Sabtu, 27 Juni 2015

Only Sense Online Jilid 1 Bab 1


ONLY SENSE ONLINE
JILID 1 BAB 1
PEMBUKAAN RESMI DAN SENSE YANG KELIRU

Sekarang pukul delapan pagi. Miu gelisah, sambil memakan roti bakar sarapannya.

“Hei, kenapa gelisah begitu. Mulainya pukul sebelas, kan?”

“Yup. Karena itu, tolong buat makan siang lebih awal, dan kita akan bermain game secara maraton setelahnya.”

“Ditolak. Kita akan makan siang dengan benar pada pukul dua belas siang. Juga, kita tidak akan menghabiskan waktu sebanyak itu untuk bermain.”

Mendengar pernyataan seriusku, adikku mengeluh dengan bersuara *booo—*.

Aku berpikir untuk berkata kau seharusnya membantu sedikit dengan pekerjaan rumah saat liburan musim panas, Tapi setelah mempertimbangkan bahwa dia hanya akan merepotkanku aku diam saja.

“Ya ampun. Baiklah. Kalau begitu kita akan nasi goreng sederhana saja.”

“Yaay! Terima kasih Onii-chan.”

Aku bergumam “Haah, dasar bocah”. Setelah itu aku menyelesaikan pekerjaan rumah dan mulai kebingungan ketika menyiapkan makan siang.

Untuk makan malam ini, aku hanya akan menyiapkan sesuatu yang panas dengan soumen. Aku mempertimbangkan keseimbangan nutrisinya dan sesuatu yang bisa dipersiapkan dengan merebusnya di air. Sepertinya enak untuk makan banbaji chicken untuk gorengannya dan juga acar terong. Jika aku membuat udang kesukaan Miu dan bakwan, dia pasti akan turun dari lantai dua. Untuk dapat merasakan nikmatnya memakan sesuatu yang garing, dia bahkan akan menunda waktu bermainnya.

Aku ingin Miu untuk makan secepatnya, aku berpikir untuk memanjakan adikku seperti itu.

Pada pukul sebelas, aku memakai perlengkapan VR dan berbaring di tempat tidur. Ketika aku menyalakannya, induksi hipnotisnya dimulai. Perasaan yang kudapat, adalah tubuhku jatuh tertidur dan kepalaku menjadi sangat kosong. Setelah itu, jarak pandanganku melebar, dan aku muncul di tempat yang putih bersih.

”Pilih nama.”

Setelah aku dibisikkan oleh sebuah suara mekanis wanita, aku mengetikkan nama di atas sebuah keyboard semi transparan yang muncul di hadapanku. Karena tidak terbiasa dengan VR, aku dengan hati-hati mengetikkan namaku sendiri – SYUN dan mengkonfirmasinya. Layar semi transparan tersebut menghilang dan sebuah pilihan panduan muncul. Karena aku sudah mendapatkan informasi dari situs panduan lebih dulu, aku tidak memerlukannya. Jika ada sesuatu yang kubutuhkan, aku akan bertanya saja pada Shizuka-nee atau Miu. Aku memilih melewatinya.


——Dan kemudian, sebuah pemandangan muncul di hadapanku.


Di sekitarku, ada banjiran manusia. Banyak orang kelihatannya sudah log in. Dan untukku yang baru pertama kali tiba di dunia VR, ini adalah sebuah pengalaman yang aneh.

Yah, aku tidak merasakan ketidaknyamanan akibat VR secara spesifik, tapi… entah kenapa rambutku lebih panjang, dan bokongku sepertinya lebih bulat… apa maksudnya ini?

Sebuah ikon muncul di sudut penglihatanku, dengan cepat aku melihatnya dan memilih input audio.

“Buka percakapan.”

”Ah, Onii-han. Kau sudah terhubung?”

“Apaa. Miu, ya. Kau membuatku kaget.”

Pada saat itu, aku tidak dapat memahami situasinya, dan pikiranku terusik. Akan tetapi, aku menjadi tenang ketika aku mengenali suara orang yang menghubungiku adalah Miu.

”Ada terlalu banyak orang di sini, jadi kita tidak bisa bertemu. Onee-chan dan aku ada di utara katedral. Kami akan menunggumu di sini.”

“Baik, aku ke sana sekarang.”

Aku pindah dari tempat itu dengan segera. Aku benci keramaian, terlebih lagi, banyak dari mereka yang menatapiku.

Di depan katedral tersebut, ada banyak orang yang saling bertemu, aku mencari Miu di antara mereka.

”Hei, Onii-chan, kau sudah sampai?”

“Ya, sudah, tapi…kau di mana?”

”Di bawah patung gereja. Rambut putih. Onee-chan berambut biru muda.”

Akhirnya aku menemukannya. Benar sekali, rambutnya bewarna putih. Di sebelahnya ada seseorang yang mengenakan jubah penyihir dan berambut biru muda. Dia seorang wanita yang cantik dengan mata sedikit sayu dan sebuah tahi lalat di bawah salah satu matanya. Warnanya berbeda, tapi dia adalah orang yang akrab bagiku. Aku memanggil mereka.

“Kau Miu, ‘kan?”

“Eh, ya. Aku Miu, tapi…kau siapa?”

“Ini aku. Saudaramu, Shun.”

“Umm? Shun-chan? Onee-chan sudah lama tak melihatmu jadi dia tidak tahu, tapi sejak kapan kau berubah gender?”

“Tidak, Onee-chan, itu tidak terjadi! Bukan itu masalahnya sekarang! Kenapa Onii-chan berubah menjadi Onee-chan?!”


Setelah dipanggil ‘Onee-chan’, aku meletakkan tanganku di dadaku dan dengan ringan mengusapnya. Sekalipun hampir tidak ada tonjolan di sana, telapak tanganku merasakan sesuatu yang lembut. Ketika aku menurunkan tanganku, aku merasakan sensasi halus dari pinggangku yang ramping. Aku merasa malu merasakan dadaku yang elastis dan lembut meskipun melalui pakaian.


“Tidak, aku bahkan tidak mau memikirkannya, tapi saat kau tidak memodifikasi tubuhmu setelah sosokmu tertangkap kamera, sebuah perbaikan tubuh otomatis dilakukan. Biasanya mengarah ke penambahan feminitas.”

Aku tidak ingin memikirkannya tapi aku memang memiliki wajah yang feminin! Ini gawat. Ini system bug. Bagaimana ini terjadi! Dan aku meratap dalam hati.

“Juga, bukankah suara Onii-chan lebih tinggi sekarang? Entah bagaimana, itu suara yang sangat imut.”

