21 Mei 2015

Oregairu Vol 10 - Memorandum 2

Memorandum 2: Atau, bisa jadi ini monolog dari siapapun.
Ada sesuatu yang kusadari saat aku melanjutkan membaca buku itu.
Tepatnya, aku kembali ke awal.
Novel itu memang terasa mirip denganku. Mereka bahkan membuatku berpikir bahwa mereka mirip dengan sifatku, atau mungkin, watakku yang gampang tertular.
Akan tetapi, bukan tentang hal itu.
Satu persatu buku, aku terus mencarinya, tanpa sedikitpun bosan, tidak bisa menyerah. Lagi dan lagi, aku selesai membaca “No Longer Human” dan “Run, Melos!”
Tapi, meski begitu, ada sesuatu yang sangat berbeda.
Entah itu ahli filsafat, entah itu masterpiece, mereka sama sekali tidak mirip.
Untuk pihak yang menyebutmu, merasa simpati padamu, menjadi sesuatu yang jauh berbeda adalah hal yang sangat menyedihkan.
Kesamaan atau kemiripan adalah alasan kenapa perbedaan muncul. Mereka menjadi semakin jelas. Menjadi sama itu berarti mereka yang berbeda tak bisa dimaafkan.
Aku tidak bisa memaafkan diriku karena berharap, karena berpikir aku sudah memahaminya, karena berpikir aku memahaminya.
Dibandingkan dengan tokoh yang diceritakan dalam “No Longer Human”, aku bukanlah apa-apa, pengecut dan kasar. Dazai tidak menyadari bahwa masalah yang dia alami hanyalah masalah sepele.
Jadi, bukankah itu membuatku lebih rendah dari manusia? Bukankan itu membuatku lebih kesepian dan gelisah daripada seorang raja diktator?
Terlebih, terpikir untuk mengumpulkan filsafat penting hanya untuk menyelesaikan masalahku dan untuk kepentingan yang sangat egois dan pribadi membuatku jijik pada diriku sendiri. Seberapa dangkal, seberapa bodoh, dan seberapa menyedihkannya diriku. Alasan kenapa aku mengambil buku itu bukanlah untuk mencari pencerahan atau untuk perkembanganku.
Yang aku inginkan hanyalah untuk menghina diriku dengan manghadapi kenyataan. Aku ingin semua sandiwara egois ini terungkap.
Dengan semua mata yang menatapnya.
Itulah kenapa aku punya harapan.
Yaitu, mungkin jika buku ini atau mungkin dia yang anehnya sangat peka pada keburukan orang lain, aku pikir, mungkin, mereka mungkin akan menemukanku. Mungkin mereka akan memahamiku.
Tapi, meskipun melihat pada sesuatu yang sangat dekat denganku, meskipun bisa memahami semua hal lain, akulah satu-satunya yang tidak dipahami.

Itu jauh lebih menyakitkan daripada dihina atau diremehkan.

Oregairu Vol 10 - Memorandum 2 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: h kim

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. PERTAMAX n Otsukare sama deshita

    BalasHapus
  3. jalan membaca nya banyakk nii haciman,
    dr buku 9, the dark knight hilangg,
    kembalikan the dark knight kami "(

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.