15 Juni 2015

1/2 Prince Jilid 1 Bab 3 LN Bahasa Indonesia


Wolf yang Lembut dan Ramah
 “Prince, kupikir ini sia-sia untuk melanjutkan seperti ini,” kata Lolidragon, dengan nada dan tatapan yang sama-sama memohon.
Alisku mengernyit. Haah! Seperti yang kukira, datang juga`
“Baik, kita akan melakukan apa yang harus dilakukan!” mencengkeram bahunya kuat-kuat, aku menatap Lolidragon dengan ekspresi tegas`
“Akhirnya kau menyetujuinya…” Melihat betapa dia kelihatan bersemangat, pikirku, Haah! Lupakan saja, selama dia senang…
“Horeee! Akhirnya kita keluar dari area pemula, waw! Aku sudah bosan setengah mati, berdiam di tempat yang sempit,” ujarnya antusias.
Haah! Sebenarnya, aku masih merasa bahwa Gua Tengkorak terdekat adalah tempat yang sangat bagus untuk berlatih. Walaupun experience yang dihasilkan tidak banyak untuk level tiga puluh Lolidragon dan level tiga puluh lima diriku (tidak lupa level tiga puluh tiga Meatbun!), kami dapat mengalahkan monster-monster kebanyakan dalam hitungan detik, jadi kami sebenarnya tidak naik level terlalu lambat. Aku telah merencanakan untuk melanjutkan seperti ini sampai level empat puluh, tapi Lolidragon mulai merasa gelisah. Dia terus-menerus merengek tentang ingin pergi ke kota-kota besar…
Karena itu, setelah tiga hari – saat telingaku hampir tuli karena mendengar rengekan tanpa henti-nya – aku terpaksa mengucapkan selamat tinggal pada para tengkorak…
Ayo pergi! Bagaimanapun juga, aku sudah sangat penasaran dengan dunia luar. Setelah membayar biaya perjalanan kami, Lolidragon dan aku meninggalkan desa newbie dan memulai pengembaraan kami ke dunia baru.
“Prince, kenapa kau memilih Star City daripada Sun City dan Moon City?” tanyanya sebelum kami berangkat pergi.
Aku mengangkat bahu. “Adikku sering berkeliaran di Star City, dan dia terus mengatakan padaku tentang tempat terbaik untuk berlatih di sana. Kurasa karena aku sudah memiliki sediki keakraban dengan hal itu, kita sebaiknya pergi ke sana!”
Hampir mencapai Star City, aku hanya dapat memikirkan satu kata untuk menggambarkannya : Indah!. Benar-benar kota yang indah, dengan jalan dan bangunan gaya Eropa yang antik, dan langit yang bertaburan bintang. Melangkah keluar dari teleportation point dan berjalan sepanjang jalan yang terbuat dari susunan batu-batu bulat putih, aku merasa seakan aku menjadi lebih elegan dan sopan.
Lolidragon menggelayut padaku sambil kami berjalan. Jangan salah paham; ini adalah rencana rahasia antara kami berdua. Kapan pun kami harus muncul di sebuah tempat dengan player lainnya, kami akan pura-pura menunjukkan kemesraan, atau yang lain… Yah, aku yakin setiap orang mengerti maksudnya. (Haah! Kemampuan Litheness-ku bahkan mencapai level tiga karena semua gadis cantik mengejarku seakan mereka sedang kerasukan…) Walau begitu, tidak peduli ke mana kami pergi, gadis-gadis di dekat kami akan membantu dan menatapku dengan menerawang, lalu beralih menatap sengit pada Lolidragon.
“Prince, bisakah kita bersantap di sebuah restoran mewah? Kumohon?” pinta Lolidragon, melihatku dengan memohon dan aku menggaruk kepalaku.
Itu kelihatannya ide yang sangat bagus. Bagaimanapun, di desa newbie, makanan terbaik yang bisa kau dapatkan adalah bakpau daging… Namun, semenjak aku tidak sengaja mengira Meatbun dengan bakpau daging yang normal dan mencoba menggigitnya, aku bertahan dengan memakan mantou.
“Baiklah. Lagipula, kita memiliki uang lebih dari cukup, jadi ayo kita cicipi makanan lokal sekitar!”
Setelah berhati-hati mencari lewat katalog, Lolidragon dan aku memutuskan pada restoran tepi danau. Bangunannya secara keseluruhan dibangun dari kaca bening dan ketika kami memasukinya, seorang pramusaji cantik mendatangi.
“Meja untuk dua orang, tolong,” kataku pada pramusaji tersebut dengan senyum tipis (yang ditanamkan Lolidragon padaku), terlihat sebagai pangeran setiap incinya.
Pramusaji cantik tersebut membatu. Sial, pikirku, berkeringat dingin, Aku tidak mengira pramusaji adalah orang nyata! Tanpa berpikir, aku mengeratkan peganganku pada lengan kanan Lolidragon.
“Tampannyaaa!” Si pramusajij cantik berseru keheranan. Itu adalah pekikan halus, jadi hanya orang-orang di lantai dasar yang mendengarnya. Aku menjadi panik ketika semua kepala menoleh padaku, berpikir, Apa-apa yang harus kulakukan? Ya Tuhan, kelihatannya akan sulit bahkan untuk mendapat satu gigitan.