Tentu saja, suaraku sedikit lebih tinggi daripada sebelumnya. Hampir menyerupai pengisi suara anime.

Aku merasa tidak nyaman, kelihatan mungkin bahwa aku dapat mengeluarkan suara yang sama di dunia nyata jika aku mencobanya.

Karena suara ini aku disuruh ikut bertanding dalam kompetisi kostum saat festival sekolah. Aku dipaksa crossdress memakai gaun menyolok dan dikarakterisasi untuk terlihat seperti aktor pengisi suara terkenal, setelahnya mereka memaksaku berdiri di panggung… dengan penonton yang tidak sadar aku adalah laki-laki, aku akhirnya menang.

Jika masa lalu gelapku dipublikasikan, aku tidak punya pilihan selain menggantung diri. Ngomong-ngomong, dengan itulah Takumi mengancamku untuk membantunya menyelesaikan PR-nya.

“Hmm. Kau jadi sangat cantik, Onee-chan sangat senang untukmu. Shun-chan, tidak, bagaimana dengan Yun-chan sekarang?”

“…apa?”

“Karena, bukankan tertulis ‘Yun’ pada namamu?”

“Err, ah. Benar. Yun-oneechan?”

Aku seharusnya mengetikkan SYUN (しゅん), tapi kelihatannya karena aku tidak terbiasa menjalankan VR, aku mengetikkannya dengan salah. Huruf ‘S’ hilang dan tinggallah ‘YUN’ (ゆん)—dan pada akhirnya aku bernama Yun.

“Argh! Ayolah! Aku akan menghapus karakter ini!”

“Tenang, kau tidak bisa bermain sebagai gender yang berlawanan di game ini jadi kurasa ini akan menjadi pengalaman yang bagus. Yun-oneechan.”

“Jika kau menghapusnya——Onee-chan akan memerintahkan supaya masa lalumu yang gelap untuk diungkap.”

Uwahh, Shizuka-nee. Tidak,——saat ini Sei-nee, dan dia serius. Kapan pun Sei-nee serius, akan berubah jadi mengerikan setelahnya. Dia sangat keras kepala. Meskipun biasanya dia sangat lembut, kapan pun dia bertingkah egois, dia bisa sangat ngotot.

“A-Aku mengerti. Baiklah, akan kulakukan, selama aku tidak perlu berakting. Jadi, apakah kalian berdua sudah mendapatkan Sense kalian?”

“Yup. Ketika kau mendapatkan Sense awal, kau juga mendapatkan senjata pemula.”

“Baiklah, biar kuambil Sense-nya juga.”

Aku menunggu mereka berdua untuk menunggu sebentar dan sementara aku memilih Sense.

“Hei, Sense build Yun-oneechan apa?”

“Hm? Build-ku adalah : Bow, Hawk Eyes, Magic Talent, Magic Power, Alchemy, Enchant, Taming, Synthesis, Mixing, danCrafting Knowledge.”

Entah kenapa, Miu membuka mulutnya lebar-lebar dan Sei-nee berekspresi bingung.

“Yun-oneechan, apa tujuanmu?”

“Hmm, sesuatu seperti support ? Aku melihat polanya, dan dengan benar mengambil skill yang diwajibkan, itu Magic Power dan Magic Talent. Juga yang berkaitan dengan sihir tersebut, aku mengambil Enchantment———“

“…O…nii…chan BODOH‼ Kenapa kau harus mengumpulkan Sense sampah seperti itu!”

Yah, aku tahu itu semua sampah dan aku mencoba bertujuan untuk kesenjangan industri, aku mencoba untuk berdebat dengannya, tapi ———

“Dengar, ya?! Rasio performa dari Bow adalah yang terburuk! Hawk Eyes hanya memampukanmu untuk melihat benda yang jauh dan sama sekali bukan Sense yang unik! Juga, rasio transformasi bahan Alchemyitu parah! Enchantkurang berguna. Tingkat kesuksesan Tamingsangat rendah jadi itu Sense gagal. Kau tidak bisa selamat hanya dengan memiliki Sense magic-type dan crafting-type! Aku mau kita berpetualang bersama!”

“Umm, tepatnya, kau tidak bisa menggunakan Bow kalau kau tidak memiliki satu set anak panah yang merupakan item yang dapat habis. Hawk Eyestidak berguna selain untuk memprediksi musuh yang akan datang.Magic Talent,Enchant, dan Alchemydapat diambil, tapi itu semua kurang berguna. Kira-kira begitu?”

Sei-nee menjelaskan padaku dengan sabar.

Dengan kata lain, sekalipun aku memutuskan untuk memilih Sense pendukung supaya tidak menjadi beban bagi mereka, tapi aku tidak berhasil. Selain itu, yang dikatakan setelahnya membuatku patah semangat.

Item yang dapat dibuat dengan Synthesis dan Mixing juga dijual di toko. Karena itulah di awal-awal game Sense tersebut tidak penting.”

Ya, arti keberadaanku telah lenyap. Karena itulah, dengan semua mata yang tertuju padaku, aku jatuh merosot.

Jumlah gold awal yang setiap pemain dapatkan adalah 1000G. Untuk menyiapkan perlengkapan, kami berjalan mengelilingi kota.

Satu set anak panah yang berisi tiga puluh batang untuk Bow seharga 30G. Aku membeli empat set seharga 120G. Juga peralatan produksi pemula untuk Synthesis dan Mixing menghabiskan 300G untuk setiap alat, jadi total 600G. 30 Potion untuk pemula seharga 150G. ———Total semuanya 870G, aku masih punya 130G yang tersisa.

Dalam kasus menggunakan pola build yang normal, setelah mendapatkan Sense dan membeli senjata juga barang-barang yang konsumsi di toko, mereka masih memiliki 500G yang tersisa.

Jadi, rasio performa yang rendah dari busur adalah karena biaya anak panah. Anak panah dapat habis dan anak panah tersebut begitu dilepaskan tidak bisa kembali. Musuh di awal game, mereka dikalahkan setelah terkena tiga anak panah. Drop item dari musuh semacam itu paling banyak 3G dan dalam kasus terburuk 1G. bahkan meskipun semua anak panah mengenai sasaran, masih tidak ada keuntungan.

Sekalipun aku menggunakan Sense craftingku untuk mengubah drop item menjadi item yang berbeda, aku tidak akan mendapatkan keuntungan besar apapun dari itu.

“…dengan kata lain, rasio biaya dan performa menyedihkannya adalah alasannya.”

