01 Agustus 2015

1/2 Prince Jilid 1 Bab 7 LN Bahasa Indonesia


Blood Tiara
Untuk membalaskan dendam atas XX naga-ku di Adventurers’ Tournament yang akan datang, kami – Odd Squad – menyapu habis semua monster di Raging Dragon Valley dan Centaurs’ Prairie selama sebulan sebelum kompetisi. Setelah kami melengkapi semua persiapan kami, kami bahkan pergi untuk mengalahkan seekor Lake Monster setinggi dua puluh meter dengan lusinan tentakel, yang sangat meningkatkan kemampuan tempur kami.
Sekali lagi, aku berkonsentrasi pada bermacam game pertarungan terkenal, komik shounen, dan novel silat, yang sangat meningkatkan kemampuan bertempurku dengan menemukan lima serangan terkuat dan terhebat yang baru dan sepuluh serangan terkuat yang lebih lemah. Tekhniku dijamin akan sangat mengejutkan lawan-lawanku, terutama kemampuan Buddha Mountain’s Phantom Leg-ku. Serangan uang dihasilkannya bahkan menyamai serangan biasa dao-ku.
Senjataku, Black Dao, telah mencapai level dua puluh delapan dan mempunyai attack power sebesar delapan puluh lima. Meskipun mungkin tidak sekuat dengan senjata dewa, tapi tetap bisa dianggap sebagai senjata tingkat tinggi. Sekarang, tentang pet-ku, Meatbun… Setelah Dog Beating Technique, Poisonous Meatbun, dan Double Kill, Meatbun juga mendapat banyak sekali kemampuan baru…yang tidak akan kuberi tahu untuk saat ini.
<Name: Prince>
<Level: 52 | Class: Warrior | Health: 4200 | Mana: 750 | Strength: 70 + 85 | Agility: 65 | Physique: 40 | Abilities: ??? >
<Pet: Meat Bun | Level: 38 | Abilities: ??? >
Sedangkan untuk Lolidragon, dia telah menyempurnakan serangan tersembunyinya, menyelidiki jalan hidup ninja Jepang, seni assassin dari Barat, tekhnik menyumpit (blow dart) dari Selatan, dan yang terakhir namun tetap penting, segala sesuatu tentang senjata rahasia yang digunakan di Cina Kuno… Haah!
Monster yang dia hadapi sering tewas dengan cara misterius, termasuk orang-orang yang berani menantangnya – mereka yang bahkan tidak tahu bagaimana mereka bisa sampai menjadi pilar cahaya – menyebabkan reputasi tim kami menurun terus menerus. Agility-nya telah meningkat hingga titik di kecepatan berjalannya sama dengan kecepatan berlari kami, sedangkan kecepatannya berlari otomatis terlihat seperti teleportasi… Lolidragon, jika aku menangkapmu mengendap-endap dan bersembunyi di belakangku lagi, aku akan benar-benar marah!
<Nama: Lolidragon>
<Level: 50 | Class: Thief | Health: 2800 | Mana: 900 | Strength: 45 + 40 | Agility: 95 | Abilities: ??? >
Wolf-dàgē telah mempelajari mantera Heal Party, yang dapat memudahkan penyembuhan menjadi lebih mudah nantinya. Sebagai tambahan, Dàgē juga mempelajari sekumpulan kemampuan berguna lainnya, meskipun kebanyakan dari mereka adalah kemampuan menyerang… Dàgē, tolong ingat bahwa kau adalah seorang priest—Hei, Dàgē! Membunuh monster adalah pekerjaanku, jadi bisakah kau berhenti maju menyerang dan mengirim monster-monster itu terbang dengan tendangan? Kau membuatku – warrior – kehilangan muka. Juga, berhentilah diam-diam menaikkan strength-mu; kau seharusnya menempatkan poin-mu di willpower dan intelligence, kau dengar? Menendang lagi?!
Aku seharusnya juga mengatakan bahwa Dàgē dan Yu Lian sekarang adalah suami istri…
<Name: Ugly Wolf>
<Level: 52 | Class: Priest | Health: 2500 | Mana: 2000 | Strength: 50 + 25 | Willpower: 56 | Intelligence: 60 | Abilities: ???>
Doll, di lain pihak, telah ketakutan dengan skeleton-skeleton yang dia panggil pada beberapa kesempatan. Penampilan skeleton-skeleton tersebut sekarang…bahkan aku menjerit beberapa kali. Doll juga telah mampu memanggil sebuah undead yang bahkan lebih kuat daripada skeleton-skeletonnya. Sayangnya, saat pertama kali dia memanggilnya, dia langsung pingsan karena ketakutan, dan sejak saat itu tidak pernah mengumpulkan cukup keberanian untuk memanggilnya lagi. Hah! Doll, seandainya kau memiliki lebih banyak keberanian, skeleton-skeletonmu bisa menjadi pilar utama yang mendukung tim kita sekarang.
<Nama: Doll>
<Level: 48 | Class: Necromancer | Health: 2300 | Mana: 2800 | Willpower: 70 | Intelligence: 75 | Abilities: ??? >
Sedangkan untuk Gui, levelnya seharusnya telah sama denganku…jika aku tidak membunuhnya dua kali. Setelah membuat levelnya turun dua kali, aku mendapat peringatan dari anggota tim yang lain: aku diperbolehkan untuk mencacinya, atau menyiksanya (bahkan mengiris beberapa potong daging darinya tidak masalah) selama tidak berakibat pada standar tim. Menyebabkan dia kehilangan level dilarang.
Aku setuju, walaupun aku merasa disalahpahami… Bukannya aku ingin membunuhnya juga! Kali pertama, dia tiba-tiba memelukku erat, membuat jantungku berdegup seperti rusa yang bersemangat. Lalu aku teringat semua hal, dia sebenarnya seorang gay… Itu membuatku begitu marah sehingga aku mau tak mau menghajarnya hingga tewas.
(Lolidragon : Dia hanya memelukmu karena kau hampir diseret ke dalam danau oleh monster danau…)
Kali kedua, dia meniup lembut telingaku dan membuatku bersemu merah, sehingga…
(Ugly Wolf : Dia hanya mencoba memberitahumu bahwa kau belum menaikkan risletingmu…)
Bagaimanapun, Gui telah mempelajari cukup banyak kemampuan pendukung, semuanya akan berguna dalam pertempuran.
<Name: Guiliastes>
<Level: 50 | Class: Bard | Health: 2500 | Mana: 3000 | Willpower: 60 | Intelligence: 60 | Physique: 35 (This is so he can survive Prince’s attacks for a little longer.) | Abilities: ??? >
Yu Lian…saat ini dikenal sebagai Yu Lian-dàsăo. Dia menghabiskan sebulan dengan menempel pada Wolf-dàgē, menggodanya tanpa henti sampai kami tidak bisa menahannya lagi. Kami kemudian memutuskan untuk mengikat Wolf-dàgē dengan rantai dan mengirimnya ke kapel pernikahan. Dengan penculik--- maksudku, restu, mereka berdua akhirnya menikah dan sekarang menikmati manisnya kebiasaan berangkulan pengantin baru.
<Name: Yu Lian>
<Level: 48 | Class: Mage | Health: 2300 | Mana: 3200 | Willpower: 70 | Intelligence: 65 | Abilities: ??? >