“Pertahankan aura sopan santunmu, dan jangan khawatir! Dengan barang kelas satu sepertimu, ditambah seorang super amat cantik sepertiku, tak ada seorangpun yang berani mendekatiku,” Lolidragon mem-PM-ku. Dia, si cantik tiada bandingan, telah mengajariku trik ini. Dia telah mengatakan padaku, semakin kau ditatapi, semakin kau perlu menunjukkan dirimu barang yang unggul. Dengan begitu, kau akan membuat mereka merasa rendah, dan mereka tidak akan berani mendekat`
Melawan balik desakan keinginan untuk melarikan diri, kupasang senyum tipis di wajahku sedikit dan berkata dengan lembut, “Nona, sebuah meja untuk dua orang – maukah kau berbaik hati memandu kami ke sebuah kursi?”
Si pramusaji cantik memerah dan, dengan cukup kesulitan, akhirnya memimpin kami ke sebuah kursi. Masih mengenakan senyum tipis tersebut aku duduk dan berpaling untuk menatap pada pengunjung restoran lainnya. Seperti yang diduga, itu sangat efektif dan mereka yang kutatap tidak berani melihat padaku lagi.
Aku membalik membuka menu. Menggunakannya sebagai pelindung untuk menutupi wajah kami dari yang lain, Lolidragon dan aku menyingkirkan ekspresi kami sebelumnya. Terlihat pada seluruh dunia seperti dua orang yang tidak pernah makan hidangan yang sepantasnya selama beberapa bulan, kami berdua mulai mendiskusikan menu dengan suara rendah…
“Prince, aku ingin makan ini, dan ini.”
Melihat pada gambarnya, aku harus menelan air liur. “Aku juga ingin itu, dan ini…”
“Kelihatannya itu juga enak…”
“Lolidragon, kau berliur!”
“Kau sendiri juga, lihat wajah orang miskinmu itu…”
Aku menjawab pedas, “Pernahkah kau membaca The Prince and the Pauper sebelumnya?”
“Jangan lupa memesan beberapa bakpau daging untuk Meatbun…”
Pet di Second Life memerlukan makanan. Setelah beberapa percobaan, aku akhirnya mem-PM seorang GM untuk bertanya, “Permisi, GM, tapi bisakah kau katakan padaku apa yang dimakan oleh bakpau daging?”
Balasan GM tersebut sebagai berikut: “Tolong jangan mencoba untuk mempermainkan seorang GM. Jika kau melakukannya lagi, kau akan dipaksa log off dan account-mu akan ditahan sebulan.”
Karena itu, Lolidragon si GM tersembunyi yang tak terkalahkan membawa seluruh masalah ini ke hadapan para pimpinan. Si GM lain tersebut diomeli habis-habisan oleh mereka…dan aku mendapati bahwa bakpau-bakpau daging normal di dalam tasku telah menghilang tanpa jejak. Karena Lolidragon berkeras bahwa dia tidak memakannya diam-diam, aku – ragu-ragu – memutuskan untuk memberi makan Meatbun beberapa bakpao daging normal. Meatbun kemudian ternyata dengan gembira memakan tiga buah jenisnya sendiri…!
Meletakkan daftar menu, Lolidragon sekali lagi mengenakan penampilan seorang wanita muda yang berbahagia. Aku juga, bersikap bagaikan seorang pangeran dan berhasil memberikan pesanan kami pada pelayan yang bersemu merah.
Waktu berlalu sangat lama ketika kami menunggu makanan kami. Demi penampilan, Lolidragon dan aku hanya bisa bercakap-cakap pelan, ditambah kami harus hati-hati supaya tidak terdengar.
Repotnya… Hah? Kenapa kami tidak bisa membiarkan orang lain mendengarnya?
Isi dari percakapan kami adalah seperti ini…
“Lolidragon, kau sebaiknya menyerah saja dengan jurus pamungkas Chun Li! Jurus helikopter itu sama sekali mustahil untuk manusia.”
“Tidak mau! Jurus itu su-uper keren; aku pasti akan menguasainya. Tambahan lagi, coba lihat siapa yang bicara! Kamu ‘kan yang selalu bereksperimen dengan jurus Iori Yagami, Rage of the Eight Maidens. Itu yang mustahil bagi manusia.”
“Tidak, kok. Sekarang aku sedang memodifikasi jurus Nine Headed Dragon Strike milik Kenshin.”
Haah! Kenapa Melancholic Palms-nya Yang Guo sangat sulit dilakukan?” keluh Lolidragon.
“Tidak masuk akal. Bagaimanapun juga, si penulis – Master Jin Yong – mengatakan, untuk menggunakan Melancholic Palms, seseorang harus memiliki perasaan pilu. Memangnya kapan kamu pernah sedih?”
“Aku pernah,” balas Lolidragon polos. “Aku bahkan menangis ketika sedang mengiris bawang…”
“…”
Ketika Lolidragon dan aku sedang bercakap-cakap tak masuk akal, satu kelompok orang menuruni tangga dari lantai dua…
“Wu Qing, Lembah Amukan Naga mungkin sedikit berbahaya, tapi dengan kita berenam dan kamu, pergi ke sana untuk berlatih, seharusnya tidak jadi masalah,” seorang warrior human yang tampan dan sopan mengatakannya pada pria di sebelahnya ketika mereka menuruni tangga.