“Ya. Selain itu, sementara Sense tipe sihir mendapatkan fungsinya seperti tracking saat naik level, busur tidak seperti itu. Lintasan anak panah selalu lurus. Karena itulah busur itu sendiri sangat bergantung pada skill pemain.”

“…y-yah, ada motion assist sehingga bahkan pemula pun dapat melakukannya. Jadi jangan terlalu sedih, Yun-chan.”

“Y-ya…”

Aku sedang dikuliahi oleh Miu yang beberapa saat yang lalu senang akan berpetualang bersamaku. Aku penasaran apakah dia benar-benar terganggu denganku yang mengambil Sense sampah. Tidak, yah, aku menanyakan padanya tentang build dan malah mengambil ini. Pantas saja dia marah.

“Tidak apa-apa, ayo pergi berburu saja. Kita harus cepat-cepat dan menyelesaikan tutorial battle. Aku akan pergi berburu dengan teman-temanku nanti siang.”

“…y-ya.”

Sei-nee, tolong aku. Aku meliriknya sekilas, tapi hanya ada respon senyum getir.

Kami pergi keluar dari kota pemula——disebut ‘kota pertama’——dan bergerak ke padang dekat tembok terluar kota. Di area ini, semua monster di padang ditujukan untuk pemain pemula. Ada jalan-jalan yang menuju utara, selatan, barat, dan timur.

Berdasarkan panduan, pada versi beta di arah utara dan selatan jalan menuju zona level tinggi, mereka belum diselidiki dan masih belum ada yang tertulis mengenainya di panduan. Di barat, ada banyak bahan tapi keseimbangan monster musuh sepertinya buruk.

“Ayo coba mengalahkan lawan untuk melihat. Onii-chan akan menyerang dengan busur, Onee-chan tolong serang dengan sihir.”

“Mengerti.”

“Baik.”

Setelah itu kami berburu sebentar, adikku dengan mengacungkan pedangnya dan membunuh monster-monster yang disebut hewan Herbivorous, Sei-nee melepaskan peluru-peluru air. Dan aku menembakkan sebatang anak panah, tapi…

“Tidak kena!”

Sei-nee dengan mudah mengenai musuh dari jarak 2 meter, jarak yang sama denganku berada, tapi aku tidak berhasil mengenainya. Selain itu, anak panah yang digunakan jadi terbuang. Tidak bagus. Rasio performa sangat buruk.

Belum lagi, setelah anak panahnya dilepaskan, harus diisi kembali dari inventory satu demi satu.

“Ini menyebalkaann‼”

Aku melepaskan anak panah lagi dan lagi tanpa membidik dengan benar, tapi tidak ada tanda-tanda bahwa itu kena. Aku maju ke depan pada posisi yang sepertinya akan lebih mudah mengenai sasaran.

“Onee-chan, kalau kau maju ke depan seperti itu——?”

“Kalau dari sini, ini akan ke——“

Aku terkejut ketika menarik anak panah, monsternya datang mengejarku. Setelah setengah melangkah mundur untuk menghindar, aku terjatuh pada bokongku.

“——Hati-hati! «Aqua Bullet».”

Sebuah peluru air ditembakkan ke hewan tersebut yang hampir akan menabrakku, dan Herbivore tersebut lenyap.

“Yun-chan, kau tidak dapat mendekati mereka sedekat itu. Kau tidak apa-apa?”

Sei-nee datang dan berlutut untuk melihatku yang terjatuh pada bokongku. Saat itulah selintas dari tulang selangka dan tengkuknya yang putih muncul dari celah jubahnya, aku menyingkirkan arah pandanganku dari titik tersebut. Jadi orang berubah setelah menjadi mahasiswi, ya? Aku merasakan sedikit daya tarik dari Sei-nee.

“Grr, itu karena kau mengambil Sense sampah seperti itu. Kau sudah memakai semua anak panahnya, ‘kan. Sekarang, jurus penghabisan—— Arts. Sempurna, Swordku baru saja naik ke level 5…”

Entah bagaimana, seakan untuk membangunkanku, dia mengeraskan suaranya. Aku bangkit berdiri.

Miu mendatangi Herbivore itu dengan perlahan dan menyeimbangkan pedangnya sambil mendekat, ketika aku mulai bertanya-tanya apa yang sedang dia lakukan, dia melepaskan ayunan tiga serangan. Lintasan pedang itu sedikit berwarna cahaya perak pucat.

“Ini adalahArts. Kalau Yun-oneechan ingin menaikkan Sense Bowmaka sebaiknya kau mengingatnya. Tapi aku merekomendasikan untuk mengganti Sensenya secepat mungkin.”

“Ngomong-ngomong, untuk setiap sepuluh level Sense, kau mendapat satu SP. Untuk Sense level tinggi, setidaknya diperlukan level 30 untuk mendapatkan satu poin.”

“Aku mengerti, terima kasih.”

Ketiga saudari tersebut melanjutkan perburuan. Item yang kudapat tidak cukup untuk menutupi biaya anak panah. Aku tidak lagi punya uang yang kusiapkan selain untuk crafting, rasanya aku perlu untuk mengganti Sense seluruhnya.




Aku berpisah dari Sei-nee dan Myu, lalu kembali ke kota sambil mengecek status.

Sense-ku seperti ini :



Possessed SP0
Bow Lv3』『Hawk Eyes Lv2』『Magic Talent Lv1』『Magic Power Lv1』『Alchemy Lv1』『Enchant Lv1』『Taming Lv1 Synthesis Lv1 Mixing Lv1 Crafting Knowledge Lv1



Hasil dari perburuan tersebut adalah aku kesulitan bertumbuh. Sword Myu pada level 5, Armournya level 3. Karena dia kadang menggunakan sihir penyembuh dari Sense tipe-sihirnya, Sense-nya juga naik. Magic Talent Sei-nee naik 3, MP-nya sebanyak 30 dan elemen Waternya level 5. Itu berarti levelku sangat rendah.

Aku duduk di alun-alun pinggir kota dan mencoba banyak hal.

Hal pertama yang kucoba adalah Sense Alchemy.

Fitur dari Sense ini adalah —— Matter Conversion (Perubahan Zat). Akan tetapi, pada kenyataan yang sebenarnya ini jauh dari namanya dan diperlakukan sebagai Sense sampah. Untuk mencobanya, aku mengeluarkan item yang kudapat dari Herbivore, Gallstone, Fur dan lima puluh Bone. Itu adalah belas kasihan saudariku untukku.

Ketika aku membuka menu, aku menemukan skillMatter Coversion. Setelah memilih Matter Conversion, aku berpindah dan memilih Gallstone dari daftar target.