Di dunia nyata…
“Kak, kuberitahu padamu, timku akan ikut serta di Adventurers’ Tournament!” Adik laki-lakiku, Yang Ming, menyombong dengan penampilan sok di wajahnya.
“Oh…Tim Rose, hah!” Aku merasa sedikit kacau. Tidakkah situasi menjadi canggung jika kita harus menghadapi Tim Rose? Memikirkan saudariku yang baik, Rose…Kurasa aku tidak punya hati untuk bertarung. Ditambah juga ada gadis perampok Fairsky dan saudaraku… Sigh! Bagaimana mungkin aku bertarung?
“Tidak, aku meninggalkan Tim Rose beberapa waktu yang lalu.”
Aku tercengang. “Kenapa?”
Wajah saudaraku dibayangi kemarahan. “Itu karena si cantik itu, Snow White Rose, ternyata menolakku, berkata sesuatu tentang hatinya adalah milik orang lain. Dan Fairksy! Kudengar dia berlari mengejar orang itu juga. Si Prince sialan itu menghalangiku mendapatkan dua gadis cantik!”
“…” Aku merendahkan kepalaku dan melanjutkan makan mieku.
“Lupakan itu. Bagaimanapun, sekalipun timku yang sekarang tidak mempunyai gadis cantik untuk kukejar, anggota timku yang sekarang benar-benar pemain yang bagus. Kami mungkin akan menjadi salah satu tim terbaik di Adventurer’s Tournament.”
“Tim mana itu?” tanyaku, penasaran.
“Dark Emperor. Lumayan kebetulan, musuh bebuyutan mereka adalah Prince juga. Aku akan menghajar orang itu sampai dia menangis minta ampun kali ini.”
“…Tidak ada makan malam untukmu malam mini.”
“Apa?! Tapi aku tidak melakukan apa-apa padamu!” protes saudaraku.

