Selasa, 17 Maret 2015

Oregairu Jilid 10 - Memorandum Pertama

Memorandum Pertama: Kemungkinan, Ini bukan monolog siapapun.



Hidupku telah menjadi kehidupan yang sia-sia.
Mataku tiba-tiba terfokus pada kalimat itu.
Aku sedang beres-beres menyambut datangnya tahun baru. Ketika aku merapikan koleksi buku-bukuku, tanpa sadar aku mengambil suatu buku.
Alasanku memilih buku itu dari berbagai macam koleksiku adalah karena instingku merasakan sesuatu dari ketiga kata di judulnya.
No Longer Human.
Seingatku aku membaca buku ini ketika awal masuk SMP.
Ketika aku membacanya sampai memorandum kedua, aku segera menutup bukunya dan tak pernah bisa membacanya lebih dari itu. Dulu, kesulitnya melebihi kemampuanku sabagai anak SMP, ceritanya juga agak membosankan. Aku punya banyak buku yang lebih menarik yang bisa kubaca, jadi aku tak sebegitu ngenesnya sampai harus mencari hiburan dengan membaca buku yang membosanakan dan agak kasar seperti ini.
Itulah kenapa aku menutup bukunya.
Dalam buku itu, rasanya seakan diriku ditarik ke permukaan, seperti jati diriku yang tersembunyi hingga saat ini tiba-tiba muncul.
Aku rasa mungkin alasan kenapa aku membaca buku ini ketika aku SMP juga tertulis di buku ini.
Meski begitu, alasan kenapa aku membacanya sekarang adalah karena aku pikir buku ini hanyalah sesuatu yang perlu kubuang. Aku mengambilnya sambil terheran.
Tapi kalau kupikir lagi, tidak mungkin aku bisa membung buku ini.
Konon, rak buku merupakan cerminan kepribadian pemiliknya.
Kalau begitu, aku yakin bahwa buku ini adalah cerminan jati diriku. Itulah kenapa, yang bisa kulakukan sekarang hanyalah menyingkirkanya dan berpura-pura tak pernah melihatnya.
Meski begitu, aku mengambilnya lagi.
Mungkinkah ini suratan Ilahi ? atau mungkin takdir ?
Aku bukan orang yang menganggap serius kata-kata itu, tapi tak begitu menyenangakan memikirkan kalau seakan-akan aku mengungkapkan pendapat seperti itu cuma untuk menolaknya.
Aku menyingkirkan debu di buku itu dan meletakanya di sofa.
Ayo lanjutkan membaca bukunya. Lanjutkan dari bagian dimana aku tak mampu sebelumnya.

Karena kurasa aku perlu melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

Oregairu Jilid 10 - Memorandum Pertama Rating: 4.5 Diposkan Oleh: h kim

4 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.