“Itu benar, Wu Qing. Ikutlah dengan kami!” Eh? pikirku. Sikap sopan, terbuka dan ekspresi itu…bukankah itu Li’l Strong? Dan di sebelahnya adalah Legolas dan For Healing Only…
“Karena teman Broken Sword dan teman Li’l Strong telah menawarkan undangan hangat tersebut, Feng Wu Qing tidak akan lagi menolak, dan akan bergabung dengan kalian sebagai anggota Tim Rose. Mari kita bekerja keras bersama mulai dari sekarang!” Feng Wu Qing mengenakan jubah         bergaya dan memegang sebuah seruling giok. Di atas semuanya itu, sebagai tambahan untuk wajah yang sangat tampan tersebut, cukup untuk membuat mage Tim Rose, Snow White Rose, dan seorang thief human cantik, Fairsky, benar-benar terpesona.
Duduk di dekat tangga, aku mendengar setiap kata yang diucapkan. Mendengar nama “Feng Wu Qing”., ditambah dengan cara bicara menyebalkan yang jelas-jelas meniru Chu Liu Xiang, aku menyipitkan mataku. Jangan bilang kalau itu… pikirku sambil menolehkan kepalaku perlahan…
Wajah itu! Walaupun telah dipercantik, sebagai saudari kembarnya selama sembilan belas tahun, aku sudah pasti TIDAK salah. Dia adalah ADIKKU YANG KETERLALUAN, Feng Yang Ming! Eh, dan gadis elf itu…adalah Snow White Rose! Saudariku tersayang!
Pada saat yang sama, gadis human cantik yang bersama mereka kelihatannya menyadariku. Seperti yang diduga, dia membatu.
“Fairsky? Ada apa? Kenapa kau berhenti mendadak?” tanya Legoas, melihat Fairsky yang membeku.
“Fairsky?” Sisa dari Tim Rose terlihat bertanya-tanya pada Fairsky dan lalu, mengikuti tatapannya, menoleh padaku…
“Ada apa, Prince?” Lolidragon mem-PM-ku, melihat kelakuanku yang aneh.
“Pria tertampan di situ, si swordsman human, Feng Wu Qing, adalah adikku.”
“Apa dia tahu…?”
“Dia tahu bahwa aku menjadi banci, tapi dia tidak tahu siapa aku!” Lalu aku menambahkan, “Jangan biarkan dia mengetahuinya.”
“Oh. Oke, kalau begitu bersikap lebih alami; wajahmu sekaku mayat.”
Mendengarnya, aku menyesuaikan wajahku dan tersenyum sedikit pada mereka.
“Tampan sekali…” kata Fairsky, terpana.
Feng Wu Qing, bagaimanapun, terlihat sangat jengkel. Dia jelas-jelas bertanya-tanya darimana “orang itu” berasal (Dari rumahmu…) dan bagaimana orang itu – yang hanya terlihat sedikit lebih baik – telah berani merampas pusat perhatian darinya. Wu Qing bahkan menjadi semakin kesal ketika dia melihat ke sekeliling dan menemukan Rose – bahkanRose! – telah memandang orang tersebut dengan ekspresi terheran-heran.
Pada saat ini, aku bangkit dan berjalan mendekati. Bagaimanapun, Rose dan yang lainnya telah menolongku sebelumnya. Paling tidak yang bisa kulakukan adalah naik dan mengucapkan salam pada mereka.
“Lama tak bertemu, Rose, Li’l Strong, Legolas, For Healing Only,” sapaku.
“Kau mengenal kami?” tanya Li’l Strong, sangat terkejut. Dia terkesan tidak pernah melihat pria tampan ini sebelumnya. Yang lain memiliki ekspresi kebingungan yang sama.
Aku tersenyum samar. “Aku Prince.”
“Prince…?”
Senyumku menjadi miris. Kelihatannya mereka benar-benar telah melupakan tentang diriku, pikirku. “Prince yang mengenakan topeng, ingat?”
“Ah…Itu kamu.” Li’l Strong menepuk pelan dahinya, menyadari kenapa dia tidak bisa mengingat wajah ini.
“Orang yang menggunakan taekwondo untuk menghadapi monster?” ujar For Healing Only, matanya berbinar dengan tawa.
“Lalu, kau mengenakan sebuah topeng karena kau terlalu tampan?” tanya Legolas dengan ekspresi aneh.
“Yah…” Saat itu, Lolidragon datang menghampiri dan berdiri di sampingku. “Ah, biar kuperkenalkan pada semuanya. Ini adalah rekanku, Lolidragon. Lolidragon, ini adalah Rose, Li’l Strong, Legolas, dan For Healing Only. Mereka pernah membantuku sebelumnya.”
Lolidragon merangkul lenganku dan memberi mereka senyuman cerah. “Halo.”
“Jadi itu kau, Prince…” saudariku tersayang, Rose, berbasa-basa. Aku berkeringat dingin mendengar nada bicaranya.
Tiba-tiba, adikku menyela. “Halo. Aku adalah anggota baru Tim Rose, Feng Wu Qing.”