Sementara itu, Dark Emperor…
“Hmph! Akan kupastikan si banci genit dan sialan Gui itu tahu seberapa kuat kita! Kita akan hancurkan mereka di bawah tumit kita!” Ming Huang meraung, wajahnya yang tampan mengerut murka.
“Itu benar. Selain itu, aku harus membuat bard itu tahu bahwa archer adalah penyerang jarak jauh yang sebenarnya,” Ambusher menambahkan dengan nada penuh dendam.
“Aku, yang aku inginkan hanyalah untuk bertemu si elf thief itu lagi…” Playboy Lord menenggelamkan dirinya sekali lagi dalam bayangan wajah cantik dan tubuh seksi Lolidragon. (Ming Huang dan Black Lily: “Semuanya, hajar pengkhianat itu!”)
“Kita harus kalahkan Odd Squad dan muncul sebagai pemenang!” Ketiga anggota Dark Emperor berseru.
“…” Wicked tidak berkata apapun.

Sementara itu, Tim Rose…
“Rose, menurutmu Prince benar-benar akan jatuh cinta pada kita?” tanya Fairsky.
“Tentu saja, Fairksy. Selama kita berusaha yang terbaik dan tidak pernah menyerah, Prince pasti akan tersentuh oleh usaha kita,” Rose menjawab dengan positif. Tidak peduli bagaimana pun, kami akan membuat Prince menerima kami.
“…” Broken Sword, Legolas, Li’l Strong dan For Healing Only hanya bisa menatap tanpa daya.