Jumlah yang digunakan ditampilkan layar ‘Gallstones x 10’. Itu berarti bahwa benda ini akan dikonsumsi dalam proses Matter Conversion. Aku memulainya tanpa keraguan.

Dan hasilnya adalah perubahan item tersebut adalah Medicine Stone, hanya satu.

Tidak, yaah. Gallstone berubah menjadi obat Cina. Baiklah, ini hanya game jadi aku tidak akan mengomentari hal itu.

Selain itu, mengubah sepuluh Fur menghasilkan satu Large Fur. Sedangkan untuk Bone, aku bisa memilih antara ‘menghabiskan sepuluh Bone untuk membuat satu Big Bone’ dan ‘mengubah satu Bone menjadi dua Bone Powder’.

“Kenapa aku dapat mengganti target hasil untuk Bone? Apakah level Sense-ku meningkat?”

Aku berpikir levelku telah meningkat dan memeriksa status, tapi levelnya masih 1.

“Jumlah item yang dihabiskan berubah. Kalau begitu sepuluh Bone Powder——“

Pertama aku mengubah Bone menjadi Bone Powder, dan kemudian aku mencoba Bone Powder lewat Alchemy sekali lagi. Hasilnya adalah kembali menjadi Bone.

Setelah mempelajarinya, aku menemukan bahwa ada dua tipe hasil dari Matter Conversion Alchemy. Sense ini membagi Matter menjadi level lebih tinggi dan lebih rendah. Untuk menghasilkan Matter dengan level lebih tinggi seperti Large Fur atau Medicine Stone, kau membutuhkan 10 item dari level lebih rendah untuk membuat satu.

Dan untuk sebuah Bone menjadi matter lebih rendah, terdapat penggandaan tingkat konversi.

Jika Sense naik level, tingkat konversinya mungkin berubah dan target item baru mungkin akan jadi tersedia untuk diciptakan. Akan tetapi, saat ini tidak ada cukup item untuk meningkatkan Sense Alchemy.

“Kalau aku tidak bisa berburu dan mengalahkan lawan, bagaimana caranya aku mengumpulkan item. Yah, ayo kita pikirkan itu nanti.”

Aku menundanya untuk nanti dan mencoba dengan Enchant.

Ngomong-ngomong soal Enchant, buff dan enchanments adalah dasar dari RPG klasik, biasanya disebut ‘buff’ jika itu adalah Sense tipe sihir yang meningkatkan status.

Untuk mencobanya, aku memasang target enchant pada diriku sendiri.

Tidak seperti Matter Conversion, aku hanya perlu menyadari sasarannya dan merapalkan nama skill sihir yang ada di daftar skill.

Tidak hanya hampir semua MP-ku terpakai, efeknya hampir tidak terasa. Durasinya terlalu pendek dan berlangsung hanya untuk 60 detik, itu menjadi pertanyaan apakah ini dapat dipakai dalam pertempuran. Akan tetapi, jika konsumsi MP-nya besar, maka pertumbuhan dari Magic Power akan cukup besar. Aku mencoba enchantment yang lain.

Setelah menjadikan tubuhku sendiri sebagai subjek percobaan untuk enchanment  peningkatan kecepatan dan pertahanan, efeknya berakhir dengan sangat cepat. Aku baru menyadarinya, tapi jika aku duduk dan beristirahat, pemulihan MP-nya sedikit lebih cepat daripada ketika aku berdiri.

Aku duduk dan tidak bergerak, sambil aku melanjutkan merapalkan enchantment pada diriku sendiri, Magic Talent telah meningkat menjadi 2 dan Magic Power telah meningkat menjadi 4 sebelum aku menyadarinya.

Ada tiga macam enchant, yang merah untuk ATK (serangan), biru untuk DEF (pertahanan) dan kuning untuk SPEED (kecepatan). Begitu level Sense meningkat, statusnya pun meningkat dan waktu untuk efeknya berlangsung juga memanjang. Jika aku menemukan waktu untuk merapalkan enchant dengan benar, akan mudah untuk mengembangkannya setidaknya hingga level 10.

Sedangkan untuk Taming, itu adalah pernyataan mati. Untuk diriku yang sekarang, aku tidak ada kepercayaan diri sama sekali untuk mengalahkan seekor monster.

Dan untuk Synthesisserta Mixing, aku tidak mempunyai item yang dibutuhkan. Hmmm, tidak ada item, ya. Apa yang harus kulakukan?

Saat itulah, *pon*, sebuah undangan chat datang. Orang-orang yang tahu alamat emailku akan mulai menghubungiku selama mereka teregistrasi dalam game ini.

Pemilik chat tersebut adalah Takumi.

”Yo, kau log in?”

“Yah, ada apa? Aku sedang melakukan sesuatu sekarang.”

”Bagaimana kalau kita bertemu? Kita perlu mendaftarkan satu sama lain di friend list. Ngomong-ngomong, namaku Taku di sini.”

“Baiklah. Kalau begitu tempatnya…”

Dan kemudian sambil aku menunggu Takumi, aku melanjutkan memakai enchant, levelnya naik satu tingkat.

”Hei, Shun. Kau di mana?”

“Seorang karakter bernama Yun. Berambut hitam dan memakai enchant. Saat ini, memancarkan cahaya merah.”

Walaupun kupikir rasanya aneh saat aku bertemu pandang dengan laki-laki yang kukenal. Dia menatapku dan berkata.

“O-oh. ‘Yun’, kau…kenapa kau karakter perempuan.”

“…tidak tahu. Kesalahan identifikasi mesin.”

“Hee, sejak terakhir kali aku melihatmu, kecantikanmu meningkat 20%, kau gadis cantik sekarang. Sedikit rata sayangnya——*fuohh*”

Masih memiliki enchant attack padaku, aku melakukan serangan badan ke panggul Taku. Walaupun dia menerimanya seperti yang direncanakan, pelindungnya yang sederhana dan kuat menangkis tinjuku. Yang ada, aku jadi menyakiti tanganku.

“Menurutlah, biarkan aku menghajarmu… Aku juga terganggu dengan hal tersebut. Dasar gamer maniak sialan.”

“Baiklah. Tapi kenapa kau memilih nama seperti ‘Yun’. Bukannya itu kewanitaan. Penampilanmu juga…”

“Aku salah ketik.”

Aku tahu itu. Mataku lebih besar daripada biasanya, siapapun dapat berkata aku memiliki wajah perempuan. Tubuhku juga tubuh perempuan.

“Coba bayangkan. Begitu aku dipanggil ‘Onee-chan’ oleh adikku. Hawa dingin merayap di tulang punggungku.”