Dia memberiku senyum tipis. Aku mengenali senyum tersebut yang dia sebut terkeren, paling meyakinkan, gaya senyuman Chu Liu Xiang. Adikku pernah mengatakan padaku bahwa jika dia menunjukkan ekspresi itu pada seorang gadis, itu artinya dia ingin membuatnya jatuh cinta padanya; sementara jika dia menunjukkannya pada seorang pria, itu artinya dia ingin menantangnya… Apa-apaan! Untuk apa kau menantangku?
“Halo!” balasku dengan senyum tipis. Dalam hatiku, sebenarnya, aku sedang berpikir, Apa-apaan dengan tatapannya yang menantang itu?! Menjengkelkan! Grrr, teruslah seperti itu dan aku tidak akan memasakkan makan malam untukmu nanti…
Sebuah ketegangan aneh terbentuk di antara kami berdua, dua gadis tersebut – Snow White Rose dan Fairsky – menatap Feng Wu Qing. Mereka kemudian beralih padaku, terlihat seperti mereka terbagi antara dua pilihan… Aku merasa seperti ambruk ke tanah ketika menyadari maksudnya. Sekarang aku mengerti!
ADIK BODOH! Aku TIDAK mencoba merampas GADIS-GADISmu! Teriakku diam-diam dalam kepalaku
Adikku hanya memutarkan seruling gioknya, masih berlagak keren. Dia tersenyum dan berkata, “Sobat Prince benar-benar beruntung, seseorang yang penting secantik Lolidragon; melihat pasangan yuan-yang seperti ini benar-benar membuatku iri, aahh!
Aku memaksa tersenyum. “Kau terlalu menyanjung kami…”
“Apakah adikmu sangat tebar pesona seperti ini sehari-harinya juga?” tanya Lolidragon dengan sebuah PM, sekalipun ia tetap mempertahankan penampilan seorang wanita muda yang sopan.
“Begitulah. Seandainya hanya ada aku di sekitarnya, dia akan menanggalkan gayanya tersebut dan menjadi orang bodoh seutuhnya.”
“Ya, Lolidragon adalah … istriku.”
Wajah Fairsky hampir jatuh. Berpikir bahwa akhirnya ia menemukan seorang tampan yang ideal, hanya untuk mengetahui bahwa pria tersebut sudah menikah – dan istrinya adalah seorang wanita cantik tanpa tandingan! Suasana hatinya menjadi benar-benar masam. Fairsky menatap penampilanku yang sempurna dan tampan dengan berhasrat. Hawa dingin merambat naik di tulang punggungku!
Tidak, aku tidak akan menyerah! Pikirnya. Aku masih punya sebuah senjata rahasia…
Kemudian, Lolidragon menyadari kecanggunganku dan segera membuat sebuah alasan untukku melarikan diri.
“Sayang, makanan kita sudah disajikan!”
Dengan begitu, aku cepat-cepat mengucapkan selamat jalan pada anggota Tim Rose dan kembali ke tempat dudukku untuk menikmati makananku.
Aku memasukkan makanan dengan penuh nafsu, walaupun perasaan kesal itu adalah sesuatu yang aneh tentang pertukaran itu. Sesudahnya, Lolidragon dan aku pergi melihat-lihat melewati kota untuk mencerna makanan yang banyak kami makan sebelumnya.
“Prince, sudahkah kau memikirkan untuk membentuk sebuah party?” Lolidragon menanyaiku.
“Apa bagusnya sebuah party?” tanyaku, sambil memiringkan kepalaku ke satu sisi.
Lolidragon yang banyak mengetahui mulai menjelaskannya padaku dengan lengkap. “Nantinya, monster-monster akan menjadi lebih kuat, jadi kemungkinan akan sangat sulit bagi kita untuk melawannya sendiri. Tapi jika kita memiliki seorang priest dan seorang mage, akan lebih mudah bagi kita untuk mengalahkannya. Kita mungkin bisa naik level lebih cepat daripada yang kita lakukan sekarang. Selain itu, dengan sebuah party, kita dapat pergi ke Guild Adventure dan menerima misi grup. Jika kita menyelesaikannya dengan baik, kita bisa mendapat hadiah misi yang bagus, uang dan menaikkan reputasi kita, dll.”
“Hmm…” Kedengarannya bagus bagiku. “Kalau begitu ayo buat sebuah party!”
Mendengarnya, Lolidragon memutar kedua bola matanya. “Tidak semudah itu. Sebuah party harus memiliki minimal lima anggota! Saat ini, hanya ada kita berdua.”
“Itu—“
“Berhenti, kalian berdua yang di depan,” sebuah suara yang manis memanggil angkuh, menyelaku.
Bingung, aku menoleh ke belakang untuk melihat seorang gadis human cantik dari Tim Rose. Aku telah bertemu dia sebentar sebelumya…Kurasa namanya adalah Fairsky? “Ada masalah?”
Kedua tangannya ada di pinggangnya. Dia terlihat berusaha untuk galak, bersikap keras … tapi pada akhirnya hasilnya tidak di sini atau di situ, memberi kesan wajah kecil dan lembut. Akan tetapi, pada saat itu, sebaris dari delapan orang berotot tiba-tiba muncul dari belakangnya…
Apa yang terjadi? Sebuah perampokan? Di dalam Star City? Lolidragon dan aku sama sekali kebingungan. Player di sekitar berhenti untuk menonton, jelas-jelas penasaran tentang apa yang sedang terjadi.
“Jika boleh kutanyakan…Ada urusan apa dirimu dengan kami?” kataku, tetap menjaga senyum menawan tersebut.
Tampannya…pikir Fairsky dengan ekspresi memuja. Keputusannya menguat – dia pasti akan mendapatkan  pria menawan ini untuk mengambilnya sebagai istri! Dengan begitu, kalimat yang telah dia rencanakan dengan waktu lama meluncur dari bibirnya.
“Jalan ini adalah milikku untuk dibersihkan dan pohon ini adalah milikku untuk ditebang; supaya kau bisa lewat dari sini… Kau. Harus. Berpisah. Dengan. Si. Tampan.”
…Kami semua – Lolidragon, aku, dan player di sekitar – hanya bisa membatu.
Melihat tidak ada tanggapan dariku, Fairsky menghentakkan kakiknya. “Dengar, Prince. Aku mau kau meninggalkan istrimu saat ini, dan menjadi suamiku. Aku akan memberimu makan, rumah, perlengkapan, pakaian, dan bahkan memberimu uang saku.” Dengan bangga dia menaikkan dagunya dengan pasti. “Jangan khawatir, aku benar-benar memiliki uang. Jika kau tidak percaya padaku, aku bisa memberimu lima puluh ribu gold pertama-tama.”
Aku menjadi kacau. “Maksudmu…kau ingin memeliharaku?”
“Itu benar!”
Diam-diam, Lolidragon telah sejak lama mulai tertawa hingga pinggangnya terbelah; namun, demi penampilannya, dia berusaha sebisanya untuk mengontrol tawanya. Sudut-sudut mulutnya yang naik adalah bukti nyata keriangannya.
Para penonton, di sisi lain, telah sejak lama meledak tertawa. Di tengah ocehan-ocehan, aku dapat mendengar beberapa ucapan, seperti :”Wah, gadis cantik yang berani”, “.Pelihara aku juga, sayang”, dan “Cih, kenapa kau tidak lihat dirimu sendiri pertama-tama!”
“Bagaimana ini, Lolidragon… Dan berhenti tertawa, bisa ‘kan,” aku mem-PM-nya dengan sedih.
Ahahaha!... Sudah tolak saja, pastinya. Bagaimanapun, apa yang bisa dia lakukan padamu di jalan ini pada siang hari bolong lagipula?” balas Lolidragon, tersedak dengan tawa.
Mengabaikan tawa sekeras dua ratus decibel di sekeliling kami, aku tidak punya pilihan selain memaksakan sebuah ekspresi meminta maaf di wajahku. Waaah! Aku kelompok tidak bersalah… “Aku benar-benar minta maaf, tapi aku tidak ada niat untuk meninggalkan istriku, jadi kumohon…carilah seorang suami yang lain!”
Sial! Pikir Fairsky, memandang pada Lolidragon dengan kemarahan yang jelas terlihat. Sisanya, akan tetapi, terlihat sepenuhnya tidak peduli dan sibuk memeriksa kuku-kukunya. Ini anya menambah kegeraman Fairsky lebih jauh. “Kalian, bunuh wanita itu dan kirimkan dia kembali ke rebirth point.”
Kedelapan anak buahnya melihat satu sama lain dengan ragu-ragu – bagaimanapun, membunuh seorang wanita yang begitu cantik sangat … tidak terpikirkan!
Geram, Fairsky berteriak, “Cepat lakukan! Jika kalian membunuhnya, aku akan memberi kalian lima puluh ribu!”
Kami berdua memucat dan Lolidragon terlihat terbakar amarah. “Jangan berani-berani kalian bahkan untuk berpikir melakukan sesuatu pada kami di luar sini di jalan raya!”
Tergoda dengan janji lima puluh ribu gold, kedelapan penjahat tersebut perlahan mendekati kami. Cepat-cepat, aku mentamengi Lolidragon dengan tubuhku. Player di sekitar mulai menggerutu marah, tetapi sebuah kalimat dari Fairsky membuat mereka ragu-ragu untuk ikut campur. “Jika kalian ada yang berani untuk mengganggu, aku akan menyuruh orang-orang ini untuk membunuh kalian lagi dan lagi sampai kalian kembali mencapai level satu.”
“Prince…” wajah Lolidragon sekarang sepucat sprei ketika bersembunyi di belakangku.
“Jangan takut. Jika kau mati, aku akan mati denganmu. Lagipula, ini hanya satu level, kita selalu bisa berlatih ulang,” aku menghibur Lolidragon, yang kini terlihat sedikit tenang setelah mendengar ucapanku.
“Aku bertanya padamu lagi, Prince. Maukah kau menjadi suamiku? Jika kau setuju, akan kulepaskan Lolidragon.”
Pidato Fairsky yang egois hampir membuat Lolidragon menjadi marah tak terkatakan. “Sialan kau! Sekalipun kau membunuhku hingga aku mencapai level satu, Prince tetaplah suamiKU!”
Mendengarnya, Fairsky tersulut. “Bunuh dia.”