Waktu berlalu dengan cepat saat setiap tim menyibukkan diri mereka dengan persiapan-persiapannya, dan segera hari dari Adventurers’ Tournament pertama Second Life tiba.
“Prince, ambil sebuah nomor undian untuk tim kita!” kata Wolf-dàgē padaku, setelah kami mendaftarkan tim kami.
“Oke…” Aku mengulurkan tanganku kedalam kotak, mencari-cari sejenak dan mengambil secarik kertas. Ini dia, pikirku, dan memutuskan untuk mengeluarkannya dari dalam kotak.
Lolidragon bertanya dengan antusias, “Bagaimana? Nomor berapa itu?”
Aku membuka lipatan kertas perlahan. “Kelompok keempat… Nomor 4444.”
“…”
“…Kalau begitu, bagaimana kalau kita pergi dan melihat siapa lawan kita?” usul Wolf-dàgē.
Dalam satu barisan, kami berjalan menuju dimana grafik dengan daftar peserta berada. Grafik tersebut terasa seperti sepanjang Tembok Besar Cina ketika kami mencoba mencari dimana nama tim kami. Tempat tersebut sangat ramai sehingga kami semua memutuskan untuk membiarkan Wolf-dàgē membukakan jalan untuk kami. Kami berlindung di balik punggungnya yang lebar dan mendiskusikan rincian kompetisi. Walaupun, lebih tepatnya, hanya Lolidragon yang menjelaskan padaku hal-hal yang tidak kuketahui…
“Huh! Kenapa ada begitu banyak orang yang berpartisipasi dalam kompetisi ini?” keluhku.
“Bukannya sudah jelas? Tim yang mendapatkan sebuah lahan, ditambah dengan ketenaran --- nama tim tersebut akan dikenal di penjuru Second Life. Terlebih lagi, para peserta mendapatkan experience point!” Lolidragon memberikan penjelasan, seperti biasa.
“Kita mendapat experience point?” aku menatap Lolidragon dengan ragu-ragu.
“Karena turnamen ini mungkin akan memakan banyak waktu, Second Life mendapat rencana ini : selama kau menang sebuah pertandingan, kau akan mendapat experience point yang setara dengan membunuh monster-monster yang berlevel sama dengan lawanmu, dikalikan sepuluh.”
“Pantas saja banyak orang ikut. Itu hanya sebanding sebagai jalan mendapatkan experience,” renungku, akhirnya mengerti maksudnya.
“Ketemu! Doll menemukannya!” Doll berteriak. Tatapan kami segera mengikuti arah yang ditunjuk jarinya.
“Kelompok keempat, nomor 4444 – Odd Squad, itu memang kita,” Gui memperhatikan.
“Lawan kita adalah Tim Perfect Princess ,” Wolf-dàgē berkata dengan pelan.
“…Aku punya firasat buruk tentang ini.” Aku merasakan sebuah getaran menuruni tulang punggungku.
Ada dua pertandingan sebelum giliran kami. Aku sekali lagi memeriksa untuk memastikan sepatu botku teresliting rapi, merapatkan sambungan dari soft leather armor-ku, dan menghunus Black Dao-ku dan memberinya beberapa ayunan. Baiklah, aku siap. Aku berbalik menghadap anggota timku dan menerima sinyal “oke” dari mereka.
Pada saat ini, Lolidragon tiba-tiba berjalan ke arahku dan aku melihat ada senyum lebar di wajah yang lainnya. Apa mereka merencanakan sesuatu…?! Lolidragon mengeluarkan sebuah kotak yang dibungkus cantik. “Selamat Ulang Tahun, Prince. Ini adalah hadiah dari kami semua.”
“Te…terima kasih.” Suaraku tersendat ketika aku mengambil bingkisan itu, tersentuh. Mengesampingkan hal itu, sebenarnya, aku berpikir, Sial, jika aku tidak memanggang sebuah kue untuk saudara kembarku hari ini, aku tidak akan mendapatkan ketenangan selama sisa tahun ini!
Aku dengan cepat membuka bungkusan hadiah itu. membukanya, aku menemukan sebuah tiara berwarna merah-anggur di dalamnya dengan sebuah pola misterius dan rumit terukir di permukannya. Walaupun tidak dihiasi berlebihan, benda itu terlihat sangat elegan. Aku suka sekali! Menyadari bahwa anggota timku tidak akan menghadiahiku sebuah accessory tak berguna, cepat-cepat aku memeriksa statusnya.
<Blood Tiara: Aksesori tipe tumbuh; strength +10, agility +10; Equip: kecepatan HP recovery +10%; Defense: 10% dari damage yang diterima ditiadakan>