“Oh, turut berduka.”

“Belum lagi, setelah berani bertujuan untuk kesenjangan industri, adikku menuntutku untuk mengubahnya.”

“Tidak, itu salahmu karena mengambil Sense sampah.”

Ugh, itulah sebabnya mereka maniak game, mereka hanya fokus pada kegunaan.

“Ngomong-ngomong, bagaimana Sense-mu saat ini?”

“Ah, seperti ini.”

Aku menunjukkan status Sense pada Takumi———dan hal pertama yang dia katakan adalah ini.

“Uwah, mengerikan.”

“Aku akan menangis! Separah itukah?”

“Di antara combat Sense , Bow sama halnya dengan tidak berguna. Alchemy sama sekali tidak diperlukan karena tidak efektif. Dan Taming…cepat naikkan level sesuatu sampai 10 dan ganti salah satu dari mereka.”

“Uhh…Aku tidak dapat menghasilkan uang di pertempuran, dan yang kupunya sekarang 130G.”

“Kau, bukankah kau bermain santai tanpa hambatan?”

Sama sekali tidak. Sejak awal, aku tidak ada maksud begitu.

“Sial. Aku telah diminta untuk mengubahnya oleh adikku, dan Shizuka-nee memberikanku senyuman getir. Aku kehilangan semua kepercayaan diri.”

“Sejak awal, tidak ada yang namanya kepercayaan diri untuk seseorang yang baru saja mulai bermain game.”

“Grr, karena itu seharusnya kau menghiburku. Aku punya sesuatu yang disebut harga diri seorang kakak laki-laki untuk dilindungi.”

Aku duduk dan memegangi lututku, memelototi Taku yang berdiri di sebelahku, tapi reaksinya hanya menggaruk pipinya.

“Aku tidak akan menghiburmu… kau pasti senang menjadi seorang gadis cantik. Si cantik yang santai, Sei-san; gadis cantik yang bersemangat, Miu-chan. Dan sekarang kau bukannya tipe si cantik yang keren?”

“Diam. Aku lebih suka kalau kau tidak menghiburku daripada begini.”

Juga, tidak mungkin itu benar. Ketika aku melirik pada pemain di sekitar kami, semuanya memalingkan muka bersamaan…tidak, itu kebetulan. Sebuah kebetulan, pasti begitu.

“Hei, ada yang ingin kukonsultasikan denganmu, apa ada cara yang bagus untuk menghasilkan?”

“Hmm. Maksudmu leveling? Atau gold?”

“Keduanya. Aku tidak punya uang dan skill sekarang.”

Taku melipat tangannya dan mulai memikirkannya. Saat itulah aku mulai memancarkan cahaya biru dari enchantment. Kupikir itu kombinasi yang sangat aneh.

“Ada. Kalau kau tidak akan terlibat dalam pertempuran, maka kau bisa mengumpulkan item di hutan setelah kau pergi ke barat dari padang. Karena kau punya Mixing kau dapat menaikkan level dan juga menjualnya, ya ‘kan?”

“Aku mengerti, thankyou~. Aku akan mencobanya. Ada saran lain?”

“Tidak ada banyak musuh pada siang hari, tapi banyak dari mereka yang muncul di malam hari. Jadi berhati-hatilah. Jadi, apa yang akan kaulakukan? Mau kubantu?”

“Tidak, sarannya cukup. Terima kasih. Walau sebenarnya, pergi sendirian mungkin mustahil.”

“Sebanyak ini seharusnya cukup. Baiklah, ayo saling mendaftarkan diri kita sebagai teman. Aku akan membantumu naik level di waktu senggangku, akulah yang telah mengajakmu ke game ini bagaimanapun juga.”

Haah, di dunia nyata dia terus-terusan merepotkanku, tapi dia jadi bisa diandalkan di dalam game. Itu membuatku jadi sedikit tidak puas.

“Aku berharap banyak darimu.”

“Aku bukan maniak game seperti Miu atau kau, jadi itu mustahil.”

Kami bertukar candaan ringan dan berpisah satu sama lain. Dengan langkah lebih ringan daripada sebelumnya, aku mengarah ke gerbang keluar barat. Tujuanku, mengumpulkan item.

Aku mengabaikan Herbivore di padang dan bergegas melewatinya. Kelihatannya mereka non-active——sekalipun aku mendekatinya, mereka tipe monster yang tidak agresif——atau seperti itulah kelihatannya.

Syukurlah, aku dapat melanjutkan melewati padang sambil mengabaikan mereka.

Kadang-kadang, aku berjalan sambil menggunakan speed enchantment yang memancarkan cahaya kuning. Selain itu, aku menggunakan Hawk Eyes pada padang yang luas dan monster untuk menaikkan levelnya.

Levelnya meningkat dalam sekejap, naik dengan kecepatan yang sebanding dengan bagaimana Myu dan Sei-nee lakukan saat bertempur.

Selama perjalanan ke sana sepertinya tidak ada item untuk dikumpulkan. Aku menyipitkan mataku ketika memandangi hutan dengan Hawk Eyes, kelihatannya ada titik pengumpulan di sana. Sekarang, waktunya panen.

Aku merasakan ada sebuah item di tanah pada dasar pohon. Kesadaranku secara alamiah tertarik ke tempat itu, sebuah sensasi yang aneh. Aku penasaran apakah itu koreksi dari Sense.

Item yang kukumpulkan dimulai dari ranting-ranting pohon, jamur-jamur, tanaman obat, batu, bunga-bunga liar dan bulu burung. Ada persediaan yang melimpah. Aku mengumpulkan kira-kira sepuluh buah dari tiap jenis. Setelah itu, dari tanah di lokasi tertentu, aku mengambil——daun busuk. Entah apa ada gunanya atau tidak, aku tidak tahu.

Aku mengumpulkan banyak tipe item. Aku tidak dapat merasa cukup berterima kasih pada Taku yang memberitahukanku tentang ini.

Dan kemudian aku pergi ke area non-combat——sebuah safety area——dan beristirahat.

Aku tidak segera masuk ke Mixing, aku menatapi menu, melahapnya dengan penglihatanku.

Ketika aku melihat ke kolom skill, aku masih belum memiliki combat skill apa pun – Arts. Selain dari itu, resep dari skill Synthesis dan Mixing - ada di situ.

Ngomong-ngomong, status dari Sense-ku seperti ini——



Possessed SP0
Bow Lv3 Hawk Eyes Lv5 Magic Talent Lv4 Magic Power Lv7』『Alchemy Lv1 Enchant Lv6』『Taming Lv1 Synthesis Lv1 Mixing Lv1 Crafting Knowledge Lv1



Sulit untuk mengatakannya berjalan dengan bagus, tapi ini lebih baik dari penderitaan sebelumnya. Sekarang, ayo mencoba untuk meningkatkan Mixing dan  Synthesis.

Pertama-tama aku mengeluarkan peralatan dasar Mixing dan menyusunnya berdampingan.

Yang muncul, adalah mortar seukuran mangkuk. Sebuah kontainer kecil yang digunakan untuk memanaskan yang disangga kaki tiga dan sumber panas misterius untuk memanaskan. Juga, sebuah kotak dengan wadah kaca dan kertas untuk membungkus obat.

Ketika aku mengambil wadah kaca, sebuah wadah baru muncul menggantikan. Benda itu tidak muncul jika aku tidak menaruh apapun di kontainer yang kukeluarkan, dan kembali ke kotak.

“Dalam hal ini, benar-benar terasa dalam game. Benar-benar sebuah fantasi.”

Dengan peralatan kimia seperti yang dipakai anak-anak SMP, aku memasak tanaman obat dan merebusnya. Aku mencoba mempraktekkan sebelumnya, setelah aku melihat di situs panduan.

Dan apa yang kubuat adalah Beginner Potion. Sebuah item seharga 5G dibuat dengan gratis.

Sebuah Beginner Potion dapat dibuat dari setangkai tanaman obat. Tingkat konversinya jauh lebih baik daripada Alchemy. Sesuai dengan yang diharapkan dari skill crafting.

Yah, kurasa Alchemy dapat diklasifikasikan sebagai crafting juga.

Setelah itu, ada perubahan pada kolom skill. Recipe Beginner Potion muncul. Aku memilih Recipe tersebut dan membuat Beginner Potion.

Ketika aku melihat layar pilihan yang sama dengan Matter Conversion, aku mendapati bahwa sebuah Beginner Potion dapat dibuat dengan menggunakan MP dalam prosesnya. Aku paham. Jadi alasannya skill ini membutuhkan Sense Magic Power adalah karena ini.

Pada daftar resep lainnya, terdapat benda-benda seperti Large Fur, medical stone atau Bone Powder kini ada dalam kategori.

Aturannya adalah jika kau membuat sebuah item sekali dengan Mixing, secara otomatis akan ditambahkan pada resep. Dan untuk yang berikutnya dapat dibuat hanya dengan menggunakan skill.

Jika Alchemy sama, itu berarti berlaku pada pekerjaan crafting apapun. Untuk mencobanya, aku membuat sebuah Beginner Potion, tapi mengubah sedikit prosesnya. Nama dari benda tersebut juga Beginner Potion, tapi ada sedikit perbedaan dalam jumlah pemulihanya.

Dan isi resepnya diperbarui. Perbaruannya adalah sebuah potion dengan jumlah pemulihan yang lebih tinggi.

“Dengan kata lain, produksi massal distandarisasikan berdasarkan pada skill-mu, kau dapat mengimprovisasi kualitasnya dengan menyiapkannya secara manual, ya.”

Jadi itulah keuntungannya. Ketika aku membuat sepuluh Beginner Potion, Sense Mixingku meningkat. Sekarang aku tahu bagaimana caranya meningkatkan Sense-ku, berikutnya adalah Synthesis.

Sense Synthesis menciptakan material baru dari dua material berbeda, dengan kata lain membuat sebuah item baru dari dua item berbeda. Yang satu ini kelihatannya menghabiskan MP sejak awal ketika melakukan perpaduan. Ya sudahlah, ayo mencobanya.

Aku mengeluarkan perlengkapan synthesis, aku meletakkannya di kiri dan di kanan lukisan dengan sebuah lingkaran sihir tergambar di permukaannya.

“Pertama-tama, ayo mencoba sesuatu yang dasar seperti mengkombinasikan potion.”

Untuk sesaat, setelah memancarkan sebuah cahaya putih, kedua potion tersebut menghilang dan…sesuatu seperti potion berwarna gelap selesai.

“A-apa ini? Apakah ini berhasil?”

Tidak, berdasarkan dari penampilannya, itu adalah kegagalan. Aku memeriksa item tersebut, itu adalah racun. Benda itu dapat mengakibatkan status abnormal yang terus-menerus mengurangi HP.

Yah, itu mungkin berguna untuk sesuatu nanti. Dan sementara berpikir begitu, aku menaruhnya di dalam inventoryku.

Crafting gagal, ya. Tentu saja, kelihatannya level skill craftingku masih terlalu rendah. Yah, aku sudah mendapatkan exp dari hal itu, jadi kurasa tidak masalah?”

Sambil berbicara sendiri, aku memilih dua Beginner Potion lagi dan memadukan mereka.

Kali ini, sebuah potion yang warnanya berbeda dari Beginner Potion, warnanya hijau gelap. Namanya adalah ‘Potion’.

Kali ini sukses, dan juga ditambahkan ke resep.

Dan dengan begitu, aku memadukan potion hingga aku mencapai level 2, kemudian membandingkan Potion dan Beginner Potion.

“Ini adalah potion yang tersisa dari yang kubeli bersama dengan Miu dan Sei-nee.”

Aku membeli beberapa potion, tapi berkat mereka berdua yang ingin menaikkan level SenseRecovery mereka, aku punya sisa banyak. Aku penasaran apa yang terjadi jika aku menggunakan Alchemy untuk melakukan konversi level tinggi pada Beginner Potion. Sesuatu seperti eksperimen.

Hasilnya konversinya adalah ——sayang sekali, juga menjadi racun. Alchemy gagal.

“…50G berubah menjadi racun.”

Sense Alchemy naik 2 tingkat, Sense Magic juga meningkat 1, itu lumayan. Akan tetapi, harganya mahal, itu menyakitkan. Tapi yang bisa kulakukan hanyalah mengabaikan rasa khawatirku.

Aku mencobanya lagi, hasil Alchemy-nya adalah——sebuah Potion diciptakan. Ini memberiku perasaan lesu…

“Ah, sayang sekali. Aku seharusnya mengubah mereka menjadi Potion lewat synthesis, dan level Synthesis juga akan meningkat.

Akan tetapi, aku memastikan satu hal. Ada perbedaan hasil antara Potion yang dibuat lewat Synthesis dan Alchemy.

Potion dari Synthesis mirip dengan yang dibuat dengan Recipeotomatis disediakan, tapi Potion dari Alchemy memulihkan 10% lebih daripada Potion standar. Dengan kata lain, Potion Alchemy memiliki kualitas lebih tinggi.

Dalam kualitas hasil item yang dibuat dengan skull adalah Alchemy > Synthesis > Mixing. Akan tetapi, dalam hal efisiensi adalah kebalikannya. Selain itu, ketika aku membuatnya, dua dari mereka gagal.

Itu keseimbangan yang bagus. Tapi tetap saja, ini benar-benar Sense yang sangat konyol.

Tentu saja, ‘konyol’ dalam artian buruk. Jika dipikir dengan normal, alasan kenapa Alchemy dihindari adalah karena ketidakefisiensiannya ketika berkaitan dengan crafting, Synthesis dan Mixing lebih efisien, kesimpulannya ketiga Sense yang kupakai sangat tidak seimbang. Namun, tujuanku sekarang adalah menaikkan level Sense-ku.

Tanaman-tanaman obat sebagian besar dipakai untuk Sense Mixing. Dan item lain digunakan untuk Alchemy dan Synthesis. Aku kembali mengumpulkan dan meracik terus-menerus, menaikkan level Sense sampai waktu menyiapkan makan malam tiba, dan belajar sedikit.

Bebatuan tidak dapat dipilih di Alchemy, tidak peduli bagaimanapun aku mencobanya. Yang bisa kusimpulkan, adalah bahwa mereka adalah sebuah item bernama yang perlu untuk dinilai. Juga, jika bunga liar, tanaman obat, dan jamur diolah lewat beberapa langkah seperti mengeringkannya sebelumnya, nama ‘dry’ akan muncul dan efeknya akan berlipat ganda.

Akan tetapi, karena jamur adalah item makanan, mereka tidak dapat diubah lebih jauh selain dari pengeringan.

Pada akhirnya, ketika aku mencoba memadukan Crow Feather dan Tree Branch, apa yang kudapatkan adalah benda yang satu level di bawah Iron Arrow——sebatang Wooden Arrow.

Yang mengejutkan, dua dari mereka dapat dibuat dari sebatang dahan. Aku sudah memiliki dua set dari enam puluh anak panah sekarang dan aku lega untuk melihat bagaimana kekhawatiranku akan anak panah telah menghilang.

Saat ini Sense-ku adalah——


Possessed SP0
Bow Lv3 Hawk Eyes Lv7 Magic Talent Lv6 Magic Power Lv9   Alchemy Lv2 Enchant Lv6』『Taming Lv1 Synthesis Lv4 Mixing Lv4 Crafting Knowledge Lv3



Sedikit lagi dan Magic Power akan mencapai level 10. Meningkatkan Sense sangat mudah awalnya, baguslah bahwa aku dapat dengan mudah memperbaikinya. Pertama-tama, aku akan menyingkirkan Taming, dan mencoba mendapatkan Sense yang baru.

Kelihatannya sudah waktunya. Sekali lagi aku berpindah lokasi ke safety area dan log out.



Di dalam dunia game, langit yang kehitaman dapat terlihat, tapi dalam kenyataan musim panas, matahari yang terang masih tinggi.

Walau begitu, karena sekarang malam hari pukul enam lewat, angin yang sedikit sejuk berhembus. Meskipun soumen sedikit dingin, ada alasan lain mengapa suasananya terasa dingin.

Ketika waktunya tiba, Miu keluar dari kamarnya.

“…”

Dia duduk di tepi meja dan menyeruput mienya dalam diam. Tatapannya tajam, dan suasananya buruk.

“A-ada apa?”

“Bukan apa-apa…”

Biasanya dia adalah seorang adik yang bersemangat, tapi kadang-kadang dia merajuk. Yah, dia anak kelas tiga SMP, di tengah-tengah masa pubertas. Dan ketika aku berpikir begitu, aku menyadari kenapa dia marah-marah hari ini.

——Itu karena build Sense-ku.

“Um, maaf.”

“…kenapa minta maaf?”

“Itu…di game…maaf merepotkanmu.”

Aku tidak begitu memahaminya, aku untuk sementar ini aku meminta maaf. Ini adalah cara untuk menghindari masalah.

Miu menarik napas dalam dan menghelanya keras-keras.

“Tentang itu, aku minta maaf Onii-chan.”

“Oh, kau memanggilku ‘Onii-chan’ sekarang.”

“Ayolah, jangan bereaksi seperti itu.”

Grr…luka emosional yang kudapat dari adikku yang memanggilku ‘Onee-chan’ itu dalam.

“Bukan begitu. Orang-orang yang bermain denganku sejak versi beta membawa orang baru, dan hubunganku buruk dengan orang itu…maaf membuatmu jadi tidak senang.”

“Begitukah. Yah, aku akan dengan senang hati mendengar keluhanmu.”

“Tentu. Orang itu tukang pamer, walaupun kami masih dalam pemulihan, mereka menyerang maju dan tewas. Setelah kami berkumpul kembali, orang tersebut mengatakan support kami parah, jadi aku marah.”

“Oh, aku mengerti. Jadi…itu pasti menyusahkan.”

“Di sisi lain, tanpa orang itu, penjelajahan kami berlangsung tanpa ada masalah. Memang benar, seseorang tidak akan masuk party di mana mereka mati.”

“Jadi, apa yang terjadi jika kau mati dalam game?”

“Ada penalti kematian. Penaltinya adalah efek penurunan status selama sejam.”

“Kedengarannya itu tidak menyenangkan. Tapi, untuk pekerjaan crafting-ku, kalau aku memanfaatkan waktuku untuk membuat item, waktunya tidak akan sia-sia.”

Ah, aku akhirnya mengatakan arah pembicaraan yang ingin kubicarakan.

“Karena aku tidak bisa bertempur, saat ini aku meningkatkan Sense crafting.”

“Sayang sekali. Karena Yun-oneechan itu cantik, aku ingin dia untuk masuk party dan membangga-banggakan dia.”

“Tolong jangan lakukan. Yah, sejauh tentang pertempuran, aku akan berburu monster yang sendirian untuk mengumpulkan item. Aku ingin meningkatkan Sense Bow juga.”

“Hmm. Jadi Yun akan terus bermain solo.”

Untuk sementara aku ingin berkonsentrasi dengan mantap pada memanen dan berburu monster. Karena itulah aku tidak ingin mengajak orang lain dalam kegiatan tak menentu seperti ini. Aku menanyakan pertanyaan lain untuk mengubah topik.

“Miu, seperti apa Sense-mu sekarang?”

“Hmm, Sword Lv12 Armour Lv11 Attack Power Increase Lv6 Defence Power Increase Lv6 Fighting Spirit Lv4 Magic Talent Lv10 Magic Power Lv14 Magic Power Recovery Lv7 Light Element Lv5 dan Recovery Magic Lv7, kira-kira begitu?”

“Pertumbuhan yang cepat. Kau juga mendapat 4 SP.”

“Onee-chan juga kira-kira sama seperti aku. Juga, kalau Onii-chan mendapat Attack Power Increase, bukannya kau dapat mengurangi konsumsi anak panah? Bukannya lebih baik untuk mengganti Sense itu semua lebih awal?”

“Aku akan melakukannya selangkah demi selangkah. Saat ini aku mencukupi diriku sendiri di hutan sebelah barat.”

“Yah, aku ingin pergi berpetualang dengan Onii-chan, jadi cepatlah dan tingkatkan levelmu, oke?”

Sekalipun itu adalah apa yang diminta Miu untukku lakukan, aku tidak tahu bagaimana membuat perubahan total dari semua Sense atau meningkatkan Sense yang kumiliki sekarang ke level di mana aku dapat bertarung dengan lebih cepat.

Hmm. Meskipun biasanya aku dapat menjaga peranku sebagai seorang kakak, di dalam game aku sedikit kewalahan.

Setelah makan malam Miu pergi mandi, aku menyiapkan makanan untuk orang tuaku sehingga mereka dapat memakannya ketika mereka pulang dan membersihkan cucian piring. Kemudian aku pergi mandi juga dan dengan santai menikmatinya, lalu aku log in kembali ke OSO.



Aku melanjutkan dari safety area hutan, di mana aku tadi memulainya.

Di dalam game, malam gelap gulita. Tempat ini diterangi oleh api-api unggun, namun ketika aku melihat lebih jauh, sangat gelap dan kadang-kadang aku dapat melihat kelebatan bayangan yang terlihat seperti kelelawar yang terbang tinggi.

Hmm, langit malam yang indah. Aku melihat bintang-bintang yang terlihat seperti Bimasakti. Aku menatap langit dengan tercengang dan ketika kesadaranku kembali aku menggunakan Hawk Eyes untuk memperbesar seakan aku sedang menggunakan teleskop bintang.

Hawk Eyes kelihatannya meningkat. Aku menikmati saat-saat yang dihabiskan di dalam game ini sekarang.

Aku terpaku selama tiga puluh menit. Sementara itu Hawk Eyes mencapai level 10. Yaay, dan aku bergembira seperti itu meskipun kenyataannya perkiraanku bahwa Magic Power akan mencapai level 10 lebih awal dikhianati. Aku tidak berpikir bahwa Hawk Eyes akan jadi yang mencapai level 10 pertama kali.

Terlebih lagi, ketika aku melihat sekeliling dengan bingung, aku menyadari bahwa aku melihat lebih jauh dalam kegelapan daripada yang kulakukan sebelumnya.

Aku memutuskan untuk bergegas dan mendapatkan Sense baru.

Ada banyak Sense yang tersedia di permulaan. Karena aku sudah menuju arah crafting, kupikir akan bagus untuk menemukan pasangan Sense crafting-type.

Setelah Smithing, Sewing, dan Woodworking, hal terakhir yang kutemukan adalah——Craftmanship.

Bukannya sebagai yang utama, Craftmanshipdiperlakukan sebagai sebuah bonus, dan Smithing menjadi Sense yang lebih umum digunakan untuk menangani lebih banyak item. Efek dari Sense Craftmanship adalah untuk membuat aksesoris. Smithing menciptakan pelindung dan senjata yang digunakan dalam pertarungan, Sewing digunakan untuk menghasilkan pelindung dari kulit dan pakaian yang digunakan oleh pemain tipe sihir, Woodworking untuk membuat busur, tongkat dan tongkat sihir. Aksesoris hanya pelengkap. Ini juga, adalah keputusan lain yang kubuat sesuai rencana awalku——untuk menjadi seorang pendukung dan bertujuan untuk posisi industri, dan aku memutuskan untuk melakukannya secepatnya. Aku merasa aku telah memilih sesuatu yang bagus.

Walau begitu, kupikir sistem Sense sangat dalam.

Kukira Hawk Eyes hanya menyediakan penglihatan jarak jauh, tapi juga ada efek memberikan penglihatan malam. Ini memberiku sekitar satu meter kemampuan melihat per level. Dan dalam hal koreksi Sense Bow, itu adalah jarak yang cukup pendek.

Ngomong-ngomong mengenai hal itu, aku sudah memiliki anak panah, dan meskipun tidak ada musuh, aku masih dapat melatihnya dengan busur. Kurasa.

Aku mengambil sebatang anak panah kayu dan menarik tali busur hingga batasnya. Anak panah yang terlepas menghilang dalam kegelapan melewati jarak penglihatanku. Aku terus melepaskan anak panah sekali pakai ke dalam kegelapan. Sense Bow tersebut meningkat ketika aku menggunakannya, jika ada musuh, Sense-nya mungkin akan lebih cepat meningkat.

Aku dengan hati-hati menembakkan sebatang anak panah yang lain. Karena aku tidak pernah berlatih menggunakan sebuah busur, tidak ada pilihan lain selain menaikkan tingkat serangan seorang diri dengan melakukannya secara berulang-ulang. Dengan menggunakan penglihatan jauh dan penglihatan malam Hawk Eyes aku terus membidik pada sebuah batang pohon dan belajar bagaimana menembak.

Untuk saat ini, tingkat kesukesanku sekitar 2 dari 20, jadi aku masih harus berusaha keras.

SenseBow dan Hawk Eyes meningkat dengan pesat. Aku penasaran dan melihat pada skill Bow dan menemukan Arts di sana. Dinamai dengan sederhana «Long Range Shooting».

Untuk mengetesnya, aku mencoba menggunakan «Long Range Shooting».

Sebagai ganti untuk waktu charge-up yang lebih lama, sebuah bunyi yang lebih kuat daripada sebelumnya terdengar, dan anak panah tersebut melesat lebih jauh dalam sekejap, bahkan Hawk Eyes tidak dapat melihatnya sejauh itu. Sejauh apakah efeknya, masih belum kuketahui.

“Miu bilang ini adalah kesalahan dan aku sebaiknya tidak menggunakannya, tapi aku perlu memastikannya sendiri setidaknya. Aku mendapatkan reaksi yang tepat darinya sekarang. Kini waktunya untuk pergi tidur dan melanjutkannya besok.”

Aku log out dengan niat untuk meneruskan menaikkan crafting-ku besok

Only Sense Online Jilid 1 Bab 1 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Damas Anang

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.