seharusnya tidak masalah jika aku membaur dengan mereka dan menggunakan Alchemy, malahan aku dapat menggunakan Alchemy tanpa mengeluarkan item-nya.

“Baiklah, aku mulai.”

“Ya, ya. Aku mengerti.”

*ping*, sebuah cahaya muncul dan selesailah. Aku tidak suka sedikit perubahan cara yang membosankan ini. Aku selalu mengubahnya ketika bahan-bahannya dikeluarkan. Sejumlah besar item yang ada di inventory-ku telah dikonversi seluruhnya. Large Film x 3, Big Dog Fur x 3, Big Fur x 7, Large Fang x 30.

“Selesai.”

“Oh, sudah selesai, ya. Kalau begitu, tunjukkan, tunjukkan itu.”

Layar transaksi terbuka lagi, dan aku meletakkan item yang kubuat dengan Alchemy.

“Ohh, terima kasih. Jadi, berapa harganya?”

“Tidak, aku tidak tahu. Berikan saja aku harga yang masuk akal.”

“Meskipun kau bilang begitu. 70% dari harga NPC, itu seharusnya murah kalau begitu. Juga, kalau ini dirahasiakan, nilainya tidak akan jatuh. Apa yang akan kaulakukan? Apakah kau akan memanfaatkan Onee-san untuk kepentinganmu sendiri?”

“Kenapa kau mengatakan sesuatu yang erotis tanpa arti. Aku tidak masalah dengan 70%.”

“Aku sudah mengatakannya berkali-kali, tapi Yun-kun kurang serakah. Yah, sejujurnya aku tidak tahu harganya, aku akan menanyakannya pada kenalanku tersebut, tidak masalah ‘kan?”

Jumlah yang muncul di layar transaksi adalah 2500G. Hei, itu banyak! Lebih menguntungkan daripada Potion!

“Entah kenapa, aku selalu terkejut kapan pun aku bertransaksi dengan Magi-san.”

Terutama ketika berkaitan dengan uang. Aku mengacu pada Fine Iron Ore kemarin dan item yang kuubah hari ini ini.

“Aku juga terus-terusan kaget. Yun-kun mempunyai build Sense yang sangat menarik.”

Itu tentunya dimaksudkan pada item yang kubuat, aku tahu itu.

“Walau begitu, ini adalah kumpulan Sense cacat, kenapa begitu menarik?”

“Yah, karena karakter ini bertujuan untuk kesenjangan industri.”

“Ahahahaha, aku tidak menyangka ada pemain yang berpikir untuk menyelinap ke kesenjangan industri.”

“Tolong jangan meledekku.”

Meskipun aku berkata begitu, setelah mendapatkan uang, aku membuat ekspresi senang dan tersenyum. Dengan ini aku untung 4600G. aku akhirnya bisa membeli sebuah tungku portable. Umumnya, Smith dan Craftsmen membeli sebuah tungku portable dan pergi ke hutan di barat untuk mengumpulkan Iron Ore dan melakukan crafting. Rute yang kuambil, cukup memutar.

Sejak aku mulai bermain, butuh waktu beberapa saat sebelum aku sampai pada saat ini.

“Baiklah, transaksi selesai. Ada yang lain?”

“Oh iya. Aku sudah mengambil Copper Ore dan Tin Ore. Apakah akan menjadi Bronze Ingot kalau aku menggabungkannya?”

“Ah, itu. Seorang teman dari versi β menanyakan ini sebelumnya~”

“Jadi, bagaimana?”

“Perunggu tidak memiliki hasil yang bagus. Kelihatannya bagus, tapi tidak memiliki defense yang tinggi. Yah, itu jauh lebih baik daripada tembaga untuk mempraktekkan Craftmanship.”

Ah, dengan kata lain, itu lebih baik daripada tembaga, tapi lebih jelek dari besi. Dan Sense Craftmanshipku rendah.

“Juga, kau bisa membelinya dari NPC jika kau membuat sendiri setidaknya satu batang logam.”

Dengan kata lain, itu adalah item yang hanya bagus untuk sekali buat. Entah kenapa, aku merasa sedih. Meskipun aku mengambilnya dengan begitu senang.

“Yah, semoga berhasil dengan latihanmu.”

“…ya.”

Jalan crafter-ku sepertinya cukup berbatu. Aku berpisah dari stan Magi-san dan mengumpulkan item yang dibutuhkan dari toko NPC di kota.

Aku punya cukup uang. Aku masih memiliki sisa uang setelah membeli tungku portable ——800G.

Aku punya cukup uang. Sekali lagi, aku masih sisa uang setelah membeli alat pemoles dengan tingkat yang lebih tinggi——1500G

Aku punya cukup uang. Jadi aku membeli sepuluh set Iron Arrow——300G.

Hasilnya, yang tersisa sebanyak——630G.

Apa yang kudapatkan tak ternilai harganya. Tidak, tunggu! Aku membelanjakannya terlalu banyak. Aku bangkrut lagi. Ini berarti aku harus membuat barang lagi.

Dan aku pergi ke ladangku.

“Ah, aku tidak punya uang. Tidak, kalau aku menjual Potion setiap hari secara stabil, maka akan menjadi 2000G setiap hari. Juga, aku mempunyai sebuah tungku portable! Aku bisa membuat aksesoris dengan ini! Aku bisa memotong batu permata yang layak dari batu! Aku bisa membuat Iron Arrow +10!”

Tapi——aku tidak punya uang. Aku kesal.

Yah, pertama-tama memeriksa ladang. Dari tanaman, satu tempat menghasilkan Fine Herb setelah menanaminya dengan Fine Herb Seed. Dengan kata lain, jika bibitnya ditanam seperti itu, tanaman tersebut tidak akan pernah kehabisan. Juga, semua jenis herb-nya berkualitas tinggi berkat penambahan pupuk.

Semuanya ada dua puluh. Hmm. Empat puluh kalau aku menggunakan Lower Matter Conversion Alchemy. Itu akan menjadi dua puluh Potion. Kurang sedikit untuk dijual kepada Magi-san, juga aku tidak dapat membuat Antidote Potion dan Pill dengan Herb.

Sepertinya berburu atau memanen adalah hal utama untuk dilakukan bagaimanapun juga.

Yah, dua puluh potion sehari itu banyak. Perhitungan sederhananya adalah 7000G sehari. Untuk mengembalikan biaya ladang, lima hari itu cukup. Yah, aku adalah satu-satunya orang yang memiliki Seed.

Kemudian aku meningkatkan jumlah Herb dengan menggunakan Alchemy, membuat Beginner Potion dan Potion melalui itu. Karena aku tidak punya waktu, aku membuatnya lewat Recipe.