Aku menatapinya, terheran-heran, berpikir, Ini adalah item langka! Dan ini adalah item langka yang hampir-hampir dirancang untukku!
“Cepat pakai, Prince! Kau pasti akan terlihat keren!” Lolidragon berkata dengan penuh semangat.
Aku mengenakannya, merasakan logam dingin meluncur pas di atas dahiku. Dengan cepat aku bertanya, “Bagaimana kelihatannya?”
“Oh, kau terlihat sangat mengagumkan! Itu sangat cocok untukmu, Yang Mulia! Aku tahu itu, membeli sebuah hiasan kepala adalah ide yang bagus!” kekaguman di mata Gui terlihat lebih kuat dibanding sebelumnya.
Aku menahan desakan untuk memberinya pukulan. Saaaaabaar, ada banyak kesempatan untuk menghajarnya setelah kompetisi…
“Itu benar-benar terlihat cocok untukmu. Warna merah-anggur dari tiara itu sangat mirip dengan warna matamu, ditambah lagi melengkapi kulit terang dan rambut putihmu…” Lolidragon! Tolong seka liur dari wajahmu.
“Karena itulah Doll berkeras warnanya merah muda!” ekspresi Doll sangat penuh dengan ketetapan hati.
Wolf-dàgē menghela nafas. “Tadinya sangat sulit mencoba sepakat tentang apa yang dibeli! Gui ngotot membeli sebuah mahkota sehingga kau lebih terlihat sebagai pangeran yang sebenarnya, Lolidragon berpikir hanya sesuatu yang mewah yang pantas untuk penampilanmu. Doll berkeras bahwa kami mendapatkan sesuatu yang berwarna merah muda karena itu cantik, dan kupikir manfaatnya adalah kuncinya.”
“Lalu, aku melihat seseorang menjual tiara ini dan kupikir ini sangat cocok untukmu! Jadi kami menawar dengan penjual tersebut untuk waktu yang lama – kami bahkan memanfaatkan pesona memikat Lolidragon dan Doll membuat tatapan mata memelas… Tapi kami akhirnya berhasil membelinya! Pastikan kau menjaganya baik-baik,” Yu Lian-dàsăo berkata dengan lembut sambil menepuk-nepuk kepalaku.
Merasa malu sekaligus tersentuh, aku berkata, “Ini pasti mahal! Terima kasih, semuanya…”
Semuanya tersenyum padaku dengan rasa sayang. Aku menatap pantulan diriku di cermin, bersumpah diam-diam bahwa aku akan bekerja keras, sehingga kami semua akan duduk di tahta pemenang dan menciptakan legenda kami bersama. Akan tetapi, tidak pernah kubayangkan bahwa di hari-hari mendatang, tiara merah ini akan menjadi salah satu ciri khas khusus dari Blood Elf, salah satu dari julukkanku, atau bahwa tiara ini akan dikenal sebagai Blood Tiara.

[½ Prince Volume 1 Chapter 7 End]

Blow dart (menyumpit): adalah senjata yang menggunakan sebuah pipa untuk meniupkan sebuah proyektil atau anak panah pada target. Ide ini ditemukan luas di Asia Tenggara dan Amerika Selatan (misalnya suku-suku di Kalimantan dan Irian).
Yu Lian-dàsăo: imbuhan ‘dàsăo’  di Cina yang berarti “kakak ipar”. Ini biasanya hanya digunakan pada istri dari kakak laki-laki seseorang sebenarnya.
Nomor 4444: Budaya Cina biasanya menganggap angka ‘empat’ sebagai kesialan, karena berbunyi sama dengan kata ‘kematian’ dalam bahasa mereka.
Tiara: Walaupun tiara biasanya dikenakan di atas kepala seperti mahkota kecil, yang Prince kenakan adalah jenis yang pengikat kepala, seperti yang digambarkan di komiknya. Tapi jenis ini masih bisa disebut sebagai tiara.

1/2 Prince Jilid 1 Bab 7 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MEsato Dev

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.