Seorang pria, silau dengan janji lima puluh ribu gold, memutuskan untuk bergegas menerjang dan menerima seluruh hadiah untuk dirinya sendiri. Dia melangkah menerjang, dengan sekuat tenaga menggunakan sebuah kapak berkepala dua. Sebagai tanggapan, aku meraih ke dalam kantungku dan mengambil asisten kuatku – Meatbun – dan memukulkannya dengan ganas pada anak buah Fairsky.
“Meatbun, gunakan Poisonous Meatbun.” Begitu Meatbun melayang ke arah kepala mereka, dia melepaskan aliran gas beracun.
<Penjahat A, B, C, D, E, F, G dan H berhasil diracuni, HP-20/s, berlangsung selama 20 menit, dapat dihilangkan dengan sebuah major antidote>
Begitu Meatbun kembali ke tanganku, aku melesat menuju Penjahat A dengan secepat kilat, memanfaatkan penuh kebingungan sementara dan ketakutan yang diakibakan Meatbun. “Nide-headed Dragon Strike!”
Nine-headed Dragon Strike adalah sebuah jurus dari komik Rurouni Kenshin yang kutiru dan kumodifikasi. Jurus ini menggabungkan gerakan menebas dan mengiris yang normal dengan jurus seperti “Ten” Strike melalui penggunaan kemampuan Continuous Attack-ku.
Saat ini, jurus ini memungkinkan untuk sepuluh serangan berturut-turut, jadi mungkin aku seharusnya mengganti nama ‘Nine-headed Dragon Strike’ dengan ‘Ten-headed Dragon Strike’
Ketika menambahkan kekuatan level lima belas Black Dao-ku dan fire damage dari Inferno Slash, hasilnya adalah jurus yang amat mematikan – yang dapat dianggap sebagai jurus ampuhku sementara ini. Bahkan monster terkuat di area newbie – bos Skeleton King – berubah menjadi tumpukan tulang belulang sebelum jurus tersebut bisa selesai dilancarkan.
“Aaaaaaaargh!” Penjahat A mengeluarkan teriakan yang membekukan darah sebelum berubah menjadi sebuah pilar cahaya dan melesat ke langit.
Aku segera mengambil sebuah MP potion dari kantungku dan mulai menenggak isinya. Masalah terbesar dari menggunakan Nine-headed Dragon Strike adalah jumlah MP yang terkuras. Untungnya, yang lain terlalu terpaku dengan serangan mendadak tersebut untuk mengambil kesempatan dan menyerangku.
Mengingat bagaimana Kenshin biasanya selalu melihat dengan sorot mata dingin musuh-musuhnya dan menyebabkan mereka kehilangan kepercayaan diri, aku juga menatap dingin pada sisa tujuh penjahat dan berbicara dengan nada sedingin es. “Jika ada yang berpikir bisa selamat dari Nine-headed Dragon Strike-ku, aku ingin mengundangnya melangkah maju!”
Para penjahat telah mengobati diri mereka dengan major antidote, tapi tak satu pun dari mereka berani untuk mendekati kami pertama-tama. Akan tetapi, setelah menyaksikanku memulihkan MP, mereka semua menyadari bahwa yang pertama menyerang akan menjadi tameng daging gratis bagi yang lainnya!
“Brengsek! Kita akan menghadapinya bersama-sama, kawan-kawan, dan lihat bagaimana sukanya dia bertarung tujuh lawan satu!” Penjahat B akhirnya meraung. Semua ketujuh penjahat datang menyerang bersamaan.
Yang berikutnya hanya dapat digambarkan sebagai keributan. Aku bergantung pada kecepatanku – yang lebih tinggi dari mereka – untuk mengelak gesit di lautan pedang itu. Namun, aku tetap terluka menerima beberapa serangan dan sama sekali tidak dapat membalas. Situasi Lolidragon tidak lebih baik. Dia tidak menderita luka untuk sementara karena kecepatannya, yang bahkan lebih tinggi dariku, tapi tanpa attack power, dia juga kesulitan untuk mencederai lawannya.
“Ugh!”
Dalam kelengahan sekejap, salah satu penjahat telah menggunakan sebuah kemampuan dan menebas punggungku. Sialan dia, pikirku, kemarahan bangkit dalamku. Seperti yang mereka bilang, jika aku akan mati, akan kupastikan bahwa aku kalah dalam nyala api! Aku segera melancarkan Nine-headed Dragon Strike kembali. Itu mengakibatkan sebuah pilar cahaya putih untuk melesat ke langit, tapi menghargaiku tinggi; aku menerima lima atau enam serangan, aku berada di ambang kematian…
“Prince…” Darah mengalir dari wajah Lolidragon. Dia menukik terbalik, melancarkan jurus terhebat Chun Li – kita akan menyebutnya Helicopter Kick sekarang! Mengejutkanku, Lolidragon berhasil untuk memodifikasi jurus tersebut. Aku menontonnya ketika dia melakukan sebuah handstand, berputar tanpa henti dengan kedua tangan masih di atas tanah. Dia kekurangan kekuatan fisik, jadi kakinya tidak mungkin menghasilkan damage besar, tapi dia telah memasangkan pisau tersembunyi di ujung kedua sepatu botnya. Dari apa yang kuketahui tentang Lolidragon, pisau tersebut pasti telah dilumuri dengan racunnya yang paling terkuat, Seven Steps Soul Scatter.
Tentu saja, kau tidak benar-benar akan mati dalam tujuh langkah, dengan pengurangan HP sekitar -50/s, seorang player biasa kemungkinan akan mati dalam semenit jika mereka tidak segera menghilangkan racun tersebut.
Penjahat yang keracunan terkejut melihat HP mereka turun dengan kecepatan tinggi, dan segera mencari penawar di dalam inventory mereka. Memanfaatkan kebingungan mereka, Lolidragon bergegas menghampiri dan menarikku dari area pertarungan, bahkan ketika aku sedang terburu-buru menenggak sebuah health potion.
Sebelum aku sempat menaruh health potion kedua di bibirku, bagaimanapun, para penjahat menyerang kami kembali. Sialan!
Baik Lolidragon dan aku jelas-jelas memucat. Player di sekitar, melihat tidak ada seorang pun yang melangkah masuk selama ini, memutuskan untuk terus menonton dari pinggir. Beberapa gadis tidak dapat bertahan untuk melihat lebih lama lagi. Mereka pergi, menutupi mata mereka dari pandangan.
Kelihatannya Lolidragon dan aku akan benar-benar harus mati demi ‘cinta’ kami, waaaah! Bisakah aku memilih untuk tidak mati dalam keadaan aneh seperti ini?
Tepat ketika aku akan bertukar serangan dengan para penjahat, sebuah gelegar, raungan hewan buas memenuhi udara. “BERHENTI!”
Semua kepala menoleh untuk melihat sumber suara tersebut. Tidak terlalu sulit untuk menemukan pemiliknya, mengingat itu adalah seorang beastman – lebih rincinya, wolfman (manusia serigala) mengerikan – yang berbulu abu-abu dan, sejauh yang bisa kuperkirakan, dengan tinggi hampir dua meter. Kepalan tinjunya yang besar nampaknya bisa mengirim seseorang ke neraka dengan satu serangan dan lengannya sebesar pahaku, jadi kaki-kakinya mungkin lebih tebal daripada pinggangku.
Kepanikan mengisi mata dari para penjahat yang tersisa; tak seorang pun dengan akal sehat mereka akan menginginkan pertarungan dengan makhluk buruk rupa besar di depan mereka.
Wolman mengerikan tersebut menatap pada penjahat-penjahat tersebut dengan ganas. “ENYAHLAH, KECUALI KALIAN MAU DICABIK-CABIK MENJADI SERPIHAN-SEPIHAN KECIL!”
Mereka menelan ludah dengan gugup dan mundur beberapa langkah, tapi tetap keras kepala untuk melarikan diri.
Memanfaatkan kesempatan tersebut, aku meminum health potionku yang terakhir. Dengan HP yang telah pulih, aku berdiri tegap dan, seakan untuk menegaskan ucapan wolfman tersebut, aku mengubah kuda-kudaku menjadi posisi awal jurus Nine-headed Dragon Strike. Dengan begitu, ditambah dengan tatapan mataku yang sedingin es, memunculkan hasil yang diinginkan: Teror.
Fairsky, berdiri di satu sisi, juga memucat ketakutkan. Dia hanya bermaksud untuk membunuh Lolidragon dan tidak menyakiti Prince Charming-nya. Dengan nada memohon, dia bertanya, “Prince… Apakah kau benar-benar begitu mencintai Lolidragon, sampai ke titik bahwa tidak ada wanita lain yang bisa menggantikannya?
Aku menghela nafas berat. Wajahku ini benar-benar magnet untuk masalah! “Itu benar. Maafkan aku …”
Mendengarnya, mata Fairsky dipenuhi air mata. Dengan isakan pelan, dia akhirnya melarikan diri, menangis. Melihat situasinya sekarang, penjahat-penjahat tersebut menyadari bahwa lima puluh ribu tersebut kini selamanya di luar jangkauan mereka, sehingga mereka pergi juga.
Aku mengawasi ketika penjahat-penjahat tersebut berpencar dan menghela nafas lega. Berpikir kembali begitu tipisnya aku dengan kematian beberapa waktu yang lalu, aku mulai merasa takut kembali. Tanpa menyadarinya, kakiku terlipat di bawahku dan aku terduduk keras di tanah. Saat itulah, entah bagaimana, sebuah kelembutan, cahaya putih yang menenangkan membungkusku…
“Kau tidak apa-apa?” tanya wolfman buruk rupa tersebut padaku, khawatir. Aku mengangkat kepalaku untuk memandangnya dan melihat dia tersenyum lebar padaku. Aku balas tersenyum meyakinkan, hatiku tiba-tiba dipenuhi dengan kehangatan. Entah bagaimana, wajah buruk rupanya terlihat lebih ramah dan dapat dipercaya.
Lolidragon, tetapi, menatap pada si buruk rupa wolfman abu-abu tersebut dengan ekspresi yang amat sangat terheran-heran.
“Kau… Kau adalah seorang Priest?” katanya terbata-bata. Apa yang si wolfman buruk rupa baru saja lakukan sebenarnya adalah sebuah mantera penyembuh tingkat menengah…
Wolfman tersebut menjawab dengan malu-malu, “Ya, aku adalah seorang priest beastman.”
Aku terpaku sejenak, dan lalu meledak tertawa. “Apakah…apakah kita barusan menggunakan seorang priest, warrior yang terluka dan seorang thief untuk menakut-nakuti ENAM warrior? Ahahaha…” Ketika aku tertawa terbahak-bahak, Lolidragon dan si wolfman buruk rupa sama-sama mulai tertawa kecil juga.
Lolidragon dan aku bertukar pandang. Kami melihat di mata kami masing-masing sebuah kesamaan kekaguman untuk wolfman. Kami berdua jelas-jelas berpikir, Tidak ada orang lain di keramaian tersebut yang berani untuk maju dan menolong kami, tapi dia, seorang priest dengan tanpa kekuatan serangan, kenyataannya memiliki keberanian untuk melangah ke depan. Bukankah itu disebut kekaguman dan rasa terima kasih?
“Siapa namamu?” tanyaku pada wolfman tersebut. Aku sudah pasti tidak bisa terus-terusan memanggilnya ‘ wolfman buruk rupa’. Di samping itu, aku tidak merasa bahwa dia buruk rupa sama sekali lagi.
“Aku dipanggil…Ugly Wolf. Itu nama yang cocok,” jawabnya sambil tersenyum. Namun, aku dapat melihat tatapan di matanya yang terhina menyakitkan. Aku merasa sebuah serangan kesedihan mendadak dan memutuskan…
“Kalau begitu…Wolf, kakiku kelihatannya tidak dapat menopangku. Bisakah kau membantuku kembali ke penginapan?” pintaku, mengangkat lenganku tanpa daya.
“Tentu, tentu,” katanya cepat-cepat.
Dengan begitu, dengan satu tangan di atas bahu Wolf dan yang lain di atas bahu Lolidragon, kami perlahan berjalan kembali ke penginapan.
Sambil berjalan, aku berkata, “Wolf, kami memerlukan seorang priest, dan aku berpikir jika kau mungkin tertarik…”

[½ Prince Volume 1 Chapter 3 Selesai]
Footnotes
Jurus Rage of Eight Maiden Iori Yagami: Seperti yang disebukan sebelumnya, Iori Yagami adalah seorang karakter dari King of Fighters yang memanipulasi api. Rage of Eight Maidenadalah jurus khasnya, di mana Iori menggunakan beberapa serangan normal dari arah depan sebelum mencengkeram musuhya dan memukulnya ke atas. (Hal ini kedengarannya tidak bisa dilakukan bahkan di dalam Second Life, sayangnya). Jurus ini kemungkinan terinspirasi dari sebuah pertemuan yang didapat Iori dengan delapan suster di kamar ganti…
Jurus Nine-headed Dragon Strike Kenshin: Kenshin adalah tokoh utama dari manga Rurouni Kenshin, dan jurus Nine-headed Dragon Strike (“九頭龍閃” dalam kanji Jepang, dibaca ‘kuzu-ryūsen’) adalah salah satu jurusnya. Jurus ini tidak dapat dihindari dan merupakan teknik mematikan yang membutuhkan banyak kecepatan untuk menyerang sembilan titik vital tubuh. Prince sering menggunakan jurus ini di bab-bab berikutnya.
Jurus Melancholic Palms Yang Guo: Yang Guo (dikenal sebagai Yoko di Indonesia) adalah protagonist di novel The Return of the Condor Heroes, ditulis oleh Jin Yong. Jurus ini tercipta saat dirinya kehilangan harapan menunggu kekasihnya kembali. Jurus ini dikatakan bahkan menyaingi jurus terkuat di dunia silat. Akan tetapi, kekuatan jurus Melancholic Palms sangat tergantung pada keadaan mental penggunanya – semakin putus asa dan berduka dirasakan, semakin kuat jurus ini.
Jubah bergaya (Stylish robe): Bayangkan saja jenis pakaian yang dipakai pria di drama silat Cina.
Chu Liu Xiang: Adalah nama protagonis dari sebuah novel dan film Cina. Bayangkan dia sebagai Robin Hood versi Cina (mencuri dari orang-orang kaya dan memberikannya pada orang-orang miskin), dengan gaya berbicara formal dan sopan. Dia juga amat sangat terkenal di kalangan para gadis.
Yuan-yang: Kalimat ini merujuk pada itik dari mandarin, dan ditulis dengan aksara Cina 鸳鸯”. Itik Mandarin menjadi simbol cinta suami istri dan kesetiaan, karena mereka dapat sering ditemukan secara berpasangan. Frase ini digunakan oleh Wu Qing untuk menggambarkan Prince dan Lolidragon sebagai ditakdirkan sebagai pasangan.
Jalan ini milikku…harus berpisah: Di Cina, kalimat ini tepatnya “此路是我开,此树是我栽,要打此处过,留下帅哥来” (prn. cĭ lù shì wŏ kāi, cĭ shù shì wŏ zāi, yào dă cĭ chù guò, líu xià shuài gē lái), dan secara literal diartikan sebagai “Aku membuka jalan ini, aku menanam pohon ini, jika kau ingin meneruskan perjalananmu, tinggalkan si tampan itu di sini”. Ungkapan ini asalnya dari beberapa novel silat atau yang lainnya (berhubung dengan bagian si tampan) dan kalimat ini pada dasarnya adalah ancaman dengan bahasa yang muluk-muluk.

1/2 Prince Jilid 1 Bab 3 LN Bahasa Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MEsato Dev

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.