Efeknya lebih rendah daripada ketika aku membuatnya secara manual, barang yang siap pakai. Tidak, efek Potion-nya lebih baik daripada yang dibuat oleh para crafter, ini adalah sesuatu yang bisa kubanggakan. Tidak, meski begitu tidak ada perbedaan yang terlihat antara ini dan Potion yang lebih rendah.

“Hmm. Dengan ini, Alchemy, Synthesis, dan Mixing meningkat pada waktu bersamaan. Sampai saat ini meningkatkan Alchemy itu sulit tapi sekarang naik sedikit.”

Masih terlalu awal untuk mengubah materialnya dengan Higher Matter Conversion tanpa kehilangan apa pun, tapi kalau aku bisa mendapatkan material lebih tinggi, aku dapat meningkatkan jumlahnya dengan Lower Matter Conversion. Tidak, Sense sampah ini berkembang dengan cepat tapi tingkat konversinya belum berubah. Mungkin tidak akan ada yang berubah di masa yang akan datang. Kalau begitu, apa yang akan berubah? Yah, waktunya mendesak. Berikutnya, aku perlu membuat batangan logam dengan tungku portable.

“Magi-san bilang tembaga adalah bijih tingkat rendah, ayo mulai dengan tembaga kalau begitu.”

Aku membuat batangan logam dari Copper Ore x 5. Aku menempatkannya ke dalam tungku dan memukul logam leleh tersebut dengan sebuah palu, *ding**ding**ding**ding*. Meskipun suara kekuatan hantamannya itu enak didengar, tapi—“Lenganku, apa-apaan ini…”

Palunya sangat berat. Kalau aku tidak mengayunkannya dengan kekuatan dan kecepatan konstan, tembaganya menjadi dingin dan kehilangan cahaya merahnya dan——retak. Batangan logamnya retak, mengakibatkan crafting gagal, item-nya menghilang.

Pada percobaan pertama, benda itu tidak menjadi batangan logam. Selain itu, percobaan kedua dan ketiga juga tidak berhasil. Aku mengambil sekitar tiga puluh batang Copper Ore dan sekarang, berkurang menjadi setengahnya.

Kalau dipikir-pikir, orang-orang yang mengambil Smithing atau Craftmanship memiliki Attack Power Increase. Itu berarti, aku kekurangan kekuatangan serangan, kekurangan ATK. Karena aku mengambil Speed Increase, sekarang aku mengalami jalan buntu.

Kalau aku mengambil Sense tanpa memikirkannya matang-matang, kelihatannya itu akan menyerang kembali padaku. Tapi jika benar-benar dibutuhkan, aku harus menemukan cara untuk mengatasi masalah ini bagaimanapun juga.

Dipikir-pikir, ketika aku mengerjakan kerja lapangan, aku melakukannya sambil memasang enchant pada diriku sendiri, dan hal itu bisa diklasifikasikan sebagai crafting. Dengan kata lain, memasang enchant pada diriku sendiri juga memberi efek pada crafting, kalau begitu…

Untuk mencobanya, aku memegang palu tersebut dan memakai attack enchant pada diriku.

“Oooh?! Ini ringan, benar-benar ringan.”

Aku bisa mengayunkan palu seberat itu seperti yang seharusnya. Selain itu, aku tidak merasa begitu lelah. Suaranya bergema ketika aku memukul logamnya dengan berirama. Itu berarti, attack enchant meningkatkan apa yang di game lain sebut sebagai kekuatan otot. Hmm, dalam hal senjata, kekuatan tidak memiliki peran, sesuatu yang lain… tidak, ayo jangan memikirkannya sedalam itu. Yang penting aku dapat mengganti Attack Power Increase dengan Enchant.

Hmm? Pekerjaan ladang kemarin diselesaikan dengan speed enchant. Kalau begitu, kecepatan melakukan suatu aksi ditingkatkan dengan speed enchant.

Batangan logamnya jadi, aku berhasil pada percobaan keempat. Aku tidak terkesan, tapi hal itu memastikan pendapatku.

“Kalau aku meng-enchant diriku dengan dua enchant, bukankah efisiensiku akan naik?

Aku menyusun build Senseku menjadi Speed Increase, Magic Talent, Magic Power, Enchant, Craftmanship dan Crafting Knowledge.

Pertama, attack enchant. Kemudian speed enchant. Cahaya warna merah dan kuning kadang-kadang berbaur, saling melawan satu sama lain, keduanya menyelimuti tubuhku. Yup, kelihatannya dua enchant itu mungkin dilakukan. Aku mencoba mengguncang paluku dengan ringan, dan bersama-sama dengan Speed Increase, aku merasakan kecepatan yang diayunkan lenganku meningkat.

Dan dengan seperti itu, ini adalah putaran kelima memproduksi batangan logam.

Begitu efek enchant-nya memudar, aku memasangnya lagi dan memegang palunya. Woah, cepat. Diterangi cahaya merah, aku dengan kuat menghantam tembaga yang kadang-kadang memercikkan bunga api tersebut.

Semuanya berjalan baik hingga saat aku mencapai setengah jalan. Tapi membuat batangan logam itu memakan waktu. Aku juga terlalu berkonsentrasi untuk menjaga enchant dan kehabisan MP di tengah jalan. Aku gagal selangkah setelahnya.

“Hmm. Aku harus meningkatkan Magic Power-ku kalau aku mau melakukannya seperti ini. Akan menjadi mustahil untukku mengerjakan batangan logam lebih baik dari Iron seperti ini. Apakah aku perlu mengambil Attack Power Increase pada akhirnya?”

Sambil menunggu MP-ku pulih, aku melipat lenganku dan berpikir. Dan kemudian aku teringat, para crafter membuat item dengan shortcut skill setelah mereka melakukannya sekali sebelumnya.

Jadi aku dapat membuat Copper Ingot. Ahh, aku membuang-buang lima Copper Ore tadi.

MP dikonsumi ketika skill Craftmanshipdigunakan pada sebongkah bijih logam. Entah kenapa, itu tidak memuaskan.

Namun, butuh sekitar 20% dari MP-ku. Aku sudah tahu benar seberapa bergunanya Mixing dan Synthesis. Level Magic Powerku adalah 19. Aku sudah memiliki sebanyak ini, tapi tetap saja jauh lebih banyak yang dikonsumsi. Dengan kata lain, semakin banyak yang dihabiskan, semakin baik kualitas logamnya nanti.

Sama dengan memoles, batangan logam memiliki kemungkinan gagal.

Aku tidak bisa memakai Sense Craftmanship dengan benar dan mengayunkan palunya dengan cukup baik untuk membuat berbagai macam barang.

Mau bagaimana lagi, bahkan kalau aku memikirkan jalan pemecahan yang jelas, aku perlu untuk menaikkan level Craftmanship dan Magic Power. Dengan melakukannya, aku mungkin dapat mengatasi logam yang lebih tinggi.

Berikutnya, adalah Tin Ingot. Setelah itu, akhirnya Iron.

Aku bekerja secara manual sekaligus memperkuat diriku sendiri dengan enchant. Meskipun ini adalah game, lenganku terasa berat dan hawa panas yang muncul dari tungku membuatku merasa kepanasan. Tidak mempedulikan itu, aku terus dengan polosnya memukulnya dengan palu.

Retak, berhasil; berhasil, retak; aku mengulanginya seperti itu dan dapat membuat beberapa batangan logam.

Butuh beberapa lama, tapi aku dapat membuat sejumlah batangan logam.

Aku mempunyai dua Iron Ingot, yang lainnya gagal. Dua Copper Ingot dan empat Ingot.

Magic Talent pada level 17, Magic Power naik menjadi level 20. Karena aku melakukan enchant ganda, Enchant meningkat menjadi 19, kurasa ini sama seperti pertumbuhan seorang sorcerer yang biasanya.

Kalau dipikir-pikir, meskipun pada mulanya konsumsi MP tidak bagus dan belum berubah banyak, tetap saja Magic Power telah berkembang dan hal-hal yang tadinya tidak bisa dilakukan, sekarang tidak begitu lagi. Dan ditambah dengan Hawk Eyes, menjadi mungkin untuk mengimbangi jaraknya yang pendek.

Berkat membuat batangan logam dengan benar, level Craftmanshipku naik hingga 10.

“Sekalipun aku diminta Myu untuk mengubahnya, aku cukup menyukai Sense yang kupunya saat ini.”

Aku bergumam bingung. Fuh, aku puas. Ini cukup menyenangkan. Berikutnya, ayo coba membuat beberapa aksesoris, dan aku log out.




Yang menungguku adalah, Miu yang kelaparan yang melihatku dengan murung.

Ketika aku bersandar pada sofa dan ditatapi Miu yang melihat dengan tatapan kosong di matanya, aku bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan malam.

“Onii-chan, tidak peduli betapa asyiknya kau dengan game, jangan lupa untuk membuat makan malam.”

“Um, maafkan aku.”

Setelah makan malam, kami saling berhadapan sambil minum teh, aku dan Miu. Tentu saja, aku keasyikan di dalam game dan lupa untuk menyiapkan makan malam, itu buruk. Tapi kau juga kadang-kadang terlambat, kan.

“Kalau Onii-chan tidak di sini, makan malam tidak akan ada.”

“Tidak, kau bisa mempedulikan kakakmu dan kadang-kadang membuatnya.”

“Kau yakin? Itu bisa saja jadi makanan beracun.”

“Tidak, cobalah mengingat beberapa makanan yang tidak beracun.”

“Aku tidak ingin membicarakan itu! Kenapa jadi begini?!”

“Kenapa… bahkan kalau kau menanyakannya. Aku mempunyai cukup uang dan sedang dalam suasana hati yang riang.”

Ketika aku meneguk teh dengan berisik, Miu menatapku dengan amat tajam. Dalam diam, dia menyampaikan pesan ‘katakan dengan jelas’, itulah artinya.

“Yah, aku telah bertemu seorang crafter yang mengajariku banyak hal dan membeli item yang kubuat. Kemudian aku mendapatkan uang untuk membeli peralatan dan dapat berkonsentrasi melakukan hal-hal yang tidak bisa kulakukan sebelumnya, dan kembali setelat ini.”

“Hmm. Apakah crafter itu seorang laki-laki, atau seorang perempuan?”

“…………? Perempuan, kenapa?”

Pada saat itu, aku merasakan tatapan Miu menjadi semakin dingin. Matanya menyipit, ditatap langsung dari depan itu tidak terlalu nyaman. Entah kenapa, akhir-akhir ini aku merasa bahwa harga diriku sebagai kakak laki-laki telah hilang.

“Jadi, berapa banyak yang kau dapatkan hari ini?”

“Aku mendapat 4600G dengan menjual Potion dan material.”

Inilah satu-satunya hal yang bisa kubanggakan. Dapat menghasilkan sebanyak ini, aku bangga karenanya. Ini adalah kesempatan untukku agar mendapatkan kembali harga diriku sebagai seorang kakak laki-laki setelah sedikit kehilangan muka.

Akan tetapi, reaksi Miu berbeda.

“Jadi kau hanya menghasilkan sebanyak itu. Crafter kelas tinggi mendapatkan sepuluh kali lipat dari itu dalam sehari.”

“…………”

Hati Onii-chan hampir hancur. Aku tadinya sampai power-level 5. Dan aku bukan seorang produser kelas atas. Walau aku menjual sangat banyak produk dan menghasilkan banyak.

“Omong-omong, saat ini aku punya 300k gold, Onee-chan seharusnya punya sekitar 200k gold.”

Dasar orang kaya. Apa. Itukah power-level-mu? Kalau begitu, dengan 630G, aku akan diperlakukan seperti sampah.

β testers dapat mempertahankan goldnya? Perbedaan yang mengerikan.

“Untuk makan malam hari ini, aku akan memaafkanmu kalau kau menemaniku besok.”

“Ingin aku membawakan barang bawaanmu lagi? Apa kau benar-benar mau berjalan melewati hutan aspal di musim panas yang panas ini?”

“Bukan! Ada sebuah quest yang ingin kulakukan di game! Ini terbatas untuk party yang terdiri dari dua wanita dan aku ingin melakukannya dengan Onii-chan!”

“Tapi aku laki-laki.”

“Karakter game-mu perempuan ‘kan? Juga, karena ini adalah quest yang tidak banyak diketahui orang, jangan ajak wanita lain.”

Karena itu, ayolah. Miu mengatupkan kedua tangannya dan memintaku dengan manisnya. Tentu saja, karakterku adalah wanita, tapi bukannya aku menyukainya. Terlebih lagi, aku ingin menghindari quest menantang semacam itu…

“Kubilang, ikut denganku besok! Kalau tidak, aku tidak akan memaafkanmu!”

“Setelah permintaan, sekarang ancaman? Aku mengerti. Tapi apa tidak masalah pergi dengan equipment pemula?”

“Eeeh, kau masih memakai equipment pemula?”

“Aku tadinya berpikir untuk membeli sesuatu yang murah. Ketika aku menyimpan sejumlah uang, aku akan membeli senjata dan armor dari NPC.”

“Lebih baik jangan membelinya dari NPC. Busur yang dibeli dari NPC mempunyai daya tahan yang rendah. Hanya senjata dan armor pemula yang tidak mempunyai batas daya tahan dan tidak akan pernah hancur.”

“Eh, serius. Kalau begitu, aku akan tetap memakainya.”

“Tapi, desainnya sederhana.”

Dia benar. Aku merasakannya di belakang kepalaku. Entah kenapa, sekalipun masih ada pemula di sekitar, Magi-san maupun Taku mempunyai baju dan armor yang unik. Aku merasa sedikit iri.

“Busurnya tidak masalah, tapi setidaknya belilah beberapa baju. Bagaimana kalau kita membelinya setelah menyelesaikan quest? Ada beberapa crafter yang membuat baju yang murah dan imut. Tapi, kualitasnya sedikit rendah.”

“Aku tidak akan membelinya. Bagaimanapun, aku ini laki-laki. Kenapa aku harus memakai pakaian yang imut.”

“Kurasa itu akan cocok untukmu.”

Aku menghela nafas keras, menolak. Saat ini, aku perlu berkonsentrasi untuk mengganti seluruh equipment daripada penampilan.

“Aku mengerti. Apa ada yang bisa kukenakan?”

“Tidak. Aku sama sekali tidak punya barang yang akan cocok denganmu.”

Kurasa begitu~ , diberitahu hal itu secara jelas sungguh mengejutkan. Adik perempuanku melepaskan tangan Onii-chan. Miu meminum tehnya yang tersisa dalam sekali teguk dan menaiki tangga, kelihatannya suasana hatinya yang buruk tadi sudah menghilang dan dia melangkah pergi dengan gesit. Ya ampun, apa yang terjadi.



Pada hari itu, aku pergi tidur. Dan pagi berikutnya, aku terbangun karena Miu memukulku.

Jam menunjukkan pukul lima pagi, hei, ini terlalu awal! Meskipun aku marah, aku dengan enggan membuat sarapan dan menyelesaikan tugas rumah tangga. Akan tetapi, bangun pada pukul lima pagi bukanlah hal yang buruk, menghabiskan waktu di pagi hari yang sejuk lebih nyaman.

Dibanding membiarkan cahaya matahari menusuk-nusukku ketika sedang menjemur cucian, ada cahaya matahari yang segar dan menyenangkan…ini memuaskan.

Tidak, kurasa itu tidak masalah. Quest yang aku lakukan dengan Miu dijadwalkan untuk diambil pada siang hari, jadi sampai saat itu kami bertindak secara terpisah.

Aku pergi untuk menjual item ke Magi-san. Kemarin aku tidak punya waktu untuk berburu jadi satu-satunya barang yang bisa kujual adalah Potion, empat puluh semuanya — aku mendapatkan 1400G.

Dan mendengar sesuatu yang bagus dan sesuatu yang buruk.

Film dan leather yang kujual kemarin harganya ternyata lebih tinggi, jadi dia akan membayarku lebih kali berikutnya.

Aku senang mendengarnya. Akan tetapi, berikutnya adalah kabar buruk, aku cemberut.

“Ah, kelihatannya ada kelebihan stok Potion sekarang. Karena itulah harganya sepertinya menurun drastis.”

“Jadi itu artinya Potion-ku juga sama.”

“Oh, kau tidak perlu khawatir. Pada dasarnya, mereka dijual dengan harga yang wajar, terlebih lagi Potion Yun-kun mempunyai efek yang tinggi, jadi ada orang yang tahu bahwa ini adalah karya besar tersembunyi.”

“Itu bagus.”

“Juga, sekarang waktunya aku membeli sebuah toko. Akhirnya aku mengumpulkan jumlah yang diperlukan.”

“Oh, selamat.”

Aku dengan tulus memberinya selamat.

“Eh, toko yang termurah harganya minimal 500k, dan kalau aku membelinya satu, maka aku berpikir untuk mendapatkan yang terbesar di kota ini. Modal awal yang kuperlukan adalah 750K, dan aku membutuhkan uang untuk material juga. Saat ini aku punya sekitar 1M.”

“Begitukah. Kau benar-benar kaya, ya.”

M. Dengan kata lain, entah Mega atau Million (juta). Satuan unit untuk 1.000.000. Yah. Itu lebih dari Miu dan Sei-nee. Seperti yang diduga dari seorang crafter. Bukankah dia seorang top-player?

“Karena itulah, bawakan langsung potion ke tokoku. Aku akan membeli dengan seharusnya.”

“Terima kasih banyak. Pada saat itu aku akan mampir.”

Aku membungkuk. Meskipun aku tadinya hanya berniat berdagang, berpikir ‘bisakah aku menjual potion?’ dan bertemu dengannya, sekarang kurasa kami jadi berhubungan sangat baik.

Magi-san kadang-kadang mengobrol denganku, atau memanggil pelanggan untuk mempromosikan tokonya yang baru. Lalu, aku biasanya melihat harga dan hasil dari senjata yang dijual oleh Magi-san. Yang termurah harganya 20kG.

“M-Magi-san? Senjata ini?”

“Ooh, pedang satu tangan? Aku membuatnya di saat senggang. Hmm, tidak ada Sense di dalamnya.”

“Bukan itu. Efeknya, efek!”


Wild Blade One-Handed-Sword
ATK+15 Additional Effect : Critical Increase (minimal)

Busurku memiliki ATK+2 dan Iron Arrow punya ATK+3 yang berarti total semuanya +5. Secara kasar itu sama dengan pedang pemula. Senjata NPC kebanyakan +6. Game baru saja dimulai dan ini sudah menjadi senjata level tinggi. Tapi masalahnya bukan itu. Ada sesuatu seperti efek tambahan yang tidak pernah kulihat sebelumnya.

“Ah, efek tambahan? Ini, siapapun dapat menambahkannya kalau mereka mempunyai Sense Smithing yang tinggi.”

“Hee?”

“Kalau kau menaikkan Smithingmu hingga level 30, dia akan berubah menjadi Tempering Iron, jika itu terjadi senjatamu akan mempunyai efek tambahan. Hebat ‘kan? Ngomong-ngomong, saat Craftmanship naik menjadi level 30, dia akan menjadi Engraving, jadi berusahalah.”

“Um, kalau tidak masalah, maukah kau mengajariku?”

“Tidak masalah, tidak masalah. Semuanya ada di panduan yang ada di website. Yang lebih penting, adalah mengkombinasikan karakteristik dari setiap Sense. Ini bukanlah sesuatu yang bisa distandarisasikan. Ini adalah game di mana semua orang mencari bakat satu-satunya. Ini bukanlah sesuatu yang seseorang bisa lakukan dengan pola. Setidaknya hal yang bisa diharapkan untuk mendapatkannya mungkin saja berasal dari dirimu sendiri.”

Entah bagaimana, dia mengatakan apa yang kupikirkan. Hawk Eyes dan Enchant. Yang lain tidak akan berpikir seperti itu.

Bagaimanapun, Enchant adalah sihir yang digunakan pemain garis depan dan Hawk Eyes hanya memberikan penglihatan jarak jauh. Yang pertama dan yang kedua, mereka berlawanan satu sama lain tidak peduli bagaimana kau melihatnya, tapi jaraknya jadi meningkat ketika mereka dikombinasikan.

“Aku mengerti, tapi ya sudahlah. Ini benar-benar membantu, mendengar bahwa saat Craftmanship mencapai level 30 maka ada cabangnya. Aku akan berusaha yang terbaik dan mencapainya.”

“Yupyup. Onee-san suka memperhatikan yang muda melakukan yang terbaik.”

Bukannya Magi-san juga masih muda, pikirku. Kemungkinan dia adalah seorang mahasiswa atau semacamnya.

“Sudah waktunya makan siang, jadi aku akan log out dan makan.”

“Ah, aku harus keluar dan membuat makan siang juga atau adik perempuanku akan marah.”

“Ohh, masakan seorang gadis muda. Onee-san ingin memakannya juga.”

Entah kenapa, aku merasakan hal yang menyenangkan di sini, aku juga log out di tempat di mana tidak ada orang yang akan menggangguku.

Makan siang hari ini adalah sup miso dan tumis sayur serta nasi. Yup, aku sangat murah hati dengan sayuran. Karena aku dibangunkan dengan dipukul di pagi hari, aku memasukkan jamur eryngi yang Miu tidak suka…

Ketika dia sedang makan, matanya berair tapi aku memakannya dengan lahap. Setelah makan—

“Onii-chan, aku akan menunggu di gerbang timur.”

Setelah berkata begitu, adikku mengurung dirinya sendiri di dalam kamarnya. Tidak, seharusnya dia dapat membantuku setidaknya untuk mencuci piring, pikirku. Yah, lagipula ini bukan usaha yang sulit.

Aku segera log in untuk menyusulnya.




Di gerbang timur ada segerombolan sesak orang. Di tengah-tengahnya adalah adikku.

“Ayo berburu dengan kami. Kita akan melawan boss monster.”

“Hei, bisakah kau ikut…”

“Maukah kau ikut dengan kami?”

Yah, dia diajak baik oleh laki-laki dan perempuan. Adikku mungkin memancarkan kesan orang yang menyenangkan, dia bagaimanapun gadis yang cantik. Dia dipanggil seperti itu, kupikir.

“Maaf membuatmu menunggu.”

“Lambat sekali! Ayo pergi!”

Miu mengenakan sebuah armor, pedangnya diletakkan sama seperti Taku. Ada perasaan mendalam tentang itu, dengan tema warna putih, kesan karakternya seakan dia adalah seorang Paladin.

“H-hei.”

“Ayo cepat.”

Ingin melarikan diri dari kerumunan, Miu menarik tanganku. Dari gerombolan di belakang, aku masih dapat mendengar suara yang memanggil tapi aku memutuskan untuk mengacuhkan mereka dan mengikuti Miu.

Ketika kami cukup jauh, aku menanyakan apa yang terjadi, tapi——

“Aku pemain yang cukup dikenal sekarang, ada banyak orang yang mencoba mengajakku.”

“Oh, apakah itu tidak masalah?”

“Juga, equipment ini adalah produk yang dipesan khusus yang kupesan dari kenalanku di versi β , ‘tolong bicara pada mereka untukku’ atau ‘berikan padaku’ dan sebagainya, aku sangat capek mendengarnya.”

“Hati-hati. Jangan sampai ada laki-laki aneh yang menempelkan dirinya padamu, itu bukan ide yang bagus.”

“Apa? Yun-oneechan mengkhawatirkanku?”

Sekalipun kakaknya mengkhawatirkannya, dia malah mencandaiku dengan berkata begitu. Karena dia melihatku dengan sebuah senyuman mengerti di wajahnya, aku mengerutkan bibirku dan memalingkan wajah.

“Maaf. Terima kasih sudah mengkhawatirkanku, Yun-oneechan.”

“Hei, aku mungkin seorang karakter perempuan di dalam game, tapi tidak bisakah kau memanggilku sebagai kakak laki-laki?”

“Mustahil. Juga, karena Onee-chan tadi sangat lambat makanya jadi seperti itu!”

“Haruskah kutinggalkan tugas rumahan? Kau bisa membantuku ‘kan? Seperti mengelap piring misalnya.”

Mustahil, aku tidak menyebut diriku sendiri dengan watashi[1] dan itu karena alasan emosional. Haa, aku menghela nafas keras dan mengubah topik pembicaraan.

“Jadi, quest apa yang akan diambil?”

“Hanya perempuan! Selain itu, ini adalah quest yang dibatasi untuk 2 orang, ini adalah Investigation of Crystal Cave’s Interior.”

“Tidak, aku tidak paham.”

“Untuk menjelaskannya dengan mudah, ada sebuah goa untuk dijelajahi di dalam hutan. Ada quest terpisah khusus untuk laki-laki yang disebut Environtmental Investigation of Hyumune Pond.”

“Hee. Quest-nya diberikan oleh NPC ‘kan.”

“Yup yup. Dan begitulah, area berburu di sana benar-benar cocok untukku saat ini. Di versi β akulah yang menanganinya, ini dibenci semua orang namun pada akhirnya ini hanyalah seekor monster dan bukan game yang sebenarnya.”

“Umm, aku mulai merasakan suasana yang mengganggu karena percakapan ini….”

“Tidak apa-apa. Kalau Onee-chan berdiri di belakang, aku akan memburu Centipede (kelabang)nya.”

Bleeeh, aku ingin pulang. Meskipun aku bukan perempuan, aku tidak mau berhadapan dengan monster tipe serangga.

“Aku pulang! Aku tidak mau ke tempat yang ada kelabang!”

“Kau janji kemarin! Kau mau melanggar janji?!”

“Harusnya kau mengatakan hal itu sebelumnya!”

“Uuu…padahal kupikir akhirnya aku bisa pergi berpetualang sebagaimana harusnya dengan Onee-chan.”

Apa, apa-apaan dengan mata berkaca-kaca itu, baiklah aku mengerti. Aku akan melakukannya, oke?

“Aku mengerti. Tapi aku hanya akan memasangkan enchant padamu dari jauh.”

“Ya. Lihatlah penampilanku yang gagah berani!”

Dia tersenyum lagi meskipun masih terdapat air mata di matanya. Ada begitu banyak ekspresi meskipun ini adalah game VR, sebuah pikiran yang sama sekali tak berhubungan melintas di kepalaku.

“Tapi, biarkan aku memanen di sepanjang perjalanan. Aku mau mengambil bijih timah dan tembaga di sekitar sini. Ini bagus untukku menaikkan Sense Craftmanship.”

“Itu, yang kau dengar dari crafter perempuan yang kemarin.”

“Yah, ya.”

“Hm~mm. mengerti. Sementara kita melakukannya, ayo memburu beberapa lawan yang mudah. Kau belum ke sini sebelumnya ‘kan?”

Sepertinya ada sesuatu yang tersembunyi di balik perkataan Miu. Yah, tidak usah mengkhawatirkan hal itu.

Meskipun aku pernah ke sini sekali, aku tidak pernah bertarung di sini. Tidak seperti herbivore di padang, ada monster yang benar-benar monster di sini, seperti Goblin atau Slime? Sesosok kurcaci hijau klasik dan semacam jeli berkabut menggelembung. Miu menghunus sebuah pedang satu tangan dan menyerang kedua-duanya. Aku juga membidik dan menembak pada satu Goblin kecil dari kejauhan.

Dalam kasusku, serangan busur adalah serangan satu titik dan kecuali kau menyerang kelemahan slime yang adalah nucleus (inti sel)nya, maka hampir tidak akan ada dampak. Karena itulah aku membiarkan slime pada Miu dan memfokuskan pada goblin. Aku memasang attack enchant pada diriku sendiri dan merobohkannya dengan enam anak panah.

Bahkan, meskipun aku menggunakan art «Long Range Shooting», saat dia mendekatiku setelah ditembak sebanyak enam kali itu sedikit menakutkan.

Selama perburuan Big Boar, aku tidak tahu apakah peranku adalah sebagai pemancing, pendukung atau penyerang. Tapi aku menyadari bahwa aku perlu meningkatkan equipment-ku kalau aku mau pergi ke tempat perburuan yang lebih jauh.

Sementara aku membunuh satu lawan dengan mempertaruhkan nyawaku, Miu membunuh yang satunya dengan sekali ayun. Kelihatannya aku ini benar-benar hanya beban.

Aku ingin tahu apa yang akan dia katakan setelah pertarungan selesai, pikirku sambil menunggu Myu kembali.

“Akhirnya selesai.”

“Haa, itu adalah pemanasan yang bagus, Onee-chan.”

“Itu pemanasan? Itu benar-benar bahaya buatku.”

“Itu masih bisa diatasi. Tapi aku kaget. Onee-chan jadi semakin membaik memakai busur.”

“Aku senang dengan apa yang kau katakan.”

“Ngomong-ngomong, bagaimana Sensemu sekarang?”

“Ah, kira-kira seperti ini.”



Possessed SP8
Bow Lv16 Hawk Eyes Lv20 Speed Increase Lv4 Magic Talent Lv19
Magic Power Lv20】【Alchemy Lv7 Enchant Lv19 Synthesis Lv13 Craftsmanship Lv10 Crafting Knowledge Lv9

Unequipped:
Taming Lv1 Mixing Lv13



Levelnya meningkat saat pertempuran tadi. Alasan untuk memprioritaskan pada Synthesis dan Craftmanship adalah penilaian batu yang dipungut.

“Hee. Kau mengambil Speed Increase. Juga tak disangka Hawk Eyes Enchant dan Magic Powernya tinggi. Bagaimana caranya sampai hanya itu yang begitu tinggi?”

“Aku menggunakan enchant saat bergerak, apapun yang kulakukan, kupasang enchant.”

“Ah, sulit untuk mengembangkannya kalau hanya digunakan pada saat keadaan darurat di pertempuran. Tapi saat bergerak, eh.”

“Ini, begitu kau mencobanya, ini benar-benar berguna. Ini bisa menjadi pengganti dari Attack Power Increase. Bagaimana denganmu?”



One-Handed Sword Lv7 Armour Lv28 Attack Power Increase Lv31
Defence Power Increase Lv27 Fighting Spirit Lv17

Magic Talent Lv24 Magic Power Lv24 Magic Power Recovery Lv14
Light Element Lv22 Recovery Magic Lv15



“Tinggi sekali levelnya!”

“Ini normal. Ini sesuatu yang pernah kulakukan sebelumnya, jadi aku bisa melakukannya dengan efisien. Juga, Sense sulit untuk dinaikkan mulai dari 20, jadi kau tidak perlu merasa terganggu karenanya, oke?”

Miu hebat karena telah membuat Sword berubah menjadi One-Handed-Sword dalam waktu sesingkat itu.

“Malahan, aku melakukannya dengan lebih baik daripada saat di β test. Ada perbedaan antara uang dan equipment bagaimanapun juga.”

Sambil bersenandung, dia pergi ke depan. Yah, aku harus bergegas dan mengumpulkan sejumlah uang, aku bersumpah dalam hatiku.

“Yun-oneechan, kita sampai. Di sini Crystal Cave. Kau siap?”




Miu berbalik memutar tubuhnya. Rambut putihnya bergoyang dan dia tersenyum lebar. Armornya memberinya kesan penampilan seorang Paladin, bukan, dia memancarkan aura seorang Battle Maiden.

Di belakangnya, ada sebuah pintu masuk menuju goa yang gelap. Ahh, apakah kami akan bisa kembali dengan aman?

“Nah, ayo pergi —— «Light»!”

Goa yang gelap itu diterangi oleh satu kata dari Miu. Ini juga adalah skill light magic, huh.

Tapi aku mempunyai Hawk Eyes, aku melihat dengan jelas ke dalam goa di mana cahaya tidak mencapainya. Akan tetapi, kali ini tidak sesuai keinginanku. Ya——aku melihatnya dengan jelas.

*Gasagasagasa*——

Suara di tengah udara lembap sudah cukup untuk membuatku tidak mau memasukinya. Aku tidak ingin lagi mempunyai penglihatan malam. Aku akan menghapus Sense ini dan memalingkan muka dari penampilan mengerikan itu. Seekor Centipede yang lebar tubuhnya sekitar 50 sentimeter menyerbu ke arah kami.

Mata yang bulat sempurna muncul dalam kegelapan.

*zowawawawa*, aku merinding. Aku ingin memalingkan wajah dan melupakan soal enchant.

“Baiklah, Onee-chan, ayo!”

Setelah mengatakan itu Miu mulai berlari. Dia berdiri di depan Centipede yang bergerak perlahan, menghunuskan pedang dengan kedua tangannya dan——*slash*.

Dia melanjutkan dengan memuntirkan pedangnya di antara sambungan serangga tersebut dan mencoba secara paksa merobek memisahkannya dengan menambahkan putaran.

Centipede tersebut terbelah dan menjerit kesakitan dengan nada tinggi. Bagian tubuh atas tanpa kepalanya terus bergerak selama beberapa detik dengan bebas. Ayolah, aku sudah hampir menangis melihat pemandangan ini.

Aku mengerti perasaan para gadis yang ingin melarikan diri. Ini bisa menjadi trauma. Jadi, kenapa dia dengan senangnya malah terjun menghadapinya?!

“Ayo, cepat!”

“Aku tidak mau, tidak lagi! Aku tidak mau lagi melihat hal yang seperti itu!”

“Lakukan tugasmu sebelum merengek! Armormu setipis kertas dan senjatamu payah, jadi lakukan dengan sepenuh hatimu pada defence! Juga ambil item-nya!”

Miu menegurku, menusuk dan menebas memenggal monster itu dengan pedangnya. Aku menahan keinginan untuk merengek dan memalingkan muka dari Centipede.

Ah, karena ini adalah sebuah goa, di sini ada banyak batu. Aku menemukan tiga buah menancap di satu tempat, hasil penilaiannya adalah – Iron Ore. Ini lebih efisien daripada berkeliling di hutan barat, tapi——ini buruk untuk kesehatan mental.

*higyaaaa*, jerit kesakitan Centipede menambah rasa jijik secara fisiologis yang muncul dari suara gemerisik di sekitar.

Sementara Miu menangani tiga Centipede yang muncul bersamaan, aku terus memanen. Setelah tiga puluh menit, aku bisa melihat akhirnya.

“Onee-chan, ini adalah ruangan boss. Dan di balik ruangan ini ada quest itemn-ya.”

“Aku harus bertarung juga?”

“Hmm, Onee-chan pasti bosan ‘kan. Kalau begitu, pancing perhatian musuh dan pasangkan enchant sesudahnya, oke?”

“Mengerti.”

Aku menarik tali busur untuk pertama kalinya di goa ini dan menembak Centipede raksasa yang menempati ruangan tersebut dengan sebatang anak panah——

“——Hei, apa yang kulakukan setelah aku memancingnya?”

“Whoa, kekuatan serangannya tidak cukup jadi serangannya tidak dihiraukan. Kali berikutnya, naikkan kekuatan seranganmu dan gunakan Art.”

Itu berarti kekuatan seranganku terlalu rendah. Aku ingin segera mengganti equipmentku. Memikirkan itu, aku mengangkat busurku lagi.

“——«Rapid Fire Bow Second Form»”

Art Sense Bowyang kedua. Sebuah Art dengan sedikit charge-up yang melepaskan dua anak panah dalam satu waktu. Satu anak panah mengenai celah tubuh serangga tersebut dan sedikit melukainya.

Centipede raksasa itu akhirnya menunjukkan reaksinya, dan mengangkat tubuhnya yang berat.

“Sekarang, karena kau bisa memancingnya, cobalah jangan sampai tertangkap.”

“Baiklah. Kalau begitu «Enchant»——Attack, Defence, Speed.”

Enchant-nya diberikan dalam waktu yang cepat, meskipun ini adalah pertama kalinya aku melakukan enchant tiga kali berturut-turut, ini berhasil. Akan tetapi konsumsi MPnya meningkat secara drastis karena berlapis-lapis. Sudah sangat terlambat untuk menyadarinya. Meskipun di RPG nilainya itu tetap ke depannya untuk masing-masing, Enchant menjadi jelas lebih sulit digunakan untuk setiap kali pemasangan.

“Kalau begitu, ayo!”

Miu dengan penuh semangat melompat maju ke belakang Centipede. Centipede tersebut tiga kali lebih besar daripada yang sebelumnya, dia mengangkat kepalanya, air liur menggantung dari rahangnya yang membuka dan menutup. *ssshhr*. Setelah air liurnya mengenai lantai, sebuah asap muncul dari sana. Ini adalah yang disebut Acid Dozer. Ngomong-ngomong, lawan-lawan mudah sebelumnya disebut Poison Dozer.

“Yaaaaa!”

Setelah berteriak nyaring, Miu mendesak maju ke Acid Dozer dan berjalan mengitari ruangan besar tersebut.

Aku terus mencari batu-batu di tempat di mana magic light tidak dapat mencapainya, tak tersentuh.

Sementara aku mendengarkan suara Centipede yang ditebas terpisah, aku mencari batu-batu.

Entah bagaimana, aku menemukan sebuah jenis batu yang berbeda.——Sebuah fosil. Aku tidak tahu fosil macam apakah ini, tapi kemungkinan besar ini adalah sebuah fosil. Aku melihat dari segala arah, tapi aku tidak mengetahuinya. Benda ini terlihat sebesar sebuah kepalan, ini mungkin fosil ikan kecil atau sebuah kerang. Dan ketika aku melakukan itu, suara-suara di belakang mulai menghilang.

“Onee-chan, aku sudah selesai di sini.”

“Ooh, kerja bagus.”

“Apa ini? Apa kau menemukan sesuatu?”

“Aku menemukan sebuah fosil.”

“Ohh, hebat!”

“Benarkah? Aku tidak tahu fosil jenis apa ini sayangnya.”

“Fosil dapat dinilai oleh NPC, jadi tidak apa-apa. Taksirlah sesudah kita kembali ke kota.”

Rupanya, fosil adalah sisa-sisa dari item kuno, itulah settingnya. Kalau kau meminta seorang NPC berpengalaman untuk melihatnya, kau dapat mengubahnya kembali menjadi item. Ada yang mengatakan bahwa benda ini menjadi senjata dan armor, serta material, beberapa orang tidak beruntung dan mendapatkan item yang mereka tidak tahu harus diapakan.

“Apa yang akan muncul?”

“Hmm. Tidak tahu. Yah, jangan terlalu berharap.”

“Tapi fosil adalah sesuatu yang seperti lotre, dalam beberapa kasus ada material senjata langka, yang lain equipment, dan kadang-kadang kotoran naga yang tidak diketahui kegunaannya.”

“Uwaa…”

“Yah, ada kemungkinan untuk muncul item langka.”

“Aku mengerti. Jadi, berapa harga penilaiannya?”

“Hmm. Rata-rata 5000G.”

“…Aku punya 2030G.”

“Ti-tidak apa-apa! Hadiah questnya 3000G dan sebuah quest item!”

Walau begitu, 5030G. Peningkatan equipmentku harus ditunda.

“Ayo semangat, quest-nya hampir selesai.”

“…ah, ya.”

Miu mengambil tanganku dan menarikku, melanjutkan ke belakang goa. Cahaya membanjir dari belakang goa dan menghalangi penglihatanHawk Eyes. Aku tidak dapat melihat apapun di depan.

Quest-nya selesai. Bagian terdalam dari Crystal Cave—— TamanCrystal Tree.”

“…uwaa, indahnya.”

Ada wangi bunga yang berhembus, langit-langit goa terbuka dan cahaya melimpah turun dari atas. Bunga yang berwarna-warni bermekaran penuh, mengumpulkan cahaya dan air yang mengalir dari mata air, di tengah-tengah, sebuah pohon kristal besar berdiri di pusatnya

“Pohon kristal ini adalah simbol quest. Ini adalah pemandangan yang hanya bisa kaulihat di sini. Aku suka pemandangan indah ini.”




“Ya, ini adalah tempat yang bagus.”

“Awalnya, aku berpikir untuk menunjukkannya padamu lewat screenshot, tapi karena Onii-chan menjadi seorang perempuan, aku berpikir datang ke sini untuk melihatnya bersama-sama secara langsung. Tapi karena kau tidak cepat-cepat menaikkan level Sense pertempuranmu, aku menunggu sampai aku bisa membawamu kemari sendiri dengan aman.”

“Ah, ahhh?! Itu berarti, menolak karena kau pergi dengan teman-temanmu, atau mengatakan kau mau menaikkan level adalah bohong?!”

“Aku berbohong soal teman, tapi bagian aku menaikkan level itu benar! Tapi Onii-chan memasangkan enchant padaku dan membantuku menyelesaikan pertarungan dengan Centipede raksasa dengan cepat meskipun biasanya perlu waktu lama! Kau benar-benar sangat membantu!”

Ya ampun, berbohong pada kakaknya, ketika aku memikirkannya, aku meletakkan tanganku di kepalanya dan mengelusnya.

Thank you. Kau menunjukkan padaku tempat yang sangat bagus.”

Miu berekspresi malu-malu. Khh, melihat ekspresinya yang seperti itu, sudah lama sejak terakhir aku melihatnya. Biasanya dia adalah gadis yang energik, tapi kadang-kadang dia menjadi sangat lembut.

“A-aku juga ingin menyimpan pemandangan ini. Bagaimana caranya aku mengambil screenshot?”

“Ah, oke. Aku akan mengajarimu caranya.”

Setelah itu, rasanya sedikit canggung tapi aku diajari bagaimana caranya mengambil screenshot oleh Miu. Pohon kristal yang tercermin di mata air itu amat sangat indah.

Kami duduk di taman bunga itu dan setelah kami mengobrol beberapa saat sementara kami bisa bersantai dan kecanggungan di antara kami lenyap. Akhir-akhir ini, kami berdua menutup diri dalam game dan tidak berbicara satu sama lain dari hati ke hati seperti ini. Yah, seperti gadis-gadis remaja, meskipun aku ingin menahan diri untuk menyebutnya seperti itu.

“Yup. Ini perubahan rencana yang besar.”

“Kita sudah akan kembali?”

“Kita perlu menyelesaikan quest ini dan kembali. Malam akan segera datang. Ayo pulang sebelum itu terjadi.”

Miu mengabaikan fakta bahwa ia terendam dalam air dan mendekati pohon kristal itu.

“Yop.”

“I-itu patah?!”

“Yup. Quest item kali ini adalah dahan pohon ini. Ini, Onii-chan.”

Aku menerima sebatang dahan kristal yang berkilauan.


Crystal Tree’s Branch Important Item


Sebuah pohon yang seperti kristal. Pohon ini hanya tumbuh satu sentimeter setiap tahun, pohon-pohon yang melampaui tinggi badan manusia diperkirakan berusia lebih dari seratus lima puluh tahun. Di dunia ini, tampaknya pohon kristal berusia ribuan tahun itu ada. Itulah deskripsinya, tapi…

Tidak, tidak, panjangnya sepanjang jari kelingking? Apa tidak masalah mematahkannya?

“Tidak apa-apa, Onii-chan. Tempat yang patah akan kembali seperti semula setelah kita meninggalkan tempat ini.”

“Kualitas game seperti yang diduga. Sebuah fantasi. Juga, Miu. Untuk sementara, aku telah kembali menjadi Onii-chan.”

“Ehee, jadi kau menyadarinya ternyata.”

Dengan pipinya yang memerah, dia mengaitkan lengannya dengan lenganku dan menyandarkan lehernya kepadaku. Sial, meskipun kami berhubungan darah, dia tetap saja imut. Entah kenapa aku merasa tertipu oleh penampilannya ketika dia bertingkah dengan cara menggemaskan.

Apa yang akan terjadi adalah yang terburuk, tapi dia sudah mempersiapkan sebuah kejutan untukku.

Di perjalanan pulang, musuh tidak muncul di dalam goa dan kami kembali ke sekitar dataran. Di perjalanan pulang, aku mengobrol dengan Miu.

“Maaf. Aku mengundangmu dengan paksa hari ini.”

“Tidak, itu menyenangkan. Aku tidak tahu bahwa ada tempat semacam itu.”

Saat aku menatap jarinya yang menyentuh hidungku, Miu mengeluarkan tawa kecil. Tapi segera sesudahnya ekspresi tersebut menghilang dari wajahnya.

“Satu hal lagi, aku minta maaf tentang Onii-chan. Kau mau pergi berpetualang denganku dan kau terlihat senang ketika kau berbicara tentang orang lain itu, aku menjadi begitu kesal. Karena itulah aku dengan paksa mengajakmu ikut.”

“Aku benar-benar tidak keberatan. Pada akhirnya, itu menyenangkan.”

Aku dengan ringan meletakkan tanganku di atas kepala Miu dan membelainya lembut. Tanpa ada perlawanan khusus, dia mengangguk manis.

Setelah itu, aku menerima sebuah hadiah dari NPC Geologist yang merupakan klien quest. Aku sudah lelah hari ini, dan memutuskan untuk melanjutkannya besok. Aku log out. Meminta maaf pada Miu tentang kemarin, dan mencoba membuat makan malam mewah hari ini.

Mengumpulkan uang, equipment, menaikkan level, dan penilaian fosil. Hal-hal yang harus dilakukan bertambah, tapi hari ini aku merasa melihat sisi lain dari OSO.

***

Catatan penerjemah dan referensi
[1] Watashi: Cara sopan seorang gadis menyebut dirinya sendiri. Sebagai pengingat, Yun menggunakan ‘ore’ yang merupakan cara yang sangat maskulin untuk menyebut dirinya sendiri.



Only Sense Online Jilid 1 Bab 3 Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MEsato Dev